≈No Other Like u-Eight-{Attest}≈

Sungmin PoV

“Apa kau bahagia?” tanyamu tanpa memandang ke arahku

“Tidak juga—tetapi aku lega” jawabku

“Karena?”

“ternyata perjodohan ini tidak terlalu buruk untukku”


***

Hari ini, aku dan kedua orang tuaku berkunjung ke rumah keluarga Kyuhyun dan Chulie, disanalah akhirnya kami berdua resmi dijodohkan, tidak ada pesta—tidak ada teman temanku. Ini bagian dari ‘tuntutanku’
Hanya keluargaku dan keluarganya—ah ada Kibum juga, kan dia sudah dianggap sebagai ‘calon keluarga Kyuhyun’

Aku dan Kyuhyun hanya saling bertukar cincin milik mendiang nenek dan kakeknya yang telah meninggal dunia, cincin ini sangat berharga untuk keluarganya. Aku bahkan sempat menahan haru saat Kyuhyun menyematkan cincin berharga itu ke jari manisku.

Pernahkah kau menyangka, kalau orang yang sebisa mungkin kau benci ternyata adalah jodohmu sendiri?

Atau ini semua hanya permainan takdir sebelum aku menemukan orang yang tepat? Jujur aku sendiri tidak yakin dengan Kyuhyun, apakah dia benar benar serius? Atau hanya mempermainkanku?

Ah, aku tidak peduli—yang terpenting sekarang aku bisa bebas dari kungkungan tawanan Ayahku yang tadinya bersikeras menjodohkanku, lagipula sebelum kami bertukar cincin Kyuhyun memberiku hadiah atas pertunangan kami.

DVD terbaru dari Gokusen 3!!! Plus komik Black Bulter lengkap!!!

Keren kan…ah sepertinya aku mulai bisa menerima keadaan ini.

Setelah acara inti digelar, kedua orangtua kami asyik mengobrol seru seputar perjodohan, sedangkan Chulie dan Kibum berada di taman kecil disamping rumah Kyu sambil berpegangan tangan dan menikmati pemandangan bulan.


*Ck ck ck, sepertinya Author salah casting..seharusnya Kibum dan Chulie yang di jodohin duluan deh*

“Yuk” ajak Kyuhyun sambil mengamit tanganku, ia beranjak bangkit lalu meminta ijin kepada kedua orang tua kami, “Appa, Amma dan Adjushi, Adjumma, kami permisi ke atas dulu ya, ada yang mau aku tunjukkan untuk calon istriku ini” ucapnya sopan.

“Silahkan saja”, “eh tidak” ucap Papa dan Appa Kyuhyun berbarengan

“Kenapa?” tanya Mama heran

“Kalian memang sudah resmi bertunangan, tapi kalau berduaan dikamar…bisa bisa…” Papa menggantungkan kalimatnya

“Ya ampun Pa, aku ngga mungkin kayak gitu.” Sergahku sambil memutar bola mataku

“Iya, Pak Lee, kalo Kyu berani macam macam—kita nikahkan langsung” ujar Appanya Kyuhyun dengan mudah.

“Nggg” Papa mulai mempertimbangkan itu, “Oh oke..tetapi ingat kalian harus ingat batasannya” perintahnya

Kyuhyun tersenyum senang, “tenang saja Adjushi, aku tidak akan macam macam” Ia kembali menarikku menuju ke lantai atas—letak kamarnya berada.

“Kyu”

“Hmmm”

“Kenapa kita harus ke kamarmu?” aku menyerengitkan dahi

“Ada yang harus ku tunjukkan kepadamu” Jawabnya seraya membuka pintu kamarnya.

“Silahkan masukkkkkkk” Ia membuka pintu lebar lebar untuk memberikan ku ruang masuk ke kamarnya, “Ini kamarmu?”

“Iya, ada yang salah?” tanyanya, Kyuhyun kemudian duduk malas malasan di atas kasurnya sambil memperhatikan reaksiku

“Rapi banget” ujarku ngeri.

“Hahaha…memangnya seperti kamarmu?” sindirnya.

Kyuhyun bangun lalu melangkah ke arah rak disamping lemarinya, “Ini semua adalah koleksi pribadiku” ucapnya bangga

“Apa itu? Film yadong?” tanyaku asal


PLETAKKK

“Aduh” aku memegang puncak kepalaku, “Sakit Kyuhyun!!!”

