≈No Other Like U-Nineteen-{Twins}≈

Esok harinya

Rumah Sungmin dan Kyuhyun makin ramai. Soalnya ini adalah hari pertama mereka kembali bersekolah. Kyuhyun yang sudah wanti wanti kalau Sungmin pasti kesiangan lagi akhirnya memasang alarm ditempat yang berbeda, dan hasilnya….

“Minnie cepetan mandinya, kita bisa telat!!!!” teriak Kyuhyun sambil menggedor gedor pintu kamar mandi, dia melirik ke arah jam, 06.52.

Padahal sekolah masuk tepat jam 07.00 pagi

KREKKK

Minnie keluar—sudah berganti baju seragam. Dengan terburu buru dirapikan buku buku pelajaran sementara Kyuhyun mandi.

“Kyuhyun aku tunggu digarasi ya” Sungmin langsung keluar dari kamar dan menuju garasi mereka.

“Ok” Secepat kilat Kyuhyun keluar. Sisa sisa sabun masih menempel dibadannya—tapi Kyuhyun cuek lalu memakai baju seragam. Dikunci pintu kamar kemudian menyusul Sungmin di garasi

“Yuk kita harus buru buru” Kyuhyun mengeluarkan motornya dan buru buru menggas agar melaju lebih kencang

Kyuhyun sudah berusaha mempercepat jalannya motor—tapi dia takut kena tilang. Padahal kecepatannya baru 80 km/jam, kan kalo di tilang itu 120 km/ jam. Tapi Kyuhyun cari aman—ngga lucu hari pertama bukannya belajar malah berakhir di kantor polisi

“Tunggu!!” teriak Minnie dari belakang melihat Satpam galak itu mulai menutup pintu pagar.

“Sorry yah” Dengan santai ditutup pintu pagar sekolah tepat di muka mereka berdua, “Arghh tidak!!” teriak Kyuhyun frustasi

Sungmin turun dari belakang, bersiap siap mau memanjat pagar sekolah, “kamu mau ngapain Minnie?” tanya Kyuhyun
Minnie menoleh tanpa merasa ada yang salah, “Mau manjat lah—daripada dihukum bu Tukinem” tungkasnya

“Terus gimana sama motorku?” ucap Kyuhyun sambil menunjuk motor gedenya, “iya juga” Minnie berpikir keras—sepertinya dia sudah ahli dalam urusan telat dan mengakali peraturan sekolah

Tetapi terlambat, Bu Tukinem sudah nangkring tepat dihadapan mereka dari balik pagar—rupanya kali ini pak Satpam jadi kaki tangannya, “Sungmin, Kyuhyun—kalian ikut dengan saya!” teriaknya, dengan patuh Pak Satpam membuka gerbang mempersilahkan mereka masuk dengan konskuensi yah dihukum oleh Bu Tukinem

“dengar ya,” Bu Tukinem berbalik ke arah mereka, “bukan berarti kalian mengundang saya ke pernikahan kalian bisa membuat saya mentolerir perbuatan kalian sekarang, ingat saya itu selalu bertindak adil dengan semua orang” jelasnya

“Iya bu” jawab mereka pasrah

Bu Tukinem mengangguk puas, “bagus! Sekarang kalian tolong lap lap genteng sekolahan yah” Bu Tukinem mengedarkan kepalanya ke langit langit seluruh ruangan sekolah, “udah berdebu tuh” ujarnya cuek

“Apa?” kata Kyuhyun tidak percaya

“Kenapa? Mau protes?” tantang Bu Tukinem

“Bukannya begitu Bu—tapi tuh genteng udah pasti berdebu kan diterpa angin, lagian ibu ngasih hukuman yang masuk akal dikit kek” protes Kyuhyun tidak terima. Ngelap genteng? Yang bener aja? Orang sinting juga belum tentu mau ngelakuin hal itu? Batin Kyuhyun

Maklum seumur hidup dia belum pernah dihukum sama guru ini, cuma Sungmin yang pernah merasakan pahit asemnya menjalani hukuman itu. *soalnya ga ada manis manisnya*

Bu Tukinem makin kesal karena terus dibantah oleh Kyuhyun, “Ya! Kerjakan saja! Jangan banyak protes!” bentaknya sambil meninggalkan mereka berdua di lapangan sekolah

Minnie menepuk pundak Kyuhyun, “udah pasrah aja” Dia berjalan ke arah gudang—Kyuhyun hanya bisa menghela nafas dan mengikuti Sungmin kesana

“Ngapain kita disini?”

