≈No Other Like U-Fourteen-{Exam}≈

“74?”

“salah”

“67?”

“Salah!” bentak Kyuhyun yang kesal karena Sungmin butuh waktu setengah jam hanya untuk mengerjakan soal matematika paling mudah.

Wajah Sungmin putus asa, “jadi berapa jawabannya?” Ia sudah menghitung berulang kali tetapi hasilnya selalu salah, masa Sungmin sebodoh ini?

Kyuhyun mengambil pensil yang dipegang Minnie, dia mencoret coret kertas sebentar lalu memberikannya kepada Minnie

“Yang benar tuh 48, jauh amat sih dapetnya” sindir Kyuhyun, ia membalikkan buku matematika dan memberikan soal yang baru, “sekarang kerjakan yang ini” perintahnya

Minnie melemaskan pundak dan meletakkan kepalanya di atas meja belajar, “cape Kyuhyun!” ujarnya lelah

Kyuhyun menatap tajam Sungmin, “Kau mau naik kelas ngga! Pokoknya ngga mau tahu, kerjain soal ini sekarang! Aku ngga akan pulang sebelum kamu ngerti bab ini!” Ia berdiri lalu mengangkat tubuh Sungmin supaya duduk lebih tegak, “kerjakan” bisiknya

Tik Tok, bunyi jam malah terdengar nyaring. Kyuhyun mondar mandir mengawasi Sungmin agar tidak tertidur, sambil sesekali mengoreksi caranya mengerjakan soal itu

“Hoam, Kyu…udah dulu yah” tampang Minnie memelas dilihatnya jam yang sudah menunjukkan pukul 10 malam, “itu lihat udah malem nih—kamu ngga pulang?” tanyanya kepada Kyuhyun yang sedang mengoreksi jawaban Sungmin

“Ngg? Bentar lagi” Ia mencorat coret kertas Sungmin lalu menyerahkannya, “Ini, kamu cuma salah 4 dari 10. Ada kemajuan” Kyuhyun tersenyum senang

Sungmin nyengir bangga, “Hehehe, ini kan berkat kamu juga” mendengar itu Kyuhyun mengelus pelan kepala Sungmin seraya bangkit berdiri, “Aku pulang dulu”

“Ok, aku antar ke depan” Mereka keluar dari kamar lalu turun ke arah pintu depan.

“Adjumma dan Adjushi?” tanya Kyuhyun yang mau pamit pulang, ia melihat sekeliling ruangan di lantai 1 sudah dimatikan lampunya

“sudah tidur” jawab Sungmin ketika membukakan pintu rumah yang sudah dikunci.

Kyuhyun mengeluarkan motor dari pekarangan rumah, “titip salam buat Adjumma dan Adjushi ya” sahutnya dari balik helm

“ok”

Kyuhyun mulai menjalankan motornya lalu menghilang dalam kegelapan. Sungmin pun masuk kedalam rumah dan mulai tidur dengan pulas

***

Pagi Harinya H-7 ujian akhir

Seperti biasa setiap jam setengah tujuh pagi Kyuhyun menjemput Sungmin dirumahnya.

Ting Tong

“Sebentar, Eh Kyuhyun masuk” Leeteuk membuka pintu lebih lebar dan menyuruh Kyuhyun masuk kedalam, “sudah sarapan?” tanyanya seraya menggiring Kyuhyun ke meja makan, disana Kangin juga tengah sarapan

“Kyuhyun” sapanya

Kyuhyun menunduk, “pagi Adjushi”

Kangin menepuk bangku disebelahnya, “sini sarapan dulu, kau pasti belum sarapan dari rumah?” tebaknya sambil mengoleskan selai ke roti

Kyuhyun nyengir lebar, “memang belum, saya kesiangan tadi Adjushi. Tapi” Kyuhyun menengok ke lantai atas, “Sungmin belum bangun?” Ia juga ikut menebak nebak

Leeteuk menuangkan 2 gelas susu untuk mereka, “belum” gelengnya. “Dia tidur jam 8 aja masih kesiangan apalagi tidur sampai jam 10 malam”

“Biar saya saja yang membangunkannya” Kyuhyun langsung ke atas dan masuk ke dalam kamar Sungmin

“Minnie! Bangunnnn nanti kita kesiangan!” bentak Kyuhyun, ia geleng geleng kepala melihat Sungmin masih bergelung didalam selimutnya—wajahnya malah tidak bereaksi apa apa terhadap teriakan Kyuhyun

“Nih anak” gumam Kyuhyun, ditariknya selimut Sungmin lalu Kyuhyun mengguncang guncang tubuhnya pelan, “bangun!” teriak Kyuhyun tepat ditelinga Sungmin.

Spontan mata Sungmin terbuka lebar, akhirnya ia terbangun juga. “Eh, ada kamu” kata Sungmin sambil menguap pelan lalu kembali tertidur

Kyuhyun mengangkat tubuh Sungmin yang masih setengah sadar ke kamar mandi, di tahan tubuhnya sambil menyiram muka Sungmin dengan air, “kok masih belum bangun juga!” Kyuhyun kesal karena udah disiram air, wajah Sungmin belum sepenuhnya sadar.

“Sungmin! Kita bisa telat!” sekali lagi Kyuhyun mengguncang guncang tubuh Sungmin, “aduh kok bisa orang tidur udah kayak mayat gini” Ia berpikir keras, tiba tiba Kyuhyun punya ide bagus.