Kyuhyun mendengus kesal bercampur marah, “enak aja kalo ngomong, bukan hobiku tuh!! Ini nih cuma kaset game!!” Kyuhyun menyodorkan sebuah keping kepadaku.

“Oh..game PS toh” aku mengangguk mulai mengerti.

Ternyata selain gemar boongin orang dia juga penggemar game yah.

*Author : Minnie awas!! Fansnya Kyuhyun ngamuk kalo lo ngomong kayak gitu!!*

“Ini semua koleksi berharga gw loh, bahkan ada beberapa kaset yang harus gw perjuangkan setengah mati untuk mendapatkannya” Kyuhyun terus berbicara tentang game—jujur aku tidak mengerti satupun yang ia bicarakan.

“Terus,” potongku, “Hanya ini yang ingin kau tunjukkan kepadaku?”

Kyuhyun berhenti berbicara lalu memutar tubuhnya ke arahku, “Iya”

Aku mengangkat sebelah alis, “Memangnya penting aku tahu tentang hobimu ini?”

“Penting, kan nantinya kau jadi istriku jadi kau harus tahu apa yang disukai oleh suamimu” Kyuhyun mengucapkan itu dengan mudah, semudah ia mengucapkan selamat pagi.

“Ya!! Kyuhyun!! Kan belum tentu kita benar benar dinikahkan!! Ini belum final,” seruku setengah berteriak.

Kyuhyun menatap kedua mataku dengan tajam, “Memangnya kau berharap apa? Kan semua ini sudah jelas Minnie” Ia sekarang duduk di lantai, memasukkan salah satu kaset gamenya dan mulai bermain tanpa menghiraukan teriakan protesku.

“Tapi Kyu—“

“Udah jadi cewek emang repot ya, jalanin aja kek” dengan cuek Kyuhyun mengucapkan itu tanpa memalingkan wajahnya dari TV.

Aku menyerah—aku mengambil posisi duduk disebelahnya sambil menatap bosan ke arahnya, “Memangnya kau mau punya istri sepertiku?” tanyaku berusaha memancingnya

“Tidak masalah, kan aku sudah bilang kemarin. Asal itu kau—aku mau saja” jawabnya enteng

“Ya, kenapa??” tanyaku lagi

Kyuhyun mengangkat bahu—masih tidak memalingkan wajahnya, “Aku susah beradaptasi dengan seseorang wanita—tetapi denganmu? Entahlah, semuanya terasa lebih mudah bersamamu”

Deg. Kok dadaku tiba tiba bergetar hebat, aduh jangan-jangan aku punya penyakit asma lagi. Batinku

“Kau kenapa?”tanya Kyuhyun—kali ini ia mengalihkan perhatiannya ke arahku, “Tidak tahu—tiba tiba dadaku sakit” jawabku

“Sakit sekali?” ulangnya, aku bisa menangkap nada khawatir di suaranya.

“Huh huh,,” kucoba untuk menarik-membuang napas pelan pelan.

“Sudah, tidak apa apa” aku menenangkannya,

*pas nulis adegan ini Author udah sekarat dirumah sakit, ngga ridho ngebuat Minnie jatuh cinta*

“Coba ku cek” Ia memegangi kedua wajahku dan melihat dengan seksama perubahan dimukaku, “kelihatannya memang tidak apa apa, kau mungkin hanya kelelahan sebaiknya kita turun ke bawah”

Aku mengangguk lalu mengikuti langkahnya keluar kamar.

***

“Kami permisi dulu Tn. Cho, terimakasih atas kerama-tamahannya hari ini” kata Papa saat kami berpamitan pulang

“Ah tidak usah berbicara seformal itu—cukup panggil nama saja, Donghae” tawar Adjushi ramah

“Baik, Donghae-shi” balas Ayahku

“Sama sama Kangin-shi”

“Mari…” Kami pun berbalik badan dan memasuki mobil Papa.

“Kau beruntung memilihnya Minnie—dia anak yang baik” sahut Ayahku dari kursi kemudi

“Siapa yah yang pertama tama malah ngusir dia dari rumah?” sindirku

Papaku tersenyum malu malu dari kaca spion, “hehehe”

“Iya nih Papamu—selalu gegabah sebelum bertindak” Mama ikut membantuku hihihi

“Ya ampun, kok kamu juga ikut ikutan sih” gerutu Papa diikuti suara cekikan Aku dan Mama.


