≈No Other Like U-Twenty One-{Drama}≈

“HHUEEEEEEEEEE” Sungmin menangis kencang sambil berlutut. Chulie yang sudah tidak kuat—berontak dalam pelukan Kibum dan berlari kedepan kelas menghampiri Sungmin, “Kau tidak apa apa?” Chulie merengkuh tubuh Sungmin lalu memeluknya—ia menengadah menatap Kyuhyun tajam, “Kau tidak harus separah ini melakukannya” gertak Chulie

Kyuhyun nyengir bersalah, “lagian kalo Minnie ngga digituin—dia ngga bisa serius sih” elak Kyuhyun. Ia berlutut mendekati Sungmin dalam pelukan Chulie, “Kau tidak apa apa?” tanya Kyuhyun takut takut—sepertinya tadi akting dia terlalu berlebihan

Sungmin merengut, “ ‘ngga apa apa’ gimana???? Kamu mau cerai sama aku kan hueeee” Sungmin membenamkan wajahnya ke tubuh Chulie

Kyuhyun menghela nafas—gregetan, “aku tadi terpaksa ngomong gitu, habis katanya kamu ngga bisa akting nangis—ya udah aku bantuin aja” Kyuhyun memasang tampang tak bersalah

Sungmin berhenti menangis—ia mendongak dan bertemu dengan tatapan Kyuhyun, “jadi tadi bagian dari drama?” tanyanya polos

Kyuhyun spontan menaikkan alisnya, “ku kira kau tadi mengerti?”

Chulie menatap jengah Kyuhyun, “kau seperti tidak tahu Minnie saja—dia kan polos, mana bisa bedain antara drama sama kenyataan”

Di bangku tengah Kibum melipat tangan di dada, “aduh padahal lagi seru serunya tuh” ia berdecak kesal karena Chulie menghentikan semuanya

Seisi kelas tadinya juga mau protes—melihat Kyuhyun marah seperti tadi seakan akan ini bukan drama melainkan benar benar nyata, namun mereka semua juga tidak tega karena sekarang Sungmin tidak bisa berhenti menangis

Sungmin berdiri dibantu oleh Chulie di sampingnya, “jadi itu cuma latihan akting nangis untukku?” kata Sungmin masih sangsi. Kyuhyun mengangguk pasti, “Iya Minnieeeee”

Sungmin masih berusaha mencerna semuanya, “Kamu ngga serius minta cerai?”

“Ngga lah”

“Kamu bilang ini bukan pernikahan yang kamu ingini kan?”

“ck ck ck harus berapa kali kubilang—itu cuma buat mancing kamu Minnie” Kyuhyun menjawab dengan gusar

Wajah Sungmin yang tadinya sedih menjadi marah, “Kau?! Kau sengaja menyakitiku hanya demi ini?!!” bentaknya

Kyuhyun menutup telinga mendengar teriakan Sungmin, “jangan salahkan aku” Kyuhyun menunjuk Siwon, “salahin ketua kelas—siapa suruh milih kita jadi pemeran utama Romeo and Juliet”

Siwon yang dari tadi anteng di depan—melambaikan tangan ke arah depan kelas, “gila bagus juga akting lo Kyuhyun” Siwon menoleh pada Sungmin, “tadinya gw agak ragu sama
Sungmin—tapi sekarang ngga lagi, drama kita bakal sukses nanti” pekiknya kegirangan—Siwon tidak melihat kalau Sungmin melayangkan tatapan aura membunuh ke arahnya

“Siwon” panggil Sungmin

“Ya?” tanyanya balik—masih belum nyadar, Sungmin udah keki setengah mati

“Awas kau ya!!!!!!” Minnie sudah siap siap ingin melayangkan tinju—tapi di cegah oleh Chulie, “biar aku saja” tandasnya

Siwon yang tadinya bersikap biasa aja ketakutan—Chulie kan parah kalo udah mukul orang, “er..tunggu dulu Chulie” Siwon mengangkat tangannya, “Apa?” tanya Chulie

“Gini—gimana kamu sama Kibum dapet peran menjadi orang tua Juliet?” Siwon bilang begitu untuk menyuap Chulie agar tidak jadi memukulnya

Chulie berubah pikiran—senyum mengembang dibibirnya yang cantik, “Kibum!!!” teriaknya

“Ya?” tanya Kibum bangkit dari tempat duduk—lalu berjalan mendekat, “apa sayang?”

“Kita ikutan main drama!!” pekiknya kegirangan

“Ha?”

___

Sebenarnya 3 minggu dari sekarang akan ada pekan raya kebudayaan di sekolah mereka setiap tahun. Setiap kelas harus bisa mempresentasikan sesuatu yang akan ditampilkan untuk dilihat oleh semua orang tua murid, bisa berupa pameran ekspedisi, karya ilmiah ataupun bisnis perdagangan.

Nah Siwon sebagai ketua kelas XI-3 memutuskan untuk menggelar drama karya pujangga lama yang terkenal seperti drama roman tragic Romeo and Juliet karya Shakepears.

Tadinya ada 3 pasangan menurut siswa sekelas yang memenuhi kriteria ini yaitu Kyuhyun dan Sungmin (tentunya), Chulie dan Kibum serta pasangan yang amat tidak disangka sangka Hangeng dan Wookie (yang akhirnya batal karena Wookie menolak mentah mentah)

Siwon menggunakan suara terbanyak dan sudah barang tentu pemenangnya Kyuhyun dan Sungmin. Seisi kelas berpikir kalau chemistry yang mereka bangun akan menentukan berhasil tidak drama ini nanti—dan apakah ada chemistry lebih kuat dibandingkan orang yang sudah menikah?

