≈No Other Like U-Forty Six-{I’m Comeback!}≈

 



“KOREA!!!! AKU KEMBALI!!!” teriak seorang yeoja tepat di depan bandara dengan suara keras—tidak peduli jika setiap orang yang lalu lalang melihatnya aneh. Apalagi penampilan yeoja itu seperti orang asing. Berkulit agak cokelat—terlalu banyak terpampang sinar matahari, rambut pirangnya terlihat kusam belum lagi dengan pakaian ala Afrika Selatan yang belum di ganti dari tadi.

Jelas bukan kalau tidak ada yang tahu siapa wanita ini sebenarnya?

“Yup” jawab yeoja itu seolah olah mendengar narasi langsung dari Sebastian *gw merinding disko*, “gw kembali….Sungmin…” desisnya kejam sambil menyeret sebuah koper besar ke salah satu taksi, “Kim Miiju kembali hahahahaha—aduh!” tak sengaja, kepala Miiju terantuk pintu ketika ingin masuk ke dalam taksi

*kena karma karena berani ngomongin Ibu hamil*

“Makanya hati hati neng” kata supir taksi menahan ketawanya

“Alah! Udah bapak jalan aja! Cepetan!” perintahnya cukup kasar untuk orang yang lebih tua, meskipun begitu Sang supir hanya mengangkat bahu lalu menghidupkan mesin mobil dan langsung mengantar Miiju ke tempat tujuannya

Sementara itu….

“HUATCHIM!!” Sungmin bersin dengan suara kencang. Ia hendak mau mengambil sapu tangan dari balik baju hamilnya ketika sebuah tangan sudah berada di wajah Sungmin untuk membersihkan lendir dari hidungnya, “Tuh kan Umma, Minnie kelelahan—aku tidak mau dia sakit. Kami pulang saja yah” pinta Kyuhyun yang sudah khawatir kalau Sungmin kena flu

Leeteuk dan Eunhyuk saling bertukar pandangan gemas sambil memutar kedua bola mata mereka, “Sungmin hanya bersin sekali, kau sudah wanti wanti—aishh, Kyuhyun! Apa salahnya dia menemani kami ngobrol, kau ini! masa sama Ummamu sendiri tidak percaya?” ejek Eunhyuk merasa sakit hati dengan sikap Kyuhyun yang terlalu overprotektif

Sungmin mengangguk setuju meski mendapatkan lirikan tajam dari Kyuhyun, “lagian kan tadi aku sudah menyuruhmu pulang Kyu—sana ajak Kibum main PS daripada menggangguku disini mengobrol dengan Umma, kau pasti bosan dari tadi” suruh Sungmin pelan

Kyuhyun menatap jengkel ketiga wanita di sini, “tidak akan! Kau saja yang tidak ingat ada beberapa kejadian berbahaya setiap aku tidak ada di dekatmu—jadi sorry saja Nona, kau akan selalu kuawasi!” kecamnya tanpa memperdulikan dengusan kesal dari Eunhyuk dan Teuki

“Kau—“

“Sudah sudah” lerai Teuki yang tidak mau memperpanjang masalah, “sudahlah, daripada meributkan hal itu—bagaimana dengan tawaran Umma?” Teuki mengangkat sebelah alisnya dengan antusias, “mau ikut senam hamil? Pasti berguna untuk membantumu melahirkan normal nanti Minnie, mengurangi rasa sakitnya”

“Aku…” Sungmin nampak ragu ragu. Ia sebenarnya sih mau saja kalau tidak harus mengikuti jadwal padat dari sekolah menimbang ujian nasional yang akan mereka lakukan. Sudah bagus, kepala sekolah akan memberikan tempat khusus buat Sungmin seorang diri agar tidak terlalu tertekan mengerjakan ujian nanti. Nah kalau di tambah senam hamil, kapan dia bisa istirahat?

“Maaf Umma—sepertinya tidak bisa” tolak Sungmin berat hati, “aku benar benar tidak sempat. Setiap pulang sekolah, kami akan ada pelajaran tambahan, belum lagi serangkain tes percobaan untuk ujian nasional…” keluhnya sambil memainkan ujung baju putihnya yang terjuntai hingga ke bawah lutut

“Hmm..kau benar juga…” meski merasa kecewa, toh Teuki tidak bisa memaksakan kehendaknya—ia juga takut kalau Sungmin terlalu lelah nantinya

Kyuhyun yang sedari tadi diam saja tiba tiba berceletuk, “Ng—soal pelajaran tambahan, akan aku bicarakan dengan sekolah. Mungkin aku bisa mengajarimu sendiri tanpa harus mengikuti pelajaran ekstra” usul Kyuhyun cermat

“TIDAK!!” Sungmin benar benar berteriak sekarang, “aku lebih baik di ajari Bu Tukinem sekalipun ketimbang harus mengalami penyiksaan setiap kali di ajari privat olehmu, tidak tidak! Aku menolaknya Kyu!”

“Eh Minnie, kau tidak ingat kenapa nilaimu bisa membaik selama ini?! itu kan karena di ajar olehku! Sudahlah, kau tinggal menurut saja” gumam Kyuhyun melayangkan tatapan tajamnya lagi ke arah Sungmin

“Tapi kamu itu galak!” balas Sungmin tidak mau kalah, “harusnya kau ingat Kyu! Aku sedang hamil, bagaimana ceritanya nanti kamu lepas kendali dan memukulku lagi dengan kamus? Atau penggaris!” tambah Sungmin karena tadi Kyuhyun mau protes mendengar kata kata ‘kamus’. Memang sih, Kyuhyun sudah berjanji tidak akan memukul Sungmin dengan kamus lagi, tetapi semester lalu, ia malah kembali memukul kepala Sungmin menggunakan penggaris—penggaris besi

Teuki dan Eunhyuk melihat mereka dengan gemas sambil sesekali menggelengkan kepala, “kalian tidak berubah ya…Hmmm….” Eunhyuk menyesap teh hangat pelan pelan, “Ah Ha!!” sejenak timbul ide cemerlang Eunhyuk yang tiada habisnya untuk memecahkan masalah Kyuhyun dan Sungmin, “Umma punya ide! Sudah kalian berdua berhenti bertengkar dulu!”

Spontan Kyuhyun cepat cepat merubah posisi duduknya lalu mendongak dengan bingung, “maksud Umma apa?” tanyanya mewakili suara Sungmin

Eunhyuk melebarkan ‘senyum mencurigakan’ miliknya, “Sepertinya kau punya bakat mengajari Minnie belajar makanya nilai Minnie sampai sekarang tidak mengkhawatirkan” pujian dari Ummanya sendiri sempat membuat Kyuhyun terbuai tanpa menyadari ada akal bulus apa lagi yang akan dia terima dari Ibunya sendiri, “Oh jelas itu Umma—aku kan memang jenius” balas Kyuhyun sombong

“Iya iya” kata Eunhyuk manggut manggut sependapat, “apalagi kau juga tampan” untuk kali ini, Teuki sampai harus menoleh ke samping—tempat di mana Eunhyuk duduk. Ada apa gerangan dengan Ibu satu ini sampai memuji anak lelakinya secara berlebihan begitu?

“hahaha—Umma bisa aja” Spontan Kyuhyun bergaya sejenak sambil mengelus elus dagunya. Melihat itu, Sungmin langsung menatapnya jengah

“Karena kamu jenius sekaligus tampan, berarti….” Sekarang senyum Eunhyuk berubah menjadi seringaian lebar, “kamu bisa dong ngajarin pelajaran sekolah dan juga latihan senam hamil di dalam rumah” jelasnya cepat cepat tanpa jeda

Kyuhyun yang masih terlena oleh pujian sang Ibu, segera saja berbicara tanpa mencerna masak masak point penting yang di ucapkan Eunhyuk tadi, “Tentu Umma, aku pasti bisa!” janjinya tegas

“Oh bagus” Eunhyuk masih mengulum senyumnya pelan di ikuti cekikan dari arah Teuki dan Sungmin yang baru menyadari maksud pembicaraan ini

“Pasti dong Umma” Kyuhyun membusungkan dadanya—merasa bangga, “aku pasti bisa mengajari Minnie pelajaran dan Senam hamil—“ sedetik, pikiran Kyuhyun terhubung sempurna. Di liriknya ketiga perempuan di hadapannya (kecuali Sungmin yang duduk di sebelah Kyuhyun) dengan tidak percaya, malu, sekaligus kesal, “SENAM HAMIL? AKU? Umma tidak salah? Aku mana tahu gerakan gerakannya!” tolak Kyuhyun mentah mentah

Meskipun Kyuhyun mulai menunjukkan gelagat marahnya, Eunhyuk masih saja menyesap teh dengan santai, “kamu kan jenius, tinggal baca buku kok sayang…terus ajarin Minnie, bantu dia! Masa ngga mau bantu istri sendiri? Kamu ngga tahu rasanya melahirkan sih! Eugh! Sakitnya minta ampun! Nah senam hamil berguna banget buat ngurangin rasa sakit” jelas Eunhyuk panjang lebar

“Betul itu Kyu” Teuki membantu Eunhyuk untuk membujuk Kyuhyun, “ayolah—lagipula bukannya kau tidak mau melepaskan pengawasan dari Minnie. Apa bedanya? Nanti kalau dia ikut kelas kau juga berada di sana kan? lebih baik di rumah saja”

“Hmm” desah Kyuhyun mulai merasa kalah. Diam diam di liriknya Sungmin tepat di sebelahnya dengan perut semakin membesar. Tanpa merasakannya pun, Kyuhyun tahu betapa susahnya mengeluarkan bayi dalam proses normal. Bayangan tubuh Sungmin yang tergeletak sambil berteriak kesakitan sewaktu melahirkan nanti, sontak membuat penolakan Kyuhyun runtuh seketika. Dengan enggan, ia menoleh—menatap kedua Ibunya miris sebelum berkata, “baiklah…aku mau” ucap Kyuhyun pasrah setengah mati

“Yesss!!!!” teriak Sungmin, Eunhyuk dan Teuki bersamaan

“Eh?” Kyuhyun mendelik jengkel ke arah istrinya, “kenapa kamu ikutan seneng? Ah jadi kamu juga mau ngerjain aku ya!” tuduhnya masih agak agak ga rela jadi mentor senam buat Sungmin—senam hamil lagi!

Secepat mungkin, Sungmin menggeleng tidak setuju, “soalnya aku tidak mau ikut senam di tempat Umma….” Suara Sungmin berubah rendah, “habis di sana yang mengajar laki laki sih Kyu—aku merasa risih”

“Ha?!” Kyuhyun terbelalak lebar lalu menghela nafas penuh kelegaan, “untung aja ngga jadi!”

“Tuh kan” celetuk Eunhyuk senang, “lebih enak di ajar sendiri sama suami—sayangnya Appamu dulu tidak sempat, dia sibuk bekerja” kenangnya dengan perasaan kecewa

“Appa Minnie pun begitu” sahut Teuki merasakan hal yang sama, “dia juga tidak mau repot” sambil tersenyum manis tatapannya beralih ke arah Kyuhyun dan Sungmin, “kau beruntung Minnie, Kyu sudah bersedia mau membantumu”

“Iya Umma….” Sungmin melayangkan kedua bola mata mungilnya ke arah Kyuhyun, “aku beruntung” bisiknya lembut

“Hmm…sayangnya aku yang ga beruntung” desis Kyuhyun setengah terpesona dengan pandangan polos Sungmin lalu spontan mengelus kedua pipi Sungmin perlahan lahan, “baiklah…kita coba segala yang kita bisa, mumpung aku udah ga kerja sampingan lagi”

Ya, semenjak kejadian di café terkenal sang pria cantik Lee Seung Gi alias Mbak Gi~ *manggilnya harus ala SNSD nyanyi lagi Gee!* *gw di timpuk pake parang sama Seung Gi berikut fans fansnya*, Kyuhyun, Hangeng dan Kibum belum kapok juga untuk mencari pekerjaan tambahan—maklum uang yang mereka butuhkan belum mencukupi. Sampai sampai mereka bertiga sampai rela rela kerja rodi 2 malam jadi pekerja kasar di seberang jalan yang akan membangun jembatan kota dengan bayaran tinggi tentunya

 Tapi….bagaimana dengan Lee Seung Gi?

Seung Gi hanya bisa meratapi nasib di balik jeruji besi—kalau kata orangtua dulu jangan pernah berani mencelakai orang, terutama kalau orang itu adalah wanita hamil yang memiliki suami segalak Kyuhyun dan teman temannya yang setengah gila bercampur jenius dalam satu waktu. Inilah jadinya, Seungi Gi sudah menghadapi bermacam sidang—pembelaan diri dan sebagainya. Namun memang author dan nasib tidak menginjinkannya bebas dari penjara.

“Huaaa…Mami!! Akyu ga bisa keluar nih!!!” pekik Seung Gi dari balik jeruji, teriakan cemprengnya amat sangat mengganggu sebagian narapidana yang menempati satu sel bersamanya. Kalau boleh jujur, para narapidana itu lebih ikhlas doain Seung Gi bebas secepatnya ketimbang ganggu mereka dengan tingkahnya yang lebay—belum lagi pas berteriak teriak ga jelas seperti sekarang

“Mami!!! Huaaaaa…..hiks….”

“Hee!!! Diam kek!!!” bentak salah satu petugas kepolisian yang sedang menjaga di dekat sel Seung Gi, “Kamu! ada yang ingin bertemu denganmu!” unjuknya sambil membukakan pintu untuk Seung Gi

Ratapan ‘pedih’ Seung Gi langsung terhenti, “Eh? Ada yang mau bertemu denganku?? Yippie!! Makasih Bo~” dengan centil, tangan lentik Mbak Gi hendak mencolek dagu pak polisi kalau saja tidak merasakan aura membunuh yang teramat jelas dari lelaki tegap itu. Mbak Gi memilih untuk diam tertunduk sebelum cekikan ga jelas menuju ruang tunggu

Di sana ada sesosok yeoja, menatap risih ke sekelilingnya. Namun wajah tegangnya berubah lega ketika melihat Mbak Gi perlahan mendekatinya, “Paman!!! Apa kabar!!” dengan hangat, di peluknya Seung Gi erat erat, “aku dengar dari Appa, Paman di tahan? Bagaimana bisa?” tanyanya khawatir

“Aigo! Kau tambah cantik saja dengan kulit cokelatmu!” puji Mbak Gi agak menyimpang dari pembicaraan mereka. Kedua kerabat keluarga itu duduk berhadapan kemudian melanjutkan perbincangan, “kamu yang kemana? Paman dengar kamu ke USA? Tapi kok ngga memberi kabar!”