Sungmin menarik sebuah tangga besi yang bisa memanjang tinggi, “ngambil alat buat bersihin gentenglah” Sungmin menyerahkan kain lap serta ember untuk Kyuhyun dan dirinya

“Bantu aku dong” pinta Sungmin keberatan memanggul tangga itu sendirian.

Akhirnya Kyuhyun dan Sungmin berhasil mengeluarkan tangga besar itu dari gudang, ditaruhnya tangga itu di bawah kemudian di panjangkan agar bisa menyentuh atap sekolah, “Aku aja yang naik—kamu di bawah aja, bahaya” Kyuhyun mulai naik—dibawahnya Sungmin memegang ember berisi air sabun lalu memberikan kain lap yang sudah diperas kepada Kyuhyun

Di atas Kyuhyun menerima kain itu lalu mulai mengelap genteng satu persatu. Ah sungguh kerja sama yang indah

*author suka ngeliat mereka dihukum*

Selama setengah jam, baru seperempat genteng berhasil mereka bersihkan. Kyuhyun turun dari tangga dengan peluh memenuhi wajahnya, “capek ya?” tanya Sungmin

Kyuhyun mengangguk lemah, “capek, ngga lagi lagi deh aku menghina kamu kalau lagi dihukum—ternyata berat juga” nafas Kyuhyun sedikit terengah engah karena matahari sudah mulai tinggi

Dengan penuh perhatian Sungmin mengelap keringat Kyuhyun dengan kain di tangannya, pelan pelan. “Makasih” bisik Kyuhyun. Ternyata Minnie bisa bersikap romantis juga. Kyuhyun membatin

“Eh tapi kok agak bau yah” kata Kyuhyun sambil mengendus endus, “Ya! Minnie kau mengelap mukaku kok pake kain lap sih!!!” Kyuhyun melepas tangan Sungmin

Sungmin terperanjat, “Eh, emang iya yah” dilihat kain yang dipakainya barusan, Sungmin nyengir lebar, “maaf—ngga sadar” kilahnya

Kyuhyun berkacak pinggang, dia menoleh lalu memutuskan kembali naik ke atas—meneruskan hukuman mereka berdua

Tak lama kemudian

“Ah selesai juga akhirnya” Kyuhyun menghela nafas lega—selama satu setengah jam dia dan Minnie berputar keliling atap sekolah dan selesailah tugas berat mereka

“Mau kulap?” tawar Sungmin lagi

“Ngga” tandas Kyuhyun cepat

Wajah Sungmin cemberut, “Ini bener bener sapu tangan kok—cium aja” Kyuhyun mengendus endus sekali lagi—eh ini baru normal. Pikir Kyuhyun

“Boleh deh” Sungmin langsung mengelap wajah Kyuhyun yang penuh keringat dengan sapu tangan miliknya sesudah itu dikeluarkannya sebotol air minum lalu diberikan kepada Kyuhyun, “Minum dulu” ucap Sungmin

Kyuhyun meneguknya—tanpa sadar sudah menghabiskan satu botol, “sorry kecapekan soalnya”

Sungmin menggeleng, “ngga papa nanti bisa dibeli dikantin”

Tak jauh dari sana

“Aih~ anak muda jaman sekarang, ck ck makin mesra aja mereka” bisik Bu Aida di depan ruang guru

Tanpa Sungmin dan Kyuhyun sadari—guru guru asyik menonton mereka dari tadi, karena mereka duduk pada pandangan lurus dari ruang guru

Pak Herman mengangguk setuju, “maklum pengantin baru hehehe” Ia ikut ikutan nimbrung

“Aneh—padahal mereka tuh lagi dihukum berat, eh kok kelihatannya biasa aja tuh—apa ini kekuatan cinta itu” Bu Resi—guru Bahasa berceloteh

“Iya iya” sahut guru guru lain—kecuali

“Ya! Kok mereka malah enak enakan duduk disitu—pake adegan mesra lagi!!” Bu Tukinem yang baru kembali dari toilet mengagetkan guru guru lain dengan teriakannya. Ia kesal bercampur marah melihat Sungmin dan Kyuhyun santai santai disana.

Bu Tukinem keluar dari ruang guru lalu menghampiri mereka.