Masalahnya Sungmin tadi sudah menolak karena tidak bisa berakting sama sekali sedangkan Kyuhyun sendiri merasa tidak enak dengan Siwon karena sudah terpilih dan ikut membawa nama kelas—Kyuhyun memutuskan untuk ikut andil membantu Sungmin agar lebih mendalami karakter Juliet

Membuat dia menangis merupakan salah satu usaha Kyuhyun membantu Sungmin berakting

___

“Sudahlah, aku kan sudah minta maaf” bujuk Kyuhyun pada Sungmin yang sudah mulai bisa tenang

Sungmin memutar bola matanya, “lagi kau itu—“

“Tapi bagus loh Sungmin” Siwon ikut ikutan nimbrung, “jadi nanti gampang deh, kalau kamu mau akting nangis tinggal suruh Kyuhyun ngancem cerain kamu, ya kan?” ucapnya Antusias

Sungmin menatap Siwon geram, melihat itu Kyuhyun langsung mendorong tubuh Siwon, “Ng—sudah tidak usah memikirkan itu dulu” lerainya

“Nah berarti semua sudah ditentukan” Suara bass Siwon membahana diseluruh ruangan—meminta perhatian seluruh kelas

“Kyuhyun menjadi Romeo, Sungmin menjadi Juliet, Chulie dan Kibum menjadi orang tua Juliet, Wookie menjadi Rosaline dan Hangeng menjadi Paris”

“Tunggu dulu” Wookie berhenti membaca ketika namanya disebut, “Kenapa aku jadi Rosaline?” Wookie menaikkan sebelah alisnya.

Siwon adalah orang yang suka bersikap blak blakan—namun terkadang sifatnya ini bisa membuat orang lain sakit hati, “Mungkin kau bisa memahami karakter Rosaline, kan sama sama mantan tunangan” ucap Siwon lugas

“Kau?!” Wookie menggertakan gigi nya, disebelahnya Hangeng ikut berbicara, “terus kok aku dapet peran Paris? Bukannya Paris Hilton itu perempuan ya?” tanyanya

“Ha?” Siwon dan semua orang ternganga lebar mendengar ucapan Hangeng—bahkan Wookie berbalik menatap namja ini, “Kau tidak tahu kisah Romeo and Juliet?” tanya Siwon lebih lanjut

“Ngga—emang kisahnya lebih seru dibanding E.T?”

GUBRAKKKKKK

Wookie menepuk dahinya lemas, “Hangeng, Paris itu lelaki—tunangannya Juliet dalam kisah ini”

“Oh” Hangeng mengerti sekarang

“tunggu!” sergah Kyuhyun

“Ya?” jawab Siwon

Kyuhyun melihat Hangeng dan Sungmin bergantian, “mereka berdua” jarinya saling menunjuk, “jangan bilang mereka berdua ada adegan mesra?” Kyuhyun melotot ke Siwon—sang sutradara sekaligus penulis naskah

“Sebentar” Siwon memeriksa naskah Romeo and Juliet yang sudah dia rombak ulang supaya tidak terlalu membosankan, “Hmmm ada!” kata Siwon semangat

“ha? Apa?” desak Kyuhyun

“Juliet..Juliet…Juliet akan, yah paling standar ciuman lah sama Paris—kan tunangannya” jelas Siwon cuek—sekarang giliran Kyuhyun yang murka, “Tidak!!!” teriaknya

Sungmin, Chulir, Kibum, Hangeng bahkan Wookie yang masih sibuk baca buku terkejut bukan main, “kenapa Kyuhyun? Ada yang salah?” tanya Siwon ngga bisa baca situasi

Kyuhyun melotot ke arahnya, “tidak boleh ada adegan itu! Mengerti?”

“Tapi kalo ngga ada—ngga seru dong ceritanya” Siwon bersikeras

Siwon yang sudah watak Kyuhyun keras—akhirnya mengalah, “iya deh gw hilangin adegan itu” Kyuhyun menepuk dada lega mendengar perkataan Siwon

“Ya udah deh—kita mulia scene awalnya, Romeo dan tunangannya Rosaline bersiap siap melangsungkan pernikahan” perintah Siwon melambaikan tangan ke Wookie untuk maju ke depan kelas

“Tunggu!!!!” sekarang Sungmin yang ganti berteriak

Siwon berbalik badan, “apa lagi sih ini?” Ia kelihatan jengkel—dipotong terus dari tadi

“Aku tidak suka melihat Kyuhyun dengan Wookie” ucapnya takut takut—ia mencuri pandang ke arah Siwon dan Ryeowook yang sudah berada tak jauh darinya

Siwon menaikkan sebelah alis, “Arggghhhhh” teriaknya frustasi

“Tadi suaminya yang protes, sekarang istrinya yang protessssss” Siwon berteriak gerah, “jadinya mau gimanaaaaaa???”

Sungmin dan Kyuhyun hanya bisa nyengir sekilas, disamping mereka Chulie dan Kibum hanya menggelengkan kepala, “ampun deh cemburuan banget sih berdua—emang cocok” bisik Chulie, Kibum menangguk setuju

“AHA” Hangeng menjentikkan jari lalu maju ke depan kelas yang sedang ramai, “Aku tahu kita mau main drama apa?”

“Jangan bilang E.T” sindir Wookie

Hangeng mengibaskan tangannya, “bukan dong—mana cocok kalau pemeran utamanya mereka berdua”

Semua orang di depan kelas termasuk siswa siswi yang menjadi penonton menahan nafas—menunggu ucapan Hangeng, “gimana kalau Swan Lake?” imbuhnya

“Swan Lake?” kata mereka semua serempak

“hmmm tidak buruk” Siwon bertopang dagu

“Ah aku suka drama itu” pekik Chulie kegirangan

“Swan Lake, boleh lah” Kyuhyun sudah setuju—soalnya ia ingat betul kalau sang putri tidak punya tunangan dan tidak adegan mesra selain dengan pemeran utamanya—Pangeran yang mengubahnya kembali menjadi manusia

“Swan Lake? Aku jadi burung gitu?” tanya Sungmin kepada Kyuhyun, “bukan Minnieee kamu jadi Angsa” jelas Kyuhyun
“Oh”

