≈ Behind the Scene of Love- {KyuMin}≈

Hai long time no see..

Apa kabar? Kalian pasti kemari untuk mendengarkan ceritaku ya?

Ah tidak usah repot repot membawakan aku cookies dan coklat *keinginan terdalam auhtor*….eh memang untukku, terima kasih^^

Kalian tahu tidak, kemarin aku capek sekali, harus mengurusi begitu banyak pasangan, tapi beda dengan yang satu ini.

Fuih~mereka benar benar membuatku capek setengah mati!!

Siapa? Huh saking sebalnya aku sampai lupa namanya, sebentar..

Ini!!! Cho Kyuhyun dan Lee Sungmin!!! Arghhh butuh kekuatan sepenuh hati untuk dapat meluluhkan mereka…

Tapi karena ini tugasku, aku tidak boleh gagal—bisa malu kalau gagal di tugas pertama, hehehe

Eh, kalian mau tahu cerita mereka? Mendingan jangan *cupid geleng geleng kepala*
Kalian pasti gemas dengan pasangan satu ini, sama sepertiku.

Kalian tetap mau tahu??? Tapi—

*cupid akhirnya nyerah berbekal cookies dan coklat sogokan akhirnya dia mau cerita juga*

Jadi begini ceritanya : *kata cupid dengan mulut penuh coklat*

©FLASHBACK©

Aku membalik-balikan buku ‘jadwal cinta’ milikku, disinilah biasanya Dewi Cinta menuliskan siapa siapa saja manusia yang harus ku jodohkan dalam satu hari, setiap pasangan hanya butuh satu menit untuk jatuh cinta jika aku sudah membidikan panahku.

Dan sebenarnya mereka adalah pasangan terakhir dalam list hari ini.

Aha ini dia catatan tentang mereka

Lee Sungmin :

Siswi SMA Christie I

Keibuan, sangat setia kawan dan suka menolong sesama

Hmm tipe wanita yang sempurna….eh tunggu dulu ada lanjutannya dibawah

Tidak suka pria yang mempermainkan perempuan, karena terlalu baik sifatnya—ia suka dimanfaatkan oleh temannya sendiri.

Upss….ternyata setiap kesempurnaan manusia selalu memiliki batasan yah…gumamku dalam hati

Nah sekarang giliran pasangannya

Cho Kyuhyun :

Siswa SMA Christie I

Pria yang tidak pernah jatuh cinta– ia amat sangat tampan *author ngga rela ngetiknya* dan juga kaya…tidak heran dia menjadi idola disekolahnya, IQ diatas rata rata…

Ampun deh, nih manusia kayaknya enak banget..udah ganteng, kaya, pinter pula—pantes jadi incaran semua cewek

Eh apa ini, aku menyipitkan mata—ternyata ada catatan yang terlewati juga…

Dia tidak pernah peduli terhadap orang lain, kecuali dirinya sendiri

Kasian juga—ck ck ck…tapi tunggu dulu!! Bagaimana caranya bisa menyatukan mereka berdua… Argghhh sudahlah ini bukan urusanku, aku kan hanya sebagai perantara saja—semua sudah ditentukan oleh yang diatas..^^

Sebaiknya aku langsung menuju TKP

SMA Christie I

Aku terbang mengitari beratus ratus siswa di SMA ini, berusaha mencari sosok Sungmin dan Kyuhyun. Sepertinya sekarang jam pulang telah berbunyi—tapi dimana mereka berdua?

“Kyuhyun!!!!” teriak salah seorang siswa seraya berlari menghampiri sosok pria yang sedang menuju tempat parkir

“Kau siapa?” tanyanya

Wanita itu malu malu lalu menyerahkan sebuah surat untuknya, “Aku sudah lama menyukaimu—maukah kau menerima suratku?”