“Sungmin” bisiknya, “ada pembagian komik gratis!” kata Kyuhyun lebih keras

Sungmin langsung terbelalak—sepenuh bangun, ”dimana?” tanyanya antusias, melihat itu Kyuhyun tidak tahan untuk menjitak kepala Sungmin

PLETAAKK

“Aw” Sungmin mengelus kepalanya, ia membalikkan tubuhnya mau protes namun mulutnya dibungkam Kyuhyun yang menyerahkan handuk kepada Sungmin, “marahnya ntar aja, sekarang mandi!aku tunggu, ngga pake lama, 15 menit!” katanya keluar dari kamar mandi

Tidak sampai 15 menit, Sungmin sudah selesai mandi dan berpakaian walaupun masih berwajah masam. Kyuhyun tersenyum puas, “sekarang saatnya berangkat” katanya sambil menarik tangan Sungmin terburu buru keluar kamar

“Tidak sarapan dulu?” tanya Sungmin ngiler melihat roti panggang dimeja, “Iya Kyu—sebaiknya makan dulu masih sempat kok” ujar Leeteuk yang sudah mempersiapkan bertangkup tangkup roti untuk mereka berdua

“Benar, makan saja dulu” Kangin mengajak mereka ke meja makan

“Sudah tidak sempat Adjushi, Sungmin sebaiknya kamu bungkus aja terus makan di jalan gimana?” kata Kyuhyun

“Baiklah” dengan patuh Sungmin membungkusnya dalam kotak makan selesai itu Kyuhyun kembali menarik tangannya, “kami berangkat dulu yah Adjushi, Adjumma” teriaknya sesampainya didepan rumah

“Iya” sahut Leeteuk dan Kangin bersamaan

___

“Sampai!” Kyuhyun keluar dari arah parkiran dengan lega tetapi beda dengan Sungmin yang masih merengut kesal, “Kau kenapa?” tanya Kyuhyun

“Ini sih malah kepagian Kyuhyun! Apa kau lupa kalau naik motor tuh ngga bakal telat” Sungmin kesal karena dilihatnya sekolah masih agak sepi. Seumur hidup belum pernah Sungmin datang sepagi ini

Kyuhyun tersenyum misterius, “aku emang sengaja”

“buat apa?” tanya Sungmin tidak mengerti

Kyuhyun menarik tangannya ke ruang kelas Sungmin, lalu duduk dibangku. Kyuhyun langsung mengeluarkan berlembar lembar kertas latihan

“Kita belajar lagi” Kyuhyun menyerahkan kertas itu ke Sungmin yang ternganga tidak percaya, “Kyu”

“Hmm”

“Ini masih pagi! Ngga ah! Gila aja pagi pagi belajar lagi” tolak Sungmin mengerutkan dahi

Kyuhyun melirik Sungmin dengan kesal, “Minnie—“

“Stop!” Sungmin menghentikan Kyuhyun dengan tangannya, “Aku ingin bertanya satu hal dulu?”

“Apa?” tanya Kyuhyun bersabar sambil melipat tangan di dadanya

Sungmin salah tingkah, sesekali ia menunduk malu.

“Apa sih?” tanya Kyuhyun semakin penasaran melihat reaksi Minnie

Sungmin mengangkat sedikit wajahnya yang masih menunduk, “Kau malu yah punya tunangan bodoh sepertiku, makanya kau memaksaku belajar terus menerus” tuturnya. Sebenarnya selama ini yang membuat Sungmin enggan belajar dengan Kyuhyun karena merasa Kyuhyun terobsesi ingin agar Sungmin bisa jauh lebih pintar, apalagi dia juga juara umum di sekolah

Kyuhyun mengangkat alisnya, “Kau merasa begitu?” tanyanya sinis

Sungmin mengangguk pelan

“Minnie…Minnie…” Wajah Kyuhyun kelihatan heran, “ampun deh..kalau saja kau bukan orang terbodoh satu sekolah dan nilaimu bisa mengancam untuk tinggal kelas—buat apa ku pusingkan” Kyuhyun mengangkat wajah Sungmin, “Kalau aku mencari cewek pintar, untuk apa aku memilihmu” jelasnya

Sungmin menyipitkan kedua matanya, “berarti tipe kamu itu gadis bodoh ya?” tanya Sungmin polos

Kyuhyun menghela nafas, “fuih—sudah sudah tidak ada habisnya bicara denganmu soal itu, baiklah baiklah” Kyuhyun kembali mengumpulkan kertas kertas itu

“Kita tidak jadi belajar” ucapnya seraya memasukkan kertas itu kedalam tasnya

Sungmin tersenyum senang, “nah gitu dong”

“tapi nanti istirahat kita belajar lagi” Kyuhyun mengingatkan

“Ok”

Kyuhyun hendak berdiri keluar ketika Sungmin menahannya, “tunggu, sini” Ia menarik Kyuhyun untuk duduk lagi

Sungmin mengeluarkan kotak makan yang dibawanya, “Kau pasti belum sarapan juga, nih ambil satu” tawarnya

Kyuhyun mengangguk sambil memakan roti itu berdua dengan Sungmin

“Ehem pagi pagi udah mesra aja” Yesung menyindir mereka ketika memasuki kelas. Ia meletakkan tasnya lalu kembali menghampiri meja Sungmin, “eh gw denger dari Chulie lo udah belajar bab 5 yah?” tanyanya kepada Sungmin

Sungmin tersenyum bangga, “udah dong, siapa dulu gurunya” Ia menepuk Kyuhyun yang tersenyum senang dipuji seperti itu

Yesung memajukan bibirnya—malas, “Iya iya udah tahu, tapi aku malas ah belajar. Lebih baik nanti nyontek aja ngapain belajar..” Ia menatap Sungmin penuh makna

“Hei!” Kyuhyun langsung menutup kedua telinga Sungmin dengan tangannya, “Kalau mau nyontek—jangan ngajak ngajak Minnie. Dia ngga butuh” kata Kyuhyun

Sungmin yang keheranan melepaskan kedua tangan Kyuhyun, “tenang saja Kyu, Yesung tidak akan bisa menghasutku untuk mencontek” Ia berbalik menghadap Yesung, “Ingat kan dulu ujian tengah semester? Aku sama sekali tidak mencontek” jelasnya masih mengemut roti panggang

Kyuhyun ikut ikut mencemooh Yesung, “Iya aku dengar dari Heenim—kalau bukan karena contekan kau menjadi ranking terendah satu angkatan ya kan?” Wajah Kyuhyun pura pura prihatin, “ck ck ck sudah pake contekan aja masih terendah kedua setelah Sungmin—gimana kalo ngga?”