Esoknya

‘Cho Kyuhyun seorang PEMAIN BASKET HANDAL, JUARA UMUM SEKOLAH DAN PANGERAN DARI X-2 resmi bertunangan dengan Lee Sungmin seorang PEREMPUAN BIASA BIASA SAJA, lihatlah betapa anehnya ini!!!’ Bunyi headline mereka hari ini di Majalah dinding

Aku berusaha menahan sekuat tenaga untuk tidak merobek robek kertas di dinding lalu menjejalkannya ke redaksi sekolah.

“Sudahlah Minnie, jangan pedulikan—lebih baik kita ke kelas, yuk” ajak Chulie yang sudah berada disebelahku

“Fuih, ya udah yuk”

“Gimana perasaanmu?” Wajah Chulie menyeringai ke arahku

“apanya?” tanyaku tidak mengerti

Chulie menghela napas, “yah perasaanmu bertunangan dengan adikku—Kyuhyun”

“Biasa aja” jawabku jujur

Ia menggelengkan kepala heran,”Ck ck ck, ternyata kalian berdua memang jodoh yah—tadi malam Kyuhyun juga mengatakan hal yang sama saat ku tanya”

Aku hanya bisa menahan tawa melihatnya kecewa, “memang apa yang kau harapkan? aku dan Kyuhyun saling mengucapkan cinta lalu berpegangan tangan sambil berlari seperti di film film? Hahaha itu tidak akan pernah terjadi”

“Huh—kukira cuma Kyuhyun doang yang aneh—ternyata kau sama anehnya.” Keluh Chulie

“Siapa yang kau bilang aneh?” suara Kyuhyun tiba tiba terdengar sangat dekat dibelakangku

Aku berbalik cepat, “Ya!! Sebaiknya kau hilangkan kebiasaanmu muncul tiba tiba seperti itu!!” pekikku

“Ah nanti juga kau terbiasa” jawabnya cuek disampingnya kulihat Kibum bergegas menghampiri Chulie, “Chulie sayanggggg, bagaimana pagimu?”

“Biasa aja” jawab Chulie

Aku menggelengkan kepala, “kukira hubungan mereka sudah lebih baik, ternyata…”

“Jauh lebih baik kok—Chulie memang orangnya begitu, Kibum sih sudah mengerti, lihat saja” jelas Kyuhyun sambil menunjuk kearah mereka berdua

Kibum asyik mengoceh panjang lebar sedangkan Chulie memperhatikan kekasihnya dengan senyum lembut.

“Mereka memang cocok ” ujarku spontan melihat keintiman mereka berdua

“Iya” gumam Kyuhyun

Sekarang kami berdua malah menonton mereka berdua yang masih tenggelam didunia mereka sendiri

Teng….Teng….Tengg

Tanda bel masuk sekolah, semua murid di kelasku sudah mulai kembali dan bergegas menuju bangku masing masing

“Udah masuk, aku balik ke kelas dulu yah Chulie” kata Kibum lalu beranjak menuju kearah Kyuhyun yang masih ada disebelahku

“Yuk Kyu….eitt tunggu” Kibum tiba tiba berhenti

“Bukankah kita kesini karena katamu ingin mengajak Sungmin kencan hari minggu ini?” tanya Kibum heran, “Kau sudah mengajaknya?”

Kencan? Batinku

“KENCAN??” pekik salah seorang siswi dikelasku

“Kencan!!!” Yesung si biang kerok dikelas ikut ikutan berteriak

Bagus, sekarang hampir seluruh siswa di kelas menonton kami berdua, lagi.

“Benarkah itu Kyu?” Chulie sumringah—sepertinya ia juga ikut-ikutan senang

Kyuhyun mengigit bibir bawahnya, wajahnya memerah saat itu juga—apakah mungkin?

“Iya, aku…” Ia berhenti sejenak lalu mengangkat wajahnya—masih memerah–

Tidak mungkin!!