Kyuhyun menatap wanita itu dengan bosan, “Maaf aku tidak mau, buang saja”

Dasar sombong sekali tuh bocah!! Dia tidak tahu kalau susah sekali mengungkapkan perasaan meskipun itu lewat surat.

Tapi aku kasian dengan cewek itu, ah pasti sakit hatinya jika tahu kalau sebentar lagi Kyuhyun akan kubuat jatuh cinta dengan wanita lain,

“Tapi—“

Wusshhhh surat yang dipegangnya terbang oleh angin kencang yang tiba tiba muncul, Sang wanita berusaha mengejar surat itu, namun surat itu tetap melayang hingga jatuh tepat dihadapan seorang yeoja yang sadar dan memungutkannya untuk pemiliknya, “Ini milikmu” katanya ramah

“Terimakasih Minnie” ujarnya

Wanita yang dipanggil Minnie itu tersenyum tulus, “Bagaimana? Bukannya kau mau menyerahkan untuknya? Dia keburu pulang loh?” tanyanya beruntun

Oh dia yang bernama Sungmin—Minnie, wow….dia manis juga yah

*cupidnya cowok kali yah*

Wanita itu hanya tertunduk lesu, “tadi sudah kuserahkan tetapi dia bahkan menolaknya sebelum membaca surat ini”

Sungmin menggelengkan kepala, “Sudah kubilangkan padamu—jangan coba coba jatuh cinta dgn orang seperti itu, buang buang waktu tahu”
Temannya itu cemberut, air mukanya kesal, “Siapa yang bisa tidak jatuh cinta dengan lelaki sesempurna Kyuhyun”
“Nah, itu berarti kau hanya mencintai luarnya saja, kau tidak sungguh sungguh kepadanya” Sungmin melipat kedua tangannya di dada, “sekarang ku tanya, kalau ternyata Kyuhyun itu ternyata Psikopat gimana?”

“Er…” wajah wanita itu ragu ragu, “mana mungkin?”

“Mungkin saja” Sungmin melangkah ke depan gerbang, “yah,,udah keburu pulang tuh anak…ck ck ck..kayaknya kau kurang beruntung”

“Aku harus bagaimana?” wajahnya tertunduk lesu, tangannya mengelus elus surat cinta yang ia buat semalaman, bahkan matanya masih membengkang—kurang tidur

Sungmin mendekatinya—sesekali menepuk pundak temannya, “sudah tidak usah dipikirkan, lebih baik kita pulang yuk”

Sungmin menggandeng temannya sambil berjalan kaki kedepan, Ia sering melontarkan perkataan perkataan lucu untuk menghibur temannya yang baru patah hati.

‘Ah dia memang baik’ Aku kembali terbang mengikuti pasangannya—Kyuhyun

Kyuhyun menstater motornya tanpa mempedulikan cewek yang tadi, “Huh”

Ia mengendarai motor dengan kecepatan penuh, di pikirannya terbayang wajah yeoja yang ingin menyerahkan surat cinta, ‘segampang itukah orang bisa jatuh cinta?’ pikirnya

Ia terus berdebat dalam hati—tetapi sejenak pikiran Kyuhyun tergantikan dengan acaranya nanti malam.

Aku tersenyum melihat ‘mangsa’-ku berikutnya ini, mereka tidak tahu kalau mulai besok hidup mereka akan berubah

“Yah tidak ada salahnya aku menunda pekerjaanku sampai besok pagi” pikirku

Aku terbang tinggi menembus awan tipis lalu menghilang saat mentari mulai turun dari puncaknya *bahasa author mulai keren nih*

Esoknya

Aku kembali mengikuti mereka dari kejauhan, Sungmin ia berangkat ke sekolah dengan menggunakan bis sekolah di halte dekat rumah—sedangkan Kyuhyun seperti biasa mengendarai motor tiger miliknya.

Aku ikut melaju membuntuti mereka terus, mencari saat yang tepat untuk membidik mereka dengan panahku ini.