Sungmin tertawa tertahan, Yesung yang sudah tahan dihina hina balik menyerang Sungmin, “Ya! Kau jangan senang dulu karena sudah diajari Kyuhyun.” Wajah Yesung memerah karena marah, “baik, kita taruhan! Kalau aku rangkingnya diatasmu kau harus menulis surat kutukan buat bu Tukinem! Tapi kalau aku yang kalah aku rela membuat pernyataan cinta untuk bu Tukinem! Gimana?” tantangnya

Kyuhyun dan Sungmin menggeleng bersamaan

“Ngga ah” tolak Sungmin

Kyuhyun ikut menyahut, “cuma orang bego yang jadiin ujian sebagai ajang taruhan” sindirnya

“Ya! Bisa tidak kau menghinaku Kyuhyun! Bilang saja kau takut Sungmin?” Yesung meremehkan

Sungmin yang tidak terima balas berteriak, “Kau jangan meremehkanku Yesung! Baik aku mau bertaruh denganmu!” sahutnya tanpa berpikir dahulu

Disamping Sungmin, Kyuhyun terheran heran melihat tunangannya yang gampang ditipu.

Yesung tersenyum—merasa menang, “baik seminggu lagi kita lihat hasilnya” Yesung berlalu dari hadapan Sungmin

Kyuhyun ingin menjitak kepalanya—tapi dengan sigap ditangkas oleh Sungmin, “Daripada kau memukul kepalaku, lebih baik kau mengajariku” ujarnya

Kyuhyun melongo tidak percaya, “Kau jadi semangat gara gara taruhan itu?”

“Yep! Aku paling benci kalah dari orang curang seperti dia” Sungmin merebut kertas berisi latihan latihan matematika dari tas Kyuhyun, “Ayo kita mulai belajar” ucapnya

***

H-6 Ujian akhir Sekolah

Kyuhyun bingung dengan sikap Sungmin yang tiba tiba bersemangat, dia tidak lagi mengeluh jika Kyuhyun membentak dia atau memukulinya dengan penggaris,

“Aw!” Sungmin memegang kepalanya lagi.

“Mana janjimu Kyuhyun! Katanya ngga bakal mukul lagi” protes Sungmin dengan suara kecil karena sekarang mereka sedang berada di perpustakaan sekolah

Kyuhyun mengacuhkan suara protes Sungmin, ia hanya menyodorkan kembali soal biologi, “kerjakan ini Minnie” sahutnya, diletakkan soal itu dihadapan Minnie

Meskipun kesal, Sungmin tetap mencoba mengerjakan soal itu dan menyerahkannya kepada Kyuhyun untuk dikoreksi.

Kyuhyun membaca jawabannya, dia menggertakkan gigi, mengayunkan tangannya lalu….

PLETAKK

“Aw” Sungmin kembali mengelus kepalanya, “Kau!” bentaknya

Kyuhyun menggeram kesal, “berapa kali kubilang kepadamu Sungmin! Hijau daun itu sama saja dengan Klorofil! Kenapa tidak mengerti mengerti sih!” sesal Kyuhyun sambil menghela nafas panjang

“Tapi kenapa harus mukul sih! Kau sudah—“

“Aku gemasssss berapa kali aku harus menjelaskan supaya kau mengerti” Kyuhyun menahan nada tingginya takut diusir seperti kemarin karena terlalu berisik

Wajah Sungmin merengut, “tapi ngga usah mukul, kau kan—“

“Aku tahu, aku sudah janji—tapi kan aku janjinya ngga bakal mukul kamu pake kamus” Kyuhyun sekarang tersenyum licik, “berarti kalo pake penggaris ngga papa kan” Ia menyeringai puas

Sungmin memutar bola matanya ke kanan, “hmm iya juga sih” pikirnya dengan amat sangat polos

Kyuhyun berusaha menahan tawa melihat tingkah Sungmin itu, “sudah lebih baik kau kerjakan soal ini”

Dan kembali mereka berkutat serius di perpustakaan

___

Sungmin terlihat lelap sekali tertidur dikamarnya, ia bahkan tidak terbangun meskipun Ibunya sudah meneriakkan nama Sungmin beberapa kali.

“Lebih baik kau langsung keatas saja, sekalian membangunkannya” kata Leetuk kepada Kyuhyun yang menunggu Sungmin dari tadi.

Sebenarnya sore ini mereka janji ingin belajar lagi di rumah Sungmin—namun lagi lagi Kyuhyun yang harus membangunkannya setiap kali dia berkunjung.

Kyuhyun masuk kedalam kamar tanpa permisi, tadinya dia sudah bersiap siap menyiram Sungmin dengan air, tetapi Kyuhyun mengurungkan niatnya melihat wajah Sungmin yang kecapean.

Sungmin bahkan belum berganti baju, masih menggunakan seragam sekolah.

Kyuhyun berpikir sejenak, memang akhir akhir ini dia terlalu memporsir jam belajar Sungmin—habis mau gimana lagi, batin Kyuhyun. Sungmin memang harus belajar giat karena dia sangat ketinggalan.