“Minnie, apakah kau ada acara minggu ini?” tanyanya sambil menggaruk garukan kepala— seperti orang yang salah tingkah

Deg. Aduh kenapa lagi sih dengan jantungku—sakitnya sama seperti kemarin malam

“Minnie?” Kyuhyun mengibaskan tangannya ke wajahku

Aku meringis kesakitan,

“Minnie kau kenapa?” Kyuhyun terlihat panik, ia mendekatiku seraya memeriksa kembali wajahku

“Kau kenapa?” Chulie dan Kibum ikut mendekatiku, semua teman temanku berhenti menyoraki kami—malah mereka terlihat sama khawatirnya

“Entahlah, dadaku sakit” rintihku pelan—masih memegangi bagian yang sakit itu

“Ada apa ini? Kyuhyun, Kibum kembali ke kelas kalian!! Sekarang sudah waktunya masuk!!” titah Pak Herman—guru olahraga yang baru masuk ke kelas.

“Minnie—maksud saya Sungmin, dia sedang kesakitan” ujar Kyuhyun khawatir, ia menopang ke dua tanganku agar aku bisa duduk di atas meja

“Kau sakit?” tanya Pak Herman mendekati kerumunan Chulie dan Kibum

Aku hanya bisa menganggukkan kepala, “Jantungku berdetak lebih cepat pak, sakit sekali”

“Ya sudah, Kyuhyun bawa dia ke UKS nanti aku yang akan meminta ijin dari wali kelasmu” Perintahnya

“Kibum, sebaiknya kau kembali ke kelas” lanjutnya

Kibum mengangguk mengerti, Kyuhyun dengan mudah mengangkatku kemudian melangkah keluar kelas berjalan ke arah UKS.

***

“Permisi???” Kyuhyun membuka pintu disambut ramah oleh petugas UKS.

“Dia kenapa? Kondisinya?” Petugas itu membantu Kyuhyun membaringkanku di kasur

“Dadaku sakit” keluhku—ketakutan, jangan jangan selama ini aku punya penyakit mematikan lagi!!

“Coba kuperiksa” Ia mengambil stetoskop dan mengarahkannya ke dadaku, sesekali ia menggeleng heran, “Kau muntah darah? Atau kepalamu terasa pusing?”

“Tidak”

“Hmm…kau baik baik saja kok” katanya. Wajahnya memancarkan kebingungan

“Kalau dia baik baik saja, kenapa dia terus menerus mengeluh sakit?” tanya Kyuhyun—sesekali ia melirikku dengan pandangan cemas

“Hmm…kapan terakhir kali kau merasa sesakit ini?”

“Kemarin malam” jawabku

“Apakah saat itu kau sedang banyak pikiran atau memiliki beban berat?” Ia berusaha mengorek keterangan lebih lanjut

“Apakah itu ada hubungannya?” tanyaku

Ia tersenyum, “tentu ada, penyakit itu bisa berasal dari masalah psikis”

“Tidak, aku sedang tidak memiliki masalah apa apa…” balasku

“benar? Lalu tadi malam kenapa kau tiba tiba bisa merasa seperti itu?” Kelihatan sekali petugas UKS merasa pusing gara gara penyebab sakitku yang tidak jelas.

“Entahlah..kemarin sih…aku sakit… waktu…”Aku berusaha mengingat kejadian semalam.

Ting. Aku ingat semuanya, “Ini semua gara garamu!!” aku menuduh kearah Kyuhyun yang sedang duduk, terang saja dia kaget melihat tingkahku

“Kok aku?? Memangnya aku ngapain??” Kyuhyun yang tidak terima balas berteriak

“Ini gara gara kamu!! Tadi malam itu kamu mengucapkan sesuatu lalu tiba tiba dadaku sakit…bukannya pas dikelas juga kamu kan ngomong ngajak kencan terus dadaku sakit lagi!! Berarti ini semua gara gara kamu!!” aku melampiaskan amarahku kepadanya.

Ia dan petugas kantin eh salah petugas UKS itu melongo mendengar penjelasanku

“Kau—“ raut wajahnya menyeringai lalu tertawa keras, “huahhaaahahhahahhaha”

Aku agak tersinggung melihat Kyuhyun—kenapa dia tidak sedikitpun merasa bersalah??

“Huahahhahahhaha….Minnie…Minnie hahahhaha” lanjutnya

“Ya!!! Kau!! Apa yang lucu???” ucapku tajam.

Petugas UKS itu pun terlihat seperti sedang menahan tawa, “Itu bukan penyakit”

“Tapi dadaku benar benar sesak” ujarku keras kepala

“Apakah jantungmu berdetak lebih cepat?” tanyanya

“Iya”

“Apakah kau merasa lebih susah untuk bernapas saat di momen momen tertentu?”