Sungmin sampai di sekolah dengan selamat—lebih cepat dari Kyuhyun, ia melangkah dengan riang masuk ke dalam kelasnya, “Sungmin!! Bisakah kau menggantikanku piket pagi ini? Aku harus mengerjakan sesuatu yang penting…” sapa salah satu teman wanitanya.

Sungmin mendongak, “ah, ya sudah tidak apa apa, sini kemarikan sapunya” ia menawarkan diri lalu mulai menyapu ruang kelas

“Terima kasih Minnie!! Aku akan segera kembali yah!!” sahut wanita itu dan segera menghilang keluar kelas

“Ok” Minnie melanjutkan pekerjaannya, ia menyapu dengan bersih bahkan mengangkat satu persatu bangku kelas secara teliti. Wow dia memang baik hati.

Aku terus mengamatinya sampai tidak sadar kalau Kyuhyun juga telah sampai di halaman sekolah, ia memarkirkan motornya di ruang parkir setelah itu menuju ruang kelasnya—ah dia menuju ke kelasnya Minnie!!

Oh—mereka satu kelas…hmm sepertinya kali ini jauh lebih mudah

Ia kemudian masuk mengarah ke bangkunya untuk menaruh tas, Minnie yang sadar buru buru menghampiri Kyuhyun, “Maaf—tadi aku yang mengangkat bangku, sini biar aku turunkan lagi” dengan sigap ia kembali menurunkan bangku Kyuhyun

Kyuhyun yang baru ngeh ada orang lain di dalam kelas melihat minnie dengan pandangan bingung, “Bukankah hari ini yang piket itu Gohee?”

“Oh iya, tetapi ia memintaku untuk menggantikannya, katanya dia ada urusan penting” jawab Minnie masih asyik menyapu.

“Oh” Kyuhyun mengangkat bahu—tidak peduli, sesaat ia menaruh tas—lalu keluar kelas, eh mau kemana?

Aku beranjak meninggalkan sungmin dan mengikuti Kyuhyun, oh dia cuma ke toilet toh…hmmm

Sepertinya ini saat yang tepat untuk membidik mereka, hehehee

Aku akan menunggu hingga Kyuhyun kembali dari toilet

“Hihihi, untung aja dia bego” tiba tiba dari arah belakang toilet—terdengar suara seseorang—sepertinya pria

“Emang, dengan begini aku bisa bebas pacaran sama kamu kan…” balas suara seorang yeoja

“Ah…kamu genit deh” rayu pria itu

Hoeekkkk, kayaknya aku harus cepat cepat minggat dari sini—please deh tuh pria ngegombal abis….sayangnya yeoja itu tidak sadar kalau pacarnya punya 2 selingkuhan dibelakangnya—*aku kan cupid serba tahu kekeke*

Kyuhyun mendongak lalu mencari sumber suara, dengan wajah penuh amarah ia keluar dari toilet lalu berjalan ke arah suara suara itu
Ada apa Kyuhyun dengan mereka?

“Ya!!! Kau Park Gohee!! Kau malah enak enakan pacaran disini!! Bukankah kau harusnya piket” bentak Kyuhyun kesal

Oh! Aku baru mengerti, aku cepat cepat menyusul Kyuhyun ke belakang, ah~ ini kan wanita yang meminta tolong tadi kepada Sungmin, aishh tega teganya dia…melimpahkan tugasnya supaya bebas pacaran

Wanita yang bernama park gohee itu sontak berdiri, “bukan urusanmu Kyuhyun-shi,” jawabnya masih dengan nada tenang sambil berpelukan dengan seorang namja

“Kau hanya memanfaatkan Sungmin?” tanya Kyuhyun tidak percaya

“Kalo iya memang kenapa?” tantangnya, “Minnie kan memang terkenal sebagai orang yang gampang buat dimanfaatin”

Wajah Kyuhyun terlihat muak, “Kau kan sahabatnya sendiri,”