Kyuhyun menghampiri Sungmin dan duduk di pinggir tempat tidur lalu mengelus pipinya perlahan

Sentuhan itu membuat Sungmin terjaga, ia kaget melihat wajah Kyuhyun sedekat itu, “jam berapa ini?” tanyanya gelagapan

“Jam 4 sore,” jawab Kyuhyun enteng

Sungmin yang ingat kalau ia harus belajar bersama Kyuhyun langsung bangkit dari tempat tidur, “maaf Kyuhyun—aku cuci muka dulu” sesalnya, namun Kyuhyun malah menarik tubuh Sungmin jatuh ke tempat tidur

“sudah lebih baik kau istirahat saja, tidak usah belajar” Kyuhyun lalu menjatuhkan kepala Sungmin di atas bantal pinknya

“Kau kenapa jadi baik begini?” tanya Sungmin ketakutan, “jangan jangan kau tidak mau mengajariku lagi karena tadi aku ketiduran” Sungmin menunduk, “maaf” katanya, “aku janji ngga akan lupa jadwal belajar lagi”

Kyuhyun hanya tersenyum antara kesal dan gemas, “aku tidak marah—tadi kulihat wajahmu letih sekali lagipula disekolah kau dan aku sudah belajar terus menerus. Apa salahnya libur sehari?” kata Kyuhyun dengan mudah

Sungmin terenyuh karena Kyuhyun ternyata perhatian dengannya, “makasihhh” ia memeluk tubuh tunangannya itu erat

Kyuhyun hanya membalas mengelus punggung Sungmin lembut, “It’s ok” bisiknya

“Kyu, Minnie kalian mau cemiiiiii—-“ Tiba tiba Leeteuk masuk kedalam kamar sambil membawa cemilan. Sejenak ia terkejut melihat pemandangan didepannya

Leeteuk hanya menggelengkan kepala, “ck ck ck…apa kalian tidak bisa menahan diri sampai kenaikan kelas nanti?” diletakkannya cookies dan minuman dingin di meja belajar, “anak muda..anak muda..” lirihnya

“Tapi Umma,”. “Tapi Adjumma,” ucap mereka berdua bersamaan sesaat melepaskan diri satu sama lain berusaha menjelaskan

Leeteuk keluar dari kamar dengan kedua tangan menutup telinga, “aku tidak dengarrr….pokoknya kalau Sungmin kenapa napa, kalian akan langsung kami nikahkan saat itu juga” katanya lalu menutup pintu pelan

Kyuhyun mendesah kecil, “sepertinya aku harus pergi sebelum adjumma salah paham lagi” Ia beranjak mengambil tasnya keluar dari kamar Sungmin

“Tunggu” panggil Sungmin, Kyuhyun berhenti tepat didepan pintu, “ada apa?”

“Ng, bagaimana kalau kita belajar saja—aku sudah bangun kok” Sungmin memaksakan diri turun dari tempat tidur

“Tidak” Kyuhyun kembali menariknya ketempat tidur, “kau bisa tidak sih kuatur” keluhnya

Wajah Sungmin cemberut, “tapi Kyu, aku takut sekali takut kalah dari Yesung” tuturnya jujur

“Tidak mungkin kalah, dia kan bodoh..jauh lebih bodoh darimu” Kyuhyun tersenyum senyum sendiri

***

H-5 Ujian akhir Sekolah

Yesung memasuki ruang kelasnya dengan membusungkan dada, tatapannya meremehkan semua siswa yang asyik belajar di kelas.

Chulie yang sedang diajari Kibum dengan mesra, “Iya, betul ini jawaban yang benar” kata Kibum lembut, dibelai pipi Chulie halus, “Kau memang pintar” puji Kibum

Chulie tersipu malu, “thanks ya, eh soal berikutnya gimana?” tanyanya

Kibum melirik soal itu dan menuntun pelan pelan Chulie agar mengerti pelajaran ini

Yesung memutar bola matanya melihat pasangan paling awet se-antero sekolah sekaligus pasangan paling mesra dikelas X-2

Berbeda dengan teman sebangku Chulie, Sungmin yang juga sedang diajari oleh Kyuhyun. Bedanya Kibum mengajari penuh kasih sayang sedangkan Kyuhyun…

“Kok gini aja bisa salah!” Kyuhyun mencoret jawaban Sungmin dengan tanda X besar—salah

Kyuhyun menyerahkan kertas baru, “ayo hitung lagi, sampai benar!” bentaknya seraya menatap kejam kepada Sungmin yang hanya bisa pasrah mengerjakan soal itu. Kyuhyun mengamati sambil menggengam penggaris besi ditangannya

Hmm…satu bangku beda perlakuan. Batin Yesung.

“Tapi kau pasti kalah dariku Sungmin” gumam Yesung menghampiri kursinya dengan santai.

Yesung sudah mempersiapkan diri untuk ujian 5 hari lagi, tanpa belajar sama sekali. Nyontek? Tentu saja, tetapi bukan itu saja, Yesung sudah menanyakan rahasia rahasia orang pintar di sekolah mereka. Jadi, dia tidak akan takut melawan Sungmin nantinya

***

H-4 Ujian Akhir Sekolah

Semua siswa, baik yang rajin maupun tidak rajin pasti sibuk mempersiapkan ujian kenaikan kelas ini. Sudah rahasia umum sekolah St Christie terkenal dengan displin akademi. Jika memang siswa itu tidak layak untuk naik kelas maka tidak akan dibantu sama sekali.

“Wiuhhh, aku belum pernah melihat anak anak belajar giat seperti ini” ujar Kyuhyun jam istirahat berbunyi. Seluruh siswa pasti memegang buku atau catatan meski itu ke kantin maupun ke toilet umum.

Kibum yang berjalan bersama Kyuhyun menuju kelas X-2 menyeringai mendengar pendapat sahabatnya itu, “Kau tahu? Sebenarnya ini semua berkat Sungmin” katanya geli

Kyuhyun menoleh penuh tanda tanya, “maksudmu?”