“Kenapa kalian malah duduk! Kalian kan lagi dihukum!” teriak Bu Tukinem sambil berkacak pinggang

Kyuhyun yang merasa tugasnya sudah beres dengan enteng berkata, “udah selesai—sekarang saya sama Sungmin boleh kan kembali ke kelas?” tanya Kyuhyun

Bu Tukinem menatap mereka tajam, dilihatnya satu persatu genteng sekolah dengan teliti—benar juga, sudah bersih semua

“Hmmm, baiklah kali ini kalian saya maafkan tapi ingat” Bu Tukinem mengangkat telunjuknya, “lain kali—“ Bu Tukinem mengarahkan telunjuknya ke arah leher—membuat gerakan seperti menggorok, “Ingat itu!!”

Kyuhyun dan Sungmin mengangguk, “ iya bu”

“Ya sudah sana—kembali ke kelas kalian!” perintahnya keras. Kyuhyun dan Sungmin mengambil tas mereka dan berjalan ke—-

Kyuhyun menghentikan langkahnya, “Eh Minnie” ia juga menarik lengan Minnie supaya berhenti, “memangnya kamu tahu dimana ruang kelas kita? Kan di random ulang?”

Sungmin menepuk dahinya, “Ow—aku baru ingat, gimana dong?”

“Aha” Kyuhyun menjetikkan jari, “kita sms Kibum atau Heenim aja”

Kyuhyun mengeluarkan telepon gengam. Mengetiknya sebentar, setelah itu Kyuhyun menunggu beberapa saat sampai Chulie membalas sms nya

‘Kita semua satu kelas di XI-3’ balas Heenim

“Ok” ketik Kyuhyun ulang. Ia menyimpan hape di sakunya lalu menarik Sungmin ke lantai 2. Sekolah ini terdiri dari 3 lantai. Disetiap lantai ditempati oleh masing masing angkatan. Dulu Sungmin, Kyuhyun, Kibum dan Chulie menempati lantai paling bawah yang berdampingan dengan ruang guru, ruang kepala sekolah dan ruang ruang lainnya. Oleh karena itu anak kelas satu pasti ngga berani macem macem—apalagi bolos, lah gimana mau cabut? Kalo ke toilet aja harus ngelewatin ruang guru piket yang isinya uuhh guru killer semua~

Tok Tok. Kyuhyun mengetuk pintu sopan

“Permisi pak, maaf tadi kami—“

“Ya ya, Bu Tukinem sudah menjelaskan kepada saya, kalian berdua silahkan duduk di bangku yang kosong” perintah gurunya—cuek. Dia kembali menulis ringkasan pelajaran di papan tulis.

Kyuhyun mengedarkan pandangan—rupanya satu kelas ini hampir semuanya ia dan Sungmin kenal. Kibum dan Chulie duduk dalam satu bangku yang sama—mereka sempat melambai senang melihat Kyuhyun dan Sungmin diperolehkan mengikuti pelajaran. Di depan ada Siwon, anak rajin. Mungkin dia satu satunya murid yang masih mencatat dengan serius—yang lain? Mereka malah mengobrol masing masing
Kyuhyun melihat ke sekeliling, mencari bangku kosong untuknya dan Minnie, tapi bangku itu—tidak bersebelahan

Satu bangku kosong ada disebelah Hangeng. Sebenarnya cuma Kyuhyun—teman yang berani dekat sama nih anak. Murid murid yang lain suka takut sama Hangeng, takut ketularan gila nya sama mahluk luar angkasa

Bangku kosong satu lagi—ada disebelah Wookie. Ck ck . Kyuhyun menggelengkan kepala—coba tadi dia berdua ngga terlambat, mungkin mereka bisa duduk bersamaan

“Eh ada Hangeng” Sungmin melambai ke arah Hangeng—Hangeng membalasnya ramah, “Hai Sungmin”. Wajahnya yang tersenyum senang membuat Kyuhyun gerah, “Kamu duduk sama Wookie aja tuh disana—biar aku yang duduk sama Hangeng” jelas Kyuhyun sambil berjalan mendekat.

“Tunggu” Sungmin sebenarnya agak enggan duduk disebelah Wookie—karena dia pernah berburuk sangka dan secara tidak langsung merebut Kyuhyun darinya.