“terus?? Sudahlah Kyuhyun-shi ini bukan urusanmu,” Ia mendongak lalu menatap aneh Kyuhyun, “Tumben tumbenan kau marah—atau jangan jangan….” godanya

“Terserah” dengan marah Kyuhyun meninggalkan pasangan bodoh itu

‘Tega sekali wanita ini!!’ Sekarang aku pun ikut ikutan marah karena sikapnya ini, Aku mengambil buku ‘jadwal cinta’ku mencoba mengecek namanya…Park Gohee…Park Gohee…..ah tidak ada…sepertinya wanita ini akan lama sekali baru bisa memiliki jodoh yang pas—rasakan..mungkin Tuhan juga tahu betapa jahatnya dirimu.

Aduh aku di tinggal si Kyunyuk—eh salah Kyuhyun….sesegera mungkin aku terbang rendah kembali ke kelas mereka, Disana kulihat Kyuhyun sedang membentak Sungmin, “Kau tidak tahu apa? Kalau kau sedang dimanfaatkan???”

Sungmin yang terus menyapu—berhenti dan melihat Kyuhyun, bingung, “Kau kenapa sih datang datang malah marah kayak gini? Memangnya ada apa?” tanya Sungmin pelan

Kyuhyun menarik nafas, “Gohee..sebenarnya hanya memanfaatkanmu—urusan penting yang dia bilang—itu urusan berpacaran dibelakang taman sekolah, kau tahu itu?”

Minnie menatap Kyuhyun lalu tersenyum, “terus?” balasnya. Minnie mengangkat sapu lalu memunguti satu persatu sampah dikelasnya

Wajah Kyuhyun menampakkan ketidakpercayaan, “Kau?? Kau tidak marah?”

“bukan tidak marah—tetapi aku tidak percaya” jawabnya masih sibuk dengan kegiatan bersih bersih, “Lagipula ini bukan urusanmu”

“Kau?!” sudah kubela mati matian malah—“ Kyuhyun malah balik menyerang Sungmin

Sungmin mengangkat kepalanya—diwajahnya terukir senyum miris, “Kau sendiri apa bedanya, kau juga jahat kepada salah satu temanku—yang kemarin menyatakan cintanya kepadamu—ingat?”

Kyuhyun mengingat kembali kejadian kemarin, “Ah itu temanmu, tapi aku memang tidak punya perasaan apa apa dengannya, jadi itu bukan salahku” tegurnya

“Tapi kau bahkan tidak menghargai surat cinta yang dia buat!!” bentak Sungmin

“Kan aku sudah bilang..lebih baik aku menolaknya lebih cepat daripada memberinya harapan palsu” bela Kyuhyun dengan wajah garang
Ia mendekati Sungmin seraya menatap tajam kearahnya

Aku hanya asyik menonton mereka bertengkar, wih ternyata hubungan mereka lebih buruk dari yang kusangka

Bagaimana yah perubahan sikap mereka jika aku memanah mereka? Hehehehhee….

Aku bersiap siap mengambil salah satu panah dari punggung-ku, “Yak bersiapalah kalian berdua” Aku memicingkan mata—menarik pelan ujung panah yang dipegang tangan kiriku dan….

“Wuih!! Tepat sasaran!!”

Panahku berhasil mengenai wajah mereka berdua

Wajah Kyuhyun berubah—amarah yang tergambar perlahan menghilang…sekarang reaksinya akan dimulai hihihi

Sedangkan Sungmin menurunkan tatapan tajamnya—ia malah menundukkan kepala..hahahaha

Dan cerita cinta kalian berdua baru dimulai sekarang

Mereka berdua masih dalam posisi semula—tidak bergerak sama sekali, Kyuhyun berusaha mengatur nafasnya yang tiba tiba tidak beraturan, Ia menatap Sungmin lebih lembut dari yang tadi….hahahaha…