Keponakan Mbak Gi itu menggeram dengan amarah yang teredam, “aku di kerjain Paman!! Ada sepasang saudara kembar gila yang sudah mengganti tiketku dan menerbangku ke AFRIKA SELATAN!!!” tangan kanannya terkepal kuat, “awas saja—aku akan membalas dendam kepada mereka…berdua…terutama kepada istri salah satu saudara itu—Lee Sungmin…”

Sekarang giliran Mbak Gi yang terkejut tak terkira mendengar keponakan kesayangannya itu telah menyebutkan nama yang terlarang baginya sendiri, “Ha? Sungmin?? Maksudmu bukan Sungmin yang suaminya Kyuhyun itu bukan? Miiju?”

Kim Miiju atau yang bisa kita kenal sebagai musuh terbesarnya KyuChul dan sudah masuk dalam blacklist mereka berdua ternyata adalah keponakan Mbak Gi.

Betapa sempitnya dunia ini

*ya iyalah maklum, yang ngarang nolu kan otaknya juga sempit T________T*

“Iya! Iya! dia itu Sungmin! Orang sok polos yang seenaknya saja membuat perjalananku ke USA berantakan! Paman mengenalnya?” tanya Miiju dengan semangat 45

“Gimana ngga bo~” dengus Mbak Gi bergantian kesal, “Dia dan teman temannya! Terutama si Kyuhyun tuh!! Suaminya yang galaknya setengah mampus telah membuat Paman masuk penjara” bibir Mbak Gi mengkerut dengan sok imut, “masa mereka menuduhku memasukkan bahan kimia berbahaya yang biasanya di pakai buat Perang Dunia ke 2 dalam menu café!!! Yang benar saja! Ini pasti kerjaannya si Hangeng!”

“Mereka…” lagi lagi Miiju menahan amarahnya yang menjadi berlipat ganda karena melihat penderitaan Paman kandungnya sendiri. Setelah beberapa menit Miiju berpaling menatap sayang ke arah Mbak Gi sebelum menggenggam kedua tangannya yang terborgol, “aku janji Paman—aku akan membalas dendam kepada keluarga Cho!! Mereka tidak bisa hidup tenang selama aku berada di Seoul” janji Miiju seolah olah telah mengikat diri dengan setan.

Mbak Gi membalas genggaman tangan Miiju, “makasih keponakanku yang paling cantik!! Tolong—balaskan dendam Paman ini!! biarkan mereka tahu rasa karena telah berani membuat keluarga besar kita marah” desis Mbak Gi bertampang amat kejam dengan seringaian lebar yang mencurigakan. Dalam keadaan seperti ini, kelaki-lakian Seung Gi baru terlihat jelas

“Tentu pamanku hahahahha” Miiju tertawa lebar senang karena sudah menyusun beberapa rencana kejam+sadis dan yang pasti akan menggunakan cara sekotor apapun agar tujuannya benar benar tercapai

“terima kasih sayangku, hahahahaha” timpal Seung Gi mengikuti irama tertawa Miiju yang kelewat keras

“Hahahahahahahaha” tawa mereka senada satu sama lain—sama sama fals!

“HEI! Diam!! Ini penjara!!” bentak salah satu opsir yang berhasil membungkam mulut mereka berdua meski Seung Gi dan Miiju tidak peduli. Sebelum pergi, Miiju berhasil menceritakan sebagian rencananya yang akan langsung ia jalani sepulang dari tempat ini

“Yang pasti Paman..” bisik Miiju takut di dengar oleh opsir lain—nanti bisa bisa dia ikut masuk penjara lagi, “aku akan membuat Sungmin keguguran akibat kesalahannya sendiri…bukankah itu rencana yang bagus, hehehe” desis Miiju tidak berperasaan

Sekelebat jiwa hitam Seung Gi muncul dan langsung membalas seringai lebar jahat dari wajah Miiju, “aku sangat setuju—kemarin sebelum kami bertengkar, aku sempat mendorong tubuh Sungmin hingga terjatuh—tetapi yang aku dengar dia tidak apa apa…jadi pastikan rencanamu berhasil kali ini…”

“Aku jamin” kata Miiju tegas lalu merunduk formal ke arah beberapa petugas ketika meninggalkan penjara tersebut

*****

“Ehem!”

“Hehehe”

“He! Berhenti tertawa kataku!! Kau ini—senang sekali menyiksa suami sendiri, aishh!!” Kyuhyun membentak Sungmin sambil meletakan satu tangan di pinggang sementara satu tangannya lagi membaca buku petunjuk senam hamil. Sebenarnya harus Kyuhyun akui gerakan gerakan dalam buku itu tidak terlampau sulit untuk di lakukan, apalagi tubuh Kyuhyun sudah terbiasa berolahraga, hanya saja dia agak malu untuk mempraktekannya—apalagi jika melakukan senam hamil di depan Sungmin!

“Jadi gimana Pak? Kapan kita mulai senamnya?” goda Sungmin yang sudah berganti pakaian senam sambil berdiri nyaman di depan Kyuhyun. Mereka akan melakukan senam di ruang TV setelah Kyuhyun menyingkirkan beberapa sofa dan meja untuk menggelar sebuah karpet karet khusus

Kyuhyun hanya bisa menggumam kesal. Daripada membalas perkataan Sungmin, ia lebih berfokus kepada catatan awal di mana mereka harus melakukan pemanasan. Setelah mengerti sepenuhnya, Kyuhyun menutup buku lalu menegakkan tubuh sambil berjalan mendekati Sungmin, “kita pemanasan dulu—angkat tangan kamu ke atas, dua duanya—iya begitu…” ucapnya seraya membetulkan letak kedua siku Sungmin agar melekuk sempurna dan merenggangkan kaki Sungmin yang sedikit kaku

“Ugh” Sungmin sedikit meringis saat melakukan gerakan itu. Pinggangnya terasa lebih sakit dan ada perasaan nyeri di bagian pergelangan kakinya.

“Tahan….1…2….” Kyuhyun mulai menghitung sampai sepuluh lalu di lanjutkan dengan gerakan gerakan pemanasan biasa sebelum melakukan senam hamil

“Sekarang kamu ikutin gerakan aku” perintah Kyuhyun sambil menghela nafas panjang dan melakukan gerakan pertama yaitu duduk tegak—bersila namun kedua telapak kaki saling menempel, “ingat—punggung kamu ngga boleh bungkuk—harus lurus! Ini untuk melancarkan peredaran darah” sambung Kyuhyun menunggu Sungmin yang masih berdiri dengan tampang murung

“Kyu…” bisik Sungmin bersuara kecil

Kyuhyun mendongak ke atas, “ya?”

“Aku tidak bisa melakukan gerakan itu….” Sungmin menggigit bibir bawahnya, “pasti nanti sakit….”

“Kau kan belum mencobanya, ayo..” Kyuhyun beranjak bangun, menuntun Sungmin duduk di bawah karpet sambil membantu perlahan lahan kedua kaki Sungmin agar bisa tertekuk, “lebih rileks Minnie, jangan tegang—tidak akan apa apa”

Bujukan Kyuhyun hampir tidak terdengar oleh Sungmin. Ia merasa untuk duduk dengan kedua kaki bersila saja sudah bagus—tetapi Kyuhyun malah berusaha menyuruhnya duduk tegap dan mempererat telapak kaki secara bersamaan. Jelas saja, perut besarnya sangat terhimpit dalam posisi demikian

“Sakit!!! Sakit Kyuhyun!” erang Sungmin mendorong tubuh suaminya sendiri lalu mundur—mendekati dinding untuk bersandar. Ia masih terengah engah saat Kyuhyun terlihat marah sambil mendekatinya, “Kau! kenapa malah mendorongku!”

“Sakit…” lirih Sungmin dengan tangan sedang mengelus perut besarnya, “rasanya sakit Kyu…hhh…kau saja tidak tahu—pinggangku seperti mau patah dan kedua kakiku bengkak—belum lagi….hhh…” ia mengambil nafas pelan pelan sambil terus menenangkan hentakan lembut dari dalam perutnya, “bayi kita menendang dari tadi!” keluh Sungmin tengah mengelap keringat dingin di wajahnya

“EH?” Mendengar itu Kyuhyun bangkit dari posisi jatuhnya dan langsung menghampiri Sungmin, “dia menendang?” suara Kyuhyun terdengar bahagia ketika meletakkan kedua tangannya di perut Sungmin lalu mendekatkan telinganya agar bisa mendengarkan lebih jelas, “iya…dia bergerak….” Sambung Kyuhyun terkesima sebelum berpaling ke arah Sungmin, “Kau tidak—aishh, masih terasa sakit?”

“Masih..” desis Sungmin pelan, “ternyata berat juga melakukan gerakan senam dalam usia kandungan 7 bulan….hmm…mungkin aku sudah terlalu terlambat untuk melakukannya, Kyu”

“Tidak—kata Umma, asal kau sering melakukan gerakan gerakan ringan, itu sudah membantu tubuhmu jauh lebih rileks Minnie. Mungkin besok saja kita ulangi lagi” kata Kyuhyun tidak tega melihat keringat dingin membasahi wajah Sungmin sedari tadi

“Tapi…” tatapan Sungmin berubah sendu—kedua tangannya bergerak seolah olah melindungi sang cabang bayi di perutnya, “apa senam berguna Kyu? Aku pasti tetap akan kesakitan saat melahirkan nanti, apalagi gerakan gerakan senam membuat perutku terasa terhimpit, sakit…..” wajah Sungmin sudah menekuk—menahan tangis, “sakit sekali…hiks….gimana nanti kalau aku keguguran Kyu….”

“Tidak! Tidak akan Minnie” kata Kyuhyun meyakinkan, “kau hanya terlalu khawatir, sudah lebih baik kau istirahat saja dulu, tidur siang di kamar—mau ya?” tawar Kyuhyun hendak mengangkat Sungmin ke dalam kamar namun terhalangi karena Sungmin malah memeluknya erat erat, “aku takut Kyu….hiks….entah kenapa aku gelisah….apa aku bisa melahirkan normal?….bagaimana kalau bayi kita kenapa kenapa gara gara ulahku…hiks…..belum lagi rasa sakitnya….hiks……” tangis Sungmin pecah dalam pelukan Kyuhyun sementara Kyuhyun hanya terus membiarkan Sungmin menumpahkan uneg unegnya sambil sesekali mencium pucuk kepala Sungmin supaya istrinya merasa lebih tenang

Keadaan Sungmin sekarang sesuai dengan perkiraan dokter Ahra ketika terakhir kali mereka berkunjung ke klinik tepat pada saat usia kandungan Sungmin memasuki bulan ke 7.

“Jaga dia….ketika seorang calon Ibu memasuki bulan bulan terakhir—mereka akan gampang sekali cemas untuk hal sepele sekalipun. Biasanya mereka mengkhawatirkan masalah proses melahirkan tentang rasa sakitnya, keadaan bayinya…dan lain lain, apalagi ini anak pertama Sungmin. Kau sebagai suami harus berusaha membuat kondisi emosi Sungmin selalu stabil, mengerti itu Kyu?”

 

“Ssst, udah—kamu ngga usah khawatir masalah rasa sakitnya” ucap Kyuhyun tegas sambil membalas pelukan Sungmin, “nanti kan ada Dokter Ahra, ada suster, ada aku, ada Umma dan ada—“

“Aku maunya kamu ada!” potong Sungmin tiba tiba, “pokoknya kamu harus ada waktu aku melahirkan nanti! Ngga mau tahu!” suara Sungmin yang kekanak kanakkan sontak membuat tawa Kyuhyun pecah, ia menepuk pipi istrinya sekilas sebelum memindahkan kedua tangannya untuk menggendong Sungmin ke dalam kamar, “Kau ini..udah mau jadi Ibu masih aja bersikap kayak anak kecil, iya aku janji—aku pasti nemenin kamu….”

CKELK

Dengan satu tendangan keras, Kyuhyun membuka pintu kamarnya, meletakkan Sungmin di atas kasur secara hati hati lalu berlutut di pinggiran tempat tidur, “sekarang kamu tidur” perintah Kyuhyun

“Lah kamu mau kemana? Mau pergi?” karena suara Sungmin berubah panik, Kyuhyun cepat cepat memberikan alasan, “ngga, aku harus bersihin rumah—nyuci piring dan pakaian mumpung ini hari minggu, tenang saja aku akan berada di rumah seharian”

“Hhmm, aku kira bakal di tinggal hehehe”

“Udah tidur aja—aku ke dapur dulu ya? Ah sebentar ada yang kelupaan” sahut Kyuhyun sambil bangkit berdiri dan mengambil beberapa bantal guling dari dalam lemari kemudian di letakkan di samping kiri dan kanan Sungmin, “buat jaga jaga aja—biar kamu ngga jatuh”

“terimakasih Kyu” ucap Sungmin senang. Ia tersenyum manis dengan kedua tangan memeluk salah satu bantal di sampingnya

“sama sama—udah tidur sana” Kyuhyun membalas senyum Sungmin ketika berjalan keluar kamar lalu menutup pintu kamar tanpa menimbulkan suara sedikitpun, “Huh—saatnya bekerja ala Ibu rumah tangga!” gumamnya beralih mengambil alat penyedot debu, menghidupkannya hingga menimbulkan suara berdesing kencang dan itu membuat Kyuhyun tidak dapat mendengarkan sebuah bunyi keras dari balik jendela kamar tidur….