“Udah ngga apa apa, dia baik kok” bujuk Kyuhyun sambil mendorong tubuh Sungmin ke arah bangku disebelah Wookie

Sungmin tersenyum segan, “Hai”. Wookie yang dari tadi sudah memperhatikan kedatangan mereka berdua hanya tersenyum kecil, “Hai Sungmin” jawabnya

__

“Tadi gimana?” Kyuhyun langsung menghampiri Sungmin ketika bel istirahat berbunyi, “Ya gitu deh—Wookie emang baik, tapi aku pengennya duduk deket kamu” kata Sungmin terus terang

*terang terussss #iklan intermezzo*

Kyuhyun mendadak kaku. Sejak kapan Minnie nunjukin perasaannya seperti sekarang? Batik Kyuhyun berbicara

Sungmin menatap Kyuhyun dekat, “Kalo kamu ngga disebelah aku—siapa lagi orang yang bisa kucontekin pr nya”

“Ha?” ujar Kyuhyun keras

Wajah Sungmin memelas, “iya si Wookie pasti ngga mau minjemin Prnya ke aku tuh” Sungmin menoleh ke arah Wookie yang masih membaca buku dengan serius—walaupun itu jam istirahat

Kyuhyun tidak bisa menyembunyikan kekesalan kali ini. Diremas jarinya pelan pelan lalu—

“Ya! Jangan pukul kepalaku lagi!” mendadak Sungmin bisa menghentikan serangan maut dari Kyuhyun—ia meraih tangan Kyuhyun yang sudah melayang diatas kepalanya

Kyuhyun melepas pegangan Sungmin, “oh sekarang udah mulai berani ngelawan suami yah—awas kau!!!!” Teriak Kyuhyun—melihat bahaya mengancamnya Sungmin ngibrit lari kencang keluar ruangan. Di belakang Sungmin, Kyuhyun mengejarnya dengan membabi buta

Chulie yang menyaksikan hal itu mendesah kecil, “tuh anak berdua kok ngga berubah berubah yah—sama aja, nikah ngga nikah tetappp gitu gitu aja” keluhnya kepada Kibum

Kibum mengelus lengan Chulie, “Aku janji deh—kalau kita nikah, aku ngga akan berbuat sekonyol itu” mendengar janji Kibum, Chulie tersenyum bahagia, “makasih ya Kibum” ujarnya manja

Kibum memiringkan kepalanya—melihat Chulie dalam dalam, “ it’s ok sayanggg” katanya lembut

“ck ck ck kalau orang awam yang ngeliat—pasti pada mengira kalau Kibum dan Chulie yang udah nikah bukannya Kyuhyun sama Sungmin” Hangeng menggelengkan kepala melihat perbedaan jauh dua insan itu, ia berbalik menghadap Wookie yang mengacuhkannya dari tadi, “bisa tidak kau menjauh Hangeng…aku sedang serius baca buku” kata Wookie tanpa menatap Hangeng

“Ngga—abis bosen, siapa lagi yang bisa gw ajak bicara?” Hangeng kembali menyerocos di depan Wookie, tanpa malu—padahal Wookie benar benar tidak menanggapi setiap kata yang diucapkan Hangeng

“Lihat deh Minnie—kayaknya Wookie masih malu malu kucing sama si Hangeng” bisik Kyuhyun. Mereka berdua sudah lelah berlarian langsung kembali ke dalam kelas dan mendapat pemandangan yang tidak biasa—Hangeng berbicara normal dengan orang lain?!

Kan jarang jarang tuh

Sungmin menatap lebih seksama, “tapi kok yang aku liat Wookie ngga suka sama Hangeng sama sekali” Sungmin menggaruk kepala tidak mengerti, “ah ngga kok! Orangnya sendiri yang ngomong sama gw!” Kyuhyun mengatakan itu dengan nada amat meyakinkan.

Sungmin mengangkat bahu—tidak peduli

***

Chulie menyikut Kyuhyun sebelum dia melupakan janjinya kemarin.