“Yah semenjak semua orang melihatmu mengajari mati matian Sungmin setiap hari, mereka pun ikut belajar keras” Kibum mendelik ke arah Kyuhyun, “karena mereka takut menjadi ranking bontot menggantikan Sungmin apalagi ada desas desus Yesung—kandidat terendah pun sudah punya cara jitu untuk menghadapi ujian nanti” jelas Kibum panjang lebar

Wajah Kyuhyun sedikit kesal bercampur marah, “berani beraninya mereka meremehkan Sungmin! Enak saja! Tuh anak ngga bego bego amat kok—cuma males aja” bela Kyuhyun tidak terima Minnie dihina serendah itu

Kyuhyun dan Kibum akhirnya sampai di ruang kelas pacar mereka. Kibum langsung berjalan menghampiri Chulie sedangkan Kyuhyun melihat Sungmin yang tetap belajar meskipun tidak ada mengawasinya

Kyuhyun tersenyum lega karena perjuangannya tidak sia sia, Sungmin sudah mau belajar dengan keinginannya sendiri yah meskipun karena takut kalah taruhan dari Yesung

“Tenang Minnie, aku tidak akan membuatmu kalah dari si Biang gosip itu” bisik Kyuhyun masih menatap Sungmin dari kejauhan dan baru melangkahkan kaki menghampiri Sungmin

***

H-3 Ujian Akhir Sekolah

Yesung sudah merencanakan semuanya dengan matang.

“Dengan ini aku tidak akan menjadi ranking terakhir hahaha” Ia tertawa senang di halaman belakang sekolah

Sebenarnya motif Yesung menantang Sungmin untuk taruhan tidak lain karena ia takut melihat Sungmin yang serius belajar semenjak berpacaran dengan Kyuhyun

Dan seisi sekolah tahu kalau Yesung yang akan menggantikan posisi Sungmin sebagai ranking terendah satu angkatan dan itu adalah hal yang paling ditakutinya

“Aku tidak boleh kalah” ujarnya

Kemarin Yesung sudah bertanya khasiat apa saja yang membuat para orang pintar menjadi juara kelas terus menerus.

Orang paling pintar disekolah diurutkan menjadi Kyuhyun, Siwon, Hankyung, Kibum dan Wookie.

Mereka adalah 5 teratas dalam juara umum setahun yang lalu. Berhubung Yesung tidak mungkin menanyai Kyuhyun dan Kibum maka ia pun bertanya kepada 3 orang yang tersisa

Siwon

“Rahasia belajarku menjadi pintar?” Ia berpikir sejenak kemudian wajah Siwon mengingat sesuatu, “Aku selalu minum 6 kuning telur mentah setiap pagi supaya otakku lebih cemerlang” Yesung mendapat tips yang pertama

Hankyung

“Kenapa aku bisa menjadi pintar?” Hankyung lagi lagi melamun dan tersenyum senyum sendiri. Sebenarnya Yesung agak ragu bertanya kepada dia—tapi mau gimana lagi? Meskipun kurang waras, Hankyung termasuk pintar di sekolah

“Ah, ya. Aku selalu melamun dulu sebelum menuliskan jawaban di soal ujian” jawabnya pelan

Mendengar itu Yesung ragu beneran namun ia menuliskan tips itu dengan enggan, “kok bisa si orang gila kayak dia jadi juara umum ke 3..” keluh Yesung

“Hei!” protes Hankyung, rupanya ia mendengar ucapan Yesung, “aku memang gila” Hankyung tersenyum kecil, “tapi aku tidak bodoh” lanjutnya

Ryeowook

“Minta tips dariku?” tanya Ryeowook heran dengan perilaku Yesung yang tiba tiba rajin. Sebenarnya Ryeowook masih kesal karena Yesung termasuk orang yang suka menggosipkan dia sebagai orang ketiga diantara Kyuhyun dan Sungmin masalah kemarin

Ditatapnya Yesung yang mengangguk semangat, menunggu jawaban dari Ryeowook.

‘Baiklah—sepertinya aku harus mengerjai dia sekali kali’ batin Ryeowook

“Rahasianya adalah” suara Ryeowook sok mendramatisir keadaaan, “Aku selalu menuliskan ‘I love u’ di kertas ujian setelah menjawab semua pertanyaan” katanya

Yesung agak sangsi mendengarnya, “Kau yakin?”

Ryeowook memasang mimik serius, “benar—lihat saja kan aku selalu bagus nilainya, mungkin karena guru guru melihat betapa aku mencintai mereka” Ryeowook mengulum bibirnya—menahan tawa

“Oh” Yesung mulai bisa ditipu, “baiklah, thanks yah Wookie” sahutnya sambil pergi dari hadapan Ryeowook

“Untung aja gw jago akting, hmmm…” Ryeowook pergi dari tempat itu sambil tersenyum senang, “di hari ujian nanti bakal ada kejadian seru”

***

H-2 Ujian Akhir Sekolah

Keadaan dikamar Sungmin jauh lebih berantakan, di bawah kasur bertumpuk tumpuk kertas latihan dari Kyuhyun berserakan menutupi lantai kamar, sedangkan di pinggir kaca ada note note yang dibuat oleh Kyuhyun—tentang rumus rumus yang rumit. Tidak ketinggalan buku buku pedoman yang harus dibaca ulang

“Hueeee” Sungmin menidurkan kepalanya di meja belajar, sudah 4 hari dia kurang tidur hanya untuk menghadapi ujian itu.

Ia mengangkat kedua matanya yang mulai mengantuk, “Aku harus belajar lagi” Sungmin menegakkan tubuhnya lalu mulai membuka salah satu buku di depannya.

Dddrrttt. Handphone disampingnya bergetar

Ada sms dari Chulie, ‘Minnie…besok menginap dirumahku yuk untuk belajar terakhir, kau dengan Kyu, sedangkan aku dengan Kibum—dia juga ikut menginap, bagaimana?” isi sms itu

“Ok” hanya itu balasan dari Sungmin—menginap tidak menginap sama saja bagi dia. Kyuhyun akan tetap mencecarnya

“Aku tidak boleh kalah!” Sungmin menepuk wajahnya sendiri, “Sungmin semangat!”