Sungmin pun masih menundukkan kepalanya—karena ia merasa wajahnya memerah ditatap seperti itu oleh Kyuhyun,

“Hei kalian berdua sedang apa?” tanya Kangin dan beberapa siswa lain—Aku melihat jam di atas papan tulis—ah pantas saja sudah mau masuk sekolah…

Yah mereka berdua belum sempat berdekatan lagi…

“Bukan apa apa” jawab Sungmin lalu terburu buru meninggalkan Kyuhyun yang masih mematung

“Ada apa denganku” gumamnya pelan—dan cuma aku, sang cupid yang bisa mendengarnya hehehe

“Kyuhyun-ah? Kau tidak apa apa?” sapa Shindong teman sebangkunya, “Yuk sebaiknya kita cepat cepat duduk—sebentar lagi kelas dimulai” dengan tenaga kudanya Shindong berhasil menyeret Kyuhyun ke bangkunya

Sebenarnya tugasku sudah selesai sampai disini, tetapiiii biasanya aku senang mengintip pasangan pasangan yang habis kujodohkan,, lumayan untuk tontonan gratis, kekeke *ps : jangan laporkan ke dewi cinta yah..bisa bisa gajiku dipotong sama dia, ok?*

Nah…pertunjukan dimulai!!!

Sungmin tidak berkonsentrasi mengerjakan soal dipapan tulis—ia hanya bengong sekaligus melirik ke pojok belakang, tempat bangku Kyuhyun

Kyuhyun pun tidak beda jauh—ia melihat dengan jelas bagaimana Sungmin mencuri curi pandang kearahnya.

Kekekeke……sesekali dapat kulihat mata keduanya bertemu—tetapi berakhir saling membuang muka satu sama lain.

Ah…decakku kesal—mereka masih mempertahankan gengsi masing masing…sebaiknya aku bantu mereka, kedua tangan kujulurkan ke depan kelas—tepatnya ke arah Guru yang sedang menulis soal soal matematika, kujentikkan jariku, Ting!

Guru itu tiba tiba membalikkan badan lalu berkata, “Sungmin, Kyuhyun coba kerjakan soal di depan!”

Sungmin yang kaget, berusaha mengelus dadanya—ia pun maju ke depan diikuti Kyuhyun dari belakang

Kyuhyun gaya sok coolnya keluar—ia mengerjakan soal sambil berusaha keras tidak melihat ke arah Sungmin yang berada disampingnya, huh

Padahal aku dengar sendiri kalau detak jantungnya sudah tidak karuan, Sungmin juga—ia hanya berkonsentrasi menulis.

Hmmmm…..kayaknya bantuanku kurang nih, kujentikkan sekali lagi ke arah mereka berdua, Ting!

Sikut lengan Kyuhyun bersentuhan pelan dengan jari jari Sungmin, Deg, jantung mereka lebih cepat berbunyi…

Kyuhyun dan Sungmin sama sama berhenti menulis, mereka saling menatap—lama sekali, “Maaf” ucap Sungmin, lagi lagi menundukkan kepala

Kyuhyun mengatur nafasnya yang memburu, “makanya nulis tuh yang bener!!” bentaknya.

Ha?? Kok gini???

Wajah Sungmin berubah marah, “kan aku sudah bilang minta maaf…kau–??”

“Hei hei..kalian berdua disuruh jawab kok malah bertengkar sih!! Sudah kembali sana ke bangku masing masing” untung saja Guru itu bisa melerai perdebatan mulut mereka.

Aku menepuk dahi pelan, aduh nih pasangan kok ngga bisa jujur juga, biasanya semua pasangan yang aku jodohkan pasti langsung dekat—ada yang bahkan menyatakan cinta saat itu juga…

Lha? Ini?? Kok malah bertengkar??? Ngga menghargai banget pekerjaanku sih?!!

***

Aku menunggu dan terus menunggu….hingga bel istirahat berbunyi..mereka berdua hanya saling melirik….ini sih gaya pedekate anak TK….kalaupun mereka bertatapan malah bertengkar lagi!!!