“Kyu—jadi ngga?” tanya Chulie, ia melirik Kibum sesekali, yang dilirik hanya bisa menghela nafas pasrah, “Aku bener bener ngga ikutan—kalo anak anak itu pada ngadu ke guru—“ Kibum mendelik, berusaha supaya Chulie dan Kyuhyun membatalkan niatnya itu

Chulie mengelus pundak Kibum sayang, “Percaya sama aku, mereka ‘akan baik baik aja’ “ Kibum menatap Chulie lekat lekat, “Aku kasih kamu waktu 15 menit, sebelum aku tinggal pulang” Chulie tersenyum girang karena Kibum sudah mengijinkannya, “Oke deh”

Kyuhyun mengangguk cepat, “jadilah, bentar gw usir dulu Minnie supaya dia ngga ikut” Kyuhyun berjalan mendekati Sungmin yang sedang bersiap siap mau pulang, “udah Kyu? Ayo pulang” kata Sungmin
“Ngga bisa—aku ada urusan bentar sama Chulie, kamu pulang sendiri bisa?” dengan pandai Kyuhyun bisa menyembunyikan semuanya dari Sungmin *ck ck polos kali kau nak~*

Meskipun Sungmin agak terkejut, ia akhirnya setuju, “ok deh. Chulie—Kibum aku duluan yah” sapa Sungmin. Kibum dan Chulie melambai ke arah Sungmin yang segera menghilang dari balik pintu kelas

Chulie beranjak bangun dan menepuk Kyuhyun, “Kita temui mereka sekarang” ucapnya sambil mengeluarkan seringai kejam, Kyuhyun mengikuti kakak kembarnya itu ke arah gudang belakang

“Ck ck ck—mudah mudahan mereka ngga keterlaluan kali ini” bisik Kibum yang tetap tinggal dikelas—menunggu Chulie

–Gudang Sekolah—

5 Cewek yang kemarin melabrak Sungmin dengan mudah dapat dikumpulkan oleh Kyuhyun. Dia menghampiri mereka semua yang ternyata satu kelas di kelas X-1. Kyuhyun berkata kalau ingin mengatakan sesuatu kepada mereka seusai sekolah, cewek cewek yang notabene fans Kyuhyun langsung mengiyakan ajakannya—tanpa melihat bahaya mengancam mereka.

Mereka tidak tahu atau bahkan tidak menyangka kalau akan menghadapi hal seperti ini.

“Kyaaaaaa——Kyu!!!!” pekik mereka bersamaan ketika melihat Kyuhyun dan Chulie mendekat. Mereka masih belum curiga dengan senyum sinis saudara kembar itu

Salah satu cewek itu baru menyadari ada orang lain yang datang bersama Kyuhyun, “Ini siapa Kyu?” tanyanya cemburu

Kyuhyun tersenyum sinis, “Ini saudara kembar gw—Chulie” Chulie ikut tersenyum jahat, “Kalian baru kelas satu ya?”

Cewek itu bernafas lega mengetahui kalau Chulie adalah saudara kembar Kyuhyun, “Selamat siang Kak” ucap mereka sopan, “Eh iya kita baru masuk!!!” mereka benar benar senang karena bisa sedekat ini dengan Kyuhyun

Chulie bertukar pandangan dengan Kyuhyun, ia lalu meremas remas kedua tangannya, “HE! Kalian anak baru!!! Udah berani ngancem kakak kelas ya!!” kata Chulie tidak mau bertele tele dengan fans Kyuhyun yang seperti ini.

Semula mereka kaget—tidak menyangka akan dibentak segitu kerasnya, “Kok—Kyu” Mereka memohon bantuan kepada orang yang salah—Kyuhyun senang melihat cewek cewek itu ketakutan, “Kalian kan yang menculik Sungmin kemarin?” Kyuhyun mengucapkan itu satu demi satu—dengan penekanan ekstra

Satu geng itu mengkerut ketakutan—mereka melirik satu sama lain, “Ka..k…kami kemari—“

Chulie mendekati mereka, “Kemarin apa ha!!!!” Ia sekarang mengeluarkan taringnya—menatap tajam dan mengancam, “Kyuhyun—enaknya kita apain?” Chulie dengan sigap mengepung cewek cewek itu merapat ke tembok

Kyuhyun hanya bertopang dagu di belakangnya, “Hmmm—“ Ia pura pura berpikir keras

“Buang mayatnya ke laut apa di potong potong kecil tubuhnya baru masukin plastik” Ujar Chulie enteng

Cewek cewek itu spontan teriak histeris—tidak menyangka niat mereka yang mengancam Sungmin malah menjadi boomerang, “Hueeee—maaaapppppppp” Tubuh mereka semua lemas—jatuh ke lantai, “Ngga lagi lagi deh Kak Chulie” mohon salah satu cewek itu—hmmm cewek yang kemarin menyeret Sungmin ke dalam mobil