***

H-1 Ujian Akhir Sekolah

“Minniee!” Chulie antusias menyambut Sungmin yang datang menginap. Di giringnya Sungmin masuk kedalam kamarnya, “nanti malam setelah belajar kita cerita cerita yah” ujar Chulie senang karena sudah lama mereka tidak bersama seperti ini

Sungmin mengangguk letih, “Mana Adjushi dan Adjumma?” tanyanya melihat rumah Chulie yang sepi

“Appa dan Umma kan pergi kerumahmu mau mempersiapkan detail pernikahan kalian berdua, pas sekolah libur itu kan?” Chulie menerawang jauh sambil duduk diatas kasur, “Ah aku juga mau menikah…” Chulie menatap Sungmin dengan iri, “kalian beruntung sekali” sindirannya membuat Minnie tertawa lepas, “menikah tidak seenak itu tahu” sahutnya

“Kenapa kau tidak minta pada Adjumma kalau begitu?”

“kata Umma pantang menikahkan dua anak dalam satu tahun sekaligus, makanya aku harus menundanya dulu” jelas Chulie

“Ow” Sungmin membereskan piyama dan peralatan mandi yang dibawanya.

Braakkkkk

Pintu kamar Chulie dibuka dengan kasar oleh Kyuhyun, “Minnie” panggilnya. Dibelakang Kyuhyun ada Kibum yang sudah datang lebih dulu, “Hai, Sungmin” sapanya ramah

“Hai” balasnya lalu menoleh ke Kyuhyun, “ada apa sih?”

“Ayo belajar” tanpa basa basi Kyuhyun langsung menarik Sungmin keluar, “Tunggu! Aku mau mandi dulu lagian bukannya kita belajar berempat yah?” tanya Sungmin bingung melihat Kibum dan Chulie sudah anteng duduk di meja kamar Chulie mau belajar.

Chulie menggeleng keras, “ngga mau! Ngga lagi lagi aku diajar sama Kyuhyun lebih baik sama Kibum” ia mengalungkan tangannya ke lengan Kibum yang juga tersenyum mendengar omongan Chulie

“Yah…bakal dibantai aku nanti malam” gumam Sungmin pasrah

“Apa?” Kyuhyun bertanya ulang

Sungmin menggeleng cepat, “ngga, ya udah tunggu aja—aku mau mandi dulu baru belajar”

“hmm” angguk Kyuhyun seraya menungguku selesai dari kamar mandi

Sementara itu

Yesung sudah bersiap siap untuk rencananya besok, “fuih akhirnya kelar juga nyalin buat contekan besok” kata Yesung sambil menatap kertas panjang kecil yang sudah dilipat sedemikian rupa

Dari tadi siang Yesung sudah meringkas 7 bab pelajaran sejarah dan Tata negara yang diujikan pada hari pertama, padahal tanpa dia sadari sebenarnya dia juga belajar secara tidak langsung waktu membuat contekan, benar kata Kyuhyun—dia memang lebih bodoh dari Sungmin

*niat banget nyonteknya*

Yesung menyeringai senang, “kita lihat besok Sungmin, siapa yang akan tertawa diakhir haahahahaha” dengan pedenya Yesung merasa sudah berada diatas angin angin

***

Hari Ujian Akhir Sekolah telah dimulai

“Aku bisa aku bisa aku bisa” gumam Sungmin berulang kali, disebelahnya Kyuhyun hanya geli melihat tingkah Sungmin, “Woi” Ia mengibaskan tangan ke wajah Sungmin, “sudah sampai kelasmu nih”

Sungmin berhenti menggumam, “Oh, ya udah sampai nanti yah” Ia berniat masuk ketika tangan Kyuhyun menahannya, “Ingat..kau sudah jauh lebih baik dari kemarin kemarin, ok” nasihatnya

Sungmin hanya mengangguk seraya masuk kedalam kelas, dilihatnya semua anak anak sama tegangnya namun pandangan ia terhenti ke Yesung yang memandang Sungmin dengan tatapan meremehkan

Wajah Sungmin hanya tersenyum sinis menanggapi Yesung, “kita lihat saja nanti” Ia duduk di sebelah Chulie untuk memulai ujian

Tik Tok, suasana sekolah menjadi sangat hening ketika ujian berlangsung.

Sungmin, Heechul dan teman teman sekelasnya bersikeras mencoba semampunya menjawab pertanyaan demi pertanyaan dari soal ujian, terkecuali…

“Yesung! Sedang apa kamu?!” bentak Pak Herman—guru Olahraga yang sedang mengawas di kelas ini, ia bergegas menghampiri Yesung, “Apa yang ada ditanganmu itu, berikan! Aish cepat berikan!” bentak kencang membuat sekelas berhenti menulis dan menoleh ke arah Yesung yang sudah keringat dingin

Dengan tangan gemetar, Yesung memberikan kertas contekannya, “Kau?!” Pak Herman mengambil kertas ujian Yesung yang masih setengah terisi dan berjalan kembali ke muka kelas, “Ujianmu sudah selesai, pasrahkan saja hasilnya dengan jawabanmu yang cuma setengah ini” cecar Pak Herman tanpa ampun

“Tapi Pak—“ Yesung berusaha membela diri

“Tidak ada tapi tapian”

Yesung menunduk penuh sesal, siasat pertamanya gagal

___

Entah ada badai apa sehingga kesialan selalu menimpa Yesung, hari pertama ujian dia ketahuan mencontek sehingga guru guru yang lain mengawasi Yesung lebih ketat lagi. Hari kedua ujian dia muntah muntah karena kebanyakan minum kuning telur dan berujung istirahat di UKS, Hari ketiga—Yesung kehabisan waktu karena melamun terlalu lama saat ujian sehingga membuat kertas ia kosong setengah. Gagal lagi siasatnya.

Dan di hari terakhir ujian

“Aku tidak boleh kalah” gumam Yesung, “Paling tidak aku punya siasat terakhir dari Ryeowook” dengan amat bodohnya Yesung menuliskan I Love U di setiap lembar ujiannya.

“Nah—pasti semua guru terenyuh mengetahui betapa besarnya cintaku” kata Yesung puas

***

Hari Pengumuman Hasil Ujian

“Minnie cepat” kata Chulie seraya mengajak Sungmin berlari ke arah papan pengumuman nilai, disinilah nilai diumumkan dengan terang terangan, sehingga pas ujian tengah semester kemarin seisi sekolah tahu bahwa Sungmin adalah ranking paling terakhir.

“Tapi gimana nih Chulie, kalau aku menjadi yang terakhir lagi” kata Sungmin malas saat mereka berdua sudah dekat. Hasil pengumuman tidak begitu kelihatan karena dipenuhi dengan siswa lainnya

“Tidak akan, yuk” kata Chulie meyakinkan, diterobosnya kerumunan orang agar bisa melihat nilai lebih jelas lagi, “Ah! Kyuhyun diurutan pertama lagi ck” desah Chulie kesal, “Aku..aku…”

Disebelahnya Sungmin hanya menunduk tidak berani mencari namanya sendiri, “Ah! Aku peringkat 14 besar!! Kyaaaa!! Naik 10 dari yang kemarin!!” pekik Chulie senang

Sungmin tetap tidak bereaksi, ia mundur perlahan ingin menghilang dari situ tetapi ada tangan yang menahannya, “mau kemana?” tanya Kyuhyun yang tiba tiba sudah ada disebelahnya

“Mau keluar” jawab Sungmin polos

Kyuhyun berdecak tidak sabar, “tapi kau kan belum lihat nilaimu, ayo” Kyuhyun kembali mengajak Sungmin ke dalam kerumunan

“Lihat itu nilaimu” Kyuhyun menunjuk nama Sungmin di papan pengumuman

Sungmin menggeleng dan menutup wajah dengan kedua tangannya, “ngga” serunya

“Nih anak, lihat dulu” Kyuhyun menarik tangan Sungmin dan menyodorkan kepalanya ke papan pengumuman

Lee Sungmin peringkat 42 dari 257 siswa

“Ha! Aku tidak menjadi yang terakhir!! Kyaaaa” Sungmin histeris—bagaimana dia tidak senang selain menang dari taruhan dengan Yesung, Sungmin masuk 100 besar satu angkatan

Sungmin menoleh dan melihat Kyuhyun dengan mata berbinar binar, “Thanks Kyu!!!” Ia memeluk Kyuhyun erat didepan umum

Kyuhyun yang kaget spontan melepas pelukan Sungmin, “ya! Kau ini” Wajahnya memerah akibat kejadian itu

“Maaf” Wajah bahagia Sungmin tidak terusik, “ini berkatmuuuu….Appa dan Umma pasti senang melihat nilaiku ini” sekali lagi Sungmin menatap hasil nilainya berkali kali.

Kyuhyun tersenyum simpul melihat tingkah Sungmin yang kekanak kanakan, “Hei, kau tidak mau lihat hasil nilai Yesung?” tanyanya

Sungmin menjawab tanpa melepaskan pandangannya dari papan pengumuman, “buat apa? Toh dia pasti menjadi yang terakhir kan” ucap Sungmin merendahkan

Kyuhyun menyeringai menanggapi omongan Sungmin, “Kau belum lihat kan?” Ia menunjuk ke arah paling kanan, posisi paling buncit

Sungmin mengikuti arah tangan Kyuhyun,

Kim Fiuyu peringkat 257 dari 257 siswa

“Ha? Bukan Yesung?” Sungmin terperangah, dengan gegabah ia mencari cari nama Yesung, “jangan jangan dia malah lebih tinggi dariku lagi” gumam Sungmin panik

Kyuhyun yang gemas langsung menghentikan Sungmin, “Kau ini! sudah naik peringkat tapi bodohnya ngga hilang hilang,” sindir Kyuhyun, “Liat arah telunjukku dengan benar—nama Yesung ada disana disebelahnya Kim Fiuyu” sahutnya

Kim Yesung peringkat 258 dari 257 siswa

Ps : Tidak Naik kelas, karena ketahuan mencontek semua mata pelajaran

“Hahahaha—akhirnya dia kena batunya juga” Sungmin kegirangan melihat berita itu, ia berbalik menghadap Kyuhyun, “Thanks yah ini semua berkatmu” ucapnya tulus

Kyuhyun ikut tersenyum bahagia, “kan sudah ku bilang—tidak akan membiarkan anak itu mengalahkanmu” Kyuhyun menarik lengan Sungmin, “sebaiknya kita tagih janjinya itu” ajaknya kembali ke kelas

__

“Hya! Kau harus menepati janjimu!” tagih Sungmin sesampainya di kelas lalu menghampiri Yesung yang memasang wajah kelam

“Sungmin” panggilnya, “kita batalkan saja yah”

Sungmin menggeleng keras, “tidak—sebaiknya sekarang kau lakukan” ia menyeret Yesung keluar kelas menuju ruang guru. Dibelakangnya Kyuhyun mengikuti sambil tersenyum licik

“Ayo” Sungmin mendorong tubuh Yesung kedalam ruang guru, “tapi—“ Yesung kelihatan ragu ragu

“Ayo!” Sungmin melotot kejam

Yesung mengambil nafas untuk mengumpulkan keberaniannya, “Mau apa kau kemari Yesung?” tanya Bu Aida, Yesung hanya bisa nyengir menanggapinya, “ampun deh, mana guru guru ngumpul semua” Yesung mau menangis melihat dirinya yang ketakutan

Tiba tiba Bu Tukinem menghampiri Yesung sambil menatap benci, “kebetulan kau ada disini Yesung! Apa maksudmu menuliskan kata I Love U disemua kertas ujian ha!” bentaknya hingga semua guru menonton Yesung dan Bu Tukinem

“Ngg itu” Yesung grogi namun setelah menarik nafas panjang ia berteriak, “Bu Tukinem Saranghae!” teriaknya sambil menekuk kedua tangannya membentuk simbol hati

“Hmmmppp” Sungmin dan Kyuhyun menahan tawa melihat Yesung seperti itu, dihadapannya Wajah Bu Tukinem memancarkan aura neraka, “Kau-! Berani meledekku!ha! sudah bosan hidup kau rupanya!” bentak Bu Tukinem lebih keras

Semua guru menahan nafas mendengar amukan Bu Tukinem dannnn….

“Yesung!! Kau di skors selama seminggu! Orangtuamu akan kami panggil dan kamu harus menguras kolam renang dibelakang!!!” Bu Tukinem masih kesetanan

“Hue” Yesung mengkerut dihadapan guru killer itu

“Kamu sepertinya suka sekali mengatakan cinta yah! Oke! Tolong tulis aku cinta kamu dalam 1500 bahasa dunia sebanyak 10 kali!!!! Mengerti!!!!” pekik Bu Tukinem sambil mengusir Yesung dari ruang guru

“Mati gw” Yesung mengutuki diri dan berbalik ke arah Sungmin serta Kyuhyun, “puas lo?”

“Yee—siapa suruh main taruhan..” bela Sungmin sambil meringkik geli,

“Huh” dan sepertinya sekarang Bu Tukinem telah menemukan murid kesayangan selain Sungmin yaitu Yesung

***

“Akhirnya bisa bebas juga” Kyuhyun merebahkan badan ke kasur empuk Sungmin, di sampingnya Minnie hanya duduk malas sambil tersenyum senyum sendiri, “Aku peringkat 42 hihihi” gumamnya senang

Kyuhyun menatap lembut Sungmin lalu menyeletuk, “Eh gimana kalo liburan ini kita jalan jalan kemana kek” tawarnya

“Iya kan sudah lama kita tidak pergi berdua” Sungmin menerima usulan itu, “hmmm bagaimana kalo ke pantai?” katanya

“Hmmm…bo—“

Brakkkk

Pintu dibuka dengan paksa ketika Leeteuk masuk dan menggelengkan kepala melihat mereka sedang bersantai, “ck ck ck ternyata kalian malah disini, ayo ikut Umma ke butik” Leeteuk mengisyaratkan mereka untuk keluar kamar

Sungmin beranjak berdiri dengan wajah bingung, Kyuhyun pun begitu, “kenapa ke Butik?”

Leeteuk menatap anaknya tidak percaya, “mau mengepas baju kan kalian menikah 2 minggu lagi” jelasnya

“Ha? 2 minggu???” seru mereka bersamaan kaget—tidak menyangka secepat itu

“Iya, ayo banyak yang harus diurus—undangan pernikahan, sewa gedung, pesan katering, tata rias bla bla” jelas Leeteuk sambil mengingat ingat.

Brukkkkkk

Sungmin dan Kyuhyun pingsan dengan sukses

“Hei!” Leeteuk menghampiri mereka berdua, “Kok malah pingsan sih? Bukannya senang?” keluh Leeteuk sambil menghela nafas panjang

TBC

22 responses to “≈No Other Like U-Fourteen-{Exam}≈

  1. wkwkwkwkwk..
    sumpah part ini kocak banget.. yesung babo… kena batunya deh..

    dari 157 ke 42…
    sungmin daebak!

  2. huaaaaaaaaa~ aku cemburu sama chullie, hikz..:'( kibummie kan suami aku..>,< #di geplak snowers…

    uahhhh~ chukkae kyumin, akhirnya bakal nikah juga…^^

  3. wahaha seru bgt!! hahaha yesung kasian tp astaga udh g naek
    kls ampr gni😦 jgn disiksa amad jg thorr g tega!! hahaha

  4. huaaa minnie hebat peringkat 42 dr 257, kyu guru yg hebat! mau dong di ajarin abang evil ^^
    kasian banget sih abang yeye jadi mainan baru bu tukinem🙂

  5. hueee Kasian Yesung-ku hueeee authoor *natap Sebas Eonni tajam sambil bawa golok*
    eh tapi chukkaeeeee Sungmin daebak!!!! hahahahaha

  6. yaaahhh kacian yeppa,,,huhuhu

    kyumin mo nikah,waw kabar yg sangat membahagiakan,,
    lanjutt

  7. abang Yesung~ nasibmu dsini nista sekaleee…itu pas nanya tips dr SiHanWook bkin ngakak sumpah!
    eh bikin contekan bukannya sama aj belajar ya ==a

  8. Siiippp!akhir’a Minnie n Kyunie bakal menikah juga ni.Huaa kasian juga Yeppa malah terkena ulahnya sendiri dan kayaknya disini para personil SUJU emang gampang tertipu deh#pletaakk*digetok SUJU pake handuk*hehehe..Lanjut part 15 yaa….

  9. ciyeee sungmin peringkat 42.. ciye ciye hahhaha
    kyumin lupa ya kalo bentar lagi acara pernikahannya dia? aduhh aku penasaran nih gimana nanti pas acaranya?
    kasian si yesung ga naik kelas.. dia juga sih nyebelin gitu.
    lanjut baca lagi..

  10. yesung kasian banget masa engga naek kelas
    tapi konyol banget deh
    masa tips jadi pinter begitu hahaha
    kyumin akhirnya mau nikah nih yeee
    lanjut baca

  11. Kekekeke.., kasian bgt liat nasib yesung.., disini nasib nya sial mulu kek nya..

    Akhirnya prjuangan minnie bljr dg giat menuai sukses.., terbukti minnie peringkat 42 dr 257 siswa.. Haha😀

    Wooww.., 2 minggu lg kyumin merit.., dh gk sabar nunggu hari H..🙂

  12. Hahaha yesung percaya aja sama 3 org pintar itu (read : Siwon, Hankyung, wookie)
    Murid kesayangan gantiin sungmin hahahaha

From my Wonderlander ♥

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s