‘Arghhhh…kayaknya aku gagal jadi cupid!!!!!’ batinku

Aku masih mengutuki diri sendiri saat mendengar Gohee temannya Sungmin berbicara, “Minnie? Ada apa sih denganmu? Kok dari tadi kuperhatikan kau melihat ke arah Kyuhyun melulu, aah mulai naksir ya?” tebak Gohee

Sungmin cepat cepat menggeleng, “Ngga….kok, tadi itu aku habis bertengkar dengan Kyuhyun soalnya dia menjelek-jelekan dirimu”

“Apa katanya?”

“Katanya kau hanya memanfaatkan aku lah,” jelas Sungmin

Gohee dengan senyum liciknya berusaha meyakinkan Sungmin, “jangan percaya dia…aku tidak mungkin tega memanfaatkanmu”

Minnie tersenyum manis, “ya ngga lah, kau kan sahabatku” Ia merangkul Gohee dengan sayang tanpa melihat senyum liciknya

Cih!!! Aku bisa saja menghajar dia dengan sihirku—tapi…kalau ketahuan Dewi, nyawaku jadi taruhannya

“Oi Kyuhyun!! Kau dengar ngga sih??” tanya Shindong sambil mengibaskan tangannya di wajah Kyuhyun

Kyuhyun tersadar sebentar lalu berkata, “Oh iya aku dengar?? Hmm memangnya kau bilang apa tadi?” tanyanya linglung

“Kau tidak menyimak ucapanku” kata Shindong kesal, “Apa sih yang kau lihat dari tadi? Ah Sungmin toh, kau suka padanya yah?” Shindong menggoda Kyuhyun dengan seringai di bibirnya

“Jangan bodoh!! Aku cuma kesal saja—kenapa dia tidak sadar kalau sering dimanfaatkan oleh si Gohee itu??” dengus Kyuhyun ke arah Sungmin dan Gohee

Shindong mengangkat bahu, “aku tidak tahu, kenapa kau tiba tiba peduli?”
“Entahlah” ucap Kyuhyun—masih menatapi Sungmin

Dasar!! Manusia bodoh!!! Kalau suka kenapa ngga berani sih menyampaikan perasaannya sih???

Aku hanya bisa menggerutu terus menerus seraya berharap Kyuhyun dan Sungmin masing masing bisa sadarrrrr diri!!!!

*Cupid : Author kalo castnya kayak gini lagi, gw mengundurkan diri deh, cape!!*

*Author : sabar yah Cupid sayang…..ini nih coklatnya*

Back again

Mereka liat liatan..terus buang muka

Liat liatan lagi…buang muka lagi

Terus ampe bel pulang berbunyi

Teng Teng…..Teng

Udahlah aku nyerah—itu terserah mereka!! Yang penting tugasku sudah selesai,, bagaimana mereka bisa saling mengungkapkan perasaannya hanya tinggal waktu saja. Tapi….kalau sikap mereka terus bisa bisa baru tahun depan pacarannya, ah masa bodoh,,sebaiknya aku kembali untuk menyelesaikan tugasku berikutnya…

Saat aku berbalik badan hendak terbang kembali ke atas, terdengar suara Gohee,
“Minnie!!! Maaf, tapi aku minta tolong sekali lagi!!! Tolong kau gantikan aku piket kelas lagi, Aku harus pulang cepat—karena ada urusan keluarga, ya” pintanya

Dia memohon mohon dengan tampang memelas, bisa kutebak Minnie tidak akan sanggup menolaknya, “Baiklah, tapi ini yang terakhir ya,” Gohee mengangguk dengan cepat, “Janji!! Aku duluan yah!!” Ia terus keluar ruangan sambil tertawa pelan yang tentunya tidak lihat juga oleh Sungmin