Chulie diam diam mengulum bibir—gembira karena siasat dia dan Kyuhyun berhasil seratus persen. Tapi Chulie kurang yakin kalau tidak membuat tanda agar mereka benar benar menjauh dari Sungmin

“EH! Angkat wajah kalian semua!!!!” teriak Chulie kencang

Mereka yang tadinya menunduk langsung mendongak ketakutan—malah ada yang sudah sesungukan menahan tangis. Chulie mengepalkan tangan kananya—Ia bersiap siap….lalu

BUUUKKKKKKKKK

Pukulan Chulie membuat tembok di atas tubuh cewek cewek itu retak sebagian—malah serpihan serpihannya jatuh ke atas kepala mereka

Fans fans Kyuhyun itu cengo melihat betapa kuatnya Chulie. Makin ketakutanlah mereka semua.

Kyuhyun masih menatap mereka dengan tajam—sambil menyilangkan tangan di dada, “Heenim itu juara bertahan Taekowondo tingkat Nasional 2 tahun yang lalu, dia di diskualifikasi tahun lalu karena membuat lawannya patah tulang permanen” ucap Kyuhyun sambil lalu—namun efek berita itu amat besar bagi cewek cewek itu

“Ka….k…..Ka….Kamii…ben..benar minta….maafff” ucap mereka tiba tiba gagu
Chulie menepis debu akibat pukulan tadi, “jadi jangan kira kalian bisa pulang hidup hidup kalo berani ngancem Minnie sekali lagi” Ia mendelik tajam ke bawah—ke mereka yang masih terduduk, tidak bisa bergerak melihat duo kakak beradik yang menakutkan

Kyuhyun berjalan mendekat lalu menaruh tangan di pundak Chulie, “Aku memang ngga se jago Heenim tapi” Ia menunduk untuk mendekatkan wajahnya, “kalo kalian berani sekali lagi”

“Nggaaa!!!!!!!! Kami janji!!!!!!!!!!! Hueeeeeeeeeeeeeeeeeeee” mereka berbicara keras di antara suara tangisan

Chulie dan Kyuhyun hanya bisa menahan seringai menang di bibir mereka—Kyuhyun dan Chulie ber tos ria dari balik punggung mereka

“Janji?” tanya Chulie sekali lagi, rupanya dia kegirangan melihat cewek cewek ini menderita

“JANJI!!!!!” teriak mereka sekali lagi

“Bagus, ingat—“ Kyuhyun menggoyangkan jari telunjuknya, “tidak ada lain kali” Itu peringatan.

Chulie mengedikkan kepalanya sebentar lalu keluar bersama Kyuhyun, meninggalkan para cewek itu terdiam seribu bahasa di dalam gudang

“Bener kata Sungmin” Salah satu teman cewek itu menoleh, “Kyuhyun serem kalo lagi marah” bisiknya

***

“Ngga mau Kyuhyun!!!!!”

“Ya ampun, dibilang ngga apa apa” paksa Kyuhyun

Sungmin kelihatan sangsi, “dibilang fans kamu nanti—“

“Ngga!!! Aku berani jamin”

Tidak ada gunanya melawan kehendak Kyuhyun, Sungmin pasrah saja ketika Kyuhyun menyeretnya masuk ke sekolah dengan bergandengan tangan

Sungmin menunduk menyembunyikan wajahnya yang malu karena kembali menjadi tontonan semua murid sekolah

Kyuhyun berjalan santai menuju kelas—ia hanya mengangkat ujung bibirnya ketika Sungmin begitu ketakutan kalau mereka menunjukkan ‘kemesraan’ di dalam sekolah

“Udah ah” Sungmin melepaskan genggaman Kyuhyun saat mereka sudah sampai di kelas mereka XI-3. “Kamu kenapa sih?! ngga bisa lembut dikit ya?!” bentak Kyuhyun kesal. “Ngga!” Sungmin berjalan ke bangkunya sambil meninggalkan Kyuhyun yang masih di depan pintu

“Ya! Kau ngajak ribut pagi pagi?!” Kyuhyun berjalan ke meja Sungmin—disebelahnya Wookie sudah datang duluan dan sedang tekun membaca buku

“Kamu tuh!! Dibilangin susah!!! Aku kan di ancem sama cewek cewek itu!!” balas Sungmin