_____________

“ ‘terima kasih Kyu~’ Cih!” desis Miiju setengah jijik setengah cemburu menonton kemesraan Kyuhyun dan Sungmin dari balik jendela besar kamar mereka berdua. Ia sudah mengendap endap masuk ke dalam pekarang rumah mungil Kyumin yang tidak tergembok lalu bersingut mendekati kamar tidur mereka bertepat di sebelah kanan. Di sana, Miiju sudah mengawasi dan memikirkan matang matang rencana jahatnya untuk mencelakai Sungmin. Ia tersenyum menang ketika Kyuhyun keluar dari kamar dan saat mendengar ada bunyi vakum cleaner di bunyikan.

“Sempurna—berarti aku bisa masuk ke dalam kamar tidur tanpa ketahuan oleh suami galaknya itu. Suara bising akan mengalihkan perhatian Kyuhyun, hahaha” Wajah Miiju nampak tersenyum jahat, “bahkan keadaan berpihak padaku—lihat saja Sungmin, kau akan menangisi bayimu ah salah cabang bayimu yang nanti tidak akan selamat…dan itu karena kamu sendiri”

Tanpa menyia nyiakan waktu, Miiju dengan mudah dapat membuka panel jendela, membukanya ke atas sehingga tubuhnya yang ramping dapat masuk ke dalam kamar. Setelah berhasil menginjakkan kaki di lantai, Miiju membuka sepatunya agar tidak meninggalkan jejak, bergegas menghampiri tubuh Sungmin yang tengah terlelap dengan beberapa bantal menjaga di sekeliling kasur. Hal itu sempat membuat Miiju merasa geli, “Kyuhyun bego! Emang bisa bantal melindungi istri lo dari rencana gw? He! Lihat aja ini”

Ia segera mengambil ancang ancang menggulung kedua lengan baju, menyeringai licik sebelum mendekati tubuh Sungmin di atas kasur. Miiju melemparkan bantal guling ke sembarangan, duduk tepat di samping kepala Sungmin yang mengarah ke samping kanan. Kedua tangannya terulur untuk mendorong tubuh Sungmin agar terjatuh dari tempat tidur, “ck ck berat juga badannya! Aishh—pokoknya harus berhasil!” gumam Miiju kembali mengumpulkan tenaga, “lo harus keguguran Minnie!” ejeknya pelan—takut kalau Sungmin terbangun, “dan gw harus bisa membuat ini seolah olah kesalahan lo sendiri!”

Dengan dendamnya semenjak dulu, Miiju kembali mendorong tubuh Sungmin hingga tepat berada di ujung pinggiran kasur sebelum…

BUKKK

“A….w….” suara pekikanny berhasil ia redam sambil menahan sakit di pipi sebelah kanannya akibat tendangan maut yang begitu kencang dari kaki Sungmin. Sebenarnya Miiju sudah ketakutan dan hendak kabur karena mengira Sungmin terbangun dari tidurnya—namun ketika melirik Sungmin menggeliat nyaman masih memejamkan kedua matanya, Miiju mendesah lega, “Aishh!! Jadi dia cuma ngigau—ah mungkin gw harus cepet cepet keburu suaminya atau lo yang bangun!!”

Untuk kali ini Miiju berusaha melakukannya sekilat mungkin. Bangkit dari posisi duduk dan hendak mendorong lagi kalau saja Sungmin tidak mengigau untuk kedua kali…

BAKK…BIKK…..BUKK

“Pergi!! Hiks…Pergi!!” igau Sungmin sambil terus memukul tubuh Miiju menggunakan kedua kakinya. Alhasil, lebam di wajah Miiju bertambah. Ia malah sibuk menghindar dari kekejaman dari alam bawah sadar Sungmin dan memutuskan untuk pergi keluar lewat jendela lagi keburu wajah cantiknya terusak penuh luka pukulan.

CKELK

“Huh—aman…” desah Miiju lega. Untuk kali ini, Miiju benar benar beruntung karena hanya berselang beberapa menit, bunyi vakum cleaner sudah tidak terdengar dan ada suara pintu kamar terbuka, “Minnie….eh? kok jatuh semua….” Kepala Kyuhyun geleng geleng melihat kamarnya yang berantakan akibat ulah Miiju tanpa Kyuhyun sadari, sambil memunguti satu persatu bantal dari lantai, “Minnie..kamu pasti ngigau” bisik Kyuhyun berbaring tepat di samping Sungmin lalu memeluknya dari belakang. Kedua mata Miiju terbelalak lebar melihat wajah Sungmin tersenyum dalam tidurnya kemudian kembali bergelung hangat di pelukan Kyuhyun, “Kok suaminya sendiri ngga di tendang??!!!” bisiknya tidak terima, “tadi gw—ngedeketin dikit, langsung—aishh, dasar cewek rese!!!”

Miiju mengacak acak rambutnya—merasa frustasi, “Ok mungkin kali ini lo beruntung Sungmin!! Tapi besok gw akan datang dan melanjutkan rencana kedua!!” ia menghentakkan kaki saat berjalan keluar dari pagar sambil terus mengumpat kasar tanpa memperdulikan pandangan sinis dari beberapa pejalan kaki yang tidak suka melihat tingkah aneh Miiju

*****

“gimana rencananya berhasil?” tanya Seung Gi setelah di hubungi Miiju dari telepon rumah

“Apanya yang berhasil paman?” balas Miiju ketus sambil mengompress lebam di wajahnya dengan batu es, “nih—mukaku malah di tendang habis habisan sama ibu hamil jejadian itu!!!”

“Ha? Kok bisa?” suara melengkik khas Seung Gi terdengar nyaring

“Udah! Aku males ceritainnya!!” balas Miiju setengah jengkel, “yang pasti aku udah nentuin rencana kedua untuk besok! Lihat saja, Paman kali ini Sungmin pasti akan keguguran hehehehe”

“Baiklah baiklah…Paman percaya, tetapi jangan sampai gagal lagi! huh, andai saja Paman bebas dari penjara—tentu paman akan membantumu menghancurkan Sungmin dan Kyuhyun!!

“tidak usah khawatir Paman, cukup aku saja…” kembali, seringaian jahat terkuar dari bibir mulus Miiju, “cukup aku saja yang akan membuat impian mereka berdua berantakan…hahahahahaha…aduh!” lagi lagi kepala Miiju terantuk pintu lemari ketika sedang mencari baju ganti.

*udah gw bilang pamali celakain Ibu hamil! Eh ga di dengerin!*

Ia memutuskan sambungan telepon, mengambil piyama dari dalam lemari lalu memutuskan untuk tidur—tidur lebih cepat, “hmm….Sungmin, Sungmin, kita lihat saja besok—siapa yang akan meringis kesakitan karena bayinya mati dalam kandungan hahahahha”

*Yeah, kita lihat aja nanti #SebasIkut2anJadiKejamKarenaSeseorangSudahMerusakNOLUGW!*

Dan sepertinya untuk kali ini, Keberuntungan masih berpihak pada Miiju. Ia lagi lagi berhasil memperhitungkan waktu pulang sekolah Kyuhyun dan Sungmin sehingga masih bisa menyiapkan sesuatu di dalam rumah mereka—sesuatu kejutan yang sangat tidak menyenangkan…..

_____

“Kamu kemarin kenapa Minnie?” tanya Kyuhyun ketika mereka turun dari Bus, “bantal yang aku taruh semuanya berserakan di lantai, menginggau?”

Kening Sungmin berkerut—berusaha mengingat kejadian kemarin siang, “aku….mimpi buruk Kyu, kemarin aku seperti di kejar kejar sama setan wanita Afrika! Dia membawa pedang panjang sambil terus menerus berbicara ingin menggugurkan kandunganku, mungkin aku bergerak gelisah makanya bantal jadi jatuh semua…” jelasnya bernada murung

“Sudahlah, itu kan hanya bunga tidur” gumam Kyuhyun menenangkan Sungmin, “bukan kejadian nyata, hei—nanti siang masih mau latihan senam hamil lagi tidak?” tawarnya bernada riang meski wajah Sungmin tambah murung mendengarnya, “tapi Kyu—“

“tenang saja, aku akan mengajarkanmu gerakan gerakan pemanasan biasa—tidak sesusah kemarin, pasti tidak terasa sakit, gimana?” bujukkan Kyuhyun membuahkan hasil, Sungmin mengulas senyum lebarnya menyetujui sambil mengeratkan pegangan tangannya dari lengan Kyuhyun, “tetapi kalau sakit lagi—kau harus tanggung jawab!”

“tenang saja Minnie, tidak akan apa apa”

Dengan satu tangan, Kyuhyun membukakan pagar rumah serta pintu depan untuk Sungmin, aku haus” gumam Sungmin langsung pergi ke dapur sementara Kyuhyun menghempaskan tas sekolah ke atas sofa, menghidupkan TV dan menonton dengan malas

“Kyu” panggil Sungmin dari dapur

“Hmm?”

“Kau membuatkan susu untukku?” tanyanya setengah berteriak

“Ha? Tidak, kita kan baru sampai dirumah bukannya susu tadi pagi kan udah habis kamu minum” jawab Kyuhyun masih mencari cari acara TV yang bagus di ruang tengah—tidak menyadari keganjalan dalam ucapan Sungmin

“Kalau begitu ini buatan siapa?” gumam Sungmin tanpa mengharapkan jawaban dari Kyuhyun. Ia mengamati segelas susu berwarna putih tersebut sambil mengangkat bahu tidak peduli, “ah sebaiknya kuminum saja—siapa tahu memang sisa tadi pagi”

“Ayo Minum! Minum Sungmin” bisik Miiju memberikan sugesti dari balik jendela dapur setelah berhasil menyamarkan diri dengan rerumputan liar di samping rumah Kyumin. Ia tersenyum menang ketika Sungmin sudah mengangkat gelasnya, membuka mulutnya lebar lebar lalu….

“Minnie” suara Kyuhyun terdengar dari dalam rumah. Samar samar Miiju bisa melihat Kyuhyun merebut paksa gelas dari tangan Sungmin, “kamu ngga boleh minum susu ini! pasti udah basi kalau bener sisa sarapan tadi” sambil terus berbicara, Kyuhyun membuka panel jendela dapur sehingga Miiju refleks merundukkan diri lebih dalam lagi agar tidak ketahuan mereka berdua, “nanti aku bikinin lagi—nah susu ini sebaiknya di buang aja”

BYURRRR

Guyuran air susu yang di lempar Kyuhyun tepat mengenai ‘tanaman’ di mana menjadi tempat Miiju bersembunyi. Alhasil, wajah Miiju yang masih membiru akibat pemukulan ‘tidak sengaja’ Sungmin kemarin sekarang bercampur aduk dengan rasa lengket dari susu hasil lemparan Kyuhyun

“KALIAN?!” geramnya tertahan di balik tanaman tanaman liar. Namun cepat cepat Miiju kembali merunduk ketika melirik wajah bingung Kyuhyun yang menatap tajam ke arahnya tanpa sengaja

“Kau kenapa Kyu?” tanya Sungmin mengibas ngibaskan tangannya di depan Kyuhyun, “kok bengong?”

“Ngg..a, tadi itu—aku melihat ada bayangan orang di sana” ujar Kyuhyun tidak begitu yakin, “tapi mungkin aku hanya salah lihat—ya sudah, lebih baik sekarang aku membuatkan susu untukmu” secara perlahan, Kyuhyun menutup jendela dapur, membiarkan Miiju bisa bernafas lega sebelum mengelap cairan manis yang membuat wajah dan tubuhnya lengket itu, “Ya ampun…awas tuh anak dua!!! Kenapa malah gw terus sih yang kena!!!!” geram Miiju nyaris menangisi dirinya sendiri karena sudah gagal di rencana kedua. Tetapi dia bukan Miiju kalau menyerah.

Setelah memastikan, Kyuhyun dan Sungmin tidak memperhatikannya, Miiju beranjak bangkit dari tempat persembunyiaannya lalu keluar dari rumah tersebut. Tanpa hasil apapun, “Gw ga akan nyerah!!! Ng!!! apa gw perlu pakai cara kasar sekalian!!! Ha?!!” umpat Miiju kasar, “Liat aja nanti Sungmin…liat aja…”

Sementara itu…

“Minnie, ini susunya…” kata Kyuhyun sedang membersihkan meja dapur dan memindahkan sampah sampah bungkusan susu Ibu hamil milik Sungmin yang sudah habis. Ia sedang mencuci piring ketika Sungmin selesai berganti baju dan menyusul Kyuhyun ke dapur, “mana?” tanyanya

“Itu ambil aja di meja, kamu nonton aja duluan—aku masih sibuk” balas Kyuhyun masih mencuci piring

“Ok..” kali ini Sungmin lebih penurut. Di ambilnya gelas dari atas meja untuk di bawa ke ruang TV—menonton telenovela kesukaannya sementara Kyuhyun tengah membilas semua piring, menaruh gelas gelas bersih ke atas lemari dapur dan mengelap bersih semua tempat namun tangannya terhenti ketika mendapati…

“Eh? Ini…” Kyuhyun mengambil sebuah tablet yang tidak sengaja terjatuh sewaktu Kyuhyun sibuk membersihkan pinggiran rak piring. Nafas teratur Kyuhyun berubah menderu, wajahnya menjadi panik ketika menyadari efek samping atas obat yang ia temukan, “Minnie!!! Minnie!!” teriaknya kencang sambil bergegas menghampiri Sungmin yang anteng duduk di depan TV

“kenapa Kyu?” tanya Sungmin bingung

Kyuhyun diam saja. Ia hanya memegang wajah Sungmin dengan kedua tangannya lalu berbalik meneliti perubahan tubuh Sungmin terutama ke arah perut besarnya, “kau ngga apa apa? Apa perutmu tidak terasa sakit?” tanya Kyuhyun bertubi tubi dengan suara cepat sekaligus panik

“Tidak” jawab Sungmin masih nampak bingung bercampur heran, “ada apa sih?”

“Sebentar” Kyuhyun berlutut di depan Sungmin, merengkuh perut istrinya lebih dekat sama seperti sebelumnya—samar sama terdengar ada bunyi detak jantung, “Oh terima kasih Tuhan, bayi kita tidak apa apa….dia masih hidup” desah Kyuhyun lemah sambil mengangkat tubuhnya ke atas, duduk di sebelah Sungmin yang masih menuntut penjelasan

“Kyuhyun ada apa sih!!!”