Kasian dia, untuk kasus Gohee, aku sepenuhnya mendukung Kyuhyun, seharusnya Minnie tidak asal gampang percaya—minta tolong juga ada batasnya

“Ternyata kau lebih bodoh dari yang kuduga” Kyuhyun menghampiri Sungmin yang sudah siap siap mau bersih bersih kelas lagi

“Apa sih maumu? Kalau mau mengganggu sebaiknya jangan sekarang, aku harus piket” ujar Sungmin seraya mengangkat satu persatu bangku ke atas meja

Kyuhyun hanya menghela nafas pelan, “Ada apa ini sebenarnya? Kenapa aku begitu peduli?” gumam Kyuhyun

Sungmin mulai membersihkan ruangan dari belakang, ia melirik ke arah Kyuhyun yang masih menatap dirinya, lagi lagi dadanya bergerumuh keras, “Aduh untuk apa sih Kyuhyun masih disini??? Mana mulai sepi lagi” Sungmin melihat ke sekeliling kelasnya—benar saja sekarang tinggal mereka berdua disini

Wah kesempatan emas nih!! Ayo Kyuhyun cepat dekati dia!

Kyuhyun kelihatan berpikir keras, Wajahnya memancarkan kemantapan diri—dia bergegas mendekat ke arah Sungmin, “Mau apa kau?” suara Sungmin terdengar parau

“Kau. Ikut aku” Kyuhyun menarik lengan kiri Sungmin secara paksa untuk mengikutinya, mau kemana tuh anak dua??

Ck, sepertinya aku harus mengikuti mereka juga,

Kyuhyun terus menarik Sungmin tanpa mendengarkan suara protes dari Minnie hingga berhenti ke tempat? Ah—ini kan kebun dibelakang sekolah, tepatnya dibelakang toilet pria.

Jangan jangan???

Kyuhyun mengisyaratkan jarinya ke bibir—tanda diam, ia terus memaksa Sungmin untuk menguping pembicaraan dua orang yang berada disana

“Hahahaa, masa dia sebodoh itu sih?”

“Memang, lihat saja aku selalu bebas dari tugas piket kan?? Ah Minnie minnie betapa polos dan bodohnya dirimu hahahaha” balas suara seseorang

“Gohee” bisik Minnie pelan

“Jagi…..besok aku ada PR matematika nih, bisa minta tolong ngga?” tanya suara pria—pacarnya Gohee

“Boleh boleh…” Gohee mengambil lembaran pekerjaan rumah itu, “Kan ada Minnie, biar nanti aku suruh dia yang mengerjakannya, hehehe”

Apa??? Nih anak tega banget, dengan hati hati aku melihat reaksi Sungmin—dan benar saja—Ia hampir menangis

“Kau lihat sendiri kan? Aku bukannya ingin menjelek jelekan sahabatmu—tapi apa itu yang dinamakan sahabat?” kata Kyuhyun

“Aku tidak menyangka…” secara tiba tiba Sungmin keluar dari persembunyiannya, ia berjalan mendekati ‘sahabat tersayangnya itu’

“Gohee?”

Gohee dan pacarnya spontan berhenti tertawa, mereka gelagapan melihat Sungmin—huh!! Ternyata mereka bisa panik juga toh

“Minnie? Ngapain kau disi—oh kau menguntitku yah…kau tidak percaya denganku, malah percaya padanya” tunjuk Gohee ke arah Kyuhyun

“Ya!!! Buat apa percaya denganmu?? Sekarang Minnie bisa melihat siapa sahabat dia sebenarnya” balas Kyuhyun berteriak

“Kau???!!” geram Gohee

“Sudah hentikan” ucap Sungmin pelan namun bisa membungkam keduanya

“Gohee, aku sangat menyayangimu—kau sahabat pertama ku disekolah ini,” Sungmin menatap sedih Gohee, “tapi sepertinya kita tidak bisa berteman lagi” ucapnya dengan tegas

“Huh ya sudah..aku juga tidak butuh orang sepertimu!!” teriak Gohee di depan muka Sungmin. “Yuk!!!” Gohee mengajak pacarnya pergi dari tempat itu

Ku mohon ijinkan sekali saja aku menggunakan kekuatanku ini untuk membalas perbuatannya!!!