“Iya!! Ya seperti itu!!” Aku lega—karena petugas itu bisa mendeteksi penyakitku, tidak aku pedulikan Kyuhyun yang masih tertawa gila sambil menujuk nujuk jarinya ke arahku

“Itu artinya kau sedang jatuh cinta”

Ha? Jatuh cinta?

“Jatuh cinta??? Tapi…dengan siapa???” tanyaku panik, perasaanku akhir akhir aku sedang tidak dekat dengan siapapun.

Kyuhyun berhenti tertawa lalu tersenyum sangat lebar hingga matanya hanya tinggal segaris lurus, “Kau jatuh cinta denganku” ucapnya lambat—nadanya menekankan pada kata ‘denganku’

“Kau???” pekiku kencang

“Iya” Kyuhyun menganggukan kepala—wajahnya memancarkan kepolosan yang dibuat buat

“Tidakkkkkkkkkkkkkkkkkkkk”


* author…telah koma 3 minggu di rumah sakit Tokyo*, *gara gara nulis nih FF*

TBC

30 responses to “≈No Other Like u-Eight-{Attest}≈

  1. hohohoho
    sungmin polos bner… akhirnya… ketauan juga kalo dia jatuh cintrong sama kyu..
    wkwkwkwkwk

  2. astaga, smp chap barapa nih aku nahan ketawa, ngakak mulu tiap baca, hehehe….

    ming sama kyu, romantisnya dapet, walopun caranya anehhh, hyahahaha…😀

    lanjut baca….. #wushh~

  3. wakaka lucu” y ampun in minnie emg pnh jtuh cinta ato emg trlalu polos ato gmn?!! hahaha ad” aj ah

  4. Asal itu kau—aku mau saja, aduh kata” kyu ngeganggu otak aku mulu tiap menit abis baca ni ff.
    kesan momen manisnya dpt bgt oen sebas, kaya cupcake yg rasanya sweeet bgt ..ngebuat aku ga bisa berhenti makannya…*garuk tembok sangking kecanduannya sm ni ff

  5. ming polos deh,msa dy sakit jantung dih,ada2 ja,,,
    dah mulai jatuh cinta nih minnie dg kyuppa.
    cieeeee kyuppa ngajak kencan nihhh

    lanjutttt kencan

  6. aduh bingung mau seneng apa sedih____secara si Minnie lagi sakit.
    tp pas tau sakitnya ‘jatuh cinta’ ma si Kyu jd ikutan ngakak ma si evil😄

  7. aigoo.. Ming itu kelewat poloss.. berdebar2 saat moment tertentu itu bukan nya sakit.. tapi kmu lagi jatuh cinta.. gemes deh *gigit pipi ming*

    Gimna tuh kncanya?? ming kan lomp jawab..

  8. Kyumin kn jodoh chul jdi wajar klo sama2 aneh muehehee…jantung min dag..dig..dug tiap kyu bertingkah romantis, mulai jatuh cinta eoh🙂 eh Appa Eomma kyu Kangteuk ya, trus Haehyuk jdi Appa Eomma min

  9. minnie….. aigoooo
    awalnya aku kira kenapa tuh bocah ternyata ckckck
    masa ga bisa bedain antara sakit jatuh cinta(?) sama sakit sungguhan sih?
    padahal minnie kan udah gede. ya ampuunnn..
    untung cuma ada kyu dan petugas uks yang tau kalo satu sekolah bisa tau gawat nantinya hahhaha

  10. ini si min beneran deh polos banget
    lucu nih engga mau ngaku kalo jatuh cinta sama kyu
    mungkin karena kyu nya juga blm ngaku jatuh cinta sama kyu haha
    lanjut baca

  11. Ya ampuuuun,,, sumpah dech ni minnie polosnya kebangetan, msk gk besa beda’in jatuh cinta ama sesak napas..

    Suka bgt kata2 kyu yg bilang gini “Tidak masalah, kan aku sudah bilang kemarin. Asal itu kau—aku mau saja”
    So sweet bgt nich kata2 nya🙂

  12. pokonya aku suka imajinasi sebs yang bisa bikin karaktr kyumin amburadul gini… hihii

From my Wonderlander ♥

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s