≈Super Junior in Wonderland-{Alice in Cinderella’s World}≈

“Cinderella???”

Sosok yang ada di depan Alice mengangguk dengan semangat, “Ya, itu namaku” tegasnya tanpa memperhatikan wajah Alice yang berubah ketakutan.

Bagaimana tidak? Cinderella adalah tokoh favorit Alice dalam buku dongeng pemberian Ummanya. Lalu kenapa tiba tiba muncul seseorang yang mengaku bernama sama?

Jemari Alice bergerak ragu ragu menunjuk ‘Cinderella di depannya’, “Apa kau yakin namamu itu? atau barangkali orangtuamu memberi nama lain??” kata Alice masih tidak percaya

“EH?” kedua mata Cinderella membulat sempurna, “Darimana kau tahu kalau aku punya nama lain selain Cinderella??” ia balik bertanya

 

“Menebak saja” gumam Alice memutar kedua bola matanya, “Ng….jadi namamu sebenarnya??”

“Ah?” Cinderella memasang sikap hormat sempurna seperti di cerita cerita dongeng dengan mengangkat sedikit ujung gaunnya pada kedua sisi lalu membungkuk setengah badan, “Namaku Cinderella, tapi kau bisa memanggilku Heechul” ucapnya bersuara merdu. Alice saja sampai menaikkan sebelah alisnya, apakah selain bergelar Cinderella, dia juga seorang penyanyi? Mungkin pernah bergabung di group apa itu, misalnya saja Super Junior

*Author adalah ELF super akut, jadi mianhe kalau ngaco*

“Namaku Alice” Giliran Alice yang memperkenalkan diri, karena tidak enak dia akhirnya ikut berdiri dan membungkuk—membalas salam Heechul, “Tapi orangtuaku sering memanggilku Sungmin, hehehehehe”

“Nah itu kau juga punya dua nama!” tuduh Heechul setengah bergurau, “Hahaha, nasib kita sama yah, hmm…..jadi…” Heechul menunduk malu malu sambil menggerakkan kedua kakinya seperti orang kebingungan, “Apakah kau bisa membantuku? Kumohon….Ibu peri tiba tiba saja tersedot oleh angin topan yang membawanya entah kemana dan aku….” Ia menatap ke sekeliling taman depan rumah Sungmin dengan ketakutan, “Aku malah terdampar di sini…”

Alice atau yang bisa kita panggil Sungmin (karena itu adalah nama aslinya) memasang tampang serius sambil memandang lekat lekat Heechul, “Bisa kau ceritakan apa yang terjadi?” tuntutnya agak penasaran

Heechul menarik napas panjang. Tiba tiba tubuhnya terhempas duduk di rerumputan tempat Sungmin menghabiskan waktunya sedang membaca buku. Heechul menutupi wajahnya dengan kedua tangan dan mulailah cerita dramatisnya di mulai

“Aku akan ke pesta dansa setelah Ibu peri menyihirku mengenakan gaun cantik ini dan sepasang sepatu kaca. Kami baru mau menaiki kereta dari labu ketika terdengar suara petir menyambar nyambar…” Heechul berhenti sejenak, mengangkat wajahnya, menatap sekilas Sungmin kemudian melanjutkan ceritanya, “Dan…..aku tidak ingat lagi—semuanya terjadi begitu cepat, yang aku tahu, tubuhku terlempar dari lubang kelinci tidak jauh dari kebunmu” kata Heechul menunjuk sebuah lubang besar yang tidak di ketahui sejak kapan sudah berada di situ

“Huaaaa” Sungmin mundur beberapa langkah—terkaget kaget, “Kebunku tidak punya lubang kelinci!! Umma pasti marah mengetahui ada lubang sebesar itu di sini, aishh—bisa bisa ia menuduhku karena aku suka memelihara kelinci diam diam!” gerutu Sungmin melenceng dari pembicaraan

“EH?” Heechul mengibaskan tangan di depan muka Sungmin—berusaha mengembalikan perhatiannya, “Sungmin-shi, tidak penting lubang itu muncul darimana, yang terpenting….ng….” Heechul bersikap mendramatisir keadaan lagi membuat Sungmin benar benar harus mengakui kalau Heechul adalah cinderella asli. Hanya putri dari negeri dongeng yang bersuara lembut, wajah sempurna dan memakai gaun tercantik di dunia

Siapa lagi? dia pasti Cinderella bukan? Tebak Sungmin dalam hati

“Apa?” tanya Sungmin malas—sudah bisa di tebak apa kemauan Cinderella satu ini. Jangan bilang dia mau….

“Kau bisa membantuku pergi ke kastil pangeran untuk pesta dansa?” pinta Heechul dengan suara merdu dan lembut. Matanya lebarnya yang cantik berbinar binar penuh harap sementara kedua tangannya saling berpegangan erat pada bahu Sungmin, “Mau kan??” ulangnya karena Sungmin masih bengong seperti orang bodoh dari tadi

“Ha??” Sosok pecinta kelinci itu menggaruk hidungnya pelan, “Kau…aduh, bukannya aku tidak mau tapi—“ ucapannya langsung terpotong ketika Heechul melepaskan tangannya lalu menghadap ke pohon sambil terisak sedih

“Ibu Ayah…aku tidak tahu harus meminta tolong pada siapa lagi…bahkan tidak ada yang mau membantu anakmu…..kemana lagi aku harus pergi Ayah…Ibu…..”

Sungmin memasang tampang datar mendengar ucapan Heechul. Mulai lagi deh lebainya. Umpat Sungmin dalam hati. Rasanya ia seperti di permainkan oleh sikap Heechul yang mendayu dayu sejak tadi

“Buat apa meminta tolong padaku, kalau kau tersesat dan muncul dari lubang kelinci, masuk saja lagi! pasti bisa kembali kok” ucap Sungmin memberikan sebuah hipotesa sederhana

Sontak Heechul membalikkan tubuh—jejak air matanya segera ia hapus di temani seulas senyum tercantik yang pernah di lihat oleh Sungmin, “Kau benar juga, ayo kita kesana!” ajaknya tanpa meminta restu pada sang empunya tangan, Heechul menarik Sungmin bersamanya

“Tapi—“ Terlambat, Sungmin dan Heechul langsung sampai dalam hitungan menit di depan lubang besar yang mirip lubang kelinci. Begitu dalam dan gelap. Sungmin saja sampai mengeluarkan keringat dingin membayangkan bagaimana kalau dirinya yang masuk ke dalam lubang itu, “Ng, selamat berjuang—semoga kau segera bertemu dengan Pangeranmu, hidup bahagia dan…”

“Sungmin, kau mau kan ikut bersamaku?” ajak Heechul sekenanya

Sungmin langsung menepis tangan Heechul yang menggandengnya lalu mundur dengan teratur, “Ah tidak terima kasih, kau saja…hahahaha, lubang sedalam itu? tidak tidak…” tolak Sungmin hendak kabur masuk ke dalam rumah kalau tangan sang Cinderella tidak lagi lagi menahannya, “Ayolah….nanti akan kuajak ke pesta dansa” bujuk Heechul memasang senyum semanis mungkin

“Aku bilang tidak mau ya tidak mau!!!” tolak Sungmin mulai memperlihatkan tanduk kemarahannya, “Kau yang punya urusan tapi kenapa aku…” Sungmin terdiam lagi. Bukan karena Heechul memotong ucapannya, tapi karena Cinderella ini mulai menampakkan raut wajah mau menangis. Bibirnya bergetar dan cahaya matanya meredup.

Untuk kedua kali, Heechul memulai drama perjalanan hidupnya di depan Sungmin

“Ayah….Ibu…..kenapa tidak pernah ada seorangpun yang mau membantuku dengan setulus hati…padahal aku selalu membantu sesama di kala mereka membutuhkan pertolongan….ini sungguh tidak adil….hiks…” Heechul duduk lagi—gaun indahnya melingkar indah di sekelilingnya, membuat Sungmin terpaksa mendenguskan napas kesal

Sejak kapan seorang Cinderella lemah lembut jadi tukang manipulasi pikiran orang. Sungmin kan menjadi merasa sedikit bersalah pada Heechul, sedikit loh karena rasa gondoknya masih terlalu mendominasi

“Baiklah baiklah, kau berdiri sini—aku akan membantumu” ucap Sungmin setengah ikhlas

Heechul spontan berhenti menangis lalu berdiri tegap sebelum memeluk tubuh Sungmin erat erat, “Terima kasih!!” pekiknya kesenangan

“Iya iya” Sungmin melepaskan tangan Heechul, “Ayo—kau berdiri di depan lubang lalu masuk duluan” usulnya

“Tidak mau! Kau bisa meninggalkanku” Hei, kenapa Cinderellanya juga jadi manja begini terhadap Sungmin? Aishhhh~ siapapun Pangeran yang menikahi Cinderella, Sungmin turut berduka cita demi dirinya karena harus memiliki calon istri berwatak ajaib seperti Heechul. Sebentar ceria, sebentar menangis, sebentar manja, sebentar lagi apa???? Erang Sungmin hanya bisa membantin

“Baiklah~ aku yang masuk duluan” Dengan berat hati dan semangat yang di paksakan, Sungmin duduk di atas rerumputan sebelum meluncur masuk ke dalam lubang kelinci tersebut

“Benar benar gelap ya” komentar Sungmin saat sebagian tubuhnya condong ke dalam lubang. Agak ragu ragu, Sungmin memberanikan dirinya—masuk seutuhnya kesana lalu berdiam diri sejenak

“Apa aku sudah bisa masuk??” teriak Heechul dari luar lubang

Sungmin memandang dinding lubang kelinci—menilai situasi terlebih dahulu, “Jangan masuk dulu, aku sedang—“

“Ha? Aku boleh masuk? Baiklah” timpal Heechul salah dengar ucapan Sungmin membuat sosok Alice itu mengumpat untuk kesekian kalinya di dalam hati. Apa di buku dongeng mereka lupa menulis kalau Cinderella punya masalah dengan pendengarannya? Alias budek? Sungmin rasa tidak!

“Jangan dulu Heechul, aku itu sedang memastikan—“

BRUKK

Tubuh Heechul menabrak lembut punggung Sungmin dari belakang—mereka masuk ke lubang kelinci dalam posisi terduduk seperti sedang main perosotan biasa

“Aw!” Sungmin meringis kesakitan

“Maaf….aku tidak sengaja” ucap Heechul menepuk nepuk punggung Sungmin, “Kau tidak apa apa?”

Sungmin yang sudah lelah menghadapi sikap aneh Heechul, menggeleng perlahan, “Tidak apa apa” jawabnya setengah jujur.

“Oh—lalu bagaimana sekarang?” tanyanya sekali lagi

Sejujurnya Sungmin juga tidak tahu, harus apa. Tapi melihat di depannya gelap—tidak terlihat ujung dari lubang ini sama sekali. Membuatnya sedikit percaya diri, siapa tahu benar kata Heechul, kalau di seberang sana, ada sebuah dunia lain—dunia dongeng yang sudah lama ingin di masuki oleh Sungmin

Dunia penuh keajaiban……

“Mungkin kita harus meluncur sekarang” Sungmin memutar kepalanya sedikit ke belakang, “Kau siap?” tanyanya menatap wajah khawatir Heechul

Heechul mengangguk ragu ragu, “Si..siap”

“Satu…Dua….tiga!!!” Sungmin melemparkan tubuhnya sendiri ke depan, memaksa diri agar bisa meluncur bebas di dalam lubang sementara Heechul mengikuti instruksi dari belakang

“HWOAAAAAAA” Pekik mereka bersamaan ketika menyadari kalau tanpa di minta, lubang kelinci ini terus membawa mereka jauh lebih dalam dari yang pernah mereka berdua bayangkan

Lubang kelinci penuh keajaiban telah menghantar Sungmin dan Heechul dalam dunia baru tanpa batas…..

Kastil Pangeran, dalam kisah Cinderella


“Membosankan” Pangeran melepaskan tangan seorang putri cantik yang sedang berputar di lantai dansa bersamanya kemudian menangkap tangan seorang lain lalu membawanya berdansa walaupun Pangeran melirik gadis itu tanpa minat

Ini sudah gadis ke-34. Tapi tidak satupun Gadis atau sebut saja Putri yang berhasil membuat Pangeran mau mengajaknya berdansa hingga lagu selesai

Tidak seorangpun…

Dan itu membuat Raja serta Ratu tampak kecewa memandang dari atas singgasana. Mereka bertopang dagu sambil melemparkan pandangan kesal pada putra mereka satu satunya

“Pangeran mau calon istri seperti apa sih? Memangnya gadis gadis itu kurang apa lagi? Cantik iya, berkelas apalagi dan sikap mereka juga ramah ramah terhadap kita” tutur Ratu menarik napas dalam dalam berulang kali

Raja mengangguk setuju dengan ucapan sang Ratu, “Tapi tidak ada seorangpun yang berhasil menarik perhatiannya….ck ck ck”

Sang Pangeran yang tidak bisa menangkap sorot kecewa dari kedua orangtuanya, hanya sibuk menggilir gadis gadis itu menari. Sudah menjadi perjanjian jika ia akan menilai mereka satu persatu sambil berdansa. Tapi jika tidak ada seorang gadispun yang bisa membuat Pangeran betah berdansa dengannya sampai lagu habis di mainkan maka Raja dan Ratu tidak boleh memaksa Pangeran lagi untuk mencari calon istri

Dan tampaknya Pangeran menang saat ini. Antrian gadis yang akan menari bersamanya tinggal sedikit lagi. Setelah itu Pangeran bisa kabur lagi keluar kastil lalu mengurung diri bersama kuda kesayangannya

“Jelek”

“Wajahmu terlalu cekung”

“Judes”

“Tidak memakai parfum”

Itu komentar komentar pedas Pangeran sehabis berdansa dengan salah seorang dari mereka. Entah sudah berapa hati yang tersakiti oleh perkataannya. Tapi Pangeran tidak peduli. Siapa suruh mereka berharap lebih, toh Pangeran juga belum mau menikah dini

“Huaa….sebentar lagi giliran aku!! Aku!!!” pekik salah seorang yeoja berambut emas yang sedikit lebih pendek dari saudara perempuannya yang tinggi dan kurus

“Tidak! Aku habis ini!!” bantah saudaranya dengan sadis, “Ingat aku lebih tua darimu, Jadi aku duluan!”