Aku membidikkan jari kanan ke arah mereka berdua, Ting!!

“Kyaaaaa??!!!” pekik Gohee kaget, kaki mereka ku buat terpeleset sehingga mereka terjatuh di got sekolah dan baju mereka sekarang penuh lumpur bau dan kotor
Hiii~

“Wuhahahaahaahahahha” Sungmin tertawa keras diikuti dengan suara tawa dari Kyuhyun, “hahahaha”

“Wah, langit masih adil—mereka langsung dapet karmanya tuh” Kyuhyun menatap mereka geli bercampur marah

“Iya” gumam Sungmin, Ia mengangkat wajahnya lalu memberanikan menatap kedua mata Kyuhyun secara langsung, “Terima kasih”

Kyuhyun sekejap berhenti tertawa, “tadi kau bilang apa?” tanyanya

Sungmin mendekati Kyuhyun dan tersenyum tulus, “Terima kasih”

Deg. Deg. Jantung mereka bertalu kencang…untuk mahluk sepertiku bunyi itu bisa terdengar jelas

“Oh~ ok..” Kyuhyun masih berusaha menata detak jantungnya, Sungmin pun langsung melangkah mundur saat nafas Kyuhyun menyapu wajahnya yang memerah

Hmmm

Kok jadi diem…ayo ayo tembak!

“er, Sungmin?”

“Ya?”

“Mau kuantar pulang?”

Sungmin mengangguk cepat, “boleh”

GUBRAKKKKKKK

***

Kepalaku masih pening, udah ngga ada tenaga lagi, untuk kedua orang ini aku udah make 80% kekuatan sihir dan masih belum berhasil membuat mereka jadi pasangan, ck ck ck..

Lama lama aku bisa pensiun dini, ngga lagi lagi deh dapet ‘pasien yang lama sembuh kayak gini’

“Ini helmnya” Kyuhyun menyerahkan benda itu kepada Sungmin, sedang ia sendiri mengeluarkan motor dari tempat parkiran, “Ayo naik” ajak Kyuhyun

“Udah” Sungmin duduk dibelakang Kyuhyun, “Kok kamu belum jalan?” tanyanya melihat Kyuhyun diam saja

“Er…itu…kau belum berpegangan…” jelasnya terbata bata seraya menunjuk tangan Sungmin yang bebas

“Oh..baiklah..” Wajah Sungmin memerah saat ia mengalungkan kedua tangannya ke pinggang Kyuhyun, “sudah” katanya

“Er….kurang erat…eh maksudku..kan bahaya kalau kau jatuh lalu terluka…” Kyuhyun gelagapan memberi alasan

Arrggghhh mereka beneran anak SMA??? Kok kayak gini aja masih malu malu kucing!!!

“Oh….ok” Sungmin mengeratkan pegangannya, di depannya Kyuhyun tersenyum puas, “baik, kita berangkat!!”

Mereka melaju dalam diam, terlalu gugup untuk memulai pembicaraan. Sebenarnya aku bisa saja menggunakan sihirku sekali lagi untuk mereka—tapi males ah~ ngga bakal ada kemajuan

aku terbang lebih rendah untuk melihat gelagat mereka—sama sama polos, kecepatan motor mulai berkurang hingga berhenti disebuah rumah sederhana, bergaya tradisional

“Sudah sampai” Kyuhyun memberhentikan motornya tepat di depan gerbang rumah, “Ini” Sungmin menyerahkan kembali helm yang dia pinjam

“Eh, mau masuk dulu?” tawarnya

“Tidak usah—sudah terlalu sore, sebