≈No Other like U-thirteen-{Clear^^}≈

Sejak kejadian kemarin Sungmin kelihatan tidak bersemangat, Ia ingat betapa berlebihan dirinya menangis didepan Hankyung—untung saja dia tidak marah karena akhirnya mereka tidak jadi les, malah jadi ajang curhat.

Minnie tidak mengerti, kenapa Kyuhyun menjadi dingin dalam waktu sehari? Dan sekarang? Dirinya kembali masuk di mading. Entah bagaimana nanti reaksi Kyuhyun, yang pasti Sungmin tidak punya tenaga untuk marah marah sekarang

Dia masih terpukul.

“Aish, memangnya mereka tidak ada kerjaan lain apa?” Kyuhyun menatap tajam ke arah Mading. Namun ia hanya menghela nafas dan pergi dari situ.

Kyuhyun kelihatan sama tidak bersemangatnya dengan Sungmin, dia menyeret kakinya masuk ke dalam kelas. Emosi Kyuhyun langsung muncul ketika melihat Hankyung sedang asyik senyum senyum sendiri.

“Hankyung, aku ingin bicara denganmu?” tanyanya menatap tajam Hankyung

“Ha?” Nyawa Hankyung kembali terkumpul, ia heran melihat wajah Kyuhyun yang marah, “ada apa?”

“Kau suka dengan Sungmin?” Kyuhyun mengintrogasinya

Mulut Hankyung membulat tidak mengerti tetapi ia teringat ucapan Ryeowook kemarin, dia benar—Kyuhyun sekarang cemburu.

“memangnya kenapa?” Hankyung berbalik menanyakan hal itu dengan memasang tampang polos.

“Jangan pura pura, aku melihatmu berduaan dengannya saat dikantin kemarin” ucap Kyuhyun

Hankyung berusaha tenang, ia mengingat semua perintah dari Ryeowook, “Aku hanya mentraktirnya—soalnya aku berjanji jika dia bisa mengerjakan semua PR dariku, akan kutraktir sepuasnya dikantin. Memangnya kau kira aku menyukainya?” Hankyung menepuk pundak Kyuhyun, “gila saja, aku kan sahabatmu—masa aku tega berbuat begitu” katanya dengan nada terluka karena dituduh oleh Kyuhyun

“Jadi kemarin itu—“ suara Kyuhyun terputus,

Kyuhyun akhirnya mengerti, ia merasa tidak enak telah mencurigai Hankyung dan Sungmin. “Maaf kemarin aku terlanjur emosi, kukira kalian ada apa apa..makanya—“

“Makanya kau balik membuat Sungmin cemburu gitu?” kata Hankyung

Kyuhyun sontak menoleh lalu mencengkram pundak Hankyung, “Kau tahu darimana?” sergahnya, seingat Kyuhyun, Hankyung tidak berada disana ketika dia meninggalkan Sungmin dilapangan.

Hankyung menghela nafas dan menghentikan senyumnya. Ia berganti mimik muka bersedih, “Sungmin kemarin menangis—kami membatalkan les, dia akhirnya malah curhat habis habisan denganku” jelasnya

Wajah Kyuhyun kelihatan ngeri, “dia menangis?”

“Ya, dan itu gara garamu, siapa suruh kau tidak bertanya dengannya tentang hubungan kami—eh malah mengambil kesimpulan sendiri” Hankyung berlagak marah dan menghakimi Kyuhyun

Kyuhyun masih mencerna ucapan Hankyung, dia tidak mengira semua ini cuma kesalahpahaman. Dan sekarang, Kyuhyun telah membuat Sungmin menangis.

“Aku akan ke kelasnya” Kyuhyun beranjak pergi, tetapi berhenti saat didengarnya bunyi bel masuk. “Arghh”

Hankyung berusaha menenangkan Kyuhyun, “sudah sudah—nanti pas istirahatkan bisa” Ia menepuk nepuk bangku Kyuhyun—menyuruhnya untuk duduk.