Mendengar teriakan tidak sabaran dari Sungmin, Kyuhyun mengangkat tangan—menyuruhnya diam lalu mengeluarkan sebuah tablet yang ia temukan di dapur barusan, “aku menemukan ini tadi selesai mencuci piring—aku tidak punya penyakit maag makanya aku kira kau yang meminum obat ini, padahal tidak boleh Minnie…..” sekarang Kyuhyun mengangkat wajahnya yang berubah serius, “berjanjilah padaku, kau tidak boleh meminum obat obatan apapun kecuali atas ijinku dan Dokter Ahra! Mengerti!”

“Ha? Obat maag?” Sungmin mengambil tablet itu dari tangan Kyuhyun, “aku juga tidak pernah punya penyakit maag, ini bukan milikku” sergah Sungmin meneliti nama obat tersebut, “memangnya apa yang terjadi kalau aku meminumnya?”

“Itu obat maag yang di jual atas resep dokter—jauh lebih berbahaya di banding obat obat maag lainnya. Kau bisa langsung keguguran kalau meminumnya satu tablet saja” jawab Kyuhyun bernada kaku

“EH?” Langsung saja, Sungmin cepat cepat melempar jauh jauh tablet itu dari tangannya seraya menatap ngeri, “tetapi benar Kyu! Aku tidak pernah meminum obat apapun semenjak hamil, Umma sudah melarangku”

“Aku tahu…aku tahu…Minnie…tapi….” Kyuhyun bertopang dagu berusaha memikirkan sesuatu—sesuatu yang entah kenapa mengusik pikirannya. Seperti ada yang ganjil di rumahnya. Tidak mungkinkan, ada tablet yang bisa masuk sendiri lalu kebetulan di temukan Kyuhyun di dapur saat ia dan Minnie sedang….

“Susu itu….jangan jangan…” secepat kilat, Kyuhyun keluar rumah, pergi ke pekarangan samping rumahnya—dekat dengan garasi. Namun baru sebentar ia sudah menyesal karena telah membuang isi susu itu—coba kalau tidak, Kyuhyun bisa tahu apakah tadi Sungmin hampir saja meminum susu yang di campurkan obat maag tersebut

“Arghh!!! Ulah siapa ini!!” keluhnya masih berada di luar rumah, “mungkin gw harus bicara sama Heenim”

Kyuhyun segera kembali ke rumah, mengambil handphone lalu memencet tombol angka 1 agak lama, “Heenim—bisa ngga besok selesai sekolah kamu kemari sama Kibum? Iya ada yang mau aku bicarakan…” Kyuhyun menunggu sejenak, mendengarkan jawaban dari Chulie kemudian mengangguk puas, “baiklah—sampai besok”

KLIK

“Ada masalah Kyu?” tanya Sungmin yang sekarang tidak fokus menonton dan malah memperhatikan kegelisahan Kyuhyun dari tadi, “tidak ada apa apa” kata Kyuhyun berbohong, “kenapa kamu ngga nonton lagi aja, itu telenovelanya udah main” bujuknya berusaha memalingkan wajah Sungmin ke arah televisi

“aku ngga peduli! Katakan Kyu—ada yang sengaja menaruh obat itu di rumah kita kan?” suara Sungmin mencicit ketakutan. Kedua tangannya meremas baju hamilnya dengan gugup sambil menatap Kyuhyun lama, “ada yang berusaha mencelakaiku” tebaknya tepat sasaran

“Tidak!” Kyuhyun langsung memeluk Sungmin erat erat, “itu hanya kebetulan Minnie, mungkin Heenim yang menaruhnya kemarin sewaktu mampir menjengukmu, sudahlah jangan di pikirkan—kau tidak boleh stress” bujuk Kyuhyun separuh berbohong

“habisnya…ini seperti mimpi burukku kemarin Kyu….. setan wanita afrika itu…dia ingin mencelakaiku…jangan jangan….ini pertanda…” balas Sungmin sambil membenamkan wajahnya yang ketakutan di balik bahu Kyuhyun

Tiba tiba pikiran Kyuhyun sekarang terbuka lebar. Ia melepaskan pelukan dari tubuh Sungmin agar bisa langsung menatap wajahnya, “Minnie tadi kamu bilang apa? Setan wanita afrika?” ulang Kyuhyun berusaha menyembunyikan keterkejutannya

Sungmin mengangguk pelan, “dia seram Kyu—wajahnya cokelat, berambut pirang kusam dan berpakaian aneh….entahlah, perawakannya membuatku yakin kalau dia berasal dari Afrika” jelasnya panjang lebar—seolah olah itu adalah kenyataan bukan sekedar mimpi

“Setan, wanita, afrika….” Ulang Kyuhyun berkali kali. Hanya butuh sekali waktu untuk Kyuhyun supaya menyimpulkan satu hal yang sudah sangat jelas

Kim Miiju telah kembali…dari Afrika Selatan.

Siapa lagi selain dia yang tega berbuat kejam kepada Sungmin—dia kan tidak punya musuh kecuali ‘teman satu SMPnya dulu’ yang dikirim oleh KyuChul ke Afrika sana

Dan sekarang Kyuhyun lengah—lengah karena tidak menyangka akan secepat ini Miiju bisa kembali ke Korea

“TIDAK!!!” sontak Kyuhyun langsung berdiri tegap, mematikan televisi cepat cepat, “Minnie kita harus beres beres” katanya datar seraya mengulurkan tangan untuk membantu Sungmin berdiri, “kita menginap di rumah Umma saja malam ini” jelasnya sambil mengambil tas besar yang biasa di pakai Kyuhyun untuk berpergian lalu memasukan beberapa baju mereka secara serampangan. Kelakuan aneh Kyuhyun jelas membuat Sungmin agak ketakutan—Kyuhyun tidak pernah sepanik ini sebelumnya, “Kyu—siapa orang itu, apakah dia benar hantu?” tanya Sungmin ikut khawatir

“Tidak—bukan Minnie!!” Kyuhyun berhenti sejenak—menarik nafas panjang ketika selesai mengambil barang seperlunya, “untuk kali ini—jangan bertanya apapun, ikuti saja perintahku—mengerti”

Sungmin mengangguk cepat. Ia diam saja, mengamati Kyuhyun yang bergegas mengunci seluruh jendela namun tetap menghidupkan semua lampu bahkan mengumpulkan bantal bantal di tengah tempat tidur mereka sebelum di tutupi dengan selimut tebal

“Ayo” Kyuhyun buru buru mengajak Sungmin keluar sambil menenteng tas besar layaknya orang pindahan lalu berbelok ke seberang jalan. Rumah kedua orangtua Kyuhyun memang hanya berjarak beberapa blok dari situ—tidak sampai 10 menit mereka berdua sudah sampai di depan pintu

TING TONG

Terdengar bunyi derap langkah dari dalam rumah, “Siapa—eh Minnie!!” pekik Chulie bersemangat membuka pagar dan pintu depan rumahnya, “tumben kalian kemari…..” mendadak suara Chulie lenyap ketika melihat wajah kelam Kyuhyun.

Tetapi cepat cepat ia merubah air mukanya saat kembali berpaling ke arah Sungmin, “Minnie, kita ke dalam yuk, diluar dingin…” ajaknya menggandeng lengan Sungmin yang kebingungan masuk ke rumah. Dan benar saja, Eunhyuk serta Donghae meski terkejut mendapati kunjungan mendadak dari Kyuhyun dan Sungmin namun dengan mudah mereka mengijinkan kedua pasangan itu menginap tanpa bertanya macam macam.

Setelah menghabiskan setengah jam membujuk Sungmin agar tidur duluan di kamar Kyuhyun yang dulu. Chulie menutup pintu rapat rapat setelah memastikan semua jendela terkunci dengan kuat—Kyuhyun sendiri yang mengecek ulang sesaat sebelum Sungmin terlelap

Ia memberi isyarat agar satu keluarga berkumpul di ruang tengah. Di sanalah Kyuhyun bercerita semuanya, “Mungkin Umma dan Appa belum pernah mendengar ini sebelumnya, tapi—aku dan Heenim” Kyuhyun bertukar pandangan cemas dengan Chulie, “pernah berbuat ‘sesuatu’ kepada salah satu teman SMP Minnie karena dia lah yang mengadu domba aku dengan Sungmin hingga kami berdua bertengkar hebat. Jadi aku…..dan Chulie” kata Kyuhyun tidak terima jika menanggung dosa ini sendirian, “membalas dendam dengan wanita itu” bisiknya bernada marah bercampur takut, “dan sekarang aku mengira ia sudah kembali untuk membalas dendam kepada Minnie”

Donghae menaikkan sebelah alisnya—ini bukan kali pertama, Kyuhyun dan Chulie saling melindungi satu sama lain tanpa peduli resiko yang akan mereka tanggung, “Jadi siapa nama wanita ini?”

“Miiju…” jawab Chulie menggeram pelan

“Dia datang membalas dendam kepada Minnie? Begitu?” ulang Donghae masih kebingungan sama seperti Eunhyuk yang berada di sebelahnya, “bagaimana caranya?”

“Dia—aku tidak tahu dan aku ngeri membayangkannya, tetapi sepertinya Miiju bisa masuk ke dalam rumah kami” bisik Kyuhyun serendah mungkin agar pembicaraan ini tidak di dengar oleh Sungmin, “awalnya aku meninggalkan Minnie di kamar sendirian dengan bantal terpajang rapi di samping kanan dan kirinya—tetapi beberapa jam aku kembali, bantal itu sudah berserakan di bawah lantai—“

“Bisa saja Minnie mengigau, Kyu” potong Eunhyuk

“Minnie jarang mengigau Umma…” elak Kyuhyun pelan, “aku juga awalnya mengira begitu—tetapi waktu Minnie bisa menggambarkan sosok Miiju sama persis sebagai setan wanita Afrika—“

  “Ha?” untuk kali ini, Chulie susah payah menahan ketawanya. Ia sudah bisa membayangkan betapa wajah Miiju sudah berbeda 780 derajat dari sebelumnya akibat tersengat sinar matahari sepanjang waktu di Simbabwe sana

“Afrika? Memangnya dia keturunan Afrika?” sekarang Donghae yang tidak begitu mengerti dengan ucapan Kyuhyun

“Yah Appa—maksudnya Kyu, kami pernah membalas dendam dengan menukar tiket Miiju yang seharusnya pergi berlibur ke USA dengan tiket penerbangan ke Simbabwe—Afrika Selatan” jelas Chulie ringan tanpa dosa

Sontak saja, Donghae dan Eunhyuk menahan nafas dan amarah mendengar ucapan lugas anak anak mereka, “KALIAN!!! Pantas saja, kalau si Miiju itu balas dendam!! Mengerjainya juga ada batas Chulie!!!Kyuhyun!!! Tidak berlebihan begitu!!” hardik Donghae menatap tajam ke arah Chulie dan Kyuhyun yang sekarang baru merasa bersalah. Mereka merundukkan kepala sambil terdiam. Sudah parah sekali sikap Kyuhyun dan Chulie sampai sampai Ayah mereka yang tidak pernah marah bisa berteriak sehebat ini.

“Tapi—dia menjelek jelekkan Minnie” kata Kyuhyun membela saudara kembarnya, “dia membuat 3 tahun Minnie di SMP berakhir tragis—Appa tidak tahu saja setiap perkataan dan celaan yang di terima Minnie selama ini. Dia tertekan Appa….makanya aku dan Heenim membalaskan dendam. Tadinya aku juga mengira semua ini berlebihan, tetapi…” deru nafas Kyuhyun kembali memburu dan kedua matanya berubah gelap ketika mengingat kejadian tadi siang, “Miiju ingin menggugurkan anak kami….dia jauh lebih kejam..untuk kali ini, aku harus berbuat sesuatu..” desis Kyuhyun perlahan namun penuh penekanan

“Menggugurkan??” ucap Chulie, Donghae dan Eunhyuk bersamaan, “tetapi tadi Minnie baik baik saja kan?” bisik Eunhyuk ketakutan

“Hampir—tadi ada segelas susu yang sudah jelas bukan buatanku berada di dapur. Minnie yang kehausan  hampir saja meminumnya. Untung aku langsung membuang susu itu ke taman karena takut sudah basi.” Kyuhyun menutup wajahnya dengan kedua tangan, “dan Umma tahu—aku menemukan apa?” ia mengulurkan sebuah tablet yang masih di simpan dari saku celana, “obat maag—jenis obat keras, berefek samping keguguran bagi Ibu hamil. Pasti Miiju sudah mencairkan satu tablet ke dalam susu itu. Cukup satu butir saja dan Minnie akan—“ Kyuhyun tidak sanggup menyelesaikan perkataannya lagi. Ia hanya menatap nanar ke tiga anggota keluarganya yang lain

“Tidak..tidak…” gumam Chulie kehilangan kesabaran, “ayo kita habisi dia Kyuhyun!” teriak Chulie bangkit berdiri kalau saja Donghae tidak mengeluarkan suara tegasnya, “Chulie duduk! Jangan bertindak gegabah” suruh Donghae tidak mau di bantah

Chulie hanya mendengus kesal lalu terpaksa duduk di sebelah Kyuhyun, “tetapi kita harus melakukan sesuatu” gumamnya keras kepala karena kedua orangtua mereka malah bersikap tenang tenang saja

“dan tanpa kekerasan” sambung Donghae menatap tajam ke arah Chulie, “kau paling tahu hal itu Chulie” katanya lembut

“Tapi ini berbeda Appa! Aku kan dulu tidak salah apapun! Sementara Miiju sudah bertindak kriminal! Dia sudah sepantasnya masuk ke penjara” ujar Chulie sedikit memberontak

“Penjara?” tiba tiba Eunhyuk berceletuk keras—membuyarkan debat antara suaminya dan anak perempuannya tersebut, “Hmm—tidak buruk, gadis itu memang pantas di penjara” lanjutnya setengah melamun—tidak memperhatikan jika Kyuhyun, Donghae dan Chulie menatap ke arah Eunhyuk—ingin tahu

Senyum licik Kyuhyun yang di warisi langsung dari Eunhyuk mengembang lebar di bibir tipisnya, “Umma punya ide? Untuk memasukkannya ke dalam penjara?” celetuk Kyuhyun bisa membaca pikiran Eunhyuk

*ga anak, ga Ibu sama liciknya*

“yah…asal kalian mau melakukannya—tidak! tidak akan ada tindakan kekerasan sayangku” sambung Eunhyuk melihat lirikan tajam dari arah Donghae, “aku malah mau meminta bantuanmu untuk menghubungi teman lama kita” lanjut Eunhyuk menunggu reaksi dari suaminya tersebut

“teman lama?” tanya Donghae polos, “maksudmu siapa honey?”