“Ya!!!! Kan ada aku—kenapa sih masih segitu takutnya” tampang kesal Kyuhyun masih tergambar jelas karena sikap Sungmin yang terlalu berlebihan

“Kamu tuh ya—

“Kalian berdua diammmmmm!!!!!!!!” Wookie berteriak kencang membuat Sungmin dan Kyuhyun sontak terkejut lalu menoleh ke arahnya

Wookie menutup bukunya kemudian mengangkat seluruh perangkatnya—maksud Auhtor mengangkat tasnya dan berdiri, menatap kedua pasangan itu bergantian. “Kalian tuh!!!! Bikin aku pusinggggggg” seru Wookie protes

“Lebih baik aku pindah dari sini” Wookie mendengus lalu beranjak menuju bangku yang semula di duduki Kyuhyun bersama Hangeng

Wookie duduk santai dan melanjutkan membacanya—seakan seakan tidak terjadi apa apa.

Kyuhyun mulai mengerti, “Aku duduk disini berarti” Ia menaruh tas disebelah Sungmin, “kita lanjutin pertengkaran kita tadi” Kyuhyun menyeringai sambil menatap Sungmin, “Nggaa—–Wookieeeee” panggil Sungmin

“Apa?” jawab Wookie menoleh ke belakang, “Jangan pindahhh!!!!!!” rengek Sungmin

“No no no” Wookie mengeluarkan mp4 nya dan kembali sibuk membaca buku seraya mendengarkan lagu biar tidak di ganggu oleh mereka lagi

“Yahh” lirih Sungmin—ia melirik ke wajah Kyuhyun, ‘kita baikan aja ya” kata Sungmin berdamai

Kyuhyun menaikkan alisnya, “kok tiba tiba mau baikan?”

Sungmin nyengir sengaja, “kalau kamu disebelah aku—pasti adanya aku di jitak kalo kalah adu mulut, jadi cari aman aja deh” Sungmin mendekatkan jari kelingkingnya, “baikan aja? Ya? Kan suami istri harus akur” bujuk Sungmin

Kyuhyun menahan senyum gemasnya melihat tingkah Sungmin, tapi daripada dia ngambek kayak kemarin kemarin—Kyuhyun setuju saja, “Iya…kita baikan” ujarnya sambil mengaitkan kelingkingnya ke kelingking Sungmin

“Hehehe” ucap Sungmin lega

Wookie yang mendengar tidak ada teriakan lagi dari belakang hanya bisa geleng geleng kepala, “sampai kapan mereka kayak gitu terus…” gumamnya seorang diri

Hangeng masuk ke dalam kelas—ia menaruh tas lalu duduk dan mulai mengajak sebelahnya berbicara, “Eh Kyu—lo nonton berita semalem ngga? Katanya ada kemunculan Alien loh di dusun Alaska” tepuk Hangeng kepada Wookie yang di kira Kyuhyun olehnya

“Arghhhhh” pekik Hangeng ketika sadar itu bukan Kyuhyun melainkan Wookie

Hangeng tersungkur—ia menunjuk nunjuk Wookie dengan gemetaran, “Elo?!!!”

“Iya—gw Wookie,, masa lupa tadi tuh—-“

“Elo Aliennya!!!!!!!!” teriakan Hangeng spontan membuat semua murid yang sudah datang menoleh ke arahnya

“Alien?!” Wookie mengangkat alis tidak percaya, “gw Aliennya?” tanyanya ulang—Wookie mulai ragu dengan tingkat kewarasan Hangeng

“Iya!!! cuma Alien yang bisa berubah wujud” Hangeng mulai berani mendekat, “Dan lo berubah bentuk!!!!! Dari Kyuhyun menjadi Wookie!!!!” teriaknya lagi

Hangeng tidak sadar—dia sudah menjadi tontonan satu kelas—terang saja seisi murid tertawa terbahak bahak mendengar penjelasannya

“Huahhaahahaahhahhha”

Termasuk Kyuhyun dan Sungmin

“Hangeng—gw disini??!!!!” panggil Kyuhyun dari belakang. “Elo?” Hangeng menoleh ke arah Wookie dan Kyuhyun bergantian

“Jadi ini?”