Sepanjang pelajaran, Kyuhyun sama sekali tidak menyimak. Ia hanya bengong lalu menunduk. Kalau tidak begitu—Kyuhyun pasti menghela nafas panjang dan membisikkan nama Sungmin berulang kali

Hankyung yang melihat Kyuhyun, merasa amat bersalah—ia membuang wajahnya. Sebenarnya Hankyunglah yang merasa begitu jahat telah mempermainkan Kyuhyun dan Sungmin, tapi ini sendiri demi kebaikan mereka. Hankyung menekankan itu. Meski dalam hatinya Hankyung tahu ini semua salah

Ting….Tong

“Yess!” pekik Kyuhyun ketika bel istirahat berbunyi, Ia melesat cepat keluar ruangan tetapi—

“Kyuhyun tunggu!” panggil Ryeowook tepat pada waktunya

“Apa lagi sih! gw ada urusan penting” bentak Kyuhyun karena Ryeowook lagi lagi mengganggunya

“Itu, gw mau diskusiin buat surat cinta nih, gimana yah sebaiknya. Gw ngga ngerti” keluh Ryeowook. Ditangannya sudah ada selembar kertas dan alat tulis

Kyuhyun memejamkan matanya, “sekarang gw ngga bisa—udah 3 hari gw istirahat sama lo melulu dan itu malah jadi gosip. Dan sekarang Minnie kemungkinan besar udah marah banget sama gw…jadi ngga deh” Kyuhyun berbalik menuju ruang kelas Sungmin tetapi lagi lagi tangannya ditahan oleh Ryeowook

“Nanti gw akan bantuin jelasin ke dia, tapi sekarang lo harus bantuin gw dulu gimana?” bujuk Ryeowook.

Kyuhyun semakin kesal, “Wookie udah—“

“Elo udah janji” Ryeowook berkata dengan tegas, ia tahu kalo Kyuhyun sudah dibuat berjanji, ia akan menepati janjinya itu

“Ok ok! Nanti pulang sekolah lo harus ikut gw nemuin Sungmin buat ngejelasin semuanya” kata Kyuhyun pasrah, ia akhirnya mengikuti langkah Ryeowook menuju perpustakaan.

“Baiklah” balas Ryeowook

Namun sekali lagi, bahkan alam semesta pun tidak menginjinkan mereka untuk bertemu. Termasuk Authornya *hehehe*

Kyuhyun berlarian ke ruang kelas Sungmin saat pulang sekolah lalu sampai dengan tersengal sengal, “Minnie mana?” tanyanya kepada anak anak sekelas. Bahkan Chulie juga sudah tidak ada ditempat

Yesung menghampiri Kyuhyun dengan lagak sok ikut campur, “Ngga ada—eh lo berdua kenapa sih? Udah beneran putus? Kok sekarang kayak berganti pasangan, elo sama Wookie terus Sungmin sama Hankyung, ck ck ck” Yesung pura pura menggelengkan kepala heran, padahal sebenarnya ia senang melihat ada berita heboh langsung dari sumbernya.

Maklum Yesung juga termasuk biang gosip di sekolah

Kyuhyun menepis tangan Yesung, “Please, jangan ikut-ikutan kalau ngga tahu masalah kami” Kyuhyun membalikkan badan dan pergi meninggalkan Yesung sendirian.

Kyuhyun terburu buru mengeluarkan motor dari tempat parkir dan menderu keluar dari wilayah sekolah.

“Kemana kamu Minnie?” gumam Kyuhyun di motornya, Ia tidak habis pikir bagaimana ceritanya mereka satu sekolah tetapi sudah 3 hari berturut turut tidak pernah bertemu muka.

Sudah 3 hari, mereka tidak berbicara—sudah 3 hari! Mereka benar benar terpisah, Kyuhyun tidak bisa bertemu Sungmin diluar rumah karena peraturan kedua orangtuanya yang super aneh, nah sekarang disekolah juga?

“Pokoknya aku harus protes sama Appa!” bisik Kyuhyun sambil mengencangkan laju motor agar lebih cepat sampai dirumah

***

“Tidak boleh!”

“Tapi Appa—“

Donghae membalikkan badannya lalu menatap tajam ke arah Kyuhyun, “sekali tidak boleh tetap tidak boleh” ucapnya bernada final

“Sudahlah Kyu” sahut Ibunya sambil duduk disebelah Donghae, “lagipula ini semua demi kebaikan kalian, masa tidak bertemu 3 hari saja sudah protes begini. Ingat masih ada 362 hari lagi baru kalian boleh bertemu” kata Eunhyuk enteng, ia menggandeng lengan Donghae dengan mesra

“362 hari? Bukannya kami cuma tidak boleh bertemu selama sebulan hingga ujian nanti?” Kyuhyun menggeleng heran—tidak mungkin dia tidak bertemu dengan Sungmin selama itu

Donghae dan Eunhyuk mengacuhkan Kyuhyun, mereka malah asyik bercengkrama sendiri.

“Appa! Umma!” pekik Kyuhyun

“Benar kata Ibumu, kalian setahun tidak boleh bertemu diluar sekolah hingga nanti setelah lulus akan kami nikahkan—lagian apa ngga bosen ketemuan tiap hari disekolah?” kata Donghae kesal—merasa terganggu oleh anaknya sendiri

“Appaaaa disekolah aku aja ngga ketemu diaa…” Kyuhyun pura pura menunduk sedih

Donghae tetap tidak terpengaruh, begitu pun dengan Eunhyuk. “Pokoknya tidak boleh”

Kyuhyun mendelik kesal, “yah ternyata aktingku tidak berhasil” gumamnya pelan

Donghae dan Eunhyuk hanya tersenyum penuh rahasia melihat Kyuhyun putus asa seperti itu, “Coba kalau kau menikah dengannya—tidak ada seorangpun yang bisa menghalangi kalian kan”

Kyuhyun memutar kedua bola matanya, “Itu lagi, itu lagi” Kyuhyun beranjak naik ke kamarnya ketika Appanya berseru, “Tapi itu benar—kalau kau menikah dengannya, kau berhak seluruhnya atas Sungmin, kami pun tidak punya andil apa apa. Kan dia sudah menjadi tanggung jawabmu”

Kyuhyun sejenak berpikir namun menghempaskan pikirannya itu, “Masa aku nikah muda?” gumamnya sambil masuk kamar dan merebahkan tubuh di atas kasur

“Kyuhyun!” teriak Chulie, ia masuk kamar dengan wajah sangar.

“Ada apa sih? Jangan ganggu aku Heenim—lagi banyak pikiran nih” keluh Kyuhyun

Chulie menyerahkan ponselnya ke Kyuhyun, “sebaiknya kamu telepon dia, sudah seharian tadi Sungmin seperti mayat hidup” sarannya

Kyuhyun menerima Handphone itu dengan sangsi, “tumben baik”

“Jujur aku memang tidak tahu masalah kalian dan aku tidak mau ikut campur—tapi ini sudah keterlaluan! Satu sekolah kembali menggosipkan kalian tahu!” pekik Chulie tidak sabar

Kyuhyun memandang Chulie sejenak lalu teringat kata kata Hankyung, ‘Sungmin menangis kemarin’

Dengan cepat, Kyuhyun menekan sederet nomor namun…

“Tidak tersambung” Kyuhyun mencoba sekali lagi

“Kok ngga tersambung yah” Kyuhyun menggeleng ke arah Chulie

“Coba aku telepon dari rumahnya saja, tenang Adjumma tidak akan curiga kalau aku yang menelepon” Chulie keluar dari kamar Kyuhyun menuju telepon rumah di luar kamar mereka.

Kyuhyun menunggu sejenak—tidak lama kemudian Chulie masuk, “katanya Sungmin memang sedang menelepon dari tadi, jadi panggilanmu tidak masuk” ucapnya pelan

“siapa yang diteleponnya?”

“Hankyung”

Wajah Kyuhyun terkejut, “Ha?”

Tanpa pikir panjang Kyuhyun langsung mengambil kunci motor dan jaketnya, Ia sedikit berlari kecil melewati tangga dan melewati kedua orang tuanya di ruang keluarga, “Mau kemana kamu malam malam begini?” tanya Eunhyuk yang heran melihat anaknya terburu buru

“Ke rumah Kibum, katanya ada game baru yang seru” ucap Kyuhyun dengan lancar berbohong, dia tahu jika berterus terang pasti dilarang menemui Sungmin. Tapi tidak, tidak sekarang.

Kyuhyun langsung melaju dalam kecepatan penuh menuju rumah Sungmin

__

“Ha? Aku tidak percaya dia menyesal..jelas jelas Kyuhyun mulai menyukai Wookie” curhat Sungmin, ia sudah menelepon Hankyung selama 2 jam penuh. Tidak dilihat kalau jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Sungmin tidak peduli, ia benar benar masih sakit hati dengan kelakuan Kyuhyun kemarin itu.

“Tapi Hankyunggg—“

Tok Tok.

Sungmin menoleh, ia jelas jelas mendengar ada yang mengetok kaca jendelanya.

Tok Tok

“Hankyung besok kita lanjutkan obrolannya,ok” Sungmin memutuskan sambungan telepon lalu beranjak menuju beranda kamarnya.