“Jaebum—kalau tidak salah dia sekarang menjadi kepala polisi bukan?” kenang Eunhyuk berusaha mengingat ingat, “aku mau kamu menghubunginya besok untuk melakukan rencana kita” katanya bernada rahasia membuat Kyuhyun dan Chulie langsung mendesak Ibunya karena penasaran, “memang Umma punya rencana apa?” tanya mereka serempak

Kedua mata jernih Eunhyuk berkilat penuh dengan lihai, “operasi penjebakan—dan kali ini, kita akan langsung bisa memasukkan Miiju ke penjara dengan bukti bukti kuat”

“Tapi apa bisa Umma? Dia kan super jahat dan penuh akal bulus!” kata Kyuhyun masih kurang yakin

“Aishh—Kyuhyun! Kalau bukan gara gara rencana Ummamu ini, mungkin hingga sekarang kau tidak akan menikah dengan Minnie” celetuk Donghae membongkar aib istrinya sendiri. Terang saja, Eunhyuk langsung menginjak kaki Donghae hingga dia mengerang pelan, “Aw!”

Kyuhyun menatap Ayahnya—ingin tahu, “maksud Appa?”

“sudah tidak usah di bahas masa lalu!” potong Eunhyuk cepat cepat, “sekarang yang terpenting keselamatan Minnie—Umma butuh bantuanmu dan…” ia berpikir sejenak sambil menahan senyum simpul, “besok bicaralah baik baik dengan Kibum—mintalah bantuannya juga Chulie” suruh Eunhyuk mulai membagi tugas

“Siap Umma! Dia pasti mau!” jawab Chulie antusias

“Tugasku??” celetuk Kyuhyun menunjuk dirinya sendiri

“Tenang saja….” Eunhyuk mengibaskan sebelah tangan di depan Kyuhyun dengan ringan, “yang pasti Minnie harus kita amankan—berbahaya sekali jika kita juga melibatkannya..”

“Lalu?” Donghae merubah posisi duduknya sampai berpaling ke arah Eunhyuk lalu menautkan tangan mereka berdua satu sama lain, “apa rencanamu sayang?”

“rencanaku?” Eunhyuk memberi isyarat agar Donghae, Kyuhyun dan Chulie saling mendekat sebelum membisikkan sebuah rencana hebat lainnya yang berasal dari otak licik Eunhyuk

Rencana apakah itu?

____

“Ng…” Sungmin menggeliat dalam tidurnya ketika sepasang lengan kokoh menyelimuti pinggangnya dari belakang

“Ssst, tidak apa apa Minnie—ini aku, kau tidur saja lagi” Kyuhyun berbisik pelan di telinga Sungmin sambil mengelus kepalanya—berusaha membuat Sungmin kembali terlelap tetapi sayang—Sungmin yang tadi dipaksa tidur lebih cepat, mulai kehilangan rasa kantuknya.

Kedua matanya terbuka perlahan lahan sambil berbalik arah berhadapan dengan Kyuhyun. Ia tersenyum sekilas, “kenapa kau lama sekali?” tanya Sungmin setengah sadar

“Kami sedikit bernolstagia sebagai satu keluarga” ucap Kyuhyun asal asalan, “banyak hal yang kami bicarakan tadi”

Sungmin mencari cari sesuatu dari tatapan aneh Kyuhyun, “apa yang kau sembunyikan dariku?” tanyanya tajam, “ini pasti masalah tadi siang kan? memang ada orang yang sengaja—“

“Sudah berapa kali kubilang supaya kau tidak usah khawatir Minnie” sergah Kyuhyun mulai terlihat kesal, “lebih kau tidur lagi daripada kita berdebat terus” suruhnya sambil membelai kepala Sungmin agar dia kembali terlelap

“Tapi—“

Karena sikap Sungmin yang tetap keras kepala, Kyuhyun hanya bisa menarik nafas panjang—merasa serba salah, “ada masalah sedikit, tetapi bukan karena ada orang yang sengaja mencelakakanmu” ujarnya setengah berterus terang. Kalau Miiju dia kan bukan ‘orang’ tapi setan, jadi di sini Kyuhyun berpikir dia tidak berbohong kepada Sungmin, “makanya kamu jangan mikir macam macam!”

Sungmin mencari celah untuk melihat sesuatu yang di sembunyikan Kyuhyun—tetapi tidak berapa lama, ia menyerah. Kyuhyun terlalu pintar menutupi semuanya, “Iya iya…aku tahu—aku tidur lagi saja” desahnya pelan

“Nah gitu dong” Kyuhyun mengatur tangannya sedemikian rupa sehingga tetap bisa memeluk Sungmin tanpa menyakiti perutnya yang semakin lama semakin membesar. Ia menunggu sampai Sungmin benar benar tertidur pulas baru setelah itu, Kyuhyun menarik nafas panjang sedang memikirkan sesuatu, “moga moga saja besok rencana Umma berhasil” gumamnya sambil memejamkan mata dan ikut tertidur lelap sama seperti Sungmin

*****

“NGGA!!! AKU MENOLAK MENTAH MENTAH!!!” Teriakan Kibum membahana hingga ke seluruh kelas. Meskipun itu terjadi pada jam istirahat namun tetap saja ucapan Kibum membuat sebagian murid terlihat risih lalu menatap Kibum—ingin tahu ada apa yang terjadi sampai sampai lelaki kalem itu malah berteriak layaknya orang gila

“Ayolah Bummie~ ini kan demi menolong Minnie” bujuk Chulie bernada sehalus mungkin. Ia merangkul manja di lengan Kibum dan memasang tatapan imut yang tak terelakkan bagi Kibum—yah kali ini, perkataan Chulie berhasil meredam teriakan Kibum selanjutnya, “Tapi! Ngga begitu juga Chulie sayanggggg, kenapa harus aku!!!” geramnya tertahan

“Karena…” Chulie menggigit bibir bawahnya ketika melirik Kyuhyun yang tengah memasang earphone ke telinga Sungmin agar tidak mendengarkan pembicaraan rahasia mereka bertiga, “cuma kamu yang bisa, ayolah—mau kan?” rayu Chulie sekali lagi

“Tapi—“ posisi Kibum sekarang serba salah. Di satu sisi, ia sendiri tidak tega mendengarkan pengaduan Chulie dan Kyuhyun mengenai Miiju yang berusaha mencelakai Sungmin tadi pagi namun di sisi yang lain—tugas yang di minta sama saudara kembar ini terlalu ekstrim!! Lelaki sehat manapun tidak akan mau melakukan permintaan mustahil mereka!!!

Lagi lagi Kibum memperhatikan Kyuhyun yang menatap sendu ke arah Sungmin sementara Sungmin sendiri terlihat tidak tahu apa apa. Ia hanya menampakkan wajah bertanya tanya meski di jawab dengan gelengan lemah dari arah Kyuhyun. Mereka berdua berbincang bincang sejenak sambil menunjuk ke arah Kibum dan Chulie, tak lama kemudian, Kyuhyun beranjak dari tempat duduknya—meninggalkan Sungmin sendirian lalu berjalan mendekat, “Kibum..” nah sekarang Kyuhyun ikut ikutan membujuk sahabatnya sendiri

“Lo berdua gila! Ini pasti ketahuan tahu!” desis Kibum berusaha mengontrol emosinya, “lagipula kenapa harus gw?? Kan ada Hangeng, Siwon, Yesung yang bisa kalian mintai tolong!”

“Karena cuma kamu yang bisa—perawakan kamu tidak beda jauh dengan Sungmin, berambut pendek dan yang penting bisa bela diri” jelas Chulie untuk kesekian kali, “sementara Hangeng, Siwon dan Yesung tidak seperti itu”

“Chulie sayangg aku—“

“Gw bakal kasih PSP gw sama memori card beberapa permainan yang susah buat lo tamatin, gimana?” celetuk Kyuhyun tiba tiba

“EH?” Kibum yang tadinya hendak memprotes, terbelalak lebar sambil menatap Kyuhyun tidak percaya, “serius lo???”

Kyuhyun langsung mengangguk tegas, “beneran—pokoknya bantuin gw dan semua itu akan menjadi milik lo”

Kibum tidak bisa berkata kata lagi. Jujur, ia memang sempat tergiur oleh tawaran Kyuhyun—tetapi ini malah membuktikan betapa seriusnya masalah yang di hadapi mereka sampai sampai Kyuhyun rela menyerahkan harta kebanggaannya sendiri

“Please?” bisik Chulie semelas mungkin

“Huh—baiklah” kata Kibum setengah pasrah setengah ragu ragu

“Nah gitu dong!” balas KyuChul berbarengan. Mereka saling bertos-ria di atas penderitaan Kibum yang baru saja akan di mulai…

“Gw bener bener—arghhhh” Kibum mengacak acak rambutnya—frustasi, “gw pasti udah gila karena ngikut aja kemauannya si kembar, ck ck”

Di lain pihak

“Gw harus berhasil….gimanapun gw harus berhasil kali ini..” gumam Miiju sedari tadi mondar mandir tidak tentu arah di kamarnya sendiri, “Sungmin cuma beruntung saja dua hari kemarin—tetapi sekarang tidak! Apa perlu gw nunjukkin diri di depan dia? Pasti Sungmin bakal ketakutan setengah mati tuh, hmmm” ia menyeringai jahat—menikmati wajah orang yang sering ia bullying semasa SMP dulu. Lee Sungmin

“Tapi, kali ini gw harus ngapain ya?” Miiju terlihat makin bingung, “pake cara mudah—gagal, cara medis juga gagal…..aishh coba ngga ada suaminya yang over protektif, gw pasti mudah tuh mencelakai Sungmin!” Ia terus berpikir dan berpikir sambil memelintir rambut pirang kusamnya yang belum di urus semenjak kepulangannya ke Korea.

Sesekali timbul ide di dalam otak Miiju untuk menggunakan cara kasar—tetapi bayangan wajah kejam Kyuhyun dan Chulie terus menghantuinya, “Argh! Pusing amat—mendingan ke rumahnya dulu buat mantau keadaan baru setelah itu memikirkan tindakan selanjutnya deh Hmm, mungkin lebih baik begitu” Miiju mengangguk angguk kecil seraya mengambil sebuah tas selempang yang berisi benda benda berbahaya seperti, pisau, alat pemukul bisbol, gas air mata dan lain lain. Untuk jaga jaga, kalau rencana Miiju hancur berantakan dan malah ketahuan oleh Kyuchul—paling ngga dia punya senjata buat membela diri, “Hmm—gw ngga mungkin jatuh ke lubang yang sama….lihat saja Sungmin, siapa yang akan tertawa belakangan”

Setelah selesai bersiap siap, Miiju mengambil tasnya, menutup pintu kamar di iringi dengan senyum jahatnya yang khas, “It’s show time…” bisiknya melangkah ke luar rumah dengan rasa percaya diri yang tinggi

Dari pengalaman Miiju sebelum sebelumnya—saat mencuri masuk ke rumah Kyumin, ia harus sampai 15 menit sebelum Kyuhyun dan Sungmin pulang ke rumah lalu bersembunyi belakang rumput tinggi dekat garasi rumah. Di sana Miiju juga bisa sambil mengawasi kedatangan sang target utamanya, “Hmm—5 menit lagi…” desisnya dengan mata melirik ke arah jam tangan.

Miiju terus mengamati jalanan di depan rumah yang masih sepi hingga….

“Aha! Itu mereka!!!” bisik Miiju bersemangat, di lihatnya Kyuhyun menggandeng Sungmin yang berada di sampingnya—agak canggung. Sikap mereka yang terlalu aneh sempat membuat Miiju heran apalagi Sungmin terus saja menunduk di bawah tudung jaket besar yang bisa di tebak sebagai kepunyaan Kyuhyun sambil menggunakan masker di wajahnya, “Sungmin kok agak—“ kedua mata Miiju menyipit curiga. Entah kenapa ia merasa—tubuh Sungmin jauh lebih kurus dan lebih tinggi sekarang ini, tetapi kecurigaannya punah ketika melihat perut besar Sungmin yang masih sama buncitnya seperti kemarin, “ck ck—bukan saatnya buat berpikir aneh Miiju bodoh….ini saatnya buat balas dendam” kutuknya kesal kepada diri sendiri

Miiju terus mengamati setiap langkah mereka berdua sampai masuk ke dalam rumah—tidak berbicara satu sama lain. Tadinya kecurigaan Miiju mulai timbul kembali namun saat mendengar ucapan keras Kyuhyun, semua pikiran anehnya itu langsung menghilang

“Kamu!! jadi istri ngga pernah bener!! Di bilangin nurut dikit kek, ini malah kerjanya protes terus!!!” dalam cahaya lampu terang benderang, Miiju bisa menangkap sosok tubuh Kyuhyun yang berkacak pinggang di depan Sungmin

“Oh ternyata mereka sedang bertengkar” gumam Miiju merasa senang

Sungmin tidak menjawab apa apa. Ia hanya terus tertunduk dan terdiam

“Aishh—makanya jangan milih seorang Lee Sungmin jadi istri, kau pasti akan bosan Kyu” lanjutnya pelan masih bersikap merendahkan Sungmin

Di dalam rumah, Kyuhyun berjalan mondar mandir dengan gusar dan terus bersuara keras tanpa ampun, “Terserah kamu mau apa! Aku ngga peduli lagi!!! emangnya cewek cuma kamu doang? Aku bisa mencari yang lebih dari kamu!!” Kyuhyun menghentakkan kaki hingga terdengar bunyi dentuman hingga keluar rumah dan di dengar oleh Miiju, lalu berbalik—hendak meninggalkan Sungmin seorang diri.

Kali ini tubuh Sungmin bergerak—meski  tidak mengucapkan satu katapun, tangannya menahan lengan Kyuhyun sambil menggeleng lemah. Tetapi Kyuhyun malah langsung menepisnya dan tanpa sengaja sedikit mendorong tubuh Sungmin hingga mengenai dinding

BRUKK

“Euw” Miiju berceletuk kejam, “emang enak Sungmin hehehe” ia terus saja menonton drama Kyumin dari luar jendela sambil menunggu dengan sabar sampai Kyuhyun meninggalkan rumah.

“Aku pergi! Urus saja  calon anakmu sendiri!” setelah membentak Sungmin untuk kesekian kali, Kyuhyun membuka pintu depan kasar, melirik sekali ke belakang—arah di mana Sungmin masih berdiri termangu dengan kepala tertunduk sebelum Kyuhyun menggeleng lemah lalu menutup pintu depan sama kencangnya seperti tadi

BLAMMM

“hehehe—dia pergi” desis Miiju kegirangan—ia hanya perlu sedikit merunduk sampai sosok Kyuhyun benar benar meninggalkan rumah, kemudian keluar dari tempat persembunyiaannya, “kamu sendirian Minnie….” Ejeknya meniru panggilan sayang Kyuhyun, “kamu akan selalu sendirian….sekarang hanya ada aku dan kamu..” dengan lebih percaya diri, Miiju menggendong tasnya yang berat, membersihkan ranting ranting daun dari atas pundaknya lalu melangkah menuju pintu rumah Sungmin

Untuk kali ini, Miiju merasa tidak perlu mengetuk pintu—ia malah membanting pintu rumah Sungmin dengan tidak sopan

BRAKKK

“Yuhu! Lee Sungmin!!!” panggilnya sambil masuk lebih dalam dan membelok ke arah ruang dapur tempat Kyuhyun tadi meninggalkan Sungmin saat mereka bertengkar

“Miiju datang lagi!!!” teriak Miiju mendramatisir keadaan. Ia tersenyum lega ketika melihat sosok yang ia kenal baik sedang membelakanginya di depan wastafel dapur, “Sungmin…Sungmin…sudah di tinggal suami masih sok jadi istri yang rajin….ck ck ck” sindirnya mengira Sungmin menyibukkan diri di dapur

Mendengar ada suara perempuan dari arah belakang, Sungmin segera berbalik—ia sempat mundur beberapa langkah ketika melihat sosok Miiju mendekatinya, “Ka…mu..” bisik Sungmin takut takut dari balik masker tebalnya

“Hai?” ucap Miiju sok ramah, “apa kabar? Kangen ngga lihat aku?” ejeknya sambil terus berjalan ke arah Sungmin, “hmm—kandungan kamu kayaknya makin besar aja ya?” kedua mata musangnya menatap perut Sungmin dengan tajam. Dengan seringai lebar, Miiju menggulung kedua lengan bajunya hingga ke batas siku, “ka…kamu mau apa…” Sungmin terus berbisik rendah dan masih terdengar ketakutan—suara paraunya sebenarnya agak membuat Miiju terheran heran—emang sejak kapan suara Sungmin bisa berat gini? Kayak….ah, ga usah di pikirin, lebih baik cepat selesaikan tugasmu! Pikir Miiju dalam hati

“Kamu harus ngerasain apa yang aku rasain!!” bentak Miiju di depan wajah Sungmin, “di kirim sama suami dan saudara kembarnya ke Zimbabwe!! Kecurian, kelaperan, jadi bulan bulanan orang primitif di sana!! Ha? Sementara kamu enak enakkan di sini kayak ratu karena sedang hamil! Gitu! kemarin kemarin aku emang gagal—tetapi sekarang….liat aja kamu sendirian kan, Minnie…” sindirnya sambil menikmati wajah ketakutan Sungmin yang sedang menggigil hebat

“Ja….Jadi….kamu yang mencelakai aku selama ini?”

Miiju mendengus gemas, “kamu kira siapa lagi? ck ck ck, dasar lamban! Makanya punya otak jangan buat hiasan doang!!! Kalau aku ngga bisa membuatmu keguguran dengan cara halus seperti mendorongmu dari tempat tidur atau memasukkan obat berbahaya ke dalam segelas susu, mungkin aku harus melakukannya sendiri” ucapnya panjang lebar tanpa sadar jika ia baru saja mengakui segala perbuatannya, “dan sekarang….” Jarak mereka semakin dekat, Miiju sudah mengangkat kedua tangannya sambil terus meremas remas ke sepuluh jarinya hendak mengarah ke perut besar Sungmin, “kamu harus keguguran” desisnya kejam

Anehnya tubuh Sungmin berhenti bergetar. Ia malah berdiri tegap dan menatap angkuh Miiju dari sela sela masker wajahnya, “kata siapa kamu bisa mencelakakan aku?”

Sebuah suara—suara berat dan penuh nada menusuk terkuar dari mulut seseorang di depan Miiju. Seseorang yang menurut Miiju adalah…

“Kamu?!” sekarang Miiju malah terpaku di tempat dengan wajah terperangah hebat, “kamu…..bukan…..”

Orang yang di sangka ‘Sungmin’ oleh Miiju tertunduk sejenak sambil melepaskan masker dari wajahnya yang berhasil membuat Miiju langsung menahan nafas lalu spontan mundur ke belakang, “Kamu….Sungmin??? Kamu bukan dia!!!” tuduh Miiju panik—kenapa dari tadi dia tidak mengindahkan perasaan anehnya setiap kali Sungmin berbicara dengan suara parau dan tubuhnya yang terlihat lebih kurus—mana bisa orang turun berat badan dalam sehari! Apalagi jika dia sedang mengandung!

“Iya…gw emang bukan Sungmin” kata orang itu seraya melepaskan jaket besar Kyuhyun dan menghapus beberapa samaran tebal agar wajahnya terlihat lebih feminim, “kenapa Miiju? Terkejut? Orang kayak lo emang gila ya! Berani beraninya mau nyakitin Sungmin!! Dia lagi hamil!” kedua mata orang tersebut yang tajam langsung menatap Miiju lekat lekat, “mendingan sekarang lo nyerah deh, sebelum gw melakukan hal yang lebih jauh” katanya penuh ancaman

“Oh! Lo kira gw takut mentang mentang lo cowok!!” rasa tidak mau kalah Miiju terlihat jelas, dengan satu tangan ia membuka cepat cepat resleting tas di balik punggungnya dan mengambil sebuah tongkat bisbol—alat darurat yang ia persiapkan, “A..Ayo!! maju kalau berani!! Ha??!”

“Ck ck ck” lelaki itu menggeleng ringan, “sekarang gw tahu kenapa Kyuhyun nyuruh gw buat jadi Sungmin, elo emang berbahaya..” ia terus berkacak pinggang, menunggu Miiju seolah olah mereka sedang mengobrol bukannya mau bertengkar fisik. Miiju yang mengira lelaki itu lengah, langsung menyerangnya brutal

“HYAAAA”

Tetapi sayang, hanya dengan sebelah tangan—lelaki tersebut berhasil menghentikan serangan Miiju. Ia mencengkram kerah baju Miiju, menangkap punggung perempuan itu lalu membantingnya keras ke lantai dapur

BRUKKK

“AW!!! SAKIT!!!” erang Miiju nyaris menangis—mana dia tahu kalau lelaki ini hebat bela diri Taekwondo

“buat orang jahat kayak lo, gw ga perlu mandang lo cewek apa bukan kan?” lelaki itu menepuk tangannya angkuh sebelum mengangkat tangannya ke atas, “Misi selesai!” teriaknya sambil melambaikan tangan dan terus melirik sinis ketika kesadaran Miiju kembali mencuat mendengar perkataannya, “mi..si…?? elo…?”

Bunyi derap langkah berat menghiasi rumah mungil Kyumin. Dari arah belakang, ruang TV, sofa dan bahkan dari toilet sekalipun muncul beberapa orang berseragam resmi kepolisian yang mengacungkan senjata ke arah Miiju, “Kim Miiju anda di tahan karena laporan percobaan pembunuhan dan penganiayaan terhadap warga sipil” ucap salah satu petugas bersuara datar dan melemparkan pandangan menusuk pada Miiju

“Ta…tapi….saya ngga membunuh siapa siapa!!! dia—ah mereka, saya tahu si kembar bukan?? Mereka yang merencanakan semua ini!!! anda semua di tipu oleh mereka berdua!!!” teriak Miiju memberontak ketika kedua petugas membantunya berdiri lalu memborgol kedua tangannya secara kasar

“Elo mau menggugurkan anak gw sama Minnie kan…” celetuk sebuah suara dari arah pintu depan—Kyuhyun dan Chulie masuk bersamaan dengan wajah penuh aura membunuh saat mendapati Miiju yang masih saja merasa tidak bersalah, “meski dia belum lahir—seluruh tubuhnya udah terbentuk sempurna dan elo mau membunuhnya..!?!” jelas Kyuhyun sambil meremas tangannya yang terus terkepal—kalau saja tidak ada Chulie di sebelahnya, Kyuhyun yakin dia sendiri yang akan menghajar Miiju sampai babak belur

“Tapi—“

“Anda tidak bisa berkelit lagi” potong polisi bersuara berat tadi, “kami sudah merekam seluruh pengakuan anda, beserta tablet yang di dapat dari saudara Kyuhyun. Tinggal hakim saja yang memutuskan berapa tahun anda akan kami penjarakan”

Wajah Miiju terlihat hampa ketika mendengar penjelasan polisi tersebut, “di penjara???? TIDAK!!!!” Teriakannya terus terdengar bahkan sampai Polisi harus menyeret tubuh Miiju yang terus memberontak, “Pak! Saya ngga bersalah!!! Dia—Sungmin!! Dia yang harusnya musnah!!!”

Kyuhyun, Chulie dan lelaki misterius yang kita kenal sebagai Kibum menarik nafas lega. Setelah berterima kasih kepada Jaebum—teman kedua orangtua Kyuchul, mereka bertiga duduk di sofa untuk beristirahat sejenak, Kyuhyunlah yang terus menerus tersenyum senang bercampur lega karena Miiju sudah tidak mungkin akan mengganggu dia dan Sungmin lagi

“Makasih ya Kibum” ujar Kyuhyun benar benar berterima kasih sambil merangkul tangannya ke pundak Kibum yang belum berganti pakaian hamil milik Sungmin, “sama sama—untung ga ada yang ngenalin gw! Ini lagi!! aishh” ia mengeluarkan bantalan empuk dari balik bajunya, “gw sekarang tahu rasanya jadi Ibu hamil!! Ngga enak!”

“hehehe” Kyuhyun dan Chulie tertawa bersamaan—mereka sangat ingat perjuangan berat sampai sampai Kibum rela di dandani ala Sungmin oleh Eunhyuk—Umma mereka, dan sekali lagi, ini semua terjadi tanpa di ketahui oleh Sungmin.

“Tapi gw bener bener terima kasih banget!!” ulang Kyuhyun tulus. Ia merangkul tubuh Kibum dan memeluknya erat, “gw rela deh ngasih semua PSP, kaset dan apapun, ambil aja! Itu buat lo!”

“Serius?”

Kyuhyun mengangguk dari balik punggung Kibum

“Hehehe—makasih” balas Kibum senang. Namun senyum bahagia Kibum memudar ketika menyadari Kyuhyun tidak juga melepaskan pelukannya. Chulie bahkan bertukar pandangan aneh dengan kekasihnya itu, “Ng—gw tahu lo pasti berhutang budi sama gw, tapi lepas dong!” protes Kibum tidak segan segan mendorong tubuh Kyuhyun yang belum bergerak sama sekali

Kyuhyun terdiam, nafas halusnya menyapu tekuk Kibum hingga membuat sahabatnya itu merinding disko, komat kamit baca doa! Dan melayangkan isyarat SOS kepada Chulie karena Kyuhyun terus saja menghirup wangi Sungmin yang tertinggal pada baju yang di pakai Kibum, “Minnie…” gumamnya pelan

“YA!!! Kyu!! Dia itu my Bummie!!!” teriak Chulie tidak tahan lagi melihat tingkah Kyuhyun yang menyangka Kibum adalah Sungmin. Secara kasar, ia melepaskan pelukan erat Kyuhyun dari Kibum yang langsung bernafas lega dan bersembunyi di balik tubuh Chulie, “kembaran kamu gila!!! Chulie, tadi aja pas kita bersandiwara sedang bertengkar, dia marah marah tapi sambil ngelus ngelus pipi aku!!! Huaa!!!” ungkap Kibum agak ketakutan dengan tingkat kecintaan Kyuhyun terhadap Sungmin yang super akut

Kyuhyun yang masih setengah sadar setengah ngga, memasang wajah cemberut, “aku mau peluk Minnie..” belanya di depan Kibum dan Chulie

“Minnie di rumah Umma!!!” , “Sungmin di rumah Chulie!!” teriak Kibum dan Chulie serempak sambil menunjuk ke arah pintu depan

Segera Kyuhyun menghambur keluar dari rumahnya sendiri—berlari kencang dan meninggalkan Kibum dan Chulie yang sudah bisa bernafas lega dengan kepergian Kyuhyun

“Fuih—hampir aja aku di apa apain sama sahabat sendiri…ngga lagi lagi deh nyamar jadi Sungmin” keluh Kibum mengelap keringat dingin akibat perbuatan aneh Kyuhyun barusan

Chulie hanya bisa tertawa mendengarnya, “maaf—Kyuhyun emang suka lupa diri kalau inget Minnie, tapi beneran loh—thanks ya udah bantuin kita berdua” ucapnya sambil mengulas senyum manis

“Hadiahnya mana?” goda Kibum mendekat ke arah Chulie saat mereka sedang duduk di sofa

“Hmm..tutup mata kamu” kata Chulie sambil menahan senyum simpul

“ok” Kibum langsung menutup mata dengan kedua tangan menengadah ke arah Chulie—mengira Chulie akan memberikan sebuah hadiah kepadanya. Melihat itu, senyum gemas Chulie terkuar jelas, ia hanya menggelengkan kepala sebelum mendekat ke arah Kibum.