Adiknya itu merengut sebal sebelum berpaling pada wanita yang jauh lebih tua di bandingkan mereka dua, kemudian mulai merengek lagi, “Umma Victoria~ Krystal Onnie tidak mau mengalah tuh!” lapornya bersikap childish

Sang kakak yang di panggil dengan nama Krystal itu langsung berbalik sambil memasang wajah berperang, “Ya kau Luna! Jangan kerjanya mengadu domba saja! Memang iya kan kau harus mengalah pada Onnie-mu sendiri!”

“Tapi Kyrstal Onnie~~~~”

“Tidak!!! Aku harus berdansa duluan dengan Pangeran!”

“Onnie!”

“Tidak!”

“STOP!!” Lerai Ibu mereka yang bernama Victoria itu sambil merentangkan tangan di antara kedua anaknya, “Umma bilang STOP!!” katanya sekali lagi, “Luna! Turuti kata Onnie-mu, biarkan dia yang berdansa duluan dengan Pangeran” kata Victoria memberi keputusan

Krystal tersenyum menang sementara Luna menghentakkan kakinya seperti anak kecil, “Tapi Umma!” sungut Luna masih tidak terima

“Tidak ada tapi tapian!” bantah Victoria keras, “Krystal bersiap siaplah, Pangeran sedang berjalan ke arahmu tuh”

Sontak mereka bertiga memutarkan tubuh mereka—memandang sosok gagah Pangeran yang bertubuh tinggi, berambut agak ikal, berkulit seputih salju, sedang melepaskan tangan gadis lain sebelum mengulurkan tangannya pada Krystal.

Anak sulung Victoria itu tersenyum malu malu menyambut tangan Pangeran kemudian memulai dansanya berdua. Tidak pernah Kyrstal bayangkan kalau Pangeran memang setampan bila di lihat sedekat ini, Ia baru mau membuka mulutnya untuk memuji ketampanan Pangeran saat tiba tiba ada desisan yang keluar dari bibir pria tersebut

“Kurus” ejek Pangeran secara tidak langsung memberitahu penilaiannya terhadap Krystal

“Apa? Kurus? Aku?” Kyrstal menunduk lalu menatap tubuhnya baik baik—Dia kurus?? Itu tidak benar! Meski dia adalah seorang yeoja yang suka menjaga penampilan, tapi jangan salah. Krystal sangat suka makan banyak lebih dari Luna yang sama sama bertabiat pemakan berat di rumah. Jadi, mana mungkin dia kurus!!!!

“Tidak mungkin Pangeran, Mungkin anda salah persepsi, saya tidak kur—“

“Next!” Belum selesai kata kata Krystal terucap, Pangeran tampan itu sudah terlebih dahulu melepas tangannya lalu mengajak dansa adik perempuan Krystal satu lagi, yang bernama Luna

“Hai namaku Luna Pangeran” cerocos Luna sangat bersemangat dengan lengkingan suaranya yang membuat Pangeran sedikit merenggangkan pelukannya di tubuh Luna

“Ya ya, namaku—“

“Ya aku tahu, Anda Pangeran Kyuhyun kan? siapa yang tidak mengenal Anda, Anda tampan, kaya, tampan lagi—anda memang terlalu tampan untuk seorang Pangeran hihihi” Luna terkikik pelan seolah olah ada sesuatu yang lucu di sini. Padahal tampang Pangeran Kyuhyun sudah agak ilfeel kepada Luna

“Selamat malam” kata Pangeran sesegera mungkin melepaskan tautan tangannya dengan Luna kemudian pergi menjauh dari sana. Beberapa orang—ah tidak hampir seluruh peserta pesta dansa memandang jengah ke arah Pangeran. Karena setelah berdansa dengan begitu banyak wanita, tidak satupun putri yang berhasil menyita perhatiannya

“Tapi Pangeran, bagaimana denganku~” tanya Luna sedikit mengangkat gaunnya—berniat mengejar langkah Pangeran yang hendak keluar istana

Pangeran Kyuhyun berhenti tepat di depan pintu, menarik napas dalam dalam sebelum akhirnya berbalik dan menatap wajah sumringah Luna dari jarak jauh, “Aku benci wanita cerewet” sindir Pangeran kemudian pergi begitu saja meninggalkan Luna yang mematung tidak percaya di tempatnya berdiri

Dan dalam hitungan detik, terdengarlah bunyi suara tangisan kencang dari bibir Luna, “Ummaaaaaaa~” lengkingnya membuat seluruh tamu yang datang langsung menutup telinga rapat rapat

*My baby Luna, sini gw peluk daripada nangisin Kyuhyun gila, mendingan kita nonton sinetron Kasih yang tertukar milik Santy Hyukjae ya…..* #nggaNyambung

Keadaan di luar istana

“HUAAAAAAAAAAAAA” Bagi Kyuhyun lengkingan Luna lebih parah dan menakutkan ketimbang serigala di tengah hutan ketika ia pergi berburu dengan Simba—kuda kesayangannya. Tangisan lebai Luna malah membuat Pangeran Kyuhyun lebih cepat menuruni anak tangga agar bisa sampai di tempat Simba untuk mengungsikan diri

“Dasar Yeoja gila, memangnya aku mau apa sama dia? Aishh—kalau Simba mendengarnya, dia pasti menertawakanku” gumam Kyuhyun masih fokus menuruni tumpukan anak tangga yang membawanya ke bawah.

“Aw…Huaaaaa” Suara lain—suara yang lebih halus dari milik Luna, menyapu keheningan malam di luar istana. Tidak sampai satu detik, Pangeran Kyuhyun berhenti melangkah sambil melemparkan pandangan matanya ke sekeliling

“Siapa itu!” hardik Kyuhyun berbicara dalam kapasitas sebagai Pangeran, “Tunjukkan dirimu!” perintahnya

Tidak ada jawaban. Suara aneh itu malah menghilang lagi sebelum terdengar bunyi grasak grusuk yang lebih kencang

“Aigo, kenapa ini tidak mau berhenti, Berhenti meluncur!!!” suara mencekam itu kembali terngiang di telinga sang Pangeran. Namja tampan itu malah bersiap siap merunduk, mengawasi sekitar halaman istananya dengan perasaan was was

“Kubilang tunjukkan dirimu! Jangan seenaknya saja berbicara tanpa berani mengatakannya langsung di hadapanku!” teriak Pangeran mencoba menenangkan jantungnya yang memacu darah lebih cepat keseluruh tubuh. Adrenalinnya berpacu seiring deru napasnya memburu. Berkat pelatihan sejak dini, Pangeran terbiasa mengatasi rasa takut walau dalam keadaan apapun. Jadi meski tanpa memiliki senjata sama sekali, Pangeran tetap memberanikan diri fokus mendengar suara suara aneh itu dan malah berjalan mendekat ke arah sumber suara

“Hei!” panggil Pangeran Kyuhyun berjalan condong ke sebelah barat—tepat di mana hutan belantara tempat beberapa hewan peliharaan kerajaan di kembang biakan

SREKKK….SREKKKKKK…..

“AW!!!!”

TUINGGGGGGGGG……BRAKKKKKKK

Entah dapat sial apa hari ini. Pangeran yang hendak masuk ke dalam hutan, tiba tiba saja tubuhnya terjatuh dengan naas di atas rerumputan. Sesuatu yang berat dan hangat tengah menimpa tubuh Pangeran—sesuatu yang mirip….manusia….

“Aw! Pinggangku!!” erang Pangeran Kyuhyun merenggangkan tubuhnya sesaat tapi tidak bisa. Sesuatu di atasnya itu menggeliat tidak sadar sebelum tersentak akibat suara kesakitan sang Pangeran, “Siapa yang berbicara ya?” gumamnya ketakutan melirik ke sekeliling taman istana yang gelap

“Di..di..di bawahmu, bodoh!” ulang Pangeran agak sedikit keras agar orang yang di atasnya itu segera tersadar

“EH?” Manusia yang melakukan pendaratan darurat di atas tubuh Pangeran spontan menundukkan kepalanya

Sedetik….

Matanya masih menatap Pangeran Kyuhyun dengan bertanya tanya

Dua detik…..

Pangeran Kyuhyun menaruh kepalanya kembali di atas rerumputan dengan perasaan kesal. Orang kesakitan bukannya di bantu, malah di lihat terus menerus. Pangeran tahu dirinya begitu tampan sampai mahluk di atasnya menatap tanpa berkedip. Tapi woi! Mau sampai kapan dalam posisi tidak menyenangkan seperti ini?!

Lima detik…..kemudian….

“Tidak mungkin…..ini……” Sungmin menatap wajah Pangeran Kyuhyun—terperangah, “Heechul!! Aku menemukan Pangeranmu!!!!” teriak Sungmin kegirangan setelah dalam sepersekian detik menyadari kalau tubuh yang dia tindih sejak tadi adalah tubuh seorang Pangeran.

“Eh?” Kening Pangeran Kyuhyun bertaut bingung, “Apa maksudmu? Heechul??” Rasa sakit di pinggang sang Pangeran sudah terlupakan. Kini ia malah penasaran karena mendengar ucapan aneh Sungmin

“Iya Heechul..” ulang Sungmin merasa girang. Dengan tidak berprikemanusiaan, ia bangkit dari atas tubuh Pangeran Kyuhyun tanpa rasa bersalah, malah sempat menginjak tangan kiri sang Pangeran sebelum berpaling menuju lubang kelinci yang telah melemparnya keluar, “Heechul?? Heechul??? Kau belum keluar juga???” suara Sungmin menggema di dalam lubang

Jauh….terasa amat jauh….dan anehnya Sungmin tidak melihat sosok Cinderella yang menggunakan gaun berwarna biru laut tersebut. Di sana hanya ada kegelapan malam.

“Heechul???” panggil Sungmin sekali lagi. Kok perasaannya menjadi tidak enak ya? Apa jangan jangan Heechul tidak ikut keluar bersamanya barusan….

“Kau ngapain sih?” Pangeran Kyuhyun yang berhasil menyelamatkan dirinya sendiri, berdiri tertatih tatih di sebelah Sungmin sambil menatapnya agak sangsi—jangan jangan ini orang gila yang suka muncul kalau malam tiba seperti cerita Simba dulu. Lagipula mana ada orang keluar tertendang dari lubang kelinci lalu memanggil nama nama Heechul

Heechul? Siapa juga dia? Orang gila temannya dia mungkin. Tebak Pangeran Kyuhyun memandang rendah Sungmin

“Kenapa melihatku seperti itu” balas Sungmin mengeluarkan kepalanya dari lubang kelinci lalu membalas tatapan Pangeran Kyuhyun, “Aku tadi….itu—Aishh, intinya Heechul adalah orang yang tepat untuk kau jadikan istri, Ah” Sungmin menjentikkan jarinya senang, “Aku tahu kau sedang mengadakan pesta dansa bukan untuk mencari calon istri? Nah Heechul-lah orang yang tepat sebagai pendampingmu!” jelas Sungmin panjang lebar

Pangeran Kyuhyun tambah tidak senang dengan Sungmin saat mendengarkan ucapannya barusan, “Kau ini mempromosikan atau apa? Dari biro jodoh mana ha? Jangan bersikap aneh aneh! Sana hus hus…kelinci balik saja ke dalam lubangnya” usir Pangeran Kyuhyun sambil menunjuk lubang kelinci di belakang Sungmin

“Kelinci?” Sungmin menggeram ke arah sang Pangeran, “Siapa yang kau sebut kelinci, Pangeran bodoh!! Aku memang tadi bersama Cinderella! Calon istrimu! Tapi kenapa dia tidak keluar juga yah…” dan lagi lagi, Sungmin malah bertindak sesuatu yang membuat Pangeran Kyuhyun tambah yakin kalau Sungmin itu adalah kelinci jejadian. Simba saja adalah manusia terkutuk karena kesalahannya di masa lalu, jadi tidak aneh kalau Pangeran Kyuhyun ketemu satu orang lagi yang hampir sama abnormalnya seperti Simba

Sungmin menjulurkan kepalanya lagi ke dalam lubang sambil berteriak memanggil nama Heechul sedangkan Pangeran duduk malas malasan di rerumputan seraya memandangi keganjilan sikap Sungmin—lumayan buat hiburan karena bosan menghadapi yeoja yeoja ngotot di dalam istana

“Heechull….Heechul…oh~ Heechul” suara Sungmin meniru Upin Ipin—berharap siapa tahu Heechul hanya sedang bermain tak umpet dengannya, “Kenapa kau belum muncul jugaa~”

“Aishh…sudahlah, berhenti menjadi orang gila Kelinci, tidak ada siapapun di dalam sana tahu” dengus Pangeran mulai kembali jenuh. Sepasang kakinya bermain dengan kerikil kerikil kecil sambil sesekali melirik Sungmin tanpa minat

Sungmin menoleh dengan wajah jutek, “Aku bukan kelinci!!!! Dan satu lagi! Pangeran bodoh, kalau di dalam sini tidak ada seorangpun, kenapa tadi aku bisa keluar dan menghantam tubuhmu barusan”

Pangeran Kyuhyun menaikkan bahunya—tidak peduli, “Itu kan tempat tinggalmu, jadi tidak heran kalau kau keluar dari sana” kata Pangeran masih yakin seratus persen kalau Sungmin adalah kelinci—entah jejadian atau bukan. Yang pasti orang di hadapannya ini memang KELINCI!!

Lihat saja wajahnya yang manis, matanya yang jernih dan sebaris gigi kelinci yang sekilas terlihat dari bibir tipisnya. Sungguh bodoh kalau Pangeran tidak mengatakan dia adalah Kelinci. Di mana mana kan Kelinci memang seperti itu!

“Sudah kubilang aku bukan kelinci!!!” Sungmin yang tidak tahan di hina sebagai kelinci berjalan menghampiri tempat di mana Pangeran duduk lalu berkacak pinggang di depannya, “Lihat baik baik, apa aku punya kuping panjang??”

“Tidak” jawab Pangeran datar

“Terus, apakah aku punya ekor putih??” tantang Sungmin berapi api

Pangeran mendelik sebentar ke arah belakang Sungmin sebelum menyeringai lebar, “Belum bisa kupastikan, tapi yah…mungkin kau spesies langka” ucap Kyuhyun dengan wajah tidak berdosa

“Kau?!!!” Sungmin menerjang tubuh Pangeran Kyuhyun hingga kembali terjatuh dan tanpa basa basi, Sungmin mencengkram kerah baju Pangeran kemudian menatapnya dalam dalam, “Jangan katakan hal aneh itu lagi mengerti! Atau aku akan..”

“Kau akan apa memangnya?” balas Pangeran tidak takut sedikitpun dengan gertakan Sungmin, “K.e.l.i.n.c.i” ejanya kembali mengejek Sungmin dari dekat

“Kau ini!!!” Raut wajah Sungmin berubah drastis. Entah kenapa dia malah mau menangis sekarang mendengar kata kata Pangeran Kyuhyun yang sudah terlampau menyakiti hatinya. Hingga akhirnya cengkraman tangan Sungmin perlahan lahan mengendur. Ia lalu berjalan ke arah lubang kelinci dan memaksakan diri masuk kembali ke sana

“Ya! Kau benar benar gila apa! Mau apa kau!” teriak Pangeran segera mendekati lubang kelinci—hendak menarik Sungmin keluar lagi

“Biarkan saja Pangeran bodoh! Aku mau kembali saja ke dunia ku!!! Hiks…kau ternyata tidak sama seperti di dongeng dongeng, kau memang tampan….tapi ucapannmu jahat sekali…hiks..sudah kukatakan aku bukan kelinci!! Tapi kau tidak mau mendengarkan….hiks….” kata Sungmin setengah terisak setengah mengumpat Pangeran Kyuhyun yang memapah tubuhnya keluar dari lubang kelinci

Pangeran Kyuhyun diam saja mendengar perkataan Sungmin. Dunia Kelinci? Dongeng? Aishh, bukan salah Kyuhyun dong kalau mengira Sungmin kelinci jejadian. Ucapannya saja dari tadi tidak ada yang bisa di buktikan kebenarannya

“Mau kemana? Lubang itu hanya akan membawamu ke bawah tanah, tidak lebih—sudah berhenti menangis” bujuk Kyuhyun membantu Sungmin menghapus air matanya, “Aku minta maaf…bagaimana?” Kyuhyun mencoba tersenyum tulus mungkin agar Sungmin tidak memilih bunuh diri dengan memasukkan dirinya kembali dalam lubang kelinci itu

Sungmin mendongak menatap Kyuhyun, matanya sedikit kabur akibat menangis, “Tapi aku benar benar datang dari sana…aku tidak bohong….dan aku mau mempertemukanmu dengan seorang perempuan cantik yang akan menjadi istrimu kelak, namanya Heechul…” Sungmin menatap lekat lekat wajah tampan Kyuhyun, menariknya mendekat lalu melayangkan sebuah senyum manis yang membuat sang Pangeran terpaku memandang ‘kelinci hasil tangkapannya malam ini’

“Kau akan mencintainya” bisik Sungmin masih terus tersenyum ke arah Pangeran Kyuhyun.

Tidak ada balasan. Pangeran Kyuhyun malah sengaja bersingut mendekat, menarik perlahan tubuh Sungmin lalu memenjarakannya dalam kungkungan kedua tangan namja tampan itu, “Dia tidak ada….aku bahkan tidak pernah melihatnya….tapi kau?” Kyuhyun menikmati rupa Sungmin yang setengah di sinari cahaya rembulan dari atas kepala mereka, “Aku malah menemukan kelinci di hadapanku…”

“Sudah kubilang aku bukan kelinci!” protes Sungmin tidak sadar kalau jaraknya dan Kyuhyun semakin dekat. Ia malah menaruh sebelah tangannya di bahu Pangeran sementara tangannya yang lain tanpa sengaja memilin tangan kanan Pangeran dan memainkan jarinya

“Biar saja, bagiku kau itu kelinci…” Pangeran meremas lembut tangan Sungmin sebelum menaruh berat tubuh ‘kelinci temuannya’ ke dalam pangkuan sang Pangeran, “Hei bagaimana kalau kau tetap tinggal di sini untuk aku pelihara? Kau mau bukan?” tawar Pangeran Kyuhyun menengadah dengan mata berbinar binar

PLETAKKK

“Aw!!” jerit Pangeran Kyuhyun mengusap usap kepalanya yang terkena pukulan sang ‘Kelinci’, “Kenapa kau memukulku!!” tanyanya penuh amarah

“Kenapa kau masih bilang Kelinci, Kelinci!! Aku bukan kelinci Pangeran bodoh!!” balas Sungmin bersingut menjauh dan kemudian berdiri kembali menjaga jarak dengan Pangeran Kyuhyun yang masih fokus mengelus kepalanya

“Hei kau mau kemana Kelinci??” Rasa sakit di kepalanya tiba tiba menghilang begitu saja ketika menyadari kalau Sungmin akan mencoba masuk lagi ke dalam lubang kelinci, “Jangan masuk!! Nanti kau akan—“

Sungmin tidak peduli. Ia malah menjulurkan lidahnya ke arah Pangeran Kyuhyun saat menoleh ke belakang, “Selamat tinggal Pangeran Kyuhyun…”

“Kelinci!!!” teriak Pangeran Kyuhyun hendak menarik kerah belakang baju Sungmin kalau saja tidak ada suara familiar yang memanggil manggil namanya dari dalam kastil istana

“Pangeran Kyuhyun!! Pangeran di mana kau?? Raja dan Ratu akan membubarkan pesta malam ini dan beliau mengundangmu datang!!” Begitulah kira kira teriakan pengasuh Pangeran yang mondar mandir ke sekeliling taman sebelum akhirnya berhenti ketika mendengar derap langkah mendekat dari arah hutan istana

“Di sini…Aku di sini…” jawab Pangeran Kyuhyun mengatur letak bajunya yang kusut akibat di tarik tarik oleh Sungmin barusan

“Ya ampun Anda kemana saja, semua orang mencari Anda” tegur Pengasuh tersebut ikut membantu Pangeran merapikan baju kebangsawanannya.

Anehnya Pangeran tidak tampak bersalah sama sekali. Ia malah memegang kedua bahu Pengasuhnya dengan perasaan menggebu gebu, “Nanny….kau tahu, aku tadi menemukan Kelinci!!!” kata Pangeran Kyuhyun antusias

Alis Sang Pengasuh naik sebelah, “K…kelinci?” ulangnya tidak yakin

Anggukan demi anggukan di berikan Kyuhyun untuk meyakinkan Nanny-nya itu, “Benar—kalau kau tidak percaya, ayo aku tunjukkan padamu” ajaknya menarik lengan perempuan paruh baya itu ke arah Hutan

“Ng—tidak sekarang Pangeran” cegah sang Nanny mengingat tugas Ratu untuk menyuruh Pangeran kembali ke istana, “Mereka sudah menunggumu di dalam, nanti sehabis pesta kau bisa menunjukkan kelinci itu padaku”

“Hm..” Pangeran Kyuhyun agak ragu—takut kalau Sungmin benar benar menghilang dalam lubang kelinci, tapi rasa khawatirnya langsung menghilang begitu melihat ujung baju Sungmin yang berwarna putih masih menjulur hingga keluar lubang. Kelincinya masih berada di sana….

“Baiklah, aku ikut denganmu” jawab Pangeran malah menarik lengan Pengasuhnya lebih cepat masuk ke istana sementara ia sesekali melirik ke arah Sungmin yang menggeliat aneh masuk keluar dari lubang kelinci dengan wajah kesal. Tak di sangkal tawa Pangeran Kyuhyun pecah, Ia terlihat senang sepanjang waktu bahkan sampai tiba di depan singgasana untuk duduk di kursi miliknya

Semua orang memandang takjub ke arah Pangeran. Apa gerangan yang membuat senyum langka Pangeran mengembang lebar di bibirnya sambil terus terkikik kecil sebelum di interupsi oleh Sang Ratu agar memelankan suaranya

Hanya Pengasuh sekaligus pelayan istana yang melihat Pangeran Kyuhyun dengan perasaan bingung. Bagaimana bisa sang Pangeran sangat bahagia sepanjang malam hanya karena seekor kelinci?

Di dalam hutan, dekat lubang kelinci

“Huh untung Pangeran gila itu sudah pergi” bisik Sungmin yang menyembunyikan dirinya di dalam lubang kelinci sambil sesekali mengintip halaman luar istana di mana para tamu undangan sudah keluar dan hendak pulang ke rumah masing masing

“Aishh bagaimana ini!! Kenapa lubang kelinci juga tidak bisa membawaku kembali!!” Bayangkan saja, tidak peduli berapa kali Sungmin mencoba menerobos kedalaman, tapi lubang kelinci itu malah memiliki dasar setelah beberapa meter dari permukaan tanah—tidak ada terowongan panjang seperti papan luncur yang membawanya bersama Cinderella

Lubang kelinci ini berubah menjadi lubang kelinci biasa.

“Heechul juga tidak muncul muncul dan aku….” Sungmin mengerang frustasi, “Buat apa aku di sini kalau begitu!!! Cinderella berpisah dari Pangerannya sedangkan Pangeran sendiri…iih~” Bulu kuduk Sungmin berdiri semua, “Aku tidak tahu dia bodoh sekali, masa mengiraku Kelinci! Dasar Pangeran bodoh!”

Selagi Sungmin memikirkan apa langkah selanjutnya—mengingat hari sudah semakin ralut dan tidak mungkin bukan dia benar benar bermalam di dalam lubang kelinci? Jadi sementara Sungmin berdoa, semedi dan segala macamnya untuk mendapatkan wangsit—siapa tahu tiba tiba muncul sesuatu yang bisa membantunya.

Tidak jauh dari tempat Sungmin sedang bersemedi, ketiga perempuan yang sempat membuat Pangeran ilfeel setengah mati, terlihat kesal saat menunggu kereta kuda datang menjemput mereka

“Kenapa sih Pangeran ketawa ketawa melulu!! Apa yang di lihatnya selama keluar istana” dengus Krystal sebal. Wajah cantiknya luntur akibat guratan garis garis amarah dan kedua matanya melotot tajam

Adik perempuannya ikut mengangguk setuju walaupun suaranya tampak mau menangis lagi, “Iya~ dan dia tidak memilih kita sama sekali—huaaa Ummaaaa….” Isaknya sambil memeluk tubuh Victoria dari samping

“Sudah sudah—mungkin Pangeran angkuh itu habis berbicara lagi dengan kudanya—kalian tahu bukan gosip kalau kuda istana kesayangan Pangeran aslinya jelmaan manusia?? Mungkin karena itu dia terlihat senang tadi” Victoria menepuk nepuk punggung Luna sebelum melanjutkan ucapannya, “Lagipula aku bersyukur karena Heechul tidak datang ke pesta ini!” suaranya sedikit melengking tinggi ketika mengucapkan nama anak tirinya.

Sungmin yang dari tadi mondar mandir—berhenti. Ia menjulurkan telinganya untuk menangkap suara barusan. Kalau tidak salah, ia mendengar nama Heechul di sebut sebut

“Iya! Betul Umma!” sahut Kyrstal agak terhibur, “Aku kira dia akan muncul mengenakan gaun cantik hasil sulap dari Ibu Peri yang baik hati~”

HA? Wajah Sungmin mendadak shock—sejak kapan kedua saudara tiri Cinderella bisa tahu soal Ibu Peri dan juga sulap menyulap itu. Kok melenceng dari cerita yang pernah ia baca

“Lalu berdansa dengan Pangeran, meninggalkan sepatu kacanya pas jam 12 tengah malam kemudian esok harinya, Pangeran berkeliling ke seluruh penjuru Negeri untuk mencari keberadaan sang pemilik sepatu kaca~” sambung Luna berkata amat sangat lancar. Seolah olah dialah yang membaca buku cerita Cinderella, bukan Sungmin

“Kok mereka bisa tahu sih!!” desis Sungmin semakin heran dengan dunia Cinderella ini

“Tidak ketinggalan…” Victoria menahan napas panjang sebelum berkata tegas di ikuti oleh kedua anak perempuannya, “Mereka menikah dan hidup bahagia!!!” seru mereka bertiga menyudahi dongeng Cinderella tanpa kesalahan satu pun plot cerita

GUBRAKKK

Sungmin terjengkang ke belakang sambil mencium rerumputan di bawah. Benar benar aneh dunia ini! Aishh, tapi ada untungnya juga Heechul tidak muncul malam ini—kalau dia benar benar ada….sudah bisa di tebak kedua saudara tiri dan Ibu tirinya akan menggagalkan rencana Heechul

“Lebih baik sekarang kita pulang….Umma sudah lelah, besok kita bangun siang saja dan menyuruh Heechul membereskan kandang domba untuk kita hahaha” ucap Victoria sadis

“Bagus itu Umma~” Krystal dan Luna ikut menertawakan penderitaan Heechul

“Kalian!!!” Sungmin menggertakan giginya sambil memandang marah pada mereka bertiga.

Sebuah kereta kuda sederhana berhenti tepat di depan Victoria. Kusir yang berwajah agak tua itu membukakan pintu untuk majikannya. Sungmin tidak bisa diam saja, Ia tersenyum lebar ketika mendapat sebuah ide sederhana untuk membalas kejahatan mereka pada Heechul meski Sungmin sendiri tidak tahu tuh Cinderella nyasar kemana saat ini

Perlahan lahan Sungmin keluar dari persembunyiannya, mengendap endap ke belakang kereta kuda kemudian…..

HAPP

Sungmin ikut naik ke atas kereta meski berada di belakang tempat duduk penumpang. Untung keadaannya gelap di malam hari sehingga tidak satupun dari tamu undangan melihat ada sesosok manusia mungil yang menyusup di kereta keluarga Cinderella tersebut….

*****

“Mau kemana lagi kamu Pangeran, ini hampir dini hari!!”

“Aku mau kembali ke hutan sebentar Ibunda, ada yang mau aku tunjukkan pada kalian, tunggu saja!” balas Pangeran sambil berlari lari keluar istana setelah semua tamu undangan pulang ke rumah masing masing.