Wookie menatap jengkel, “Iya ini gw—Wookie asli!!! Aduh Tuhan…” Ia menepuk dahi berkali kali, “salah apa gw hari ini. duduk di belakang denger suami istri berantem…duduk di depan di sangka Alien….” Wookie ngedumel—meratapi nasibnya sekelas dengan mereka semua

Hangeng mengangguk aguk—baru sadar akan kebodohannya *padahal Hangeng termasuk peringkat 5 besar satu angkatan—mulai meragukan nih*
“Eh tapi tunggu dulu” Hangeng duduk di bangku lalu menatap Wookie lama, “kenapa lo bisa pindah di sini?” tanyanya penuh kewajaran

Wookie menoleh—malas menjelaskan, “biar lebih konsen belajar” jawabnya ngasal—dia kembali larut membaca buku

Hangeng yang tidak puas dengan jawaban Wookie, mengelus dagunya—tanda berpikir, “kelihatannya bukan itu alasannya…hmmmm” ia mendesah sambil menatap Wookie lagi

“Jangan bilang….” Hangeng menggantungkan kalimatnya

Wookie yang memang tidak mood di ajak ngobrol berusaha menyudahi topik bodoh ini, “bilang apa?” tanyanya tanpa mengalihkan pandangan dari buku

“Jangan bilang lo masih naksir sama gw, makanya mau tukeran tempat duduk sama Kyuhyun” Hangeng mengucapkan itu dengan penuh rasa bangga yang amat luar biasa

“Ha?” Wookie menjatuhkan buku ke atas meja—matanya benar benar melotot pada Hangeng yang menyengir senang

“Bener kan? udah ngaku aja—ntar gw pertimbangin deh” lanjutnya

Wajah Wookie tampak hampa, ia lalu mengacak acak rambutnya. “Salah apa gw Tuhan!!!!!!!!!!!!!!!! Jadi kayak gini keadaanya!!!!” pekik Wookie

Hangeng meraih tangan Wookie mendekat, “ngga ada yang salah dengan jatuh cinta” ucapan Hangeng sebenarnya indah—kalau tidak dalam situasi penuh salah paham seperti ini

Wookie meratapi tangannya yang ada di dalam dekapan Hangeng lalu menatap wajahnya bergantian, “Arghhhhhhhhhh” teriak Wookie— lagi

TBC

18 responses to “≈No Other Like U-Nineteen-{Twins}≈

  1. wookie dikira alien???
    wkwkwkwkwk
    ada gitu alien cakep kaya wookie? kalo gitu sih aku juga mau…

  2. wkakakakakaka~ sabar wookie.. *elus2 pala wookie*

    hyahahaha.. sumaph hangeng itu alien drmana sih kok bisa masuk ekolah..?!!!! #plaakkk

    lanjut…!!!

  3. aaiiihhhh bru msuk sklh dah kena hukuman tpi berkat itu kyumin jdi romantis gmn gt?

    han ge2 ketularan minnie ya polos’a,da2 ja msa kyuppa bsa berubah,GR bgt sih han ge2,tpi aq doain smg han ge2 bsa jdi ma wookie

    lanjut

  4. ngelap genteng sekolah??!knp ga ngelap tembok’y sekalian bu Tukinem???!hahaha
    Chullie sadis bener anceman’y….ckckck*cari aman aja*
    HanWook, sumpah bikin ngakak😄 ayo Han…kejar teruz tuh alien(?)

  5. wkwkwk wookie sama hangeng lucu juga hahhaha😄
    tapi yang sabar ya wookie kalo hadepin hangeng.
    waahh kyumin satu bangku😀
    nih kok pada couple gini jadinya..
    semoga ga ada yang berani gangguin minnie lagi.
    hahh lanjut baca lagi🙂

  6. kyumin dihukum truz aja,lucu bgt,apalagi pas minnie ngelap muka kyu,ga kebayang.
    hahaha

  7. Hahahaha, kasian bgt cewe2 itu yg diancem ama chullie, sampe mukul dinding lgi.. Gk kebayang tu gimana histerisnya ekspresi mrk liat dindingnya pada retak.., lagian spa suruh gangguin minnie..😀

    Aneh2 aja sikap hangeng, msk wookie dikira alien.. tambah lg sifat kePedean hangeng yg bilang klo wookie naksir dia..
    Haduuuuh #poor wookie..

  8. Bener2 ragu nih hankyung masuk terpintar seangkatan (5 besar)…. Segitunya bgt tentang alien -_-“

  9. wauwwwww…. sitwins ngeri yah… aku ketawa aja liat fto di awal chap ini… muka chullie cantik bgt

From my Wonderlander ♥

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s