Chulie terus menatap wajah lugu Kibum lalu berhenti tepat di bibirnya. Ia sendiri perlahan memejamkan mata, mempersingkat jarak di antara mereka kemudian…

Kibum jelas terkejut dan langsung membuka mata lebar lebar ketika mendapatkan ‘hadiah dari Chulie’ namun Kibum hanya mendesah sejenak, menatap lembut wajah Chulie sambil secara perlahan membalas ciumannya

____

“Minnie!!!” teriak Kyuhyun dengan nafas terengah engah sehabis berlari kencang, “kamu di mana!!!”

“ngapain si Kyu teriak teriak” gumam Sungmin yang sedang berada di dapur membantu Ibu mertuanya menyiapkan makan siang, “aku di sini!!!” balas Sungmin dapat melihat jelas wajah panik Kyuhyun di depan ruang tamu

Mendengar itu, Kyuhyun kembali berlari kecil, menghampiri Sungmin lalu memeluknya erat erat, “Minnie…” ujarnya kekanak kanakan sambil mencium wangi tubuh Sungmin dari balik bajunya

Terang saja Sungmin merasa risih, karena Kyuhyun mulai mencium leher belakangnya—apalagi mereka berdua tidak sendirian, ada Umma Kyuhyun yaitu Eunhyuk yang sedang memasak sayur di kompor sebelah. Meski begitu nampaknya Eunhyuk biasa biasa saja melihat mereka berdua

“Ng—kamu kenapa sih!! kok jadi aneh gini?” tanya Sungmin berusaha melepaskan diri dari Kyuhyun yang langsung di balas dengan tatapan menusuk khas Kyuhyun. Kyuhyun tetap bersikeras memeluk Sungmin sambil lebih mempereratnya, “aku mau peluk kamu! ya peluk kamu! ngga boleh protes!” kata Kyuhyun kembali membenamkan wajahnya ke bahu Sungmin

Tanpa Sungmin ketahui, Kyuhyun dan Eunhyuk saling melemparkan seringaian lebar ketika Kyuhyun memberi jempolnya dari balik punggung Sungmin, ‘misi sukses’ bisik Kyuhyun menggerakan bibirnya

“Hmm” senyum licik Eunhyuk makin lebar. Ia mengangguk puas sambil melanjutkan memasak seolah olah tidak terjadi apa apa

“Oh ya—kita kembali ke rumah yuk, di sana sudah aman” kata Kyuhyun akhirnya melepas tangannya dari tubuh Sungmin

“udah ngga ada hantunya Kyu?” tanya Sungmin salah paham

“Ngga ada” kata Kyuhyun penuh penekanan, “dan ngga akan pernah ada lagi”

Tidak sampai beberapa jam—bahkan satu jam pun tidak. Kyuhyun akhirnya mengemasi barang barang mereka lalu pulang ke rumah mereka berdua meski Eunhyuk bersikeras memaksa Sungmin dan Kyuhyun untuk ikut makan siang dulu

“Ngga Umma—sekarang aku mau berdua saja dengan Minnie”

“Ck! Dasar…..bilang makasih kek” keluh Eunhyuk cemberut di tinggal sendirian di rumah. Ia cepat cepat merogoh telepon rumah untuk menelepon seseorang.

Tiit….

“Halo?”

“Hae!!!! Pulang cepet ke rumah!!” rengek Eunhyuk manja

“aku kan sedang kerja sayang….mana bisa seenaknya aku pulang di saat sibuk” jelas Donghae penuh kesabaran

“Ngga mau tahu!! Aku sendirian di rumah!!” Eunhyuk menghentakkan kaki berulang kali—kesal, “pokoknya kalau kamu ngga pulang, aku terima undangan makan siang dari Jaebum!!”

“HA?!” terdengar bunyi benda jatuh dari ujung sana—Eunhyuk yakin itu adalah Donghae yang terlonjak mendengar ancamannya barusan, “Kamu?! Ngga boleh!!!! Aku pulang sekarang! Dia emang udah bantuin kita masalah Minnie tapi—bukan berarti…. Awas aja, kalau sampai kamu pergi sama dia!!” bentak Donghae menutup sambungan telepon

Eunhyuk hanya terkikik senang karena berhasil mengerjai Donghae agar cepat pulang, “siapa yang ngajak? Jaebum juga udah punya istri kok hehehe”

Sementara itu….

 “Apa salahnya sih menemani Umma di rumah Kyu…kan dia pasti kesepian di rumah” dengus Sungmin kesal karena sikap Kyuhyun yang cuek terhadap Ummanya sendiri

“Ah nanti juga ada Appa” sesampainya di depan rumah, Kyuhyun membukakan pintu yang tidak di kunci, “lagian kok kamu kayaknya ngga suka kita berdua aja? Kenapa?”

“Ngga..” jawab Sungmin gugup—berusaha menutupi rasa malunya. Ia lebih memilih duduk di atas sofa sambil menunggu Kyuhyun mengambilkan minum dari dapur

“Ini untukmu dan ini untukku” Kyuhyun meletakkan satu gelas susu untuk Sungmin dan satu gelas jus untuk dirinya. Dengan sebelah tangan, Kyuhyun menarik tubuh Sungmin agar mendekat namun entah kenapa Sungmin malah menepis pelan tangan Kyuhyun hingga membuatnya sedikit kesal sambil menaikkan sebelah alis, “kamu kenapa lagi sih!!!”

“Kamu tuh yang kenapa?? Kok jadi..baik gini…..aneh tau ngga!” balas Sungmin mendelik curiga sama suaminya sendiri

“ck ck ck” Kyuhyun menggelengkan kepala, “suaminya baik salah—galak juga salah, mau kamu apa? Udah sini!” sekali lagi, ia memaksa Sungmin agar mendekat ke arahnya sambil di peluk dari samping, “Eh Minnie—kalau kamu ngga mau belajar senam hamil lagi, gimana kalau kita melakukan sesuatu yang lain?” tanya Kyuhyun mulai mencium rambut, turun ke telinga dan terakhir di tekuk Sungmin—sama seperti saat ia (hampir) mencium Kibum tadi

*Kibum : Huatchim!!!*

Dan reaksi Sungmin juga tidak beda jauh dengan Kibum. Tubuhnya pun bergetar gugup, di sertai detakan jantung yang tidak beraturan. Secara perlahan, Sungmin berusaha menjawab pertanyaan Kyuhyun yang terdengar rancu itu, “ngelakuin apa?” tanyanya mulai berpikir yang tidak tidak—jangan bilang Kyuhyun mau…..

“Hmm…” nafas halus Kyuhyun menyapu ke belakang telinga, membuat Sungmin hanya mematung dalam dekapan Kyuhyun—antara salah tingkah dan tidak tahu harus berbuat apa.

Setelah beberapa menit dalam keheningan. Kyuhyun akhirnya menarik diri dari tubuh Sungmin seraya berkata, “gimana kalau kita mulai belajar untuk ujian nasional? Aku janji deh ngga bakalan pukulin kamu lagi” sambung Kyuhyun bernada membujuk

“EH?” Sungmin melongo tidak percaya, “aku kira kamu minta—ah tidak apa apa, iya..kita belajar…” katanya mulai merasa malu karena sudah berpikir aneh aneh.

“emang kamu kira aku minta apa?” tanya Kyuhyun heran—namun ketika melihat wajah Sungmin merah merona, ia langsung tertawa terbahak bahak, “ah! Pasti kamu udah mikir kejauhan kan? hahahahaha”

“siapa suruh kamu dari tadi terus mencium leherku!!” bela Sungmin setengah berteriak, “aku kan jadi berpikir……” ia terdiam dan langsung membuang muka saat melihat Kyuhyun tersenyum mengejek ke arahnya, “itu kan hal biasa Minnie, atau jangan jangan…. Kau memang mau kusentuh?” bisiknya sambil menjulurkan lidah—terus menggoda Sungmin

“Ya! Kau!!” Sungmin melempar beberapa bantal sofa ke arah Kyuhyun yang sudah berdiri menjauh, “awas kau Cho Kyuhyun!!!” teriaknya beranjak bangkit agar bisa memukul Kyuhyun yang terus saja mengelak di saat yang tepat

Lalu mereka melalui hari ini dengan pertengkaran kecil yang biasa terjadi

TBC

Ceritanya makin geje, ngaco dan serba ga jelas ya? Mianhe kalau ngebosenin T_______________T maaaf ya…huaaaa……… tapi tapi boleh dong di komen dan di like ^^ thanks banget udah mau baca dan meninggalkan jejak ^^

Kalau jelek, kritik aja ok ok😉

Cheers, Sebastian Mamoru [orang tersarap di dunia]

63 responses to “≈No Other Like U-Forty Six-{I’m Comeback!}≈

  1. emang lo orang paling sarap yang pernah w tau… wkwkwk*weeeek :P*

    no other ike u ^^v, other like me… selamat atas berhasilnya memesukan minju ke penjara..

    bagian akhir emosi lo kayaknya ketauan dweh…. gara” masalah nolu ad yang ngacak itu… tapi ga jelek koq w puas lo bikin w gila…. O,Ov

  2. Aku sih dah ngwall komenku ttg part ini d fb mu onn tp aku sng bgt proteknya dah d buka, aku jd bca lg dh cz lbi nyaman d sni bcanya..tp ga bosen dh prasaan haha..

    Miiju ! Rasakan itu ! *evil laugh with kyu oppa*

    engga om nya, engga kponaknnya..hobby nyelakain ibu hmil mlu, karma kn tuh jdnya !

    Tp kesian mbum oppa trcinta jd plmpiasannya KyuChul…sabar ya oppa *nglus2 dada mbum oppa*

    puas dh onn ama part ni, ga sia2 aku sbar nunggunya hehe…tp btw, si miiju m mbak gi it ga bkal blik lg kn ?

    Jgn ya..jgn ! *pray with all nolu’s casts*

    keep typing onn ! I’ll patient waiting the next part of No Other Like U❤

    fighting ! :*

  3. mitaaaa… keren lanjutannya!!
    itu si miiji,beneran kejem yah!! ga paman ga ponakan ga author *lah koq author dibawa2??*

    gada kritikan koq..
    ttp ditunggu lanjutannya ^^

  4. waaw!!! author nolu emg author paling keren…
    ceritanya makin lama makin bagus. semangat terus buat ngelanjutinnya ya!
    aku suka banget sama semua serial nolu.
    keep fighting eon! aku bakalan sedih banget kalo nolu gak dilanjutin.

  5. ooohhhhh ternyata Miju ma mba Gi sodaaraan , pantes …

    wkwkwkwkk bener tuh eonn, jan macem macem ma ibu hamil, ntar Kualat ..

    hahahah ih c eonn da da aja dah , masa kyu sama kibum….. hah sudah tidak bisa di lanjutkan dengan kata kata ..

    gak ngebosenin kok, tetep bagus, tetep menghibur ..

    (kangen hanwookie😦 )

    ga sia sia selalu menanti NOLU
    gomawo eonnie ^^

  6. wah…cocok tuh Mbak Gi~ sodaraan ma miiju….
    hahahahahahaha

    akhirnya kualat juga tuh si miiju…

    Omo~ kyu…itu mah kibum , masak gak bisa bedain mana kibum mana sungmin sih??? ckckckckckckck*ikut merinding disko sama kibum

    sangat tidak membosankan…..
    sangat seru malah….

    ditunggu kelanjutannya,,,^^

  7. Thx onn udah Di buka ga sia2 setiap hari tengok webnya onn.^^..hehe bgs bgt onn..miju sadis bgt y masa minnie mau di buat keguguran..untung kyu tau kalau itu semua ulahnya miju,wkwkwk tp ngakak pas bc yg mijunya di pangil setan afrika ama minnie trus mau celakai minnie malah dia yg kena balik..btl onn ngerjai orang hamil pasti kena kualat..:D..di tunggu part selanjutnya y onn..^^

  8. waktu kemaren pertama baca judul di twitter sih Vio udah ngeh klo yang comeback tu pasti si setan wanita afrika *eonni kreatif bikin julukan wkwkwk~* Kim Miju
    tapi ga nyangka klo Miju ponakannya mba Gi~

    bener eonni dunia NOLU sempit, tapi bukan karena pemikiran authornya yang sempit, tu karena hanya seorang eonni Sebastian Mamoru pencipta NOLU dan bisa bikin ff sebagus ini
    ga pernah bosen baca NOLU dan selalu exited nunggu kelanjutan NOLU

    pokonya Sebastian Mamoru & NOLU is the best deh

    ga pa2 eonni, tumpahkan saja kekesalanmu
    yap, kita semua sebagai manusia pasti ada batas kesabaran dan bisa emosi juga
    kita bukan Tuhan atau Malaikat yang ga bisa marah ketika merasa tersakiti
    #Mianhe nih jadi sok tua dan nasehatin gini
    hanya berharap semoga kata2 Vio bisa sedikit membantu memulihkan semangat eonni

    keep writting eonni😉

    saranghae
    wo ai ni
    ashiteru
    love u😀

  9. kasiiiiaaaaannn kibum!!!! si kyu suami orang maen embatttt
    heechul nya marahhh deh..