Tidak di dengarkan suara protes dari Ayah dan Ibunya. Mereka hanya geleng geleng kepala melihat sikap kekanak kanakan Pangeran

Sesampainya di hutan—tepatnya di depan lubang kelinci, Pangeran menjulurkan kepalanya mengintip ke dalam, “Kelinci…Kelinci di mana kamu??? Hei!! Kelinci!! Ini aku!!” kata Pangeran berulang kali tapi sayang, tidak ada satupun suara yang menjawabnya

“Aishh kemana dia” Pangeran mulai khawatir. Ia memberanikan diri masuk ke dalam lubang seperti yang Sungmin lakukan.

Namun lagi lagi…..hasilnya nihil.

Sang Pangeran akhirnya tersadar kalau tidak ada lagi Kelinci di sana….

“Tidak…tidak…dia pasti masih ada di sekitar hutan…” Lekas, Pangeran Kyuhyun berlari kencang menuju kandang kuda milik istana di seberang jalan. Ia membuka pintu kandang dengan serampangan sebelum berlari lari kecil menuju tempat kuda kesayangannya—Simba

“Simba!!!” teriak Pangeran Kyuhyun kencang

Simba atau kuda gagah milik Pangeran itu, mengangkat kepalanya yang setengah mengantuk, “Ada apa Pangeran….ini masih terlalu pagi untuk berburu hewan di hutan….” Gumamnya mau tertidur lagi kalau saja Pangeran tidak masuk ke dalam, menarik tali pengikatnya erat erat, “Ya! Sakit Pangeran! Bisa pelan sedikit tidak!” sembur Simba kesal

“Tidak bisa! Kau harus membantuku menemukan Kelinci! Tadi dia masih ada di lubangnya” jelas Pangeran langsung naik saja ke atas pelana kuda tanpa menunggu Simba keluar dari kandang besar tersebut

“Tapi bukan begini caranya” tegur Simba masih terlihat kurang senang, “Lagipula sejak kapan Pangeran suka Kelinci? Bukankah Pangeran suka menangkap harimau, singa atau Badak?”

“Ini bukan Kelinci biasa….dia istimewa….” Bisik Pangeran mengutuk dirinya sendiri dalam hati. Seharusnya tadi itu ia membawa serta kelinci masuk istana biar tidak kabur. Lihat saja sekarang? Pangeran Kyuhyun harus mencarinya ke sekeliling hutan bukan

“Is..timewa??” tanya Simba mendelik tajam pada Pangeran Kyuhyun—hmm, ada yang aneh di sini

“Iya…dan aku tidak akan berhenti sampai kita menemukannya! Ayo jalan!!” Dengan satu hentakan Pangeran Kyuhyun menarik kuat kuat tali pegangan Simba sehingga memacu kudanya itu berlari kencang—menuju hutan istana

Sesampainya di sana, Pangeran Kyuhyun membawa Simba ke seluruh pelosok hutan yang sudah ia kenal baik. Namun tidak ada siluet tubuh Sungmin mengendap endap di antara pepohonan ataupun bersembunyi di tengah air terjun dekat tumbuhan bunga liar tepat di tengah hutan

Sang Kelinci temuannya tidak berada di manapun…

“Hoshh….hoshh…sudah 4 jam Pangeran, tapi Kelincimu tidak ada….dan setahuku juga di sini jarang ada kelinci, Anda salah lihat mungkin” desah Simba memelankan langkah kaki empatnya setelah lelah menemani Pangeran kesana kemari

“Aku tidak salah lihat Simba!! Dia benar benar nyata! Berambut pendek, bertubuh mungil…dan matanya itu…” Pangeran menjelaskan sambil memandang ke sekitarnya dengan was was—takut ada sedikit saja tempat yang ia lewatkan

“Berambut pendek? Bertubuh mungil?” Simba mengulang kata kata majikannya dengan heran setengah mati, “Sejak kapan ada kelinci seperti itu! Anda benar benar sudah gila”

“Aku tidak gila! Dan ya memang ada kelinci seperti yang kukatakan, nanti kalau kau bertemu dengannya kau baru percaya” Pangeran menunduk—bukan untuk menatap muka Simba, tapi untuk melihat jejak rumput di bawahnya. Tempat di mana sang Kelinci menindihnya sambil menjulurkan kepalanya tepat di wajah Pangeran. Mengingat itu, Pangeran Kyuhyun semakin kuat menggenggam tali kuda milik Simba, “Aku mau dia…aku mau kelinci itu..” ucapan Pangeran Kyuhyun meluncur begitu saja dari mulutnya

“Yah, tapi kita mau mencarinya di mana lagi…” tanya Simba mulai bersabar—tidak biasanya Pangeran Kyuhyun sampai menatap hampa hanya demi sesosok kelinci? Ini benar benar aneh

Pangeran terdiam, memikirkan sebuah rencana gila yang mungkin akan menggegerkan seluruh penduduk negaranya. Tapi dia tidak peduli. Kelinci itu seolah olah sudah menyita perhatiannya saat ini, “Aku akan mengedarkan sayembara dan memberikan pengumuman sebagai pemberitahuan bahwa aku akan datang untuk mencari sendiri di mana kelinci itu berada!”

“APA!!!!” Simba berteriak kaget sekaget kagetnya. Apa Pangeran sudah gila?? Melakukan itu semua gara gara satu kelinci yang bentuknya saja abstrak dalam bayangan Simba….

“Tapi Pangeran, apakah Anda tidak terlalu berlebihan?” interupsi Simba takut takut mengingat watak keras Pangeran Kyuhyun yang tidak mau di bantah

“Tidak!” Benar saja, Pangeran Kyuhyun melotot tidak senang ke arah Simba, “Aku harus menemukan Kelinci itu dan menjadikannya milikku” tegasnya membayangkan wajah Sungmin berputar putar dalam ingatannya—wajah yang bisa senyum, kesal dan marah pada waktu bersamaan.

“Hmm…sikap Pangeran seperti seseorang yang sedang jatuh cinta…” gumam Simba diam diam saat menunggu di luar pintu istana karena Pangeran akan meminta ijin terlebih dahulu kepada Raja, “Tapi…masa iya jatuh cinta sama kelinci???” katanya sangsi

*****

 

 

Di cari!

 

Sesosok Kelinci milik Pangeran yang telah hilang dari taman samping Istana

 

Akan ada imbalan besar besaran bagi siapapun yang menemukannya

 

INGAT! Kelinci itu harus dalam keadaan UTUH! Tanpa terluka sedikitpun

 

Ttd. Pangeran Kyuhyun

“Ha? Kelinci??” Luna dan Krystal yang sedang kebetulan lewat di papan pengumuman depan jalan rumah mereka, langsung termangu mangu sambil menatap satu sama lain, “Masa sehabis pesta dansa Pangeran malah nyari kelinci?? Bukan harusnya bilang, ‘Dicari pemilik sepatu kaca yang tertinggal di istana—bagi siapapun pemiliknya akan menjadi calon istri Pangeran begitu?’ “ tebak Kyrstal sudah bisa menebak jalan cerita Cinderella, tapi sayang di sini bukan Cinderella pemeran utamanya hohoho~

“Harusnya” Luna mendesah panjang, “Padahal aku sudah menyiapkan replika sepatu kaca untuk jaga jaga, tapi setelah semalam aku tidak melihat Heechul…yah….”

Krystal mengangguk paham, “Aku juga sama Luna……dan lihat sekarang” Ia menunjuk papan pengumuman yang sudah ramai di kerumuni rakyat jelata, “Pangeran malah mencari kelincinya!!!”

“Memang” Luna dan Krystal sekarang semakin terpuruk. Runtuh sudah impian mereka menjadi seorang Putri sekaligus calon istri Pangeran. Padahal susah payah mereka mendorong tubuh Heechul yang sudah berubah cantik di sihir oleh Ibu Peri ke dalam lubang kelinci di belakang rumah. Dan telah menyuruh pengrajin sepatu untuk membuatkan sepatu dari kaca sebagai simpanan kalau Pangeran datang dengan pengumuman tersebut

Tapi…..yah ternyata rencana tinggallah rencana….Pangeran Kyuhyun malah sibuk mencari kelincinya yang hilang

“Sudahlah, lebih baik sekarang kita bantu Umma beres beres” ajak Kyrstal menarik tangan Luna keluar dari kerumunan orang banyak yang tetap tertarik mendengar ada imbalan besar meski hanya untuk menemukan kelinci

“Yuk” Luna dan Krystal baru beberapa langkah berjalan menyebrang menuju rumah besar mereka ketika suara lengkingan khas Victoria terdengar kencang

“TOLONG!! ADA ORANG GILA MENGAMUK!!!”

Sepersekian detik, langkah Luna dan Kyrstal berhenti tepat di depan rumah mereka—meloading pikiran masing masing sebelum akhirnya bisa bereaksi cepat

“Umma!!!!” teriak Luna dan Krystal buru buru berlari masuk ke dalam rumah, menerjang pintu depan hingga melihat ada sesosok manusia mengejar Umma mereka dengan tampang beringas

“Kau kan Ibu tiri Heechul yang jahat! Dasar kejam! Berani beraninya menyiksa anak tirimu sendiri!!! Memangnya kau kira rumah dan harta yang kalian miliki itu aslinya milik siapa!!!” tuduh sosok itu yang kita kenal baik bernama Sungmin masih berusaha menangkap tubuh Victoria—hanya satu kata dalam pemikiran Sungmin saat ini, balas dendam!

“Ya kau siapa!!!” Krystal menunjuk Sungmin penuh amarah

Sungmin menghentikan langkahnya—sadar bahwa mangsanya sekarang berubah menjadi 3 orang. Sebuah senyuman sinis mengembang dari bibir Sungmin membuat Luna dan Krystal malah mundur pelan pelan—sedikit terintimidasi

“Aku orang yang mengikuti kalian dari Istana! Dan aku benar benar kasihan pada Heechul karena mendapat perlakuan kasar dari kalian!! Sekarang giliran aku…” Sungmin meremas kedua tangannya secara kasar di depan wajah pucat kedua saudara perempuan dan ibunya tersebut, “Aku akan membuat kalian menderita!!!!!” teriak Sungmin kembali mengejar Victoria, Luna dan Kyrstal ke sekeliling rumah

“TIDAK!!! TOLONG!!!” pekik Luna, Krystal dan Victoria ketakutan

Sementara itu….

 

“Apakah kalian sekeluarga sudah menemukan kelinciku?” tanya Pangeran hampir mengitari seluruh rumah penduduknya guna mencari keberadaan Sungmin.

Ini memang gila. Andai saja Pangeran Kyuhyun tidak mengancam akan membujang seumur hidup kalau kelincinya tidak di temukan, mana mau Raja repot repot mengerahkan pasukan terbaiknya untuk mendampingi Pangeran mengelilingi seluruh penjuru kerajaan hanya demi sesosok Kelinci??

“Tidak Pangeran” jawab Ibu separuh baya sambil menundukkan kepalanya dalam dalam, “Kami tadi sudah berusaha mencari Kelinci milik Pangeran, tapi terlalu banyak kelinci liar di sekitar sini, mana kami tahu Kelinci Anda ciri cirinya seperti apa”

“Oh iya!” Pangeran Kyuhyun menepuk dahinya pelan—baru sadar dengan kebodohannya sendiri, “Ciri Ciri yah? hmm……” Pangeran Kyuhyun berpikir keras, “Ah~ dia itu bertubuh mungil, berambut pendek dan wajahnya manis sekali..” jelas Pangeran Kyuhyun di depan satu keluarga yang langsung menganga lebar—kaget dan merasa er….agak aneh dengan ucapan Pangeran

Manis, mungil, berambut pendek? Yang benar saja! Satu keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan seorang putra mereka berumur 8 tahun, saling berpandangan heran—agak mempertanyakan tingkat kewarasan Pangeran Kyuhyun meski anak mereka malah mengerjapkan mata berulang kali

“Ng, sepertinya kami tidak akan mungkin bisa menemukan kelinci seperti itu Pangeran” elak Kepala keluarga memakai bahasa sehalus mungkin—takut Pangeran tersinggung.

“Oh..” Sekali lagi, Pangeran tampak kecewa—ini sudah rumah ke 92 tapi Sungmin-nya belum di temukan juga, “Baiklah. Pengawal!” panggilnya

“Siap Pangeran!” jawab 10 orang berdiri di depan pintu

“Kita ke rumah sebelah…..” Pangeran semakin murung saja. Bahunya terkulai lemas, kelelahan seharian kesana kemari tanpa hasil. Kemana sih kaburnya Kelinci itu sampai sampai tidak ketemu di manapun!! Geram Pangeran dalam hati

“Tunggu Pangeran!!” ucap bocah berumur 8 tahun, memberanikan diri berjalan mendekat dan satu tangannya menarik jubah Pangeran Kyuhyun dari belakang, “Apakah kelinci Anda manis?” tanyanya sambil memiringkan kepala ke samping

Pangeran Kyuhyun berbalik sambil tersenyum tipis kemudian berlutut di depan anak itu, “Dia manis sekali, memangnya kenapa?” tanyanya ramah

“Hmm…” Bola mata anak itu berputar ke atas—tampak berpikir, “Dia memakai baju biru pekat dan kaus putih di dalamnya bukan?”

Kedua mata Pangeran melebar mendengar ucapan lugas anak di depannya, “Benar! Benar sekali!! Kau melihatnya??? Di mana??” Ia mencengkram kedua bahu sang bocah dengan erat

Bocah itu mengulum jarinya sambil memonyong monyongkan bibirnya ke samping rumah, “Kelinci Pangeran sedang mengamuk habis habisan, dia sibuk mengejar Victoria Adjumma dan Luna serta Krystal Noona….habis mereka galak sih sama Heechul…jadi kata Kelinci Pangeran, dia mau balas dendam pada mereka bertiga…” terangnya polos

Kedua orangtuanya semakin terperangah karena anaknya bisa menebak dengan benar siapa kelinci Pangeran sesungguhnya, “Tapi Pangeran!” sang Ayah mengangkat tangannya untuk bertanya, “Dia bukan Kelinci, tapi manusia….dia memang sempat mengendap endap di belakang rumah tetangga kami itu sebelum akhirnya….mengamuk…”

Pangeran berdiri tegak, wajahnya bersinar terang meski mungkin tidak mendengarkan penjelasan selanjutnya. Yang terpenting, Kelincinya telah di temukan! Dan dia berada tidak jauh dari sini

“Pengawal! Kita langsung ke rumah Vic…oh ya rumahnya tepat berada di samping kalian?” tanya Pangeran Kyuhyun sekali lagi

Satu keluarga untuk mengangguk pasti, “Tapi agak jauh—karena rumah mereka memang terpencil” kata sang Ibu

“Baiklah…Hmmm, tenang saja—anakmu akan mendapatkan hadiah setimpal” janji Pangeran sebelum akhirnya pamit dari sana lalu menaiki Simba dengan semangat tinggi, “Aku menemukannya Simba, aku menemukan kelinciku!!!”

Simba mengetuk ke empat kakinya kemudian berlari kencang sesuai dengan hentakkan tali kemudi, “Ya..ya….aku ingin lihat seperti apa kelinci Anda itu…”

Back to Victria House—ups sorry, Heechul House

“Huaaa Umma!!!” Luna bersembunyi di dapur sementara Sungmin sibuk mengejar Kyrstal

JDUGGGGGG

“AW—KEPALAKU!!!” Tubuh Krystal yang memang tinggi membuat kepalanya berbenturan keras dengan lemari atas di meja makan, Sungmin yang mengejar di belakangnya—tersenyum sinis

“Rasakan itu!! Dasar nenek sihir!” ejek Sungmin mengambil piring piring mahal dari atas meja makan lalu melemparkannya ke lantai

PRANGGG PRANGGG

“Andwe!!! Piring kesayanganku!!!” Victoria histeris keluar dari persembunyiannya lalu mengelus sisa sisa pecahan piring dari atas lantai

“Hahahaha” Sungmin berjaya sekarang. Ia merasa puas telah memporak porandakan rumah mereka dan telah membalaskan dendam Heechul meski orangnya sendiri tidak meminta.

TOK TOK TOK

“Permisi!!!” sapa Pangeran Kyuhyun dari depan pintu rumah

Tidak ada balasan. Pangeran dan beberapa pengawalnya malah mendengar suara histeris ketiga wanita bercampur dengan suara aneh yang Pangeran kenal baik sejak tadi malam

“UMMA TOLONG AKU!! DIA KESINI!!!”

“SABAR LUNA, UMMA SEDANG MENCARI SENJATA UNTUK MELAWANNYA”

“ADUH KEPALAKU SAKIT UMMA, HUEEEE”

“RASAKAN…..KALIAN….”

“Mwo! Itu dia!!” Pangeran menatap pengawalnya dengan wajah girang, “Kelinciku ada di sini—sudah tidak usah pedulikan tuan rumah, langsung saja kita dobrak” perintah Pangeran mengambil ancang ancang di depan pintu

“Tapi tidak sopan Pangeran” tegur salah satu anak buahnya

Tatapan mata Pangeran yang seolah olah ‘Jangan berani membantahku’ di layangkan ke arah pengawalnya tersebut. Membuatnya mundur selangkah dengan kepala tertunduk, “Baik…”

“Aku hitung sampai 3, siap….1….2….3!!!!”

BRAKKKK

Pintu naas itu dengan indah tergeletak di bawah dan menambah nilai kerusakan di dalam rumah. Pangeran terkejut melihat ruang tamu telah hancur berantakan dengan sofa habis di cakar cakar dan terguling tidak berdaya di samping meja.

Di ruang dalam tidak kalah amburadul. Ruang makan penuh pecahan piring, di atas langit langit terlempar beberapa kain indah yang bisa di tebak adalah gaun wanita tapi dengan kondisi setengah rusak parah.

“Seperti kena badai hebat” kata seorang Pengawal sambil menggelengkan kepalanya

Tapi Pangeran tidak peduli, dia masuk lebih dalam hanya untuk menemukan kelinci dan tepat saat kaki Pangeran Kyuhyun berada di ruang tengah, tiba tiba bunyi derap langkah hebat menuju ke arahnya

“Huaaa, dia datang!!!! Ummma!!!” itu teriakan Luna

“Lari, kita harus lari!!” jawab Victoria menyusul

“Tapi dia huaaa, Umma!!!” suara Krystal berubah kelu.

“Mau kemana kalian!!!!” terakhir, suara Sungmin yang terengah engah seperti sedang berlari

“Kelinci!!!” Pangeran segera, bergerak menghampiri sumber suara—tidak dapat di tolak, mendadak ketiga perempuan itu bertatapan muka dengan sang Pangeran. Ada raut wajah kelegaan pada diri mereka, “PANGERAN!!!!” teriak Vic, Luna, Krsytal bersamaan

Spontan Pangeran bergerak menjauhi ketiga wanita yang hendak memeluk dirinya itu. Dan akibat gerakannya, Luna, Vic dan Krsytal sontak jatuh terjungkang mencium tanah

GUBRAKKK

“Aw…sakit lagi…” desis Luna memegang pinggangnya

“Hyaaa, kalian dimana! dasar perempuan keji!!!” Sungmin tertinggal di belakang—dia tidak tahu atau tidak mendengar jika ada Pangeran Kyuhyun dan para Pengawalnya sudah berdiri di ruang tengah

“Kelinci….” Bisik Pangeran langsung meraih tubuh Sungmin saat pandangannya hanya tertuju pada Vic, Luna, dan Krystal saja. Bahkan Sungmin baru memelankan suara tingginya ketika sadar bahwa tubuhnya tidak lagi menyentuh tanah

“Ini..” Sungmin berhenti mengamuk, matanya melihat ke lantai—terkaget kaget. Apa dia punya kemampuan melayang tiba tiba? Kenapa tubuhnya terasa sangat ringan sekarang

“Aishh kau selalu tidak memperhatikan sebelahmu” bisik Pangeran yang ternyata memeluk Sungmin dari arah belakang dengan kedua tangannya sudah melingkari pinggang Sungmin

Kelinci itu akhirnya menoleh perlahan lahan menghadap Pangeran Kyuhyun, “Kau….kenapa bisa ada di sini!!!”

Pangeran tersenyum senang sambil mengeratkan pelukannya di tubuh Sungmin, “Aku mencarimu tahu, sampai aku mengadakan pengumuman untuk bisa menemukanmu dengan imbalan tinggi”

Vic, Luna dan Krystal yang dari tadi sibuk mengurusi rasa sakitnya, tiba tiba terkesiap—kompak mereka menoleh terbelalak pada Sungmin yang sudah meneror mereka dan juga pada Pangeran Kyuhyun yang senyumnya mengembang lebar seperti tadi malam

“Jadi dia itu Kelinci yang Pangeran maksud??” tanya Vic kehabisan tenaga

“Iya…” Pangeran menciumi rambut tebal Sungmin yang berwarna orange terang dengan perasaan bahagia, “Dia kelinciku….”

“Ke??” Sungmin mengerang dalam pelukan Pangeran Kyuhyun—berusaha menendang nendang tubuh Pangeran dengan kakinya, “Lepaskan aku Pangeran bodoh! Aku belum selesai balas dendam! Dan sehabis itu, aku akan mencakarmu kalau kau berani memanggilku kelinci lagi, Aku bukan kelinci!!!” teriak Sungmin kembali mengamuk

Tapi Pangeran tidak mengindahkan tendangan ataupun teriakan kencang Sungmin. Ia malah mengeratkan salah satu tangan pada pinggang Sungmin dan satu tangan lagi untuk mengangkat kedua kakinya. Pangeran Kyuhyun sedikit terengah engah karena ‘Kelincinya’ dalam keadaan emosi tinggi

“Lepas kubilang!!” protes Sungmin

“Tidak akan” jawab Pangeran makin mengekang tubuh Sungmin, “Sekarang kita pulang” perintahnya memberi isyarat pada para pengawal supaya minggir dari hadapannya

“Pulang? Aku belum mau pulang sebelum—selesai memberi pelajaran pada mereka!!” kata Sungmin memicingkan matanya sambil sedikit merunduk ke arah Luna, Vic dan Krystal. Bibir Sungmin tertarik sebagian sehingga memperlihatkan seringai lebar di antara gigi gigi kelincinya. Tidak dapat di anyal, ketiga perempuan itu saling berpelukan satu sama lain karena merasa terancam

“Tidak!!! Tolong Pangeran bawa saja ‘Kelinci Pangeran’, kami tidak mau dia mengamuk lagi” ucap Vic di ikuti anggukan cepat dari kedua anaknya

“Aku tidak mau pulang!! Aku mau di sini sampai kalian keluar dan menyerahkan harta yang seharusnya di miliki Heechul!!!” Sungmin lagi lagi menggeliat dalam dekapan Pangeran dengan kedua tangannya berayun ke depan—seperti tidak sabar mau menjambak sesuatu

“Sudah, berhenti!” perintah Pangeran Kyuhyun berusaha menangkap wajah Sungmin yang menatap ketiga perempuan itu secara beringas, “Sejak kapan kau jadi nakal begini, kita pulang!”

Nakal? Alis Sungmin naik sebelah. Hei, siapa dia?? Seenaknya saja mengira tindakannya nakal! Lagipula sejak kapan sang Pangeran punya hak menyuruh Sungmin pulang! Dia mau pulang kemana? Dia kan tidak berasal dari dunia ini

“Aku mau pulang kemana?” tanya Sungmin saat pikirannya teralihkan. Tubuhnya berhenti memberontak meminta turun dari pelukan Pangeran Kyuhyun

“Ke istanaku” jawab Pangeran ringan, “Aku sudah bilang mau memeliharamu bukan?”

“Memelihara??” Seolah olah ada paku menancap tepat di tengah kepala Sungmin seperti yang terjadi pada mitos Kuntilanak (Author di hajar Pumpkin) Sungmin langsung bereaksi keras. Ia kembali bersikap beringas sambil menendang kedua kaki Pangeran dengan kakinya yang menggelaut bebas

“Aku bukan Kelinci, Pangeran bodoh! Dan aku tidak te—BERHENTI KATAKU!!! AKU AKAN MEMINTA HAK-KU, KAU TIDAK BERHAK—“ Suara halus Sungmin melengking tinggi—membuat beberapa penghuni rumah yang berada di daerah pedalaman itu, menjulurkan kepalanya keluar

Dan mata mereka tertuju pada satu orang—tepatnya satu manusia yang jelas jelas memiliki dua kaki, dua tangan, satu hidung, dua mata, dua telinga dan satu bibir tapi tetap saja di sebut oleh Pangeran Kyuhyun dengan panggilan ‘Kelinci’

“Buka pintu kereta” perintah Pangeran Kyuhyun seolah olah tidak mendengarkan suara tajam Sungmin yang berada dalam pelukannya. Tidak peduli, Kelinci itu mengerang, berteriak ataupun terus menendang tubuh Pangeran dengan kaki mungilnya.

Pangeran tetap memasang wajah acuhnya bahkan sampai mendudukkan paksa Sungmin dalam kereta kuda.

“Jalan” suruhnya sekali lagi.

Satu Pasukan yang ikut menemani Pangeran mencari Kelinci, akhirnya bergerak maju—berjalan kembali menuju istana dengan kuda masing masing. Terkecuali Simba yang berjalan tanpa ada penunggangnya. Ia malah memutar kedua bola matanya saat mendengar teriakan Sungmin masih terdengar nyaring dari dalam kereta kuda yang tertutup

“Aku bilang berhenti!!! Kenapa sih kau memaksaku! Aku ini manusia! Bukan kelinci!” ucap Sungmin emosi sambil duduk sejauh mungkin dari Pangeran.

“Aku tidak peduli kau ini manusia atau kelinci, aku tetap akan memaksamu tinggal di istana” Pangeran bergumam pelan namun masih bisa di tangkap oleh telinga tajam Sungmin

“Tinggal di istana? Apa kau tidak salah?”

Pangeran Kyuhyun mengangguk pelan tanpa memandang Sungmin sedikitpun

“Sudah kubilang aku tidak mau!!! Dasar Pangeran bodoh!!” Sungmin menatap kereta kuda dengan liar. Ia berdiri pelan pelan karena guncangan kereta itu sendiri ketika melewati jalan berbatu. Sungmin mengetuk kereta dari dalam, “Berhenti, aku mau turun—kumohon berhenti!!!”

Tidak ada reaksi dari arah luar. Kereta tetap berjalan terus tanpa menunjukkan tanda tanda mau berhenti

Hanya terdengar helaan napas panjang dari arah Pangeran Kyuhyun. Ia menatap lekat lekat Sungmin sebelum akhirnya menarik tubuhnya lagi duduk di pangkuan sang Pangeran, “Apa susahnya menurutiku!” ucap Pangeran akhirnya menunjukkan sedikit emosinya yang tertahan sejak di rumah Victoria, “Aku bilang kau tinggal di Istana yah berarti kau harus tinggal!”

“Kalau aku tidak mau??” kata Sungmin keras kepala

Pangeran Kyuhyun terdiam—menatap Sungmin dengan raut muka tidak terbaca. Setelah itu, ia melepaskan kedua tangannya yang memenjarakan tubuh Sungmin kemudian menyuruhnya duduk di kursi sebelah sambil menjaga jarak

“Apakah kau tahu, aku tidak tidur semalaman hanya karena mencarimu keliling hutan karena mengira kau tersesat di sana? Apakah kau tahu juga aku sampai bertengkar dengan Ayahku karena bersikeras mau menemukanmu sehingga terpaksa menyuruh pengawal terbaiknya pergi menemaniku dari rumah ke rumah hanya untuk memastikanmu berada di mana saat ini?” jelas Pangeran Kyuhyun sambil terus menatap Sungmin yang terlihat salah tingkah dan malah menundukkan kepalanya—merasa sedikit bersalah karena telah bersikap kasar

“Aku….”

“Sudahlah—aku tahu kau kelelahan, lihat saja bajumu kotor sekali” Pangeran kembali seperti biasa, merangkulkan sebelah tangannya di tubuh sang Kelinci lalu memeriksa keadaannya, “Kau juga pasti lapar, nanti sampai di istana aku akan menyuruh orang untuk menyiapkan keperluanmu sebelum kau istirahat, bagaimana?”

Bibir Sungmi terasa kelu—tidak bisa di ajak kerja sama saat ini. Kenapa tubuhnya malah bereaksi mengikuti kemauan sang Pangeran aneh sementara hatinya belum bisa menerima kenyataan ini

Dirinya di pelihara?? Bukankah itu gila! Pikir Sungmin terus menundukkan kepala sementara Pangeran malah mengelus rambutnya sesekali

Ada perasaan aneh dalam diri Sungmin yang merasa kesal mengingat tingkah laku Pangeran yang memperlakukannya tidak lebih seperti Majikan penuh perhatian pada hewan peliharaannya. Tidak lebih….

Tapi kenapa memikirkan hal itu, Sungmin sedikit merasa sedih dan terluka….

KREKKKK

Pintu kereta di buka oleh salah seorang pengawal, “Pangeran kita sampai” katanya bernada resmi sambil membuka pintu lebih lebar lagi sehingga Pangeran Kyuhyun bisa memapah tubuh lelah Sungmin keluar dari kereta.

“Panggilkan Nanny, suruh dia mengambil beberapa pakaian baru untuk Kelinci-ku dan siapkan beberapa makanan enak di dalam kamar” kata Pangeran menaiki anak tangga satu persatu—masih menggendong Sungmin yang setengah tertidur dalam pelukannya

“Baik” Pengawal itu mohon diri untuk pamit, tapi baru beberapa langkah ia kembali memandang penuh tanya ke arah Pangeran Kyuhyun, “Kamar? Kamar tamu Pangeran?”

“Bukan. Kamarku—memangnya dia mau tidur di mana lagi” ujar Pangeran sedikit kesal

Kedua mata Pengawal membulat sempurna. Yang ada di pikirannya saat ini adalah kenyataan bahwa Pangerannya benar benar sudah gila! Bagaimana mungkin membiarkan seorang asing masuk ke dalam kamarnya dan mengatakan mau memeliharanya pula!

Selain Pangeran, bagi semua orang—Sungmin tetaplah Sungmin. Dan dia adalah manusia! Bukan sepenuhnya Kelinci seperti yang Pangeran Kyuhyun sebutkan

Dan benar saja. Seluruh istana gempar. Sang Nanny yang di suruh kesana kemari oleh Pangeran di buat keheranan setengah mati. Pangeran Kyuhyun menyuruh beberapa pelayan menyiapkan air hangat di kamar mandi, menata meja makan darurat di dalam kamar dan beberapa pakaian baru yang terletak di samping tempat tidur. Dan itu semua hanya demi Sungmin

“Ada apa ini, kalian seperti kedatangan tamu penting dari kerajaan lain—sibuk sekali” Raja yang penasaran melihat para pelayannya tidak berhenti lalu lalang keluar dari kamar Sang Pangeran, akhirnya menyuruh salah satu dari mereka berhenti untuk menjawab pertanyaannya

“Itu Raja….ng….” Pelayan itu agak ragu mengatakannya—takut Pangeran Kyuhyun marah besar

“Jawab aku!” titah Raja tegas

“Maaf! Pangeran kembali dengan seseorang—yang beliau kira….adalah….” keringat dingin sang pelayan itu merembes dari dahinya yang tertutupi rambut panjang, “Ke…Kelinci….”

“APA??!!!” Pikiran cerdas Raja langsung bisa menangkap semuanya secara bersamaan. Pantas saja, sekarang semua sudah jelas kenapa Pangeran bersikeras seperti orang kalang kabut ketika meminta ijin padanya agar bisa menempelkan sayembara di papan pengumuman di setiap penjuru kerajaan

Demi Kelinci…Kelinci yang Raja dan Ratu kira tidak lebih dari hewan berkaki empat dengan telinga panjang dan tubuh seputih salju ternyata adalah sesosok manusia…..

“Kau!” Ia masih menahan pelayan itu tepat di hadapannya, “Setelah Pangeran membereskan urusannya, suruh dia menghadapku dan Ratu di ruang tengah, mengerti!”

“Mengerti Raja” jawab Pelayan itu merunduk hormat sambil perlahan lahan mundur dari situ.

Sementara Raja memandang dari kejauhan—terlihat lewat sela sela pintu Pangeran, anak lelakinya yang tidak tertutup rapat.

Di sanalah, tergambar bagaimana Pangeran sedang mengelus kepala seseorang yang terbaring di atas tempat tidur sambil tersenyum manis dan tulus—senyum seseorang yang jelas sedang jatuh cinta…

“Aku bisa memanfaatkan situasi ini” gumam Raja mendesah puas sebelum memutuskan pergi mencari Ratu untuk memberitahu rencananya

*****

“Kau masih lapar? Biar aku panggilkan pelayan untuk mengambil lebih banyak makanan”

“Ng—tidak usah Pangeran, aku kekenyangan”

“Oh~ baguslah kalau begitu, sekarang tidurlah…kau pasti lelah”

“Hmm, mungkin…semalaman aku hanya mengendap endap di luar rumah Heechul sambil mencuri dengar perkataan mereka yang kurang ajar! Aku ingin sekali membalas semua yang telah mereka lakukan, lihat saja nanti!” geram Sungmin kembali mengerutkan dahi dan memasang wajah segalak mungkin

“Jangan di pikirkan, biar aku yang mengurus semua itu….” sanggah Pangeran Kyuhyun mengelus wajah Sungmin supaya lebih rileks tapi hal itu malah membuat Sungmin semakin tidak nyaman dengan perlakuan Pangeran

Ini salah. Dari awal ini sudah salah karena Pangeran Kyuhyun hanya menganggap Sungmin tidak lebih dari seekor Kelinci…..dan Sungmin harus puas dengan anggapan itu

“Baiklah..aku memang butuh istirahat” jawab Sungmin memiringkan kepalanya ke samping seolah olah sudah mau tertidur padahal sebenarnya sih mau menghindari tatapan tajam Pangeran yang berjarak dekat dari tubuhnya

“Bagus, tidurlah—aku akan di sini” Pangeran perlahan mengelus puas kepala Sungmin, mencium wangi rambutnya, turun ke dahi, hidung dan…..

Keterlaluan! Pikir Sungmin. Sejak kapan ada majikan yang senang mencium hewan peliharaannya! Ini Pangeran memang salah makan atau sudah gila dari awal sih! Rutuknya dalam hati

“Berh—“, “Pangeran…” Untung saja seorang Pelayan datang tepat waktunya. Sungmin mendesah lega sambil menarik napas panjang sementara Pangeran langsung menegakkan diri dan menatap dingin ke depan pintu, “Ada apa?” tanyanya ketus

“Itu….Raja dan Ratu memanggil Anda ke ruang tengah, Pangeran…”

“Tapi apa kau tidak lihat aku sedang sibuk!” bentak Pangeran melirik sesekali ke arah Sungmin, “Gara gara kau, Kelinciku jadi tidak bisa tertidur bukan”

“EH?” Sungmin memandang Pangeran dengan ganjil sedangkan Pelayan itu spontan mendelik jengah pada kedua orang yang sedang berada di atas tempat tidur.

“Aku bisa tidur sendiri—sana temui saja kedua orangtuamu!!” suruh Sungmin menendang tubuh Pangeran dengan kakinya secara pelan

“Tapi—Kelinci….”

“Aishh sudah sana!!” suara Sungmin terdengar jengkel

Pangeran merasa kalah, “Baiklah—Pelayan!!” suaranya kembali meninggi ketika memanggil seorang pelayan tak bersalah di depan pintu

“Ya Pangeran” jawabnya segera

“Balikkan badanmu!”

“EH?” Pelayan melongo lebar

“Cepat balikkan!” suruh Pangeran tidak sabaran

Mendengar bentakkan Pangeran itu, sang Pelayan spontan berbalik arah—membelakangi Sungmin dan Pangeran Kyuhyun

“Aku akan segera kembali..” bisik Pangeran Kyuhyun tepat di samping wajah Sungmin sebelum akhirnya mengecup kedua pipi Sungmin dengan lembut

BLUSHH

Darah Sungmin naik ke atas kepala—berhenti tepat di rongga rongga wajahnya yang membuat sepasang semburat merah di kedua sisi. Ia bergeming di tempat dan memandang tidak percaya ke arah Pangeran Kyuhyun

“Kau bisa memasak telur di wajahmu Kelinci, merah sekali…” canda Pangeran mengelus elus bagian yang memerah itu sekali lagi sebelum dengan enggan turun dari tempat tidurnya

“Baiklah—aku harus pergi!!” Pangeran mendorong agak jauh pelayan yang masih berdiri di depan pintu lalu melayangkan senyum langkahnya hanya pada Sungmin—hanya pada Kelinci temuannya…

“Selamat tidur Kelinciku…” dan setelah itu pintu kamar tertutup sempurna—meninggalkan Sungmin yang langsung menggulung tubuhnya dengan selimut tebal sambil menggeram lembut di dalam sana

“Pangeran…”

_________________________________

“APA??”

“Bisa tidak kau jangan berteriak kencang di hadapan kedua orangtuamu ini Pangeran” tegur Ratu sambil menutup kedua telinganya

“Bagaimana aku tidak berteriak kalau Ayah dan Ibu seenaknya mengatur pernikahan seperti itu!” balas Pangeran sekarang mondar mandir tidak jelas dengan nada suara memprotes

Raja menaikkan alisnya sebelum mengedipkan sebelah mata—penuh arti pada istrinya alias sang Ratu, “Jadi kau tidak mau menikahi ‘Kelincimu’?”

“Bukannya tidak…mau….” Pangeran Kyuhyun susah menjelaskan bagaimana sosok Sungmin kepada kedua orangtuanya. Hanya saja Pangeran tahu kalau perasaannya dengan Sungmin itu bukanlah perasaan cinta yang membuat orang bisa menikah satu sama lain

“Aku tidak mencintainya Ayahanda” kata Pangeran memelankan suaranya. Takut kalau Kelincinya mendengar dari balik kamar—karena sejak tadi tiba di ruang tengah, perhatian Pangeran tetap berpusat pada Sungmin. Makanya ia hanya mau berdiri sambil sesekali memastikan bahwa kelincinya tidak kabur kemana mana. Bisa bisa Pangeran stress lagi kalau harus mencarinya seperti siang ini

“Kau tidak mencintainya??” Raja dan Ratu menukar pandangan heran bercampur tidak percaya satu sama lain sebelum akhirnya pandangan mereka beralih pada sosok Kyuhyun—anak tunggal mereka, “Lalu kenapa kau bisa setengah mati mencarinya keliling kerajaan sampai mengadakan sayembara segala” cibir Raja terang terangan

“Itu—“ Belum sempat Pangeran melakukan pembelaan, sekarang giliran Ibunya yang menginterupsi, “Dan dia juga kan alasanmu berwajah bahagia seperti tadi malam? Jujur sajalah Pangeran kau belum pernah tersenyum selebar itu….”

“Tapi, aku benar benar….” Pangeran mengerang putus asa. Harus bagaimana lagi menjelaskan pada kedua orangtuanya saat ini bahwa perasaan dia terhadap Sungmin tidak lebih dari sekedar, entahlah….Pangeran juga tidak tahu cara menjabarkannya sejelas mungkin

“Apakah kau menjaganya?” celetuk Ratu secara tiba tiba—membuyarkan pikiran rumit Kyuhyun yang tidak bisa tergambarkan

“Eh? Kalau maksud Ibunda, menjaganya sejak dia ditemukan, aku memang menjaganya kok”

“Sebaik mungkin?” pancing Ratu sekali lagi

“Sebaik mungkin” jawab Pangeran tegas—tidak ada keraguan dalam setiap kalimatnya, “Aku bahkan belum tidur dari semalam karena mencari si kelinci itu sampai ketemu! Dasar menyusahkan saja” sejenak wajah Pangeran mengkerut marah tapi wajahnya kembali rileks ketika mencuri pandang ke arah pintu kamar tidurnya yang masih tertutup rapat, “Tapi dia di sini….dalam keadaan aman…”

Sang Ratu tersenyum penuh pengertian. Ia beranjak dari kursi sebelah Raja dan berdiri menghampiri putranya yang bahkan tidak duduk sama sekali, “Lihat dirimu—apa kau tidak sadar kalau dari tadi pikiranmu hanya berpusat pada Kelinci itu—memangnya kami tidak tahu kau sengaja berdiri hanya untuk mengawasi dia dari jauh bukan? Kau memastikan dia baik baik saja, aman di atas tempat tidur, beristirahat dengan pelayanan terbaik, apakah itu tidak menyadarkan kalau perasaanmu lebih daripada seorang teman atau….majikan…”

Apakah penyakit wajah memerah seketika seperti yang di alami Sungmin setelah di cium Pangeran Kyuhyun itu menular? Karena sekarang merah merona menghiasi wajah tampan Pangeran Kyuhyun. Ucapan Ibunya malah membuat Pangeran semakin tidak sabar ingin kembali menengok keadaan ‘Kelincinya’ di dalam kamar

“Aku…..”

“Pikirkanlah” kata Raja dengan bijaksana, “Kau selalu punya pilihan, tapi ingat! Kami tidak akan membiarkan kalian lama lama berada dalam satu kamar, kesabaran kami tetap ada batasnya Pangeran”

Pangeran Kyuhyun mengangguk kaku, “Baik Raja—akan aku pikirkan, jadi….” Ia bergerak gelisah dalam posisi berdiri, “Bolehkah aku kembali kesana??” pintanya setengah memohon

Raja terkekeh sejenak di iringi suara batuk Ratu yang mengundang perasaan curiga Pangeran, “Sana! Tengok saja Kelincimu itu, asal….”

Terlambat, Pangeran Kyuhyun sudah keburu berlari kencang sambil sesekali menengok ke belakang, “Tenang saja Ayah, aku akan secepatnya memberi kabar!!” teriaknya

“Baiklah…..ck ck dasar anak muda…”

*****

“Ugh~” Sungmin menggeliat kesana kemari, merenggangkan tubuhnya yang kelelahan karena tidak tidur semalaman. Ia spontan berhenti bergerak ketika merasa ada kehangatan lain yang membuatnya terjaga dari rasa dingin pada malam hari

Sungmin menoleh ke samping—yah bisa di tebak kalau Pangeran bodoh—ups maksud author adalah Pangeran Kyuhyun *Sebas di telen idup idup sama Sparkyu* yang memeluknya sejak tadi sore.

