≈No Other like U-Twelve-{Trouble}≈

Dan bencana baru dimulai hari ini, di Sekolah

Semua siswa sekarang sudah mulai sibuk belajar, karena ujian akhir akan dilaksanakan bulan depan. Tidak terkecuali Sungmin, yang notabene orang paling malas di sekolahan.

Sungmin sampai di sekolah dengan lunglai, di tangan kanannya ada catatan yang diringkas Kyuhyun kemarin.

Chulie yang melihat sahabatnya sampai dengan wajah pucat, langsung menghampiri Sungmin. “Ada apa? Kelihatan kau capek sekali?”

Sungmin menoleh lalu tersenyum sinis, “adikmu adalah guru les terburuk yang pernah ada” keluhnya seraya menaruh tas ke tempat duduk, Chulie hanya bisa tersenyum simpul mendengar itu, “Kau baru tahu? Untung saja sekarang aku punya Kibum—memang sih dia kalah pintar tapi paling tidak dia tidak akan segalak Kyu”

Sungmin meletakkan catatan Kyuhyun di atas meja dan langsung saja semua curhatan kemarin terkuar dengan jelas, “bayangin aja Chulieee…udah ngga terhitung berapa kali dia ngebentak aku terus mukul kepala aku pake buku kamus!!! Arghhh kalau ngga demi ujian, ngga lagi lagi deh belajar sama tuh anak” Ia menarik nafas pelan, berusaha menenangkan dirinya yang mulai emosi ingat kejadian itu

Chulie menepuk punggung Sungmin, sebenarnya ia ingin tertawa—tapi takut mood Sungmin lebih bete lagi, “sudahlah maksudnya kan baik—nanti belajar lagi?”

Sungmin mengangguk pelan, “jam istirahat—sesudah makan” Minnie menelungkupkan kepalanya di meja, “akan ada neraka ke dua di sekolah dan dirumah hueeee” lirih Sungmin

“Tahankan aja, sampai ujian selesai” Chulie memberi nasihat, ia lalu mengalihkan pembicaraan agar Sungmin kembali semangat. Dibelakang mereka ada seseorang yang melihat ke arah Sungmin secara misterius, “Let’s play with me” ucapnya pelan. Amat pelan.

***

“Ayo belajar!!” Kyuhyun menarik lengan Sungmin paksa saat jam istirahat, “Ngga!” teriak Sungmin sambil berpegangan dengan Chulie

“Nih anak, mau naik kelas ngga sih?? Ayo belajar!!” teriak Kyuhyun seraya menarik lengannya lebih kencang

“Chulie” Wajah Sungmin kelihatan memelas, Chulie menghela napas kemudian melepaskan cengkraman Sungmin, “Minnie…benar kata Kyuhyun kau harus belajar, kau kan ranking terendah satu angkatan. Bisa ngga naik kelas. Tapi Kyu jangan galak galak kalau ngajarin orang—Minnie ketakutan tuh” lagi lagi Chulie menengahi keduanya

Kyuhyun mencerna ucapan Chulie, “Iya deh. Minnie” panggilnya

“Apa?”

Wajah Kyuhyun kelihatan menimbang nimbang, “Baiklah aku janji ngga galak lagi kalau ngajar” ucapnya

“Janji?” tanya Sungmin sangsi

“Iya” kata Kyuhyun berusaha meyakinkan

“Ngga mukul pake kamus?”

“Iya..Minnieeee” ucap Kyuhyun gemas, ia kembali menarik tangan Sungmin menuju perpustakaan, “nah saatnya belajar”, sekarang Minnie kelihatan pasrah—wajahnya seperti akan menghadapi vonis kematian.

“Doakan aku ya” lirihnya kepada Chulie

“Pasti” kata Chulie sambil melambaikan tangan, sok mendramatisir keadaan.

“Gimana pelajaran yang lain? Ngga ada kesulitan kan?” tanya Kyuhyun. Mereka sekarang sudah ada di lapangan parkir, bel pulang sekolah menggema lebih cepat karena para guru ingin rapat sekolah.

“Hmm, masih ada sih—aku ngga bisa fisika” Sungmin menunduk, ia sangat capek seharian ini. Memang saat belajar tadi Kyuhyun tidak memukulnya dengan buku kamus, tapi tetap saja nada bicaranya lumayan menusuk.

Kyuhyun mengangguk, “nanti aku kerumah kamu lagi, kita belajar fisika, ok?” tawar Kyuhyun

Sungmin mengangguk pasrah, Kyuhyun menyerahkan helmnya dan hendak mengeluarkan motor dari parkiran sekolah.

“Tunggu!” suara seseorang menghentikan langkah mereka berdua

“Wookie?”

Ryeowook terengah engah menghampiri mereka berdua, ia langsung menatap Kyuhyun, “hmm, Kyu—aku boleh bicara berdua denganmu?” tanyanya

“kenapa harus berdua, disini aja, soalnya gw sama Sungmin mau buru buru pulang” ujar Kyuhyun, disampingnya Minnie mencela, “Kyu..Wookie kan mau bicara berduaaaa, ya udah aku pulang duluan aja, nanti ketemu dirumah” ucap Sungmin menawarkan diri

Kyuhyun kelihatan ragu ragu, “kamu ngga papa pulang sendiri?”

Sungmin memutar kedua bola matanya, “ngga apa apa, udah yah. Duluan yah Ryeowook” sapanya

Ryeowook tersenyum senang, “Ah yah”

Kyuhyun masih memperhatikan langkah Sungmin dan baru kembali menoleh ke Ryeowook saat Minnie sudah tidak kelihatan lagi.

“Kau sangat mencintainya ya?” tanya Ryeowook pelan

Kyuhyun mengangkat sebelah alis, “Apakah itu penting, oh ya apa yang mau kau bicarakan denganku?” ucap Kyuhyun to the point

Ryeowook kembali tersenyum, namun ada sesuatu dibalik senyumannya. “Aku mau kau membantuku”

“Membantu, apa? Pelajaran? Bukannya kau pintar?”

“Bukan” Ryeowook menggeleng, “aku ingin kau membantuku mendapatkan seseorang, anak sekolah sini….sepertinya aku menyukainya” jelasnya

Kyuhyun mengerutkan dahi tidak mengerti, “kau mau membantuku dalam hal apa?”

“Yah kau harus cari tahu tentangnya lalu saat istirahat kau memberitahukannya kepadaku”

Kyuhyun menghela napas, “kenapa aku harus membantumu? Lagian memangnya aku kenal dengan lelaki ini?” tanyanya beruntun

Ryeowook berjalan mendekati Kyuhyun, “dia teman sebangkumu—Hankyung” katanya pelan

“Ha?” Kyuhyun membelalakan mata, “Kau suka dengannya?” tanya Kyuhyun tidak percaya

Ryeowook mengangkat bahu, “memangnya kenapa?”

Kyuhyun mulai berbicara panjang lebar, “Dia itu agak aneh—suka mengkhayal ngga jelas….percaya kalo alien itu ada, dan satu lagi suka senyum senyum sendiri…kau yakin menyukainya?” tanya Kyuhyun sangsi

Ryeowook lagi lagi mengangguk tegas, “Iya. Pokoknya kau harus membantuku ya, besok pas istirahat kita bertemu membicarakan hal ini”

Wajah Kyuhyun menekuk, “kenapa aku harus mau? Ngga ah bikin cape—lagian mulai sekarang setiap istirahat aku belajar sama Sungmin di perpus” tolaknya

Mendengar itu Ryeowook menundukkan kepala dan ketika ia mengangkatnya, raut muka Ryeowook memancarkan kesedihan, “Kukira kau mau membantuku…bukannya dulu saat kau ingin bersama dengan Sungmin, aku juga ikut membantumu? Apakah kau tidak memandangku sebagai orang yang pernah dekat denganmu?” Mata Ryeowook sedikit mengerut—seperti mau menangis

“Iya iya deh…”Kyuhyun akhirnya mengalah—ia juga merasa tidak enak karena dulu sempat membohongi habis habisan Ryeowook

“Janji?”

“Janji” tegas Kyuhyun, ia kemudian bersiap menghidupkan motor dan langsung melaju meninggalkan Ryeowook yang sedang tersenyum puas

Pada malam hari, Sungmin sedang belajar serius—sampai sampai tidak sadar di intip oleh kedua orangtuanya, “Honey..anak kita akhirnya bertobat, dia mau belajar” bisik Kangin ketika berdempetan dengan istrinya di depan pintu kamar Sungmin

Leeteuk mengangguk setuju, “ternyata Kyuhyun membawa pengaruh baik untuknya, tapi Honey..” Leeteuk bangkit berdiri dan menatap kasihan Sungmin, “apakah kita harus menjalankan rencana itu? Apa tidak terlalu kejam untuk mereka berdua?” ucapnya pelan supaya Sungmin tidak terganggu dan mendengarnya

Kangin menatap sayang Leeteuk,”Tidak kok…lagian dengan begini keinginanmu untuk punya cucu akan cepat terwujud kan?” Kangin memeluk Leeteuk dan menariknya ke lantai bawah

“Kau betul…tidak ada yang perlu kita khawatirkan” balas Leeteuk sambil mengikuti langkah Kangin

***

“Pagi” ucap Sungmin ketika memasuki wilayah Sekolahnya, dengan senyum sumringahnya Sungmin menyapa beberapa teman yang dikenal.

Ia begitu bersemangat—karena berkat Kyuhyun, sekarang Sungmin lebih mengerti semua mata pelajaran yang susah

“Hmmm, ini enaknya punya tunangan orang pintar hahaha” Sungmin berkata kata sendiri

“Baru tahu?” tanya seseorang tepat dibelakangnya

Sungmin membalikkan tubuhnya dengan cepat, “Hyaa!! Kyuhyun!!! Berapa kali kubilang….padamuuu jangan mengagetkanku seperti itu!!” protes Minnie

Kyuhyun mengacuhkan teriakan Sungmin, ia berjalan menyeimbangkan langkah mereka berdua agar sejajar, “hm…sudah 5 kali…” Kyuhyun menahan senyum, ia senang melihat Sungmin marah marah karena kebiasaannya yang suka muncul tiba tiba. Dulu dia sering begitu dengan Chulie tapi Kyuhyun berhenti membuatnya kaget karena Chulie membalas dendam dengan mematahkan dua kaset game miliknya tanpa ampun.

Nah semenjak ada Sungmin, dia punya korban baru.

“Eh Minnie” panggil Kyuhyun

“Apa?” jawab Sungmin masih ada nada kesal yang terselip disuaranya

“Nanti aku tidak bisa mengajarimu dulu yah—ada urusan nih” jelas Kyuhyun

“Oh ok, nanti aku belajar dengan Chulie saja” balas Sungmin enteng. Mereka menghentikan langkahnya di depan pintu kelas Sungmin

“Nanti siang aku ke rumahmu deh, buat belajar lagi” Kyuhyun masih berdiri, belum beranjak sama sekali

“Ok”

“nanti pulangnya ku antar” kata Kyuhyun sekali lagi

“Hmm” jawab Sungmin seraya duduk di bangkunya, Kyuhyun lalu berjalan menuju ruang kelasnya.

“Nama : Hankyung, hobi : membaca buku buku ilmiah, komik dan majalah kartu super hero. Dia anak tunggal, Ayahnya mempunyai restoran Chinese food sedangkan ibunya hanya ibu rumah tangga biasa. Hankyung termasuk 3 besar juara umum sekolah. Udah?” tanya Kyuhyun malas, sekarang dia dan Ryeowook berada di perpustakaan. Ia menyerahkan laporan all about Hankyung kepada Ryeowook

*pia : He! Sebas! Lo nyuri judul ff gw ya!*
* gw : geleng geleng kepala ngga ngaku*
*pia : ngaku ngga lo!!*
*gw : ngga, kan cuma mirip doang..ngeles dengan imut hahaha*
*Maap authornya numpang eksis disini hahaaha*

Back Back Again

Ryeowook menunjukkan rasa kurang puas, “kalo itu sih nyuruh orang lain gw juga bisa..tapi maunya gw tuh lo kasih tahu detailnya tentang Hankyung ke gw—kan lo lumayan deket, teman sebangku lagi” katanya

“Yah..cape di gw dong” keluh Kyuhyun sambil menatap catatannya yang terbuang percuma

Ryeowook tersenyum simpul, “kan itu yang gw mau” bisiknya

“Apa tadi kata lo?”

Ryeowook menggeleng, “ngga..pokoknya besok gw mau laporannya lengkap..eh udah dulu yah bel masuk, dadah” Ryeowook keluar dari perpustakaan meninggalkan Kyuhyun yang masih menekuk muka kesal.

Ryeowook tidak langsung menuju ke kelasnya, ia membelok ke arah sudut dekat toilet cowok. Disana sudah ada seseorang yang menunggunya sejak tadi

“Lama banget” protes orang itu

Ryeowook hanya tersenyum manis, “bagian gw udah beres, sekarang giliran lo, Hankyung”

Hankyung mengangguk mengerti, ia kemudian berjalan meninggalkan Ryeowook dan memasuki kelasnya lalu duduk di samping Kyuhyun teman sebangkunya

“Dari mana aja?” tanya Kyuhyun

“Biasa dari toilet” jawab Hankyung sekenanya

Kyuhyun mengedik—tidak peduli, “Eh besok gw pengen nanya nanya sama lo boleh?”

“Ada apa emangnya?” tanya Hankung pura pura tidak mengerti

“Ngga, ada temen gw yang naksir lo” Kyuhyun mengatakannya dengan lugas—sepertinya dia memang setengah ikhlas membantu Ryeowook

*Kyuhyun teganya dirimu~sungguh teganya teganya~*
*Maap Author mulai eksis lagi, abis mau ikut audisi IMB tahap II sih hehehe*

“Oh—it’s ok, emang banyak cewek yang suka sama gw” Hankyung membusungkan dadanya—merasa orang paling ganteng didunia

Kyuhyun hanya bisa mengelus dada, menatap kasihan ke arah Hankyung. Ia mau berbicara lebih lanjut namun terhenti saat melihat guru sudah memulai pelajaran.

***

“Minnie, pulang” panggil Kyuhyun, Sungmin langsung mengendong tasnya dan mengikuti langkah Kyuhyun ke tempat parker

Mereka sesekali mengobrol seru sambil bercengkrama riang

“Ryeowook kok mereka ngga kelihatan kayak orang pacaran ya” bisik Hankyung

“Hmmm…sudah gw bilang mereka emang kayak gitu, jadi lo ngga usah ngerasa bersalah kalo kita misahin mereka” jelasnya masih asyik menonton

Hankyung nyengir lebar, “nanti sore baru giliran gw—it’s show time”

Ryeowook mengangguk setuju, Ia mengedarkan pandangan ke Sungmin, “Minnie maaf..tapi ini demi kebaikan lo berdua” bisiknya

“Inget nanti sore” kata Kyuhyun sesampainya di depan rumah Sungmin

“Sip boss” jawab Sungmin

Krekkk, bunyi pintu rumah di buka, keluarlah Teuki menyambut mereka berdua.

“Kyuhyun, Minnie masuk dulu yuk, ada yang mau kami bicarakan” ajaknya

Meski bingung menanggapi Ibunya yang tiba tiba bisa bersikap serius itu, Minnie tetap mengikutinya. Dibelakang Sungmin, Kyuhyun pun ikut masuk kedalam rumah

Ternyata di ruang tamu sudah ada seseorang namja yang tidak asing bagi mereka berdua, “Ah—Hankyung! Ngapain lo disini?” tanya Kyuhyun kaget

Minnie menyipitkan matanya—masih ragu ragu, “Ini bukannya—teman sebangkumu kan?” tanyanya balik ke Kyuhyun

“Kalian berdua tenang, biar Umma jelaskan sudah duduk dulu” kata Leeteuk dengan santai

Kyuhyun dan Minnie sekali lagi menurut, mereka berdua duduk berhadapan dengan Hankyung yang tersenyum lebar

“Kyu” panggil Sungmin berbisik

“hmm”

“Kok teman kamu kayak kurang kurang gimana gitu…kayak ga waras—masa dari tadi senyum terus?” tanya Sungmin masih mengecilkan volume suaranya—takut Hankyung tersinggung

Kyuhyun terbatuk cukup keras—ia menyamarkan suara tawanya dengan batuk karena mendengar komentar dari Sungmin, “Dia emang gitu” ucapnya

“Ow”

Leeteuk berdeham meminta perhatian Kyuhyun dan Minnie yang sejak tadi masih asyik berbincang, “Kyu, Minnie dengarkan kata Umma sekarang” perintahnya

Mereka langsung berhenti berbicara, “Iya Umma”, “Iya Adjumma” jawab mereka bersamaan

“Umma dan Appa serta kedua orang tuamu sudah memutuskan kalau kalian berdua sebaiknya tidak usah bertemu dulu, ditambah sebentar lagi ujian kenaikan kelas—kalian berdua harus konsentrasi ke situ dulu, bagaimana?” tanya Leeteuk sambil mengulum senyumnya

“Apaaaaa??!!” teriak mereka berdua

“Tapi ma, kalo aku ngga ketemu Kyu, nanti siapa yang ngajarin aku buat belajar” protes Sungmin

“Betul, itu adjumma” kata Kyuhyun menganggukan kepala

Leeteuk berusaha menenangkan mereka, “tenang….Umma sudah punya solusinya….Hankyung yang akan menjadi guru les kamu” katanya seraya menunjuk ke arah Hankyung yang masih tersenyum lebar

“Tapi—“

“Dengar dulu, kami takut sekolah kalian tercecer karena berpacaran…bukankah kalian menolak kami nikahkan karena mempertimbangkan soal ini? nah kenapa kalian protes?” Leeteuk berusaha membalikkan keadaan

Sungmin menegakkan tubuhnya, “Tapi Ummaa…..aku kalau belajar dengan Kyuhyun mana pacaran coba—adanya aku habis dipukulin sama dia” Sungmin mendelik ke arah Kyuhyun

“Ya! Tapi kan sekarang sudah tidak lagi, Adjumma….kami berjanji tidak akan berpacaran tapi jangan membuat kami tidak boleh bertemu” Kyuhyun jelas jelas menolak usul itu

“No no” Leeteuk menggelengkan kepala—menolak, “Pokoknya kami semua sudah sepakat—selama kalian bersekolah, kalian dilarang bertemu apalagi berpacaran”

“Tapi Umma” pekik Sungmin kesal

“Tidak ada tapi tapian—mulai sekarang kau Kyuhyun dilarang main kemari begitu juga sebaliknya, anggap saja ini pingitan sampai kalian lulus terus menikah” Leeteuk tersenyum puas melihat wajah anaknya dan Kyuhyun yang tidak terima atas usul gila ini

“Lagian kalian masih bisa kan ketemuan disekolah—malah jauh lebih lama lagi, sudahlah anggap saja ini ujian”

Tidak ada komentar, Sungmin masih terpaku sedangkan Kyuhyun berpikir keras—ia pasti sama tidak terimanya dengan Sungmin.

“Sebaiknya kau pulang Kyuhyun, Nah Sungmin sekarang kau naik ke atas, ganti baju lalu turun untuk belajar bersama Hankyung, ok?” secara halus Leeteuk mengusir Kyuhyun.

Kyuhyun pasrah menyeret kakinya keluar dari ruangan itu, Sungmin juga ikut berdiri dan mengantarkan Kyuhyun ke depan

“Minnie” Leeteuk memperingatkan

“Kan ini terakhir Umma” mohonnya, Leeteuk mendesah dan mengayunkan tangannya memperbolehkan Sungmin

“Ini tidak akan menjadi yang terakhir” ucap Kyuhyun masih menerawang berusaha memikirkan sesuatu

“Sudahlah Kyu—ikuti saja, lagian ada benarnya kata Umma kalau kita bertemu terus, aku tidak bisa konsentrasi ke ujian” Minnie menyerah, ia tahu tabiat kedua orangtuanya. Jika mereka sudah merencanakan sesuatu—pasti tidak pernah gagal meski Sungmin jelas jelas menentangnya.

“Kau tahan tidak bertemu denganku?” tanyanya tidak percaya

“Tapi kan kita tetap bertemu di sekolah? Ya udahlah ikuti saja mau mereka” kata Sungmin polos.

Kyuhyun menghela nafas panjang, “hmm…mungkin benar juga katamu. Toh disekolah kita bisa bertemu” katanya

Sayangnya keinginan mereka tidak terkabul, semuanya telah berubah total.

***

Esoknya di Sekolah

Ryeowook berjalan terburu buru menghampiri Hankyung di taman belakang sekolah. Ryeowook berusaha supaya mereka tidak pura pura kenal di di sekolah, bisa berantakan rencana Ryeowook dan Kyuhyun pasti akan mengetahuinya.

“Bagaimana dengan kemarin? Lancar?” tanya Ryeowook menuntut laporan dari Hankyung tentang Sungmin

Dihadapannya, Hankyung terlihat lemas, wajahnya sayu—sesekali Hankyung menerawang ke langit langit, “Yah nih anak, autisnya kambuh” gumam Ryeowook pelan.

Hankyung menurunkan wajahnya, kembali menatap Ryeowook, “Kalo bukan karena suap lo yang kemarin gw ogah ngajarin Sungmin” keluhnya

Ryeowook melongo, “memangnya kenapa dengan Minnie?” tanyanya penasaran

Wajah Hankyung memelas, “bayangin aja Wookieee, masa perkalian gampang aja ga bisa! Aduh…ck ck… terus pas gw ajarin biologi masa dia bilang kalo ayam itu hewan mamalia!!! Arghh” pekik Hankyung mulai gila

Ryeowook tersenyum lebar melihat Hankyung putus asa, “Pantes aja waktu itu Kyuhyun pernah bilang kalo dia ngajarin Sungmin, bawaannya mau getok kepalanya pake kamus—aduh aduh beneran deh Wookie, gw juga mau mukul dia pake kamus!” lanjut Hankyung frustasi

“Sabar yah, inget rencana kita” Ryeowook mencoba membujuk Hankyung untuk tidak mundur

Hankyung menganggukkan kepala, “ok, gw kan udah terlanjur janji sama lo”

“bagus, nanti istirahat pokoknya lo ikutin terus Sungmin, Kyuhyun urusan gw” Wookie kembali menyusun rencana mereka dengan matang, di sampingnya Hankyung mendengarkan dengan seksama.

“Ayo, kita kembali ke kelas” Ryeowook langsung pergi dari situ diikuti oleh Hankyung.

Saat mereka berada di lorong sekolah, mereka berpisah—seolah olah tidak mengenal satu sama lain.

“Huaaa…Laperrrr” Sungmin berteriak sambil mengelus sayang perutnya, “kenapa ya akhir akhir ini nafsu makanku bertambah—apa karena belajar terus ya” ia memutar tubuhnya menghadap Chulie

“Chulie kantin yuk” ajak Sungmin

“Ya? Aduh sorry ngga bisa Minnie soalnya—“ kata Chulie terpotong karena Kibum sudah berdiri didepan kelas, menunggunya

“Dadahhhh” hanya itu yang diucapkan Chulie ketika menyambut Kibum lalu pergi ke kantin berdua.

“Udah punya pacar gitu tuh, sahabat dilupain” dengus Minnie, ia mau beranjak ke kantin pas dilihat Hankyung menghampirinya, “Sungmin” panggil Hankyung

Sungmin menoleh ke arah sumber suara itu, “ Eh ada apa?”

“Ke kantin bareng yuk” ajak Hankyung sambil tersenyum lebar

Sungmin spontan mundur tiga langkah, ketakutan melihat senyum Hankyung, ‘ini orang beneran waras ngga sih…kemarin aja pas ngajarin, gw jawab salah dianya cuma senyum aja..iih~’ batin Sungmin

“Eh—iya” akhirnya Sungmin mengalah, ia tidak enak. Meskipun agak aneh Hankyung lumayan jago mengajar orang bodoh seperti Sungmin, paling tidak Hankyung tidak memukulnya dengan kamus.

Sementara itu Di Perpustakaan

Kyuhyun duduk berhadapan dengan Ryeowook, beberapa orang siswa yang melihat mereka berdua, berbisik bisik—sepertinya bergosip.

“Eh, kok sekarang Kyuhyun malah sering berduaan disini sama Ryeowook” bisik salah seorang siswa itu, ia dan dua temannya sudah beberapa kali melihat Kyuhyun dan Wookie asyik berbisik bisik, mereka kira Kyuhyun selingkuh dibelakang Sungmin

“Jangan jangan mereka sudah putus—soalnya tadi pas aku ke kantin, si Sungmin juga jalan sama Hankyung tuh” balas salah seorang temannya

“Apa?!” pekik kedua temannya yang lain

“Sssrtttt..beneran!” temannya berusaha meyakinkan

Temannya satu lagi menundukkan kepalanya sambil berbisik, “kayaknya bentar lagi mading bakal heboh deh—apalagi ini cinta segi empat, hihihi” senyumnya ala bigos. Biang Gosip.

“Pulang terus ngeles lagi deh” gumam Sungmin sambil membereskan buku buku dan alat tulis, disamping Sungmin, Chulie melihatnya dengan tajam

“Ada yang salah?” tanyanya polos

Chulie mendekatkan wajahnya ke Sungmin, “jawab yang jujur! Sebenarnya ada apa sih dengan kalian berdua??” tanyanya

“berdua? Maksudnya?”

Chulie menggertakan bibirnya keras, “ya kamu sama Kyu!!! Kok kalian kayak orang berantem gitu sih…ke kantin kamu sama Hankyung eh aku denger dari Kibum, Kyuhyun berduaan di perpustakaan sama Wookie” jelas Chulie panjang lebar

“Wookie?” Wajah Sungmin kelihatan bingung, “Iya. Ryeowook mantan tunangannya.” Ulang Chulie

Minnie menajamkan pandangannya, “dia berduaan dengan Ryeowook?” Sungmin menekankan nada bicaranya kata per kata

Chulie agak menyesal sudah memberitahu Sungmin tanpa menanyakan ke Kyuhyun terlebih dahulu, “er—sebaiknya kau tanya langsung ke Kyuhyun sana”

Sungmin hanya mengangguk. Dengan kilat ia menggendong tasnya dan melaju keluar—ke tempat parkiran.

Semenjak Kedua orang tua mereka memberlakukan peraturan konyol itu, Sungmin dilarang numpang pulang naik motornya Kyuhyun. Makanya sekarang pun Sungmin tidak pulang bareng lagi sama tunangannya itu

“Kyuhyun” panggil Ryeowook

Kyuhyun yang sedang mengeluarkan motornya menoleh, “Apa?” anehnya wajahnya tidak bersahabat

Ryeowook menghampirinya, “boleh ngga aku nebeng sampai depan rumah—kan kita berdua searah”

Tadinya Kyuhyun mau menolak permintaannya Ryeowook tetapi pikirannya berubah saat melihat sosok Sungmin berjalan ke arah mereka, “boleh ayo naik” katanya

“Thanks yah” Ryeowook naik ke jok belakang. Dengan suara keras Kyuhyun menjalankan motornya. Meninggalkan Sungmin yang ternganga melihat adegan itu.

***

“Gw bener bener udah ngga kuat lagi!” ucap Hankyung saat menemui Wookie dibelakang sekolah. Mereka berdua sengaja datang pagi pagi buta untuk membicarakan rencana rencana mereka, disini pulalah tempat Hankyung membicarakan hasil kinerjanya kepada Ryeowook.

Ryeowook bingung melihat Hankyung yang datang marah marah seperti itu, “ada apa?”

Hankyung menoleh kesal, “kemarin pas dikantin, gw ikutin kata lo—gw harus baik baikin si Minnie kan? makanya gw bermaksud mentraktir dia dan lo tahu apa yang terjadi” Hankyung menggantung kalimatnya

“Apa?” tanya Wookie penasaran

“Duit gw abis 3000 won!! gila banget!! Kok lo ngga ngasih tahu sih dia makannya udah kayak gajah!!” protes Hankyung

Wajah Wookie melongo—sejenak ia mengerti semuanya, “Oh itu, tenang aja ntar gw ganti deh duit lo” Wookie mengeluarkan dompetnya dan mengeluarkan uang sejumlah yang tadi disebutkan oleh Hangeng

“Tapi kemarin lo sama Kyuhyun ngapain sih?” tanya Hankyung sambil menerima uang dari Wookie

“kenapa lagi?”

“Si Sungmin pas les kemarin, dia nangis. Sungmin cerita dia ngeliat lo sama Kyuhyun boncengan berdua”

Wajah Ryeowook menunduk sedih, “Maaf yah Minnie” desahnya kecil

Hankyung menatap Ryeowook seksama, “udahlah kita hentiin aja, gw kasian sama lo—ini sama aja nyiksa diri sendiri. Segitu sayangnya kah lo sama dia?”

“More than u knows” ucap Ryeowook sambil berlalu, kembali keruang kelasnya yang masih sepi. Ia berpapasan dengan seorang siswi mading, Ryeowook heran melihat siswi itu bersemangat menempelkan berita mingguan di kaca pengumuman. Ia berbalik penasaran dengan tulisan itu.

‘Cho Kyuhyun dan Lee Sungmin kabarnya telah putus hubungan!!! Banyak saksi berani menjamin kalau ada pihak pihak lain yang menyebabkan pasangan paling terkenal ini putus!!!’

Ryeowook tersenyum miris membacanya, “Pihak pihak lain itu pasti aku dan Hankyung. Hmm bagaimana yah reaksi mereka berdua membaca tulisan ini” Sesudah membaca Ryeowook berlalu dari situ.

TBC

20 responses to “≈No Other like U-Twelve-{Trouble}≈

  1. wuih… kok mamanya sungmin kenal sama Hankyung? apa mereka sekongkol?
    sebenarnya niat wookie itu buruk atau baik sih???? penasaran…………
    *ngacak rambut frustasi*

  2. kkkk~ rencana bonyok KyuMin nih, jadi gini, nanti mreka bkalan nikah deh..hehe *apacoba

  3. Si kyu sadis bgt mukul min pake kamus,,,, ckckck,,,
    Kyumin pasangan paling aneh,,,,,
    really, no other like kyumin and no other like nolu,,,

    knapa skrng klo baca nolu rasa’a pndek bgt yah,,,,

  4. sebenernya apa rencana wookkie sama hangeng?? kok mau misahin minnie gitu?
    tapi tadi ngerasa bersalah pas tau minnie nangis gara gara liat kyu boncengan ama dia.
    sebenernya ada apa sama wookkie dan hangeng? mencurigakan..
    apa ini ada kaitannya ama rencana orang tua kyumin?
    soalnya aneh banget nih orang tua minnie tiba tiba ngasih aturan gaje buat kyumin dan kenapa gurunya harus hangeng?
    aiihh penasarann… lanjut baca lagi

  5. aigo ini si wookie sama hankyung maksudnya baik apa jahat ya
    ortu kyumin juga punya rencana apa nih?
    makin seru…
    lanjut baca lagi

  6. Jgn2 rencana yg disusun eunhyuk yaitu misahin ming dg kyu lgi.., jdi para ortu kerjasama ama wookie n hankyung bwat mempermulus jln mrk tuk mndapatkan cucu….😀

    Haduuuh ni para ortu tega’an amat ank sendiri..🙂

  7. Wookie, dirimu…..
    Kasian juga sama hankyung ngedektin sungmin ampe tekor gitu hahaah

From my Wonderlander ♥

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s