  10. huaaa… bru bca udah mkirin mcem”..
    kira’in minnie bkalan ggur bneran..
    trnyata enggak ,, hehehe,, c:
    trbawa suasana nie nolu,,
    keyennn…😀 mkin rmntis ajah..
    lnjut truz unn.. fhithingg!
    Lv u.. :*

  11. jiahh elahh mbak gi omnya miju toh.. cocok tuu.. cocok bgt jd pasangan jahat! XDD

    kasian misinya miju gagal mulu.. wkwkwkwkkkk sukurin!! XDD

    makin keren ceritanyaaa.. sebas fighting!! ^o^9

  12. Andweeeeeee….. *teriak keceng, keliling pantai(?)*
    no other dah publish pek 2 part aku baru tahu *di getok sebas sarap pke panci gosong(?)*
    hahaha… komennya bertahap yo… kekeke~
    wokeh *menerawang jauh* menurutku, i’m comebcak punya dua arti. selain miiju, akhirnya sebasssss sarapppp kembali wkakakaka… #Plakkkk…

    Ah… seru bgt tiap scanenya, gak th kenapa meski miiju nyebelin aku jd mulai demen #Plakkk… T.T demen lht penderitaannya maksudku T.T belum kelar ngomong main gampar aja ee… T.T dasar sebas sarap!
    eh… sebassss… itu… mkn lama Sungmin kok makin mesum yo? kekeke~ gpp lanjutkan kemesumanmu nak wkakaka… #Plakkkk…
    Ayo-ayo sebas semangat bikin lanjutannya *Udah ada kale!* ya… kan niat baik mau ngasih semangat, gmn seh… (_ _’)

  13. miiju and mbak gee saudaraan…pantes nyebelin…
    kyuhyun slalu jadi suami andalan dia nyelesain masalah tanpa minnie tahu salut sama kyu…
    (-_-“)kibum…sabar yaa…demi psp dan keselamatan minnie harus rela nyamar..piii kan dapet kisseu dari chullie..hahahahahh
    miiju dan mbak gee selamat bersenang2 in jail.
    eunhyuk like mother like son…keren unnie..daebak

  14. *ngakakguling2*
    Like mother like daughter and son ckck
    Sukur tuh Kim Miiju!
    Bagus, mamooooooo ^^d
    Kereen!!!

  15. yups, seperti biasa NOLU emang paling kerennn. hahah
    nggak bisa ngmng apa apa lg pokonya KERENNNN kak…
    makin cinta sm nih fanfic😀

  16. aku kira yang namanya miiju bakalan mati di afrika selatan sana..
    Nggak kebayang wajahnya kayak apa’an tuh ,, pasti item banget..

    Keren eonn ,, lanjut terus. Dan buat epep yang menarik lainnya..

  17. Hahaha, NOLU is Back !!
    Sma kya jdulnya😀

    Gilaaa !! Rasain tuh si Mijuu .
    Ud item jelek idup pula *kickmijuu*
    Horee, dya msuk penjara . Pasti bakal ktmu ma pamannya si mba gi tu . Hahaha, banci abal2 ktmu ma setan afrika😄

    *HIDUP CHO FAMILY* mantapp !! 1 kluarga EVIL smua . Ga anak, ga ibu sma aja klakuannya .

    Next Part, selipin dkit keadaan mijuu di penjara yy sebas . Seneng gw liat dya menderita . Wkwkwkwkwk =D

  18. akhirnya NOLU COME BACK !! *jingkrak2 di kasur*
    Kyaaaa minju jahat! nyebelin!! *lempar bakikak ke minju*
    kesel ngeliat minju sumpah !! titisan setan mana sih si minju (?) jahat nya gitu banget ! minnie nya juga polos hahahahaha :DD

    eonnie SEBASTIAN MAMORU !! LANJUTKAN !! *ala pak sby*
    NICE FF !!! ♥ NICE FF ♥
    di tunggu ya lanjutannya eonnie !!
    HWAITING !! HWAITING !

    당신을 사랑합니다 Sebabstian eonnie ~♥

  19. jiaaaaaaaaaaaaaaa kakak gokil banget nolunya seperti biasa selalu keren!!! aduh dipikir kyu minta jatah eh tanuya ngajak belajar wkwkw. yaampun miju suurin deh tuh dia..

  20. waaaahh~~~ Miju koq kembali si Eonn…julukan yg bagus tu Eonn… setan wanita Afrika.. hahha
    manx Miju item bgt ya???
    weleh ternyata Mbak Gi tu Om na Miju toh…
    ampun deh Miju~~ ga bkalan bisa celakai Minnie… pa ma li tau celakain org hamil.. wkwkwkwk
    akibat na tu masuk penjara ma Mbak Gi..wkwkwk

    Gak kebayang Kyu nyamar jadi Minnie… wkwkwk

    Kyu jhat ya ma Eoma na masak ga mau temenin makan si.. kan ga enak makan sendirian…

    waahhh Donghae masi cemburu kalau Hyukie na mkn bareng ma Jaebum…

    NOLU Daebak la Eonn Sebas…
    lanjutanna ngan lama2 ya Eonn.. wkwkwk
    hwaiting tuk lanjutan NOLU na Eonni….

  21. uaaa,, akhirnya di lanjut,, sumpah seneng banget, pas buka blog kakak,, taunya ada lanjutan NOLU.. Betapa berbunga-bunganya hati ku ini..

    Huaaa.. Maammpooss kau Miiju, emang enakkk… Hahaha,, aku udah mulai curiga pas Kyuhyun bilang, Kibum punya perawakan mirip sungmin,, eeehh, taunya bener apa yang aku pikirin😀

    di lanjut yaa.. Aku pasti nunggu kok kapan pun itu😀

  22. Ga paman ga ponakan 22nx punx dendam kesumat ma kyuminn..ckckck dan berujung tragis beakhir dijeruji besi..*poor miju*
    Sebass epep emang debest..top top top dah pokoknxaaa…

  23. sukrin lo Miiju di tangekp..sukur !!!
    *di gorok😄
    aku suka banget part KyuMin disini,mungkin karena aku KyuMin shipper kali ya maka nya suka banget..
    ak suka !!! aku suka ff onnie !! aku suka NoLu..

    EunHae kompak banget ya..hihihihi
    hwaitting onnie !!

  24. telat deh aku bacanya -,-
    tapi kereeen sangaat. ga akan bosen deh kayaknya baca ini. jgn patah semangat ya kak buatnya :p

  25. huaaaa. . . . aku ketinggalan cerita NOLU😦
    tapi sekarang aku udah baca lagi kelanjutannya. .😀
    rasain lu miiju, main main sama si kembar, kan jadinya apes. wkwkwkwkwk. . .

  26. Akhirnya ketemu…
    Aku kangen sama nolu…
    Wahhhh…
    Ternyata aku ketinggalan banyak part…
    Ckckckkckc

    Untung aja minnie gak kenapa2….
    Pantes aja miiju jahat kayak seunggi..
    *btw sebas eonni… Aku gak rela seunggi jadi mbak2…
    Nangis darah… TT.TT
    Tpi gak papa deh.. Sekali2.. Kkkkkkk

    Awas aja tuh miiju..
    *miiju pengen aku cekek rasanya.. Gggrrrrrrrrr

    Minnie a…. Kkkkkkkkk
    Minnie lucu deh…
    Wkwkwkkwkwk
    Kyuhyun.. Ayo godain minnie lagi…
    Pasti lucu tuh.. Kkkkkkkk

    • MAAFFFFFFFF saya ga punya cast lain *digiling sama reader* dan gw tuh ga update tentang Kpop jadi yang kenal aja yang masuk ke sini jadi peran wkwwkwkw maaf banget ya ^^

  27. huuaaa… untung adja sii mini n anak na gga knpa2..!!
    huhh pengen ku ..bejek2 tu si nenek lampir+paman na ntu!!!
    mian eonni bru kment, q bru nemu blog eonni..
    q wtw ke eonni, tp gga d bls. T_T, trs kment q jga iya..
    knpa sii eonni, ada masalahkah??

  28. huuaaa… untung sii minnie n anaknya gpp..
    bner2 dah tu nenek lampir, plang dri afrika bkn na tobat, eh makin jadi dy..
    eonni, mianhae q bru cment n bca, bis na q bru nemu blog eonni siiy..
    eonni, knpa gnti fb?? trs knpa wtw gga d bls?? ada mslah kah???
    pkok na no other like u dah sebas eonni🙂

  29. terharu benget! aku kira nolu ga bakal lanjut.. gyaaa ternyata adaaa.makasih ya kak sebas yg baik banget mau lanjutin nih ff.. aku nggak kenal kakak. tp cukup jd pengagum rahasia jg gapapa🙂 hehe makasih banyak.. all the best buat kakak!!

  30. telat nih bacanyaaa😦
    tp kereeeen bgt onn >̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴͡
    suka bgt ada jaebumnya, aku kan istrinya jaebum? *ngaku2 kkk~
    PERFECT onn (Y)

  31. huaa da lama gak baca NOLU , mank ni ff tetep eksis aja . Hahahaha
    sebas onnie , sungmin mulai ketular yadong ya ?
    wkkwkw
    gak bsa ngebayangin deh miniie yadong

  32. Akhirnya, ketemu jgua sama NOLU. hehehe ketahuan jarang buka wp Kakak. ^^

    Paman dan keponakan sama jahatnya. Jadi couple cocok banget tuh.
    Ini juga Ibu sama anak sama-sama kompaknya. Menurun dari sang Ibu rupanya, Kyuhyun itu.

    Kyu bukan lagi maniak game, tapi maniak Sungmin, sampai-sampai Kibum aja dikira Sungmin karena ada bau istrinya itu di pakaian yang Kibum pakai. ckckck

    Selalu buat seneng deh, ni ff Kak. ^^

  33. wuuuaaaa…
    dasyat betul ceritanya, sma kyk sinetron yg biasa ibu Qw tonton #plakk

    yahh,, walau sii penjahat lbih cepet k’tangkep dri pda sinetron ibu Qw yg ampe episod 120an lbih gk k’tangkep2 penjahatnya bikin dongkol…
    klo yg ini bikin dag dig dug sendiri liat ulah miiju vs kyu DKK

    hahaha,, udah lah unn dri pda sya banyak cinsong d’sni #nyadar
    mending sya lanjot k’next chap..

    Hwaiting and Deabak Unn… ^_^

  34. kirain mau yadongan beneran.. =____=” *dasar otak yadong*

    yak..yak.. lanjut…!!! seneng banget miiju di penjara, wkakakaka~

  35. astagfirulloh masih ada orang sejahat miju,,tu orang apa orang jahat amet..
    sebas unnie jago deh bkin ff nya..

  36. kakak…ini kenapa kyuppa jadi gitu?berkali kali kibum jadi sasaran yadongnya kyu.hahahahah😄
    kocak abis!
    miju nemenin sang paman di penjara tuh,,hehehehe-chul,
    rasain,salah sendiri jahat.
    :b
    daebak.kakak!
    d^^b

  37. Untung aja Kyu cepet” bawa Minnie ke rumah EunHyuk-Umma,, jadi aman dari setan Afrika… Lega dah sekarang Setan Afrikanya di penjara..hahaha*evil dari abangKYU
    Kyu gitu aja deh,, kasian umma-nya sendiri…

    Ah makin seru nih… Bohong banget kalo ni ff jelek, bagus banget malah thor beda dr yg lain, ni kek yang nyata…
    *brb baca lagi

  38. bagian paman dan keponakan yang ketawa di penjara tuh .. ngakak beneran…
    bener2 gila tuh paman ma ponakan…
    mian baru komen T___T

  39. Hahh akhirnyaaa si miju di penjara jugaaaaaa kyaaaaaaaa… Untung ga pa pa sama dede bayi nya😀
    Ga nyangka juga mba gi ternyata 1 sodara sama setan afrika hahaha
    Aaa lanjut baca ~~~

  40. gyahahhaa sering” ad adegan nyiksa miiju gni ak bkl sng bgt eon!! hahaha syg m
    1 chap pdhl sng bgt liad mrk
    mndrita!! huahahaha *smirk
    ska am kluarga kyu!! hahaha licik abis!! keren!!

  41. pas liat jdulnya, dah nyangka pasti si miju yg comeback.. ngeri bgt deh tuh yeoja satu it..
    oh ya, ngomong2 kibum kasian deh jadi korban kenistaannya kyuhyun.. Dulu, pas nginep di skul kibum dicium abis2an ama kyu, karena sebelahan. Lah ini, gara2 kibum pake baju minnie, malah ngigo kibum itu sungmin.. ckckckckck
    -______-

  42. Udah lama vacum baca nolu. dan karena rada buru-buru jadinya baca’a gak rinci *pilihan katanya ah…*
    jujur beberapa waktu lalu emang sempet bosen, tapi lanjut baca soalnya pngn tahu.wkwkwkw.
    btw,,semangat lanjutinnya kak!!! kkkkk~

  43. perjuangan dah pokoknya buka chp ini~~ thnx eon Sebas dah mau benerin^^

    panteslah Miiju jd ponakan mb Gi…sejenis(?)soalnya hhhh
    tega bener dah tu orang mau celakain Minnie smp segitunya…rasain tuh 1kamar jeruji ama mb Gi!
    *lirik Kibum yg jd Minnie*ditendang Chullie!

  44. wah milju tlah kmbli n g nyangka jga ternyata dy keponakan bang gi.sma tuh org b’2,sarap.

    yeeeyyyyy milju masuk penjara,syukur deh,jdi g da yg bakal ganggu minnie,

    hehehe minnie mikir yg ga2 tuh,kyuppa sweet bt cie,
    lanjut deh

  45. miiju kenapa harus comeback?? nah noh tau rasa udah rencanai ke minnie yang engga engga sih, jadi akibatnya gitu tuh.
    ciyee yang di penjara.. nyusulin sih paman yang udah di penjara.
    ckckck kyu ngirain kibum itu minnie. segitu wanginya apa bau badan minnie? hahhaha
    si kyu bukannya bilang makasih malah pergi gitu aja.
    ahhaha kyumin kyumin ckckck kapan kalian bener bener akur? lanjut~

  46. Rasain tu si miiju.., spa suruh dia berurusan ama duo evil,, nah tanggung sndiri dech akibatnya🙂
    Hahaha.., untung aja disitu ada chullie, klo gk ada chuliie, gk tau dech gimana nasib kibum ditangan kyu.. Kekeke😀
    Dasar kyu, cuma gara2 liat kibum pake baju minnie aja sampe2 dikira minnie beneran.. kibum udh merinding aja liat kelakuan kyu..

  47. Kkkkk😄
    Nggak bisa bayangin miju kayak setan wanita afrika😄 pasti beda banget sama miju yang sebelumnya😄
    Aduuh kyu bisa”nya ngira kibum itu minnie ==’ ternyata kyu memang cinta mati sama umin😄

  48. uuuh! untuuung aja miijuu udah pergiiii udaahlaah kamu jauh2 ajaa sanaaa di isolasoli penjaraa pulau terpencill sanaa hush hussh!

From my Wonderlander ♥

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s