Bagaimana ini bisa terjadi? Yah salahkan sikap ngotot Pangeran yang tetap mau tidur bersama sementara Sungmin sebisa mungkin menolak keinginan absurdnya itu. Tapi mau bagaimana lagi, Pangeran Kyuhyun menggunakan hak atas kamarnya sendiri. Padahal Sungmin sih sudah rela mau tidur di luar—itu bukan masalah besar baginya, tapi juga di larang oleh Pangeran. Jadilah mereka tidur berdua dalam satu kamar setelah perdebatan panjang dan aksi cakar cakaran Sungmin yang gampang emosi (Sungmin itu Kelinci atau Kucingnya Heechul sih T_T)

“Pangeran Pangeran…” bisik Sungmin menikmati wajah polos Pangeran yang jauh lebih baik daripada ketika dia dalam keadaan sadar.

“Hnn” Pangeran melenguh tanpa sengaja sambil merangkul pinggang Sungmin lebih dekat. Kelinci jejadian itu (Sebas di mutilasi Pumpkin) ok ok, Kelinci mungil itu menahan napas—membiarkan saja pelukan sang Pangeran yang membuatnya merasa sangat nyaman—lebih nyaman dibandingkan apapun

TUK TUK. Terdengar bunyi lemparan kerikil kecil yang mengenai jendela kamar Pangeran yang berada di lantai atas

“Ng” Sungmin mengkerutkan keningnya namun tidak beranjak dari atas tempat tidur

TUK TUK

Bunyi itu kembali terdengar

“Siapa sih..” Karena penasaran, Sungmin melepaskan pelan pelan lengan Pangeran yang melingkar di tubuhnya, berjalan keluar kamar kemudian mengendap endap membuka pintu istana

KREKKK

“Siapa itu—“

“SUNGMIN!!!!” teriak sesosok berwajah cantik yang tiba tiba saja menghadang Sungmin kemudian memeluknya erat erat, “Huaaa, aku benar benar rindu padamu—Aishhh”

Wajah Sungmin yang tenggelam dalam pelukan sosok itu—lekas melepaskan diri dengan kasar, “Siapa ka….” Suaranya langsung menghilang ketika melihat senyum lebar yang ia kenal baik, “Heechul….”

“Ya, siapa lagi” gurau Heechul memeluk erat tubuh Sungmin sekali lagi, “Bagaimana kabarmu di duniaku?? Maaf aku tidak keluar waktu itu bersamamu, entah kenapa ternyata lubang itu memiliki dua lubang yang membawaku ke tempat lain—nan jauh dari dunia ini” jelas Heechul panjang lebar tanpa memperhatikan perubahan drastis wajah Sungmin

Cinderella itu kembali….Cinderella yang seharusnya menikah dengan Pangeran Kyuhyun akhrinya kembali….bagaimana ini…kenapa Sungmin mendadak tidak menginginkan keberadaan Heechul di hadapannya. Hei! Siapa kau berhak berpikir seperti itu Sungmin! Bentaknya memarahi diri sendiri. Memang seharusnya Heechul bukan yang menikah dengan Pangeran, memangnya kau kira Pangeran akan menikahimu?? Lihat saja kelakuannya—dia tidak lebih memandangmu sebagai seekor ‘Kelinci’

“Ha…ha…ha….baguslah kau kembali pada saat yang tepat….Pangeran ada di sana—di kamarnya, kau bisa mulai…aku bisa mengenalkan kalian kalau kau mau…yah…terjadi sesuatu sehingga dia menganggapku sebagai kelinci dan aku….yah….di anggap sebagai peliharaannya saja…” Sungmin meracau tidak jelas. Ia tidak bisa berkata kata lagi dan memilih mundur selangkah demi selangkah

Rasanya ia lebih baik masuk kembali ke dalam lubang kelinci—masa bodoh mati terkubur di sana daripada harus memperkenalkan Heechul dan Kyuhyun lalu melihat mereka menikah bahagia berdua

Happily ever after…bukankah itu yang tertulis di akhir kisah dongeng Cinderella….

“Sungmin hati hati—kau bisa terjatuh nanti” ucap Heechul berusaha menarik tangan Sungmin agar tidak terjengkang di belakang—karena ada kubangan lebar di sana, tempat di mana Sungmin hendak berlari menjauh, masuk lagi ke dalam hutan dan pergi dari dunia dongeng milik Cinderella ini….yah lebih baik begitu….

“Aku—Huaaaaa” Terlambat, Sungmin terpeleset jatuh ke bawah namun tepat saat itu ada sepasang lengan kokoh yang menopang tubuhnya dan membantunya berdiri tegak seperti semula

“Kau selalu saja membuatku cemas, Kelinci” ucap suara itu agak kasar

 Sungmin tidak mempercayai telinganya—wajahnya cepat berpaling ke belakang tepat di mana sosok yang tengah mereka bicarakan itu sudah muncul dari tadi dan malah sempat menolong Sungmin

“Pangeran…”

“Iya ini aku—kau….di tinggal tidur sebentar sudah kabur lagi, aishh—mau apa di luar malam malam, kau bisa kedinginan” Pangeran Kyuhyun berkacak pinggang memarahi Sungmin tanpa melihat ada orang lain yang menahan senyum melihat mereka berdua

“Maaf, aku…” Sungmin mendadak tersadar ketika tanpa sengaja ekor matanya menangkap wajah Heechul dari samping, “Pangeran, kau ingat aku pernah berjanji membawakanmu seorang yeoja cantik sebagai calon pendampingmu kelak?” kata Sungmin pura pura bersikap tegar—terpaksa demi memenuhi janjinya membantu Heechul

Pangeran Kyuhyun menggeleng ringan, “Tidak ingat dan tidak mau tahu—ayo masuk ke dalam, udara malam hari tidak bagus untukmu” ucapnya cuek saja menarik tubuh Sungmin dan berlalu di samping Heechul

“Tapi Pangeran!!!”, “Pangeran…” suara lemah Sungmin serta suara halus Heechul bercampur menjadi satu. Dan untuk pertama kalinya, Pangeran Kyuhyun mendelik menatap ingin tahu ke arah Heechul, “Kau siapa?”

“Aku Heechul—Cinderella yang seharusnya datang ke pesta dansa, bertemu denganmu dan akhirnya kita berdua bisa bersatu ketika kau menemukanku lewat sepatu kaca yang tertinggal di anak tangga dekat pintu istana” jelas Heechul panjang lebar

Pangeran Kyuhyun semakin tidak mengerti. Tatapannya menuntut penjelasan pada Sungmin bukan pada Heechul

“Ng…aku sudah pernah cerita bukan, kalau aku itu membantu Heechul untuk bisa menemuimu Pangeran, dia tersesat lewat lubang kelinci, tempat di mana kau menemukanku”

Penjelasan aneh Sungmin malah membuat Pangeran semakin kebingungan, “Arghhh apa sih maksud kalian berdua??!!” Ia mengacak rambutnya frustasi sambil memandang tajam ke arah Sungmin dan melirik kecil Heechul, “Jadi intinya kalian mau berbicara apa kepadaku??”

Heechul maju selangkah—mendahului Sungmin yang hendak membuka mulutnya, “Aku atau Sungmin yang Pangeran pilih sebagai pendamping hidup, bagaimana? Apakah ini lebih jelas??” tanya Heechul dengan raut muka serius

“MWO!!” Pangeran tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya, “Apa hakmu menanyakan itu padaku! Aku bisa saja menolak untuk menjawab bukan!” elak Pangeran membuang muka—sengaja menghindari tatapan Sungmin dari jauh

“Tidak bisa!” balas Heechul berani, “Kalau anda tidak bisa menjawab—yah lebih baik aku dan Sungmin pergi saja dari sini, keberadaan kami tidak di butuhkan bukan…” Ia mundur beberapa langkah, menggenggam tangan Sungmin erat, “Ayo kita pergi—aku berjanji akan mengembalikanmu ke dunia semula” bisik Heechul sepelan mungkin tapi tetap tertangkap oleh Pangeran Kyuhyun

Spontan Pangeran bergerak sesuai naluri hatinya….

“Tidak!! Kau tidak boleh membawanya pergi!! Dia tidak boleh kemana mana!” Pangeran segera menepis tangan Heechul dari Sungmin lalu memeluknya dari belakang—memenjarakan Sungmin lebih ketat lagi, “Aku tidak akan mengijinkanmu pergi, mengerti” bisik Pangeran dengan nada gusar berbeda dari sebelumnya. Posesif, itulah yang di tangkap Sungmin

“Aku tidak pergi kemanapun….” Ucap Sungmin menyandarkan tubuhnya ke belakang—merasakan kelegaan luar biasa karena Pangeran jelas jelas telah memilihnya. Bukan Heechul

EH? Lalu bagaimana dengan Heechul!!!

 “Akhirnya kalian bersatu juga~ susah payah aku menunggu semalaman di sini dan….penantianku berbuah manis” kata Heechul mengelus kepala Sungmin tapi tidak bisa lama lama karena Pangeran menarik Sungmin semakin menjauh

“Apa maksudmu?” tanya Sungmin kebingungan, “Kau rela jika Pangeran yang seharusnya menikahimu malah memilihku??”

“Ck—siapa bilang aku mau menikahinya” decak Kyuhyun kesal, “Aku heran kalian membicarakan sesuatu yang aneh—Kelinci, sepertinya kau harus meminum obat sehabis kita kembali ke kamar nanti. Kau pasti sakit!” tebaknya asal

Kepala Sungmin mendongak ke atas—memasang tampang datar untuk sang Pangeran, “Kau diam saja dulu, aku mau berbicara pada sahabatku, hei kau tahu tidak Heechul, aku sudah membalaskan dendammu!! Wajah mereka memang belum kucakar—tapi nanti….lihat saja!!” kedua mata Sungmin berbinar binar terang membuat Pangeran Kyuhyun mencium kilat pipi kanan Sungmin sementara Heechul menahan tawanya yang hampir pecah

“Hahaha terima kasih Sungmin! Tapi aku tidak peduli lagi dengan mereka, lagipula aku tidak akan hidup di sini lagi” Heechul mengangkat bahunya—ringan

“Maksudmu…”

Heechul tersenyum manis, ia berpaling ke belakang—tepatnya ke arah semak belukar yang memenuhi jarak antara depan istana dan hutan belantara, “Hankyung…” bisiknya memanggil seseorang

“Ya” jawab seorang pemuda berwajah oriental, muncul di hadapan Kyuhyun dan Sungmin. Tubuhnya tegap dan terang di selimuti cahaya bulan. Langkah lebarnya langsung mendekati Heechul dan membawa Heechul ke dalam pelukannya—sama seperti Kyuhyun memeluk Sungmin

“Dia calon suamiku sekarang” jelas Heechul tersenyum malu malu

“APA??!!!” Sungmin memekik tidak percaya meski dengan perasaan bahagia, “Huaaa selamat!!!! Tapi…” sedetik kemudian Sungmin baru sadar, si Cinderella dapat darimana calon suami tegap seperti Hankyung—dia tersesat ke dunia siapa lagi memangnya

“Kau heran bagaimana kami bisa bertemu??” Heechul mengelus wajah tampan Hankyung sambil bertukar senyum penuh cinta, “Ah—nanti kau juga akan tahu, kita punya waktu banyak untuk saling bertukar cerita kok”

“Tapi bukankah kau bilang tidak mau tinggal di sini lagi?”

“Tidak memang, tapi….” Heechul mengedipkan sebelah matanya—bermaksud menggoda Kyuhyun dan Sungmin, “Aku dan Hankyung memutuskan tinggal sampai pernikahan kalian selesai di laksanakan” jelasnya

Sungmin mematung dalam pelukan Kyuhyun sementara sang Pangeran menggaruk kepalanya yang tidak gatal—tidak menyangka jika kedua orangtuanya terlanjur menentukan pernikahan mereka dengan seenaknya

“Itu…benar Pangeran?” desis Sungmin tidak berani memandangi wajah Kyuhyun di atasnya

“Kau kira apalagi!” Kyuhyun menyembunyikan kegugupannya lewat suara bentakan yang ia tujukan pada Sungmin, “Aku kan bilang ingin memeliharamu di istana—tapi kata Ayah dan Ibu tidak baik jika kita tinggal berdua dalam satu kamar tanpa ikatan sehingga….mereka….” Kyuhyun menggigit bibir bawahnya—tidak sanggup melanjutkan berbicara lagi

Mereka berdua sekarang salah tingkah—sibuk dengan pikiran masing masing

“Sudahlah….” Desah Pangeran Kyuhyun tidak enak berlama lama mendiamkan Kelincinya, “Waktu itu aku memang tidak meminta ijinmu, jadi bagaimana sekarang aku mengulang kata kataku” Kyuhyun menarik dagu Sungmin sehingga wajah sang kelinci terpampang jelas di hadapannya, “Kelinci….maukah kau kupelihara selamanya di dalam istana?” tanya Pangeran melamar Sungmin

“Tidak romantis” sela Hankyung dan Heechul bersamaan

Sungmin tertawa pelan, “Kalian diam saja, aku belum menjawabnya”

“Baiklah baiklah—lanjutkan saja” Heechul menutup bibirnya rapat rapat sementara Sungmin mendongak penuh senyum pada Kyuhyun—menampilkan senyum bahagianya karena Pangeran ternyata melihat Sungmin sebagai sesosok manusia, bukan seekor kelinci seperti yang dia kira

“Aku mau” jawab Sungmin tulus

Pangeran Kyuhyun tertawa gugup tanpa suara—hanya bibirnya saja terbuka lebar sambil terus memandangi wajah Sungmin, “Ibunda benar, aku memang mencintaimu, sangat…”

“Aku juga” balasan dari Sungmin langsung membuat Pangeran lupa diri. Ia segera berpaling ke arah Heechul dan Hankyung yang masih berdiri tidak jauh dari tempat mereka berdua

“Kalian, berbalik sekarang!” suruh Pangeran agak memaksa

Heechul dan Hankyung menatap heran kepadanya, “Untuk apa? Kalau kalian hanya mau berciuman, tidak apa apa kan kami intip” goda Heechul membuat pipi Sungmin kembali merah merona

“Aishh belum kucium saja pipimu sudah merah, Kelinci” gerutu Pangeran sekali lagi melemparkan tatapan penuh ancamannya pada Hankyung dan Heechul, seolah olah berkata, ‘Berbalik sekarang juga! Atau aku bisa berbuat macam macam’

Dan tampaknya namja berwajah oriental itu mengalah, “Sudahlah Heechul, turuti saja—dia masih malu malu” kata Hangeng memeluk pinggang Heechul kemudian membawanya berputar ke arah sebaliknya

Meninggalkan Pangeran Kyuhyun dan Sungmin di belakang mereka. Perlahan Pangeran Kyuhyun melepaskan pelukannya, menarik bahu Sungmin sehingga mereka berdiri saling berhadapan seraya berbisik, “Mendekatlah…”

Sungmin menurut. Ia hanya bisa berdiam diri menyaksikan wajah Pangeran Kyuhyun yang sedikit demi sedikit mendekat terus ke arahnya dan membuat Sungmin akhirnya memejamkan mata

“Aku mencintaimu….Kelinci..” ucap Kyuhyun sebelum menekan lembut bibirnya pada bibir Sungmin dan ikut menutup matanya. Membiarkan ciuman ini larut, membaur dengan perasaan bahagia.

“Aku—“ suara Sungmin teredam kembali—hanyut tertelan dalam ciuman mereka berdua

Pangeran Kyuhyun mengangkat wajahnya sejenak, tersenyum lebar sebelum mencium Sungmin kembali, “Aku tahu…” balasnya mengangkat tubuh Sungmin dari atas tanah dan membawa tubuh mereka berpelukan satu sama lain

Sama seperti akhir Cinderella, cerita ini pun…di tutup dengan kalimat klasik yang mungkin terdengar klise di kuping kalian….tapi ya, kalimat klise itu bukanlah sesuatu mustahil ketika kau berusaha mendapatkannya dalam hidup sehari harimu

Karena memang benar jika Pangeran Kyuhyun dan Kelinci Sungmin akhirnya hidup bahagia selamanya… Happily ever after…

THE END

47 responses to “≈Super Junior in Wonderland-{Alice in Cinderella’s World}≈

  1. woooohhhh gokil banget kak! daebak, gue bacanya ngakak sendirian abisnya sungmin koplak banget😀 aih ceritanya melenceng jauh, nggak kayak didongeng ya. lol kyuhyun sikapnya malu-malu gmana gitu, ini udah tamat? apa masih ada series untuk couple lain. ditunggu deh ya kak, fighting!

  2. woah gokil banget ceritanya kak, gue ngakak bacanya. sungmin gokil banget pas nyakar-nyakar luna, krystal dan victoria. ceritanya beda banget dari dongeng aslinya, daebak! kyuhyun-nya juga malu-malu gmana gitu bikin gemes. ini ada lanjutanya kan kak, bakal ada ceritanya tiap couple? ditungguuuuu, semangkaaaaaaaa😀

  3. Aaaararrrrgggghhhhh satu kata …
    GUE SUKAAAAAAAA !!

    *backsound : itu 2 kata idiot*
    Yaaahh whatever yang jelas gue suka bangetbangetbanget ƪ(♥ε♥)ʃ

    Such a cute fanfict :’)

  4. ah akhirnya sebas onnie membawa ff baru..ini lanjutan ff yg wkt itu yah,yg readers di suruh nebak siapa yg jd alice,cinderella,putri salju n bla bla bla ? Cerita ini jauh lebih seru dari cerita asli.a..si kyu pake malu2 setan segala (diciumkyu) siapa yg kuat menolak pesona bunnymin.,oen di tunggu yah kisah si cinderella gmn cara.a dia ketemu sama gege..XD kayak.a bkn sebas onnie deh kalo ga bwt cerita yg daebak n pasti.a semua karya2 onnie ga ada yg ga bs bwt aku suka..last word fighting semua readers sll menunggu karya2 terbaik onnie selanjutnya🙂

  5. ~gila seru bgt~ serasa baca buku dongeng! hwahhhh daebak bgt eon eon~ hihiihi umin yaallah imut bgt disitu wkwkkwkw😀, si kyu awalnya rada sombong tpi kesini sininya jadi ikutan unyu (??),
    ~ eon sebas lanjutin cerita behind the scene of love kyumin yg ke 2 ya, lanjutin yg ke 3 , pliss eon pliss hehe😄

  6. Uwoooooooooo mita u sukses bikin gw jerit2tan gak jelas di kamar pas baca ni FF

    Arghhhhh masa gw lama2 beneran jd Kyumin shipper sih.
    OMG!!! Tuhan tolong anak-Mu ini yang sudah teracuni dengan sukses oleh Sebastian Mamoru!!!

    FF-nya Daebakk bgt, seru trus panjang lagi…hahaha…jd puas bgt bacanya
    Next bikin yang panjang ky gini yah #plak

    Trus si heechul ky-nya gw tau nih nyasar kemana hehehe *Smirk kyu

    Btw tumben bikin karakter anak2 f(x) jd antagonis terutama si Luna…
    Tapi kok gw gak sebel sama mereka yah….malah kasian pas si Umin kejar2 mereka sama hancurin isi rumah xp

    Mit buat Nolu buruan suruh dokternya siapin kamar yah…
    Kasian tuh si kembar uda mau keluar *elus2 sungmin dipojokan
    Gw juga ga sabar liat kembar kyumin pasti aigooo~ bgt ky Umma-nya hwhwhwhw ^^

    All the best buat Super Junior in Wonderland ^O^9

  7. Aaaaaaaaaaaa gila q senyam senyum kayak org gila baca ini xD
    Kyu..aduh lucu bgt sih kamu *toel kyu* segitu cintanya sama umin :33
    keren daebak…lanjutin onn…tp q mau kyumin lagi wuahahaha *cipok kyumin* #eh

  8. 아차 ngakak gue bacanya xD
    gue selalu suka karakter umin di setiap ff lo sebas…
    Gue juga mau melihara kelinci umin *ditendang kyu*
    Lanjut sebas.. Gue menunggu karya karya lo yg lain..
    Hwaiting!!!!

  9. pasti sii cinderella aka heechul masuk k’dalam
    cerita mulan aka hangeng!!

    huwaa~~
    akhirnya sii pangeran waras lagi!!
    *nyari mati*

    seenaknya blng minnie kelenci *memang sih* hehe…
    DAEBAK!!

  10. GUE GILAAAA SUJU IN WONDERLAND!!!!! INI KISAH DAEBAK!! GUE SUKA DONGENG!!!! GUE SUKA KISAHNYA YANG DIADUK ADUK KAYAK GADO GADO!!!!! GUE SUKANYA SEMUANYA AAAAAAA *caps digigit choco* *gila*

  11. kocak bngtt..dah.. c heechul pake acara nyasar
    udah gitu kata ‘memelihara’ bikin ngakak
    wkwkwkwk

  12. uuuuueeeeeee
    daebak eonni
    sosiiiiiiiissssssssssssssss banget~~
    akhirnya, stelah sekian lama penantian q, eonni buat ff lagi^^
    eonni, crita eunhaenya kapn???
    di buat secepatnya ya eonni
    hehehehe

  13. GILAAAAA!!! GW SUKA, GW SUKA, GW SUKA BNGEEET
    Y AMPUN KOK NI CERITA BISA MELENCENG GINII
    GOKIIIIL BNGET EOOONNN!! G SABAR BUAT NEXT STORY
    #capslock keinjek piss ^^v

  14. waaahhh Eon…
    Daebakkk… keren bgt ceritana…
    mpe ngakak aku baca a..
    pada tau pemaenna ttg cerita Cinderella na gimana… keren pokok na Eon…
    DAEBAk…
    Kelinci ma Pangeran Bodoh..
    kirain sihh Heechul ma Simba ternyata ma Hangeng…
    kisah na HanChul gimana Eon?? ada kan kisah orang tu???

    hwaiting Eon.. buat ff baru ge n lanjutin NOLU na..
    kangen~~~~

  15. kakak!! i heart you #plak
    aku suka bgt bgt bgt ff yg ini >.< awalnya lucu, akhirnya romantis. UNIK! Keren kak, daebak sekali kak🙂 aku menunggu ff mu yg lain

  16. haaa…gila banget ..tp seru keren unik ceritanya….ditunggu kelanjutan cerita2 lainnya chingu…^^

  17. o.0 dongeng apa ini? ceritanya unik…(?)
    romatis juga..^^ seru lah pokoknya..

    seneng deh author sudah kombek lagi dari hiatusnya..
    *loncat2 bareng kyumin*>,<

  18. k sebaaasss gw suka ff nyaaa , heheheh❤❤❤
    asek di sini ada HanChul ..

    uh~ kyu liat min aja langsung jatuh cinta .. hha
    langsung di anggap Hak Milik lagi , hemm dasar

  19. Aigo..romantis banget!!
    Onn kau memang benar benar author favorit ku..
    alur nya bagus walau masih ada salah ketik tapi cerita nya bikin gereget.. ><
    Selalu kata hebat untuk mu!! semangat..
    Di tunggu lanjutan nya… ^^

  20. huaaaa..
    neechan keren!!!!
    no comment, pokok’a KEREN!!!!!
    gomen baru comment..
    heheheheh

  21. aigoooo..
    kyumin!!
    eonnie daebak, terus gimana itu ceritanya si cinderella heechul,, penasaran…

  22. buat author, aku ini mau bikin drama. temenku nyaranin buat bikin naskah dari ceritamu, aku baca kan ceritamu. jujur ini keren banget, aku mau minta ijin nih boleh gak ceritanya aku bikin naskah drama ku ? ntar aku cantumin website nya chingu deh di tiket buat dramanya. tolong bales ya chingu. ntar aky kasih teks nya, tapi maaf kalo rada beda atau rada aneh ya😛
    gmn chingu boleh ?
    tolong bales ya chingu🙂

    • BOLEH!!!!! SERIUS??? kalo boleh sekalian gw mau fancamnya wkwkwk atau vid nya gitu, gila ini bakal seru banget kalo di realisasikan ^^ dan thanks mau pake cerita gw buat naskah drama ^^ gomawo yo~ #deepbow

      • insyaAllah, msh januari klo gk februari sih.
        doain aja ya🙂
        makasih lho sebelumnya, keren bgt critanya😀

  23. huwaahhh anyeooong Eonnie….
    mian bru mncul(?)
    kkkkk… ngakaakk q bacax hahahaha
    cinderellax jd mnja gtu 5 umiinnn… wkakakakakakkk
    ngakaakkkkk q…….
    lnjuut Eonn n low dah da lnjutaanx q d ksh tw blehkah??

  24. waooowwwww,,,,gokil abis,,,walaupun ceritanya sedikit melenceng dr aslinya tapi tetep seruuuuuuuuu,,,,,,,KyuMin emang TOP bgt dah,,,,^^

  25. HAPPILY EVER AFTER….
    satu kalimat yang paling ku suka setiap baca ff…hehe
    annyeong eon,mian yah baru komen sekarang…soalnya ff eonni yg ini udh lama ku saved pages cuman baru bisa baca sekarang gara” ulangan…
    lucu,sumpah deh eon…
    si heenim jdi putri kok lebay amat yah…kebanyakan nnton sinetron nih pasti…
    ih,pangeran kasar amat ngomong nya…jadi pengen aku jitak *d jitak sparkyu duluan*
    haduh, si kelinci saya *nunjuk ming* serem juga euy kalo lagi ngamuk…

    good job eon…32 thumbs up deh buat eon…*di tambah thumbs anak” suju juga* d^.^b

  26. masih nggak habis pikir dengan eonni, eonni kreatif banget ngembangin cerita.. daebak eonni.

  27. hahaha..
    alice in cinderella land,
    sungmin di dunia cinderella.
    lucu2, minnie dibilang kelinci gara2 kluar dr lobang kelinci. kyuhyun pabo! gak mikir apa, masa kelinci segede itu. ckckck..
    yah, udh end ya? pdhl berharap ada kelanjutannya.

  28. wehh , keren nih ,
    Mianhe ya baru bisa baca.😦
    baru liat sih.
    =3=
    tapi ini keren banget crita nya ,
    kisah2 super junior in wonderland yg lain di tunggu ya eonnie.🙂

  29. Alurnya bagus,!
    Maaf baru koment+baca (_ _)!
    keren bgt.! ahahaha kyu manggil min kelinci😄
    kalo bsa min juga manggil kyu ‘setan’😄
    dan sekali lagi,. I GOT THE FEELING..!!!❤ Cup 1000x buat yang bkin FF
    *sebas:HOEEkk

  30. Keren Banget!!!
    Sebas eonnie DAEBAK!!
    ceritanya so sweet banget bikin senyum2 sendiri bacanya XDD
    Sungmin di cerita ni kesannya sangar banget #diinjek Sungmin
    tapi sifatnya yang polos terus pemalu emang udah ga bisa ketolong lagi😄
    Kyuhyun kenapa lama buat sadar sama perasaannya sendiri sih, kesannya Kyuhyun jadi polos. Kyuhyun polos!!!#ngakak guling-guling sambil nunjuk Kyuhyun #ditendang Kyuhyun
    Tapi mereka berdua emang cocok banget~aiishh Kyumin😄
    Super Junior in Wonderland ini masih ada lanjutannya ga?
    gimana nasib couple yang lain?
    Klo masih ada aku ga sabar nungguin lanjutannya
    Semangat Eonn lanjutkan!!
    #hug sebas eon

  31. Lagi bayangin sosoknya si sungmin..
    Tingginya.. Besarnya.. Rambut oranye nya..

    Wekwek.. Beneran dah nie cerita.. DAEBAK!!
    Agak aneh liat si pangeran cinderella dipasangin ama alice..
    Tapi tetep.. Sebast membuat itu mjd lebih menarik dibanding ama cinderella biasahh…

    Hahaha..

  32. kyaaaa~ suka gokil parah abis! dibuat seriesnya dong eonni! masih gantung😀 ciyeh kyu ciyeh~ langsung d klaim jd hak milik gtu😄 tpi sumpah ini jauh ama crta aslinya,wkwk gapaplah namanya juga sebas eonni author canggih😀

  33. huah xD suka banget sama ff kak sebas yang modelnya begini, comedy romance xD aduh, kyunya posesive banget, udah gitu mingnya ganas pula xD lope” dah sama ff ini kak :3

From my Wonderlander ♥

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s