“Oke” Siwon sudah mengambil keputusan, “kita ubah menjadi drama Swan Lake!!! Sekarang semua setuju? Tidak ada yang boleh protes lagi ya?” Ia mendelik ke arah Kyuhyun dan Sungmin, “Tidak kok” jawab Kyuhyun mewakili

“Oke—XI-3 ; Swan Lake” Siwon memukul papan tulis sebagai pengesahan keputusan ini

***

3 Minggu Kemudian

Festival Kebudayaan St Christie
2010


Suasana amat ramai sekarang. Semua kelas berusaha menarik pengunjung yang datang ke sekolah, selain orang tua yang wajib datang—orang umum juga boleh masuk dan menikmati festival ini dengan membayar tiket masuk

St Christie dari tahun ke tahun sukses menggelar festival kebudayaan. Selain karena setiap murid yang berpartisipasi mendapatkan nilai akademis, itu juga untuk mengasah mereka agar lebih kreatif di sekolah ini. Ditambah sesudah festival berakhir akan ada pemilihan event terbaik dipilih berdasarkan angket yang tersebar ke tangan pengunjung

Hadiah yang diberikan juga tidak tanggung tanggung, tahun kemarin kelas XII-2 memenangkan study tour ke London selama seminggu dan tahun ini hadiah yang diberikan adalah

“Apa? Jalan jalan ke Swiss?!!!!” pekik Chulie histeris

“Sssttt” Siwon menaruh telunjuk dibibirnya, Chulie menutup mulutnya dan melihat ke sekeliling, “yah aku sudah dapat bocoran—maklum ketua OSIS” katanya bangga

“Tapi—aku tidak mau yang lain tahu dulu, takutnya mereka berharap tinggi dan malah kecewa kalau kelas kita tidak menang” Siwon kali ini hanya memberi tahu kepada Chulie, Kibum, Sungmin, Kyuhyun, Wookie dan Hangeng—para pemeran utama dulu

“Tapi ke Swiss??? Baik banget yah Sekolah ngasih hadiah sebesar itu” Chulie masih senang ketika diberi tahu oleh Siwon

“Selama seminggu” lanjut Siwon

“Seminggu?” Wookie kali ini benar benar tertarik, “kan disana lagi musim gugur—pasti indah banget kota kotanya” mata Wookie menerawang ke atas, membayangkan dirinya berjalan melewati jalan kota dimana daun daun berguguran dengan indah

Hangeng ikut bersemangat, “setahuku disana ada penampakan Alien juga” sahutnya

“Yahhhh” mereka melihat Hangeng kesal—merusak bayangan mereka tentang Swiss

“Pokoknya” Siwon mengembalikan fokus pemainnya, “kita berusaha sebisa mungkin—jangan pikirkan soal hadiah saat kita bermain drama, tapi pikirkan bagaimana seharusnya drama ini berjalan” ternyata memang tidak salah jika Siwon menjadi ketua OSIS—dia memang berwibawa

“Oke” mereka mengangguk setuju

“Sepertinya kalian bersiap siap sebentar lagi layar akan terkuak” Siwon mengulurkan tangan ke depan, Chulie mengikutinya lalu secara bergiliran mereka menumpu tangan menjadi satu, “kelas XI-3, HWAITINGGGGG!!!” teriak semuanya

Setelah itu Siwon memanggil beberapa siswa agar membantunya menarik tirai dari belakang panggung

Dan drama di mulai

|.SWAN LAKE.|

Di adaptasi ulang oleh Choi Siwon

Siwon (narator) : Dahulu kala ada sebuah kerajaan yang sangat makmur—amat makmur. Hidup rakyatnya berlimpah ruah dan mereka semua berbahagia. Namun ada seorang penyihir yang iri dengan keberhasilan ini—ia iri sekali, Penyihir tersebut berusaha menguasai kerajaan itu

Jeng Jeng (musik)

Penyihir Hangeng : “Hai kalian semua!!!!!!” (berteriak ke depan panggung, ke arah penonton)

Siwon : (panik karena Hangeng salah nunjuk) Penyihir menunjuk ke arah sang putri!!

Penyihir Hangeng : “Eh iya salah” (Penonton tertawa) (Hangeng berbalik dan menunjuk ke arah Sungmin dan beberapa figuran) Kalian kan penghuni kerajaan ini???

Putri Sungmin : “benar aku sang putri, mau apa kamu? Baju mu hitam hitam seperti itu? (Sungmin menyeringitkan dahi) jangan jangan….kamu ini….

Penyihir Hangeng : “Eh! Bajuku hitam karena kostum dari sananya—aku sih maunya kostum warna putih biar mirip E.T gitu hehehe.. (Hangeng mulai melenceng dari dialog)

Siwon : (kelabakan, nyesel udah milih Hangeng) Penyihir mengancam sang putri dan dayang dayangnya (Siwon berimprovisasi)

Penyihir Hangeng : (bisa ngerasain Aura marah Siwon—mulai serius berdialog) He! Dasar putri sok manis!!! Lihat saja aku akan merebut kerajaanmu beserta isinya (Hangeng meraih tongkat dari balik jubah) Aku akan menyihirmu menjadi angsa!!!! Kau hanya bisa menjadi manusia jika bulan muncul dan kembali semula saat matahari bersinar! (Hangeng mengarahkan tongkat ke arah Sungmin)

Putri Sungmin : Kyaaaa….Tidakkkkk (ia menutup wajah) (layar tertutup dan Sungmin berganti kostum angsa dengan cepat)
Penyihir Hangeng : Rasakan itu sang putri!!!!! Hahahahahhaha, kau hanya bisa menghapus kutukan itu kalau ada seorang pangeran yang bersumpah dibawah rembulan bahwa ia mencintaimu tapi…(Hangeng menatap sinis ke Bangau di depannya) kayaknya ngga ada manusia normal yang mau sama angsa deh huahahahaaaaaa

Siwon : Karena kutukan itu, Sang putri tersisih dari istana—tidak ada seorang pun yang percaya kalau dia adalah Putri Sungmin. Putri yang menjelma menjadi angsa pun pergi ke sungai jauh dari Istana

Putri Sungmin : “Wahai Ayah, Ibu yang berada di alam sana, kenapa kalian membiarkan aku sendiri disini—lihatlah aku tak berdaya menghadapi penyihir Hangeng itu (penonton terharu karena tumben tumbenan Sungmin berakting bagus)

Siwon : Putri Sungmin hanya bisa meratapi nasib sambil menunggu bulan datang di malam hari, sementara itu—di negeri tak jauh dari sana ada sebuah kerajaan bernama Sapphire Blue

Raja Kibum : “sayangggg” (panggilan mesra untuk Chulie keluar spontan)

Siwon : (Kesal—karena Kibum masih salah juga manggil Ratunya) Raja memanggil ‘sang ratu’ untuk berdiskusi (Siwon memberi tekanan pada kata kata sang ratu)

Raja Kibum : “Ng, Ratuku?” (panggilnya masih mesra) (Siwon memutar mata—menyerah)

Ratu Chulie : “Ada apa Raja?” (nadanya ngga kalah mesra)

Raja Kibum : “Kau lihat tidak akhir akhir ini putra mahkota kita tidak bersemangat?” (Kibum memegang kepalanya—berakting pusing) “kerjanya hanya berburu di hutan atau menantang orang lain berduel (Ia sekarang mengangkat kepalanya menatap Ratu Chulie)

Ratu Chulie : “Mungkin sudah saatnya dia mengambil seorang putri sebagai istri? Apakah Raja tidak sadar, umur anak kita sudah dewasa—namun hingga saat ini tak satu kerajaan pun ia kunjungi untuk mencari pendampingnya kelak?”

Raja Kibum : “Hmmm, ada benarnya juga, ah aku tahu (Kibum mengerjap kesenangan) kita adakan pesta dansa dan mengundang semua putri dari berbagai kerajaan, paling tidak Pangeran akan tertarik dengan salah satu dari mereka”

Ratu Chulie : “Aku setuju denganmu” (Chulie spontan menggenggam tangan Kibum, Kibum pun membalasnya—sekejap mereka lupa dengan peran yang harus dibawakan)

Siwon : “ehem” (sengaja terbatuk) (Chulie dan Kibum langsung melepas tangan mereka) Raja dan Ratu bersiap siap untuk mengadakan pesta dansa tanpa tahu bahwa putra mereka—sang pangeran tidak begitu antusias dengan pesta itu

Pangeran Kyuhyun : (menghela nafas panjang) “berapa kali aku bilang pada Ayah dan Ibu, kalau aku belum membutuhkan pendamping” (Kyuhyun merunduk meratapi nasib) “ngga di drama, ngga di kehidupan nyata, kenapa selalu gw yang dijodohin” (gumamnya pelan—tapi terlanjur para penonton malah tertawa mendengarnya)

Siwon : (kelabakan lagi—bingung kenapa tiba tiba semua pemain pada ngaco di hari H) Akhirnya Sang pangeran hanya bisa pasrah menunggu di adakannya pesta dansa pada malam ini

(Di setting malam dalam aula kerajaan)

Ratu Chulie : “Kenapa kau tidak bergabung ke sana—berbaur dengan banyak orang termasuk tugas putra mahkota” (bingung melihat Pangeran Kyuhyun malah duduk di atas Singgasana sebelah Raja)

Pangeran Kyuhyun : “Ah malas Ibunda, kan Ayahanda dan Ibunda yang menginginkan pesta ini? kenapa tidak kalian berdua saja yang berdansa disana?” (Kyuhyun memajukan bibir ke arah panggung yang sudah di sulap menjadi lantai dansa)

Raja Kibum : “Ah usul putra kita ada benarnya (Kibum berdiri lalu menghadap Chulie, ia mengulurkan tangan untuk meminta Chulie berdansa) apakah Ratu bersedia berdansa denganku?”

Ratu Chulie : (Bahagia) “boleh kalau Raja menginginkannya” (mereka turun meninggalkan Kyuhyun di atas kemudian hanyut dalam music romantis ketika sedang berdansa)

Siwon : (membalik balik catatannya) itu ngga ada dalam naskah?? (Siwon bener bener kesel ternyata itu adalah improvisasi Kibum sendiri—mana Chulie ikut ikutan lagi) nih drama kok jadi ngaco?!! Niat menang ga sih?!! Siwon berbisik bisik seorang diri

Siwon : (Berusaha menjaga drama dalam alurnya) Di tempat lain, Sungmin yang berubah wujud menjadi manusia karena hari sudah malam, tertarik mendengar bunyi bising dari arah kastil tempat Pangeran Kyuhyun berada

Putri Sungmin : “Wah sepertinya di Istana itu sedang ada pesta?” (akting berpikir) “Aku akan ke sana! Siapa tahu ada seseorang yang bisa membantuku menghilangkan kutukan ini (Sungmin mengangkat tubuhnya dan berjalan mendekati Istana)

Siwon : Sang putri sampai di istana dengan selamat, Ia terkejut melihat banyaknya orang orang dari kerajaan lain sedang berkumpul. Sungmin bergegas mendekat, mencari orang yang bisa dimintai tolong

Putri Sungmin : “Hmm, suasana disini sangat semarak—tapi adakah orang yang bisa menolongku? Aku harus menca— (mata Sungmin teralih melihat ada property makanan di atas panggung) “Makanan” (Sungmin agak lupa diri dan mendekati meja itu)

Siwon : (garuk garuk kepala, marah—padahal dari tadi cuma Sungmin yang bisa akting bener, eh ngga tahunya sama aja)

Pangeran Kyuhyun: (nyadar kalo Sungmin ke alih perhatiannya)

(penonton heran kenapa Putri Sungmin a.k.a Odeth malah jadi rakus gini)

Siwon : (mengadakan kontak mata dengan Kyuhyun supaya tetap meneruskan cerita ini dan mencegah Sungmin lebih lanjut)

Pangeran Kyuhyun : (mengerti maksud Siwon) “Ah siapakah putri itu? Kenapa dia kelihatan kelaparan?” (Kyuhyun berdiri lalu mendekati Sungmin) “Wahai putri yang manis, siapakah dirimu?” (ada nada ancaman dalam suaranya)

Putri Sungmin : (lagi megang cupcake—ia menoleh dan melihat Kyuhyun menatapnya kesal) “Ah (Sungmin gugup karena baru nyadar keteledorannya) Aku—aku kelaparan karena selama ini kekurangan makanan di tempatku tinggal” (jawaban ngasal)

Pangeran Kyuhyun : “Apakah kau seorang putri? Wajahmu tidak seperti rakyat jelata dan pakaianmu terlalu bagus untuk ukuran orang mampu?” (udah mulai kembali ke jalur)

Putri Sungmin : “Ah aku putri dari negeri kecil tak jauh dari negeri ini—tapi seorang penyihir jahat bernama Hangeng mengambil rakyatku dan merampas tahta yang kupunya” (Sungmin menunduk malu)

Pangeran Kyuhyun : “Jadi begitu ceritanya.. (Kyuhyun mengangkat wajah Sungmin) padahal kau sangat cantik, tapi bernasib buruk” (Kyuhyun berkata dengan lembut) adakah yang bisa kulakukan untukmu?”

Putri Sungmin : (wajahnya bersinar cerah) “ya, ada! Kau—kau….” (Putri Sungmin gugup karena syarat yang di ajukan Penyihir Hangeng benar benar mustahil) “Aku dikutuk menjadi angsa selamanya kecuali seseorang menyatakan cintanya kepadaku di bawah rembulan tepat sebelum matahari muncul” (menunduk lagi) “Aku tahu permintaan ini mustahil”

Pangeran Kyuhyun : “Tidak—siapa bilang (Kyuhyun meraih tangan Sungmin lalu menariknya ke lantai dansa) “Putri, apakah kau percaya dengan cinta pada pandangan pertama” (Kyuhyun membuat Sungmin berdansa dengannya di tengah tengah pesta)

Putri Sungmin : (Wajah Sungmin benar benar memerah) “Sekarang? Aku sepertinya percaya” (Sungmin terhanyut dalam pelukan Kyuhyun lalu berdansa mengelilingi aula)

Siwon : Putri Sungmin berbahagia karena menemukan orang yang bisa menolongnya sekaligus orang yang mencintai dirinya—malam itu Pangeran Kyuhyun telah mendapatkan tautan hati dan sudah berpikir untuk meminta ijin kepada Ayah dan Ibunya untuk melamar Putri Sungmin. Namun tanpa mereka sadari Penyihir Hangeng melihat semuanya

Penyihir Hangeng : “Kau kira bisa lolos dari tanganku Putri Sungmin? (Hangeng tersenyum sinis) Tidak akan”

Siwon : Penyihir Hangeng telah melihat semuanya itu—Ia bergegas menyusun rencana untuk mengacaukan acara lamaran Kyuhyun besok

Pangeran Kyuhyun : “Putri, besok datanglah lagi kesini, aku akan memperkenalkanmu dengan Ayah dan Ibuku”

Putri Sungmin : “Baik” (blushing)

Siwon : Esok harinya Pangeran Kyuhyun sudah meminta ijin orang tuanya agar menyunting Putri Sungmin nanti malam

Pangeran Kyuhyun : “Ayah, jangan lupa acara nanti malam yah” (Kyuhyun mengatakan itu dengan nada manja)

Raja Kibum : (merinding) “Kenapa kau jadi seperti anak ABG yang baru jatuh cinta begini? Ya—Ayah dan Bunda tidak akan lupa kok” (kata Raja Kibum menenangkan)

Pangeran Kyuhyun : “Asyik” (Kyuhyun kemudian keluar dari ruangan dengan sikap kekanak kanakannya)

Ratu Chulie : (melihat Kyuhyun dengan sedikit kasian) “rencana kita berhasil—dia menemukan belahan jiwanya kemarin malam”

Raja Kibum : (menatap Chulie dengan penuh cinta) “seperti aku menemukanmu, sayang” (Chulie dan Kibum moment)

Siwon : “EHEM” (batuk agak kencang) (Kibum dan Chulie kembali ke dunia drama) Sang Raja dan Ratu sudah mempersiapkan segalanya untuk pesta pertunangan putra mahkota tanpa tahu jika ada pihak pihak yang berusaha mengacaukan segalanya

Malam Hari

Pangeran Kyuhyun : (mondar mandir nunggu kedatangan Sungmin)

Siwon : Istana sudah penuh dengan tamu tamu undangan Raja, namun hingga tengah malam, Putri yang menjadi sorotan utama belum datang juga

Raja Kibum : “Anakku, Putri itu—apakah kamu yakin dia akan datang?”

Pangeran Kyuhyun : “Yakin Ayah. Tunggulah sebentar lagi” (masih celingukan di depan pintu istana)

Ratu Chulie : “Bukankah itu—putri yang kau maksud?” (Chulie menunjuk sosok putri yang memasuki Istana)

Putri Wookie : “Selamat malam Pangeran, Raja dan Ratu terhormat” (Wookie menunduk dengan sempurna)

Raja Kibum : “Kyuhyun, kau benar benar pintar memilih perempuan, lihatlah dia memiliki etika yang tinggi”

Putri Wookie : (senyum malu malu ala putri)

Pangeran Kyuhyun : (menyipitkan matanya curiga) “Ng, kau putri Sungmin kan?” (nada suaranya ragu ragu)

Putri Wookie : “Iya”

Pangeran Kyuhyun : “Tapi kok agak beda yah—setahuku Putri Sungmin tidak se sopan ini—dia juga tidak se anggun kamu”

(Di belakang layar—Sungmin menahan diri agar tidak masuk lalu memukul Kyuhyun karena sudah menghinanya secara tidak langsung)

Putri Wookie : “Aku memang dia” (Wookie mendekat lalu menggandeng Kyuhyun) “Lebih baik kita mulai pertunangannya segera”

Raja Kibum : “Baiklah” (Raja Kibum menoleh ke Pangeran Kyuhyun) “Putraku, apakah kau mencintai wanita ini untuk kau jadikan istri selama lamanya? Seperti aku dan Ibumu (Kibum lagi lagi lupa diri—ia menatap sayang ke arah Chulie)

Siwon : EHEM (kekencangan, gara gara udah kesel banget sama Kibum yang mengambil kesempatan dalam kesempitan)

Raja Kibum : “Er—baiklah, bagaimana jawabanmu Pangeran Kyuhyun?

Pangeran Kyuhyun : “Aku bersedia”

Raja Kibum : “Kalau anda Putri Sungmin?”

Putri Wookie : “pasti bersedia” (sambil senyum licik)

Raja Kibum : “Baiklah—aku akan memutuskan untuk menyatukan putraku dengan—

Putri Sungmin : “TUNGGU!” (Datang dengan tergopoh gopoh) “DIA PALSU!!! Akulah Putri Sungmin yang sesungguhnya”

Pangeran Kyuhyun : (melihat Wookie dan Sungmin bersamaan) “Ta…ta..tapi…wajah kalian mirip” (Kyuhyun kebingungan)

(Istana ramai karena kemunculan dua orang putri berparas sama)

Putri Sungmin : “Kau tidak bisa membedakanku dengannya?” (mata Sungmin berkaca kaca) “Kau tidak mencintaiku!!! Kalau kau mencintaiku kau pasti tahu kalau perempuan ini bukan aku!!!!” (Selesai itu Sungmin kembali pergi lalu meninggalkan Kyuhyun yang termangu)

Putri Wookie : “Ah, aku tidak menyangka segampang ini menipu kalian semua” (Wookie melepaskan topeng wajahnya, lalu datanglah penyihir Hangeng tiba tiba di samping Wookie. Mereka kemudian ber tos ria)

Pangeran Kyuhyun : “Jadi—tadi itu benar Putri Sungmin?”

Penyihir Hangeng : “Anda benar pangeran! Tapi sayang semua sudah terlambat! Kau terlanjur menyatakan cinta kepada putriku—Wookie, hahahaha!”

Raja Kibum : (mengambil perisai untuk bertarung mengalahkan Penyihir Hangeng) “Kau salah! Kyuhyun kejar Putri itu!! Ingatkan tadi kau belum menyatakan cinta sama sekali!! Jadi kau masih punya kesempatan untuk mengalahkannya!!”

Pangeran Kyuhyun : (mengangguk kemudian pergi mengejar Putri Sungmin)

Penyihir Hangeng : (menatap Wookie) “dia belum menyatakan cinta padamu?”

Putri Wookie : (Berpikir mengingat kejadian tadi) “Kayaknya ngga deh” (nyengir bersalah) “dia cuma bilang ‘saya bersedia doang’ “

Penyihir Hangeng : “Ya!! Kamu kok bodoh banget sih!!! padahal tiap hari kerjaannya baca buku ilmiah” (tanpa sadar Hangeng menabuh genderang perang dengan Wookie)

Putri Wookie : “He! Kita kan lagi main drama!! Jangan bawa bawa sifat gw kesini kek!!!” (Wookie terpancing emosi)

(Penonton tertawa melihat improvisasi mereka)

Siwon : (geleng geleng, ngga tahu mau ngomong gimana lagi—drama nya hampir ancur)

Penyihir Hangeng : “Ya udah—sekarang kamu bantu aku buat ngadepin Ayah sama anaknya” (Hangeng bersiap siap), “Eh Kyu—maksudku Pangeran Kyuhyun mana?” (Lihat kesekeliling)

Putri Wookie : “Tadi aja ngatain gw bego, sendirinya? Ck ck dia udah pergi ngejar putri Sungmin tuh”

Penyihir Hangeng : “Terus, ngapain kamu masih disini!!! Kejar sana—susul mereka dan gagalkan rencana Pangeran Kyuhyun!!”

Putri Wookie : “Untuk apa? Sebentar lagi dini hari—Pangeran Kyuhyun tidak akan sempat menyatakan cintanya dan Sungmin akan terus menerus menjadi Angsa selamanya”

Raja Kibum : “Apa??!!”

Ratu Chulie : “Kasian sekali Putri Sungmin itu”

Penyihir Hangeng : (tersenyum menang) “berarti aku tidak usah buang tenaga untuk berperang, yuk kita kembali ke istana kita—toh tinggal tunggu waktu melihat mereka hancur karena putra mereka patah hati hahaha” (Penyihir Hangeng dan Putri Wookie keluar meninggalkan istana dengan senang)

Siwon : Mereka kira mereka berhasil merencanakan segala sesuatunya namun….

(Setting, sungai jernih tak jauh dari istana Kyuhyun)

Pangeran Kyuhyun : (berjalan masuk ke dalam air, mendekati Sungmin yang masih berwujud manusia di tengah tengah sungai) “Maafkan aku” (Kyuhyun berbisik)

Putri Sungmin : (Menggeleng pelan masih membelakangi Pangeran Kyuhyun) “Ini bukan salahmu—Wookie tadi memang menyamar menjadi diriku…”

Pangeran Kyuhyun : “Tapi aku—( Kyuhyun memutar tubuh Sungmin ke arahnya) “Aku belum menyatakan cinta kok kepadanya”

Putri Sungmin : (terbelalak sekejap lalu kembali murung) “Tetap tidak akan sempat Kyuhyun—10 detik lagi sudah subuh, matahari akan bersinar dan selamanya aku akan menjadi angsa”

Pangeran Kyuhyun : “Aku tidak peduli, Aku akan menyatakannya sekarang (Kyuhyun menarik napas—berusaha mendramatisir keadaan) “Aku mencintaimu Putri Sungmin….aku bersumpah kalau aku hanya mencintaimu”

Putri Sungmin : (terharu) “Aku juga mencintaimu” (Sungmin memeluk tubuh Kyuhyun—merasakan untuk terakhir kalinya sebelum berubah wujud menjadi angsa untuk selamanya)

Pangeran Kyuhyun : (masih memeluk Sungmin) “Aku tidak akan meninggalkanmu meskipun kau menjadi angsa sekalipun”

Putri Sungmin : “Pangeran…”

(Penonton terharu)

Siwon : Putri Sungmin dan Pangeran Kyuhyun tetap berpelukan lama sekali—tanpa sadar jika matahari belum menampakkan diri dari ufuk barat

Pangeran Kyuhyun : “Putri”

Putri Sungmin : “Ya?”

Pangeran Kyuhyun : “Kok kamu dari tadi ngga berubah menjadi angsa?” (Kyuhyun melepaskan pelukan Sungmin lalu menatapnya lama)

Putri Sungmin : “Eh iya yah” (Sungmin menatap tubuhnya yang tetap berwujud manusia)

Pangeran Kyuhyun : (menengadah ke atas) “Oh pantes aja—tuh matahari ngga muncul muncul” (Kyuhyun menunjuk ke atas langit)

Putri Sungmin : “Tapi kok bisa??? Apa jangan jangan Penyihir Hangeng waktu menyekap aku, dia ngga liat jam?

Pangeran Kyuhyun : “Dasar bodoh (mengepalkan kedua tangan agar tidak menjitak Sungmin) jangan jangan…..

Putri Sungmin : “jangan jangan apa?” (penasaran)

Pangeran Kyuhyun : “Sekarang gerhana matahari!!!!” (Kyuhyun berteriak kegirangan)

Putri Sungmin : “Iya!!! bener!!! Lihat jamku tidak salah kok—sekarang seharusnya matahari bersinar kan udah jam 7 pagi”

Siwon : Ternyata Penyihir Hangeng salah memperhitungkan waktu. Gerhana matahari yang tidak disangka sangka datang dan menyelamatkan Sungmin dari kutukan tersebut

(Di istana Sungmin)

Penyihir Hangeng : “Hahahaha memang enak mereka!! Lihat saja kalau si pangeran itu sudah patah hati karena Sungmin tetap menjadi angsa, aku akan merebut kerajaannya juga!!”

Putri Wookie : (tidak mendengarkan ucapan Hangeng tetapi terus penasaran menatap langit—dari tadi pas mereka dalam perjalanan pulang, langit masih gelap) “Ayah—kau sadar tidak ini jam berapa?”

Penyihir Hangeng : “Jam 7 pagi, memangnya jam yang Ayah belikan sudah hilang yah makanya kau bertanya??”

Putri Wookie : (kesal karena Hangeng benar benar melenceng dari dialog) “bukannn, tapi lihat matahari belum terbit!!!!!”

Penyihir Hangeng : (spontan bangkit berdiri dan ikut melihat keluar istana) aaargghhh, jangan bilang sekarang gerhana matahari!!! (Hangeng baru menyadari kebodohannya)

Siwon : Pangeran Kyuhyun dan pasukannya melihat kesempatan ini untuk mengalahkan penyihir Hangeng. Maka bergegaslah ia pergi ke Istana Sungmin lalu mengepung mereka semua

Pangeran Kyuhyun : (datang tiba tiba menggunakan pedang panjang—dibelakangnya banyak sekali pasukan yang sudah siap mati di medan perang) “menyerahlah Hangeng—kalau tidak terpaksa ada pertumpahan darah disini!!”

Penyihir Hangeng : (berjalan mendekati Kyuhyun lalu mengulurkan kedua tangannya) “iya gw nyerah”

Pangeran Kyuhyun : (kaget karena Penyihir Hangeng gampang menyerahkan diri) “kok?”

Penyihir Hangeng : “Gw nyerah aja baik baik, soalnya gw tuh ngga punya kekuatan kalau matahari ngga ada”

Pangeran Kyuhyun : “Oh gitu!! Eh tunggu—sebelum matahari muncul aku harus mengirimmu ke suatu tempat dimana matahari tidak bisa mengembalikan kekuatanmu”

Penyihir Hangeng : “Asal jangan di gua ya—elit dikitlah” (pinta Hangeng)

Pangeran Kyuhyun : “kok malah request?!! Pengawal bawa mereka berdua!!!!”

Siwon : Begitulah akhir dari kisah ini. Putri Sungmin akhirnya menikah dengan Pangeran Kyuhyun kemudian menyatukan dua negara itu lalu hidup bahagia selamanya (Siwon menutup drama ini)

PLOK…PLOK.PLOK PLOK PLOK

Suara tepuk tangan bergema keras di gedung lapangan basket yang sudah disulap menjadi panggung oleh kelas XI-3 ini. Padahal para pemain utama belum keluar untuk mengucapkan terima kasih.

Siwon dan yang lain tidak menyangka kalau respon penonton sebagus ini padahal mereka amatir dalam hal drama di tambah lagi ada beberapa adegan yang melenceng dari cerita sebenarnya

“Kerennn yah!!!!!” teriak beberapa penonton paling depan

Siwon, Kyuhyun dan Kibum saling bergandengan tangan—mengajak yang lain lalu mengucapkan terima kasih kepada penonton

***

“Ngga nyangka gw!! Padahal tadi gw mau maki kalian satu satu karena pada ngaco semuanya” curhat Siwon sambil duduk di depan aula sekolah

Di sebelahnya Hangeng membela diri, “maaf Siwon, habisnya gw terlalu menghayati peran sih”

“ck ck , tapi gapapa deh—meskipun kita tidak menang, gw tetap bangga sama kalian semua, toh penjualan karcis kita menguntungkan” kata Siwon senang—usaha kelasnya berhasil gemilang

“Iya iya” Kibum mengangguk setuju

Mereka semua sengaja berkumpul disini untuk menyaksikan pengumuman siapa pemenang dari festival budaya. Selain dari suara pengunjung, juga di nilai dari hasil karya yang di pertunjukkan serta ke kompakan kelas. Sebenarnya kelas XI-3 memenuhi semua kriteria itu—tapi Siwon tetap pesimis

Mereka terdiam ketika Ibu Kepala Sekolah maju untuk mengumumkannya,

“Selamat sore, anak anakku terkasih—saya selaku Kepala Sekolah merasa bangga karena kalian telah memperlihatkan hasil kreativitas kalian diluar akademis. Banyak sekali orang tua dan pengunjung lainnya puas atas hasil kerja keras kalian” Beliau berhenti lalu tersenyum layaknya seorang Ibu, “Dan untuk menghargai itu, kami selaku dewan guru telah memilih satu kelas yang berhak memenangkan hadiah jalan jalan ke Swiss selama seminggu” lanjutnya

“SWISSSS??!!” Teriak Siswa lain kecuali Siwon dan kawan kawan.
“tuh kan bener kata gw—pada heboh, untung aja kalian ngga ngasih tahu siapa siapa tadi” Siwon berselonjor ke dinding

“Tapi kenapa sih, hadiah tiap tahunnya rahasia banget?” tanya Wookie penasaran, “Soalnya kalau dikasih tahu—adanya semua kelas bersaing ngga sehat dan Bu Kepala Sekolah menghindari hal itu” jelas Siwon lagi

“Ow” Wookie mengangguk

“Dan pemenangnya adalah” Bu Kepsek membuka amplop tertutup ditangannya, Ia tersenyum kecil lalu berkata, “pemenang festival budaya tahun ini adalah..

Siwon menutup matanya—masih berharap meskipun kemungkinannya kecil. Bagi Siwon drama ini adalah cermin kepemimpinan dia sebagai ketua kelas, apakah Siwon berhasil mengajak teman sekelasnya untuk berlibur ke Swiss?

“Pemenangnya adalah kelas XI-6!!!”

“Yah…” Chulie dan Sungmin kecewa mendengarnya, Kyuhyun hanya bisa tertunduk pasrah namun tidak dengan Siwon—ia melihat Ibu Kepsek dengan aneh, “loh—sejak kapan ada kelas XI-6? Kan kelas XI cuma sampe 5?”

Murid murid lain juga berdengung kebingungan, Ibu Kepsek kegirangan karena bisa mengerjai anak anak didiknya, “Ibu cuma bercanda tadi—ah kalian ini kayak bukan anak muda” selorohnya, Ia kemudian menyambung ucapannya, “pemenangnya adalah kelas XI-3!!!!”

Siwon orang pertama yang bangkit berdiri lalu berteriak keras, “KITA BERHASILLL!!!!”

Semua murid XI-3 loncat loncat kegirangan, mereka tidak menyangka akan memenangkan hadiah sebesar itu

“Kita ke Swisssss!!!!!!” teriak Sungmin sambil berpelukan dengan Chulie

Kibum dan Kyuhyun hanya tersenyum sumringah, disebelah mereka Hangeng menari nari tidak jelas, “Aku bisa ketemu Alien disanaaaaa”

Wookie mendekap buku bacaanya sambil membayangkan betapa indahnya di Swiss—mereka datang pada saat yang tepat—saat musim gugur, musim orang memulai mencari cinta

Akankah ada cinta yang tumbuh dari sana?

TBC

20 responses to “≈No Other Like U-Twenty One-{Drama}≈

  1. wkwkwkwkwk… dramanya ancur gra2 kebanyakan inprovisasi….
    tapi mereka menang…. yeay… kita(?) ke Swisss…..

  2. wkakakakakaka… #ngakak nguling2 gk karuan baca nih chap~

    sumpah, klo jadi sion, udah aku getok atu2 tuh pemainnya, hyahahahahaha….😀

    lanjutttttttttt~

  3. gkgkgkgkgkgkgk…..lucu bnget ceritana……sampe ngkak bca na…..gk berhenti”….

    ditunggu cerita selanjutna….

  4. gilaaaaaa…..
    gokil bngt thor……
    Ampe sakit nih perut bc nya!!!!
    AUTHOR DAEBAK!!!!!!^^

  5. Hahahahae xDD semuae melenceng dari sekenario. Tapi lucu, menang lagi..
    Hyaaaa~ ke Swiss..

  6. haha aku ngakak bgt pas si kyu bilang “gak di drama gak di kisah nyata gue di jodohin mulu” wkwkwk . konyol bgt, tapi keren thor. ngocok perut, mana pada melenceng smua lgi . kereeen

  7. huaahh!!! ak jg mw deh skolah disna!!! hadiah festival aj ke swiss!!! k swiss thor ke swiss!!! gyaaa hahaha~
    ad pasti ad wook sma han!! hahaha jatuh cinta

  8. ternyata kyuppa cma akting doang toh.fuiiihhh lega’a deh,aq kra bnran.
    gra2 wonppa nih.

    wkwkwkwkwkwk main drama’a g da yg bnr nih,tpiiii CHUKKAE krna dah pda menang,wah pda libuarn nih,han ge2 nih pikiran’a alien mulu

  9. wkwkwk kasian siwon dramanya melenceng dari skenario. yang kyumin ginilah, kibum gitulah dan hanwook gonolah tapi untungnya para penonton suka.
    dan paling utama untungnya dramanya sukses dan menang.
    ga kebayang gimana liburan mereka di swiss nanti hehhehe

  10. jangan2 ini udah direncanain supaya kyumin bisa bulan madu
    dramanya kocak hahaha
    lanjut baca

  11. Kira’in kyu mo menceraikan ming itu beneran.., ternyata cuma latihan akting toh.. #fiuuuuh legaaaaa🙂

    Lucu bgt liat drama nya, pada melenceng dr jln cerita yg udah dibuat, hahaha tp untung aja kls XI 3 yg juara.. Jd bisa jln2 ke swiss dong..😀

From my Wonderlander ♥

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s