Sebenarnya Sungmin agak ketakutan tapi—daripada penasaran, ia memberanikan diri menengok keluar jendela, “mungkin aja kucing” doanya dalam hati

Sungmin mendekatkan wajahnya ke kaca dann……

“Sungmin! Buka kaca nya!” perintah Kyuhyun yang berdiri di belakang kaca beranda

“Hyaa! Kau! Ngapain disini malam malam!” balas Sungmin lumayan berteriak, untung saja kedua orangtuanya sudah terlelap dari tadi

“Cepat buka! Disini dingin!” Kyuhyun merapatkan jaketnya, melihat itu Sungmin membukakan kaca jendela dan membiarkan Kyuhyun masuk kedalam kamarnya

“Akhirnya” Kyuhyun merebahkan diri di atas kasur Sungmin yang nyaman sedangkan Minnie melihatnya dengan dingin, “mau apa kau kemari?”

Kyuhyun mengangkat kepalanya, wajahnya masam menanggapi nada dingin Sungmin, “Kau yang seharusnya menjawab pertanyaanku, ngapain kau menelepon Hankyung selama itu” tuduhnya

Sungmin terperangah, “tahu darimana kau?”

“Sudah jawab saja, oh bagus yah kau sekarang sudah mulai berani berselingkuh” Kyuhyun makin emosi melihat Sungmin yang menutupi kebenarannya

Sungmin tidak terima, dia balas meneriaki Kyuhyun, “Kau sendiri? Kau membonceng mantan tunanganmu di depan tunanganmu sendiri itu apa namanya kalau bukan berselingkuh?” balas Sungmin tajam

“Kau?” Kyuhyun mendekati Sungmin yang berdiri tidak jauh darinya, “Kau tahu kenapa aku melakukan hal itu? Karena aku melihatmu malah asyik berduaan dikantin sama Hankyung” Kyuhyun menghela napas sejenak, “wajahmu kelihatan bahagia dengannya, itu yang membuatku berbuat begitu dengan Wookie”

“Kau sengaja membuatku cemburu?” akhirnya Sungmin paham dengan tingkah Kyuhyun kemarin

Kyuhyun merengut, “habis kau terlalu akrab dengannya—apalagi Hankyung jadi guru lesmu sekarang, bisa bisa kau jatuh cinta lagi”

Deg. Jantung Sungmin kembali tidak stabil, baru kali ini Kyuhyun memperlihatkan perasaannya secara terang terangan.

“Aku dan Hankyung hanya teman kok, tadi saja di telepon dia membelamu terus” jelas Sungmin

“Tapi tetap saja, aku tidak suka kau terlalu akrab dengannya” Kyuhyun berpikir sebentar. “Bagaimana kalau kau minta diajari saja dengan Heenim?”

Sungmin menggeleng, “dia aja masih diajarin sama Kibum sedangkan kamu ngga boleh ngajarin aku, udah Hankyung baik kok” Sungmin membujuk Kyuhyun, anehnya wajah Kyuhyun masih tetap tidak terima.

“Ngga. Bisa bahaya” tolak Kyuhyun tegas

Sungmin mendengus kesal, “kau sendiri—setiap istirahat berduaan sama Ryeowook di perpus! Emangnya aku ngga tahu apa?” kata Sungmin marah

Kyuhyun hanya menunduk merasa bersalah, “tapi aku sudah terlanjur janji mau membantu dia, Minnie” jelasnya

“Pokoknya aku ngga mau tahu, kalau kamu mau aku ngga deket sama Hankyung, kamu juga ngga boleh ketemu lagi sama Wookie di perpus. Titik!” kata Sungmin tidak mau berkompromi lagi

“Kamu memang ngga boleh ketemu sama Hankyung, dengar itu tuan putri” sindir Kyuhyun marah, “aku akan selesaikan urusanku dengan Wookie secepatnya, jadi kamu ngga usah usah nyari alasan buat ketemu sama Hankyung” Kyuhyun mengatur nafasnya yang memburu akibat marah marah

“Aku ngga nyari alasan buat ketemu sama dia! Kamu tuh! Susah banget yah ngga ketemu sama Wookie” Sungmin balas menyindir Kyuhyun

Kyuhyun menghampiri Sungmin sedekat mungkin, ditatapnya lekat. “Kamu nurut dikit kenapa sih?! Aku ngga mau punya istri yang kerjanya protes mulu kayak kamu”

Sungmin menyeringai, “baguslah, aku juga ngga mau punya suami yang egois kayak kamu”

Kyuhyun dan Sungmin saling menatap satu sama lain dengan tajam, “tapi akhirnya kamu akan jadi istriku…so please…jangan kayak gini lagi ok?” Kyuhyun menurunkan nada bicaranya—berusaha lebih lembut

Sungmin menghirup udara sekaligus, ia tiba tiba susah bernafas mendengar Kyuhyun berbicara seperti itu, “Tapi kan aku belum tentu mau” tantang Sungmin. Entah kenapa ia masih terbayang wajah Kyuhyun yang tidak peduli waktu meninggalkannya lalu pergi berdua dengan Wookie. Sungmin masih sakit hati

“Kau harus mau” Kyuhyun menggertakkan giginya, Ia mendekatkan wajahnya ke Sungmin.

“Kau harus mau” bisiknya lagi. Kyuhyun menyentuh dagu Sungmin dan membawa bibirnya mendekat.

Kyuhyun menciumnya lembut, dipegangnya wajah Sungmin yang berusaha memberontak. Kyuhyun mengelus pipinya pelan, lalu memperdalam ciumannya. Membuat Sungmin akhirnya menyerah.

Tak lama Kyuhyun melepaskan ciumannya, dibiarkan Sungmin bernafas terlebih dahulu.

“Kita nikah aja” kata Kyuhyun kemudian, Sungmin yang baru bernafas lega langsung terperangah mendengar ucapan Kyuhyun

“Ha? Jangan bercanda, sebenarnya malam ini kau kenapa sih? Datang kesini—manjat 2 lantai, menciumku lalu ngajak nikah” Sungmin menggeleng keheranan

Kyuhyun mengangkat wajah Sungmin, memaksanya bertatapan langsung dengan Kyuhyun, “Apa aku kelihatan bercanda? Aku lebih senang dipaksa menikah dibanding tidak boleh bertemu denganmu selama setahun penuh” tutur Kyuhyun cepat

“Setahun?!” pekik Sungmin

Kyuhyun mengangguk, “itu kata orang tuaku, mereka kira kita sudah bertemu seharian di sekolah makanya buat apa lagi bertemu diluar itu” Kyuhyun menyandarkan tubuhnya di bawah kasur, ditariknya tangan Sungmin lalu mendudukannya disamping dirinya

“Padahal di sekolah, ada Ryeowook yang memaksaku membantunya sedangkan kau—pasti bersama Hankyung” Kyuhyun berusaha keras menahan diri agar tidak marah marah lagi gara gara Hankyung

Sungmin mengangguk setuju, “memangnya kau ngapain sih dengan Wookie?” tanyanya penasaran

“Wookie meminta bantuanku untuk mendekati seorang namja yang ditaksirnya—makanya akhir akhir ini aku sibuk mencari tahu tentang namja itu” jelas Kyuhyun

Sungmin yang baru mendengar itu, tersenyum lega, “Kukira kau benar benar naksir dengannya”

Kyuhyun bergidik ngeri, “sudah kubilang dia bukan tipe-ku” Ia kembali menatap Sungmin lembut, “besok aku akan menyelesaikan janjiku dengan Wookie terus kamu harus berhenti ke kantin berduaan dengan Hankyung, gimana?” tawar Kyuhyun, dilihatnya Sungmin mengembangkan senyum lebar, “setuju, itu baru adil” serunya

Kyuhyun ikut tersenyum, “ok, dan besok kau harus pulang bersamaku lagi”

Sungmin menggeleng, “kan sudah kubilang kau dilarang menemuiku—untung saja kedua orang tuaku sedang tidur sekarang, kalau tidak?” Sungmin jelas jelas menolak usul terakhir Kyuhyun.

“besok kan kita berdua memang harus berbicara dengan mereka” Kyuhyun mengambil tangan Sungmin lalu memainkan jari jarinya

“Bicara tentang apa?”

Kyuhyun menoleh, ia kelihatan lebih bersemangat sekarang. “Ya bicara soal pernikahan kita lah”

“Ha?tapi bukannya kau menolak mentah mentah?”

“Tidak sekarang” Kyuhyun menggeleng, dia menggenggam tangan Sungmin erat erat. Sungmin pun ikut merasakan hangatnya tangan Kyuhyun. “sudah 3 hari melihatmu dengan lelaki lain membuatku lebih gampang marah dan tidak tenang, tapi kalau kita menikah—kedua orang tua kita tidak akan bisa memaksa kamu dan aku lagi, gimana kamu setuju?” Kyuhyun menahan nafas—ia tidak siap jika harus dipaksa pisah selama setahun, bahkan pernikahan bukan hal buruk dibandingkan dengan itu.

Wajah Sungmin memerah, “Kau barusan melamarku?” selidiknya

Kyuhyun tertawa, “kira kira begitu”

“Aku mau kalau begitu” Sungmin tersenyum malu malu, Kyuhyun yang mendengar itu langsung membawa Sungmin kedalam pelukannya.

“Percaya padaku, ini jauh lebih baik” bisiknya tepat ditelinga Sungmin

***

“Wookie, cepat kemari” tangan Hankyung melambai memanggil Ryeowook yang sedang berjalan mendekatinya

“Ada apa? Tumben kau memanggilku saat istirahat begini?” tanya Ryeowook kesal, ia takut sekali ada siswa yang memergoki obrolan mereka berdua

Hankyung mengangkat kedua tangannya, “Aku menyerah, aku tidak mau ikutan lagi” ucapnya

“Kenapa?” balas Ryeowook tidak mengerti

“Kau tahu—kemarin selama 2 jam aku harus mendengarkan curhatan Minnie tentang Kyuhyun terus menerus. Tidak, aku tidak kuat lagi” Hankyung masih menggeleng tidak percaya, “semakin mengenal Minnie aku semakin bingung apa yang dilihat Kyuhyun dari wanita seperti dia” Hankyung kembali menerawang ke angkasa berharap ada teman alien yang mendengar keluhannya sekarang selain Ryeowook

Ryeowook tersenyum geli, “memang….no other like Sungmin dimata Kyuhyun. Jangankan lo, gw aja bingung kenapa gw bisa dicampakkan sama Kyuhyun demi cewek se aneh dia. Tapi yah pada dasarnya Sungmin gadis yang baik” tuturnya

“Oh kalian berdua—“ ucap seseorang, Hankyung langsung berhenti melamun sedangkan Wookie memasang wajah siaga—mereka berbalik dan terkejut melihat Kyuhyun ada didepan mereka sambil membawa catatan tebal

Kyuhyun menatap mereka berdua secara bergantian tiba tiba tersenyum simpul, “Ini Wookie” Kyuhyun menyerahkan catatan ditangannya ke Ryeowook, “Isinya semua yang pengen lo ketahui tentang Hankyung,,tapi sepertinya tidak perlu—kau mau menembak dia kan hari ini?” Kyuhyun menyeringai lalu mundur perlahan, “sebaiknya aku tidak menganggu kalian berdua, Wookie..semoga beruntung” katanya

Ryeowook melongo menatap Kyuhyun yang salah paham, disebelahnya Hankyung melihat Ryeowook tidak percaya

“Oh ya” Kyuhyun berbalik lagi, “Janjiku sudah lunas, jadi sekarang aku tidak ada urusan lagi denganmu” Ia berlari riang meninggalkan mereka berdua dibelakangnya

Hankyung mengerjapkan matanya sejenak, “Kau yang dibilang Kyuhyun naksir denganku?”

Ryeowook memutar bola matanya—tidak peduli, seraya berpikir keras, “berhasil tidak yah” bisiknya

Di depan rumah Sungmin

“Ayo Minnie” tarik Kyuhyun kedalam rumah Sungmin

Sungmin menggeleng ngeri, “Kau yakin dengan ini Kyu? Kita akan nikah muda lho?” Sungmin masih bertahan di depan pintu, lututnya lemas membayangkan reaksi kedua orangtuanya.

Meminta dinikahkan setelah menolaknya mentah mentah? Pasti mereka tidak direstui deh. Pikir Sungmin

Kyuhyun berdecak kesal, kembali ditarik lengan Sungmin kencang, “Kau ini?? tadi malam kan udah setuju kok sekarang ciut begini” katanya

“Aku takut kita tidak diijinkan Kyu” kata Sungmin terus terang

Kyuhyun menghentikan aksinya, “tenang saja, kan ada aku…udah masuk aja, kasian mereka menunggu kita” kali ini Kyuhyun hanya menggandeng tangannya yang dibalas dengan erat oleh Minnie

Kyuhyun sudah menelepon kedua orangtuanya untuk membicarakan hal ini dan sekarang mereka semua sudah berkumpul di rumah Sungmin.

Pokoknya masalah ini harus tuntas. Batin Kyuhyun

Kyuhyun dan Sungmin dibelakangnya masuk kedalam ruang tamu, pandangan tajam dilayangkan kearah mereka berdua

“Sebenarnya ada apa ini Kyuhyun? Kenapa kau mengumpulkan kami disini?” suara Kangin—Appa Sungmin membuka pembicaraan

Kyuhyun duduk disofa saat mulai berbicara, “Kami hanya meminta ijin kalian semua untuk merestui kami” kata Kyuhyun langsung ke dalam pokok masalah

“Untuk?” tanya Donghae menyelidik

“Kami berdua memutuskan untuk menikah” Kyuhyun mengucapkan itu dengan tegas, disebelahnya Sungmin menutup kedua kupingnya—takut dimarahi habis habisan oleh para orangtua mereka

“Ow” kata mereka serempak

“Ya sudah, menikah saja” ucap Leeteuk enteng

“Eh?” Sungmin terkejut dengan reaksi mereka yang datar datar saja

Eunhyuk pun ikut mengangguk semangat, “Iya, kalian konsentrasi saja dengan sekolah—biar kami semua yang mengurusi soal pernikahan” ujarnya seraya menatap sayang ke Kyuhyun

“Kalian tidak marah?” tanya Kyuhyun tidak percaya

“Buat apa?” tanya Kangin balik

“Bukankah kalian melarang kami untuk tidak berpacaran dan tidak boleh bertemu selama setahun?” Sungmin akhirnya membuka suaranya
Donghae tersenyum lebar, “sebenarnya itu supaya kalian lebih fokus dengan masa depan kalian, dan sekarang… pernikahan kan termasuk ke dalam ‘masa depan’” ia berkompromi

“Betul itu” Leeteuk ikut meyakinkan

“Oh” Kyuhyun dan Sungmin mengangguk paham. Kangin, Leeteuk dan Donghae berusaha menahan mati matian senyum kegembiraan mereka, takut jika Kyuhyun dan Sungmin melihatnya akan kembali menarik perkataan mereka tentang pernikahan

Eunhyuk berdiri lalu mendorong Kyuhyun dan Sungmin keluar rumah, “Apa apaan ini Umma?” kata Kyuhyun sesampainya di depan gerbang

Eunhyuk tersenyum menggoda, “Anggap saja ini hadiah dari kami—sana lebih baik kalian jalan jalan, bukankah kalian sudah lama tidak pergi berdua?” nasihatnya

Kyuhyun ikut tersenyum malu malu sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal sedangkan Sungmin hanya tertunduk karena wajahnya memerah seketika.

“Makasih Umma” Ujar Kyuhyun ketika menghidupkan motornya, Sungmin juga senang karena mereka jarang jarang diijinkan seperti ini, “Kami pergi dulu Adjumma” serunya

“Dadah” Eunhyuk melambai ke mereka yang sudah menghilang di belokan jalan, Ia masuk dengan perasaan bahagia.

“Rencanaku berhasil seratus persen!!” Eunhyuk terkikik sambil kembali duduk disebelah suaminya, Donghae.

Dihadapannya Leeteuk dan Kangin terlihat sama bahagianya dengan mereka, “Aku tidak menyangka Eunhyuk-shi benar benar sudah memperhitungkan semuanya, sesuai dengan dugaanmu” Kangin menggeleng salut, Leeteuk pun tidak henti hentinya tersenyum. “Akhirnya impian kita semua tercapai yah” katanya

Donghae mengangguk antusias, “betul Leeteuk-shi, sebentar lagi kita akan punya cucu!”

“Hahahaha” mereka tertawa bahagia sampai sampai tidak sadar bel depan berbunyi, “Eh tunggu sebentar ada yang datang” Leeteuk bergegas menghampiri pintu lalu membukanya. Ia kembali tersenyum sumringah saat melihat siapa yang datang, “mari masuk” Leeteuk menarik tamu itu bergabung dengan mereka semua

“Ryeowook” panggil Eunhyuk lembut

Ryeowook melihat mereka satu persatu lalu ikut tersenyum lebar, “kalau melihat kalian bahagia seperti ini, berarti rencana kita berhasil dong”

Kangin menjabat tangan Ryeowook, “Ini semua tidak akan terjadi tanpa bantuanmu dan Hankyung” ucapnya secara tidak langsung berterima kasih

Ryeowook tersenyum senang, “tidak apa apa Adjushi, aku bahagia kalau Kyuhyun bahagia apalagi Sungmin memang orang yang tepat untuknya” kelakarnya pelan

“Tapi tetap saja sekali lagi terima kasih” kali ini giliran Donghae menggenggam tangan gadis itu—gadis yang hampir menjadi menantunya.

Ryeowook membalasnya dengan senyum tulus. Ya benar Ryeowook sengaja memisahkan mereka berdua disekolah atas permintaan Eunhyuk Adjumma.

Adjumma mengatakan keinginannya untuk menikahkan Kyuhyun dan Minnie namun ditolak mentah mentah oleh mereka berdua. Oleh karena itu ia dan para orang tua lainnya berusaha memisahkan mereka, disekolah maupun dirumah.

Lalu membuat mereka terjepit sehingga pernikahan adalah satu satunya jalan keluar agar mereka bisa bersama.

Dan sekarang terbukti rencana mereka sangat amat berhasil.

Hmmm…..bagaimana yah selanjutnya nasib mereka?

TBC

25 responses to “≈No Other like U-thirteen-{Clear^^}≈

  1. wih gila! keren banget. hahaha kupikir planning nya wookie sendiri. ternyata. ow.. hahahaha daebak.

  2. daebak … aku yg biasanya gk suka ma ff chapter,,, sekarang suka banget karna onnie sebas,,
    hua,, onnie sebas,, saranghae *dilempar ama onnie sebas*

  3. ternyata benar mereka sekongkol-.-
    dan akhirnya kyumin setuju buat kawin muda..>,<..

    kalo diliat sekilas(?) mereka emang bukan pasangan yg romantis..
    tpi mereka bisa romantis with their own style…
    no other like kyumin..^^

  4. astagaaaaaaaaa~ *geleng2 kepala*

    sumpah nih epep DAEBAK bangettt…!!!

    lanjut ahhh~

  5. huwaa!! trnyt wookie baek y >< astaga g sgka nae wookie kau sgt amat baik!!! luv u hahaha
    anh y ==" kyumin udh saling suka tp tiap ngom nikah kaya kepaksa

  6. wow :O
    manteeeebbbbbbb…………… ceritanya makin lama makin seru!!!!!!!!!!! wahh,, kaya na malm ini gw ga bkal tidur…. *saking penasarannya*
    #kabuuuurrr next part

  7. alamak . . .
    jadi mereka kerja sama nich ceritanya ???
    kirain . . . . . si Wookie pegen balikan tunangan lagi ma Kyu, ternyata kerjama para ortu nich
    ck, ck, ck

    Author daebak !!!
    alur ceritanya ga’ gampang di tebang
    superb !

  8. So sweet,,,,
    Disini keliatan bgt klo kyumin udah mulai saling ketergantungan,,,
    Ini keluarga’a kyumin bner” heboh dah, yg pacaran siapa yg kebelet nikah siapa,,, bner” cuma ada di nolu nih yg kaya gini🙂

  9. Kirainnnnn Wookie beneran mau misahin mereka!Aissh sumpah ketipu!
    Ni para orang tua bener” yah ngebet bener pngen KyuMin cepet” nikah ckckck aku dukung dah^^

  10. kirain Wookie beneran mau pisahin mereka~~
    hadooh itu keluarga kompak bener yah ckckck

  11. hyukmma bnr2 keren deh,
    akhir’a kyumin mau nikah jga,,aaahhh jdi ga sabar deh

    lanjuut

  12. Waaahhhh,ni ff bagus banget eonn.HanWook ah,gue mikirin ini semua rencana mereka berdua buat misahin KyuMin!ehh,ternyata ini rencana ke4 orang tua mereka juga*ampun ditipu TeukKangEunHaeHanWook*#Pletakk.Pokok’a Daebak deh.Gue lanjut ya baca part 13….

  13. tuh kan pasti ada apa apa nih antara wookkie, hankyung dan orang tua.
    trrnyata wookkie di suruh ikut ngebantu rencana mereka yang ngebet minta kyumin nikah? ckckck dasar orang tua yang haus cucu(?)
    lagian minnie masih sekolah masa hamil?
    gimana nanti reaksi bu tukinem muridnya ada yg mau nikah dan malah para orang tuanya ngarepin minnie cepet hamil.
    hahhhaha kayanya mulai seru nih!
    next chap..

  14. aigo ternyata ni ortunya kyumin sama wookie kerjasama supaya kyumin cepet2 nikah
    ortu yg nyentrik kekeke
    lanjut baca lagi

  15. Woww…. Rencana para org tua tuk menikahkan kyumin berhasil.. Hahaha
    Tp kasian juga liat kyu n ming baru 3 hari pisah aja kyu udah uring2an, apalagi klo setahun.. Gk kebayang dech gimana ntar nasib kyumin, kekekeke🙂

  16. wahhh… kyumin udah sehati banget.. tp klo udah pisah ngeri bgtlah si kyu posesifnya

From my Wonderlander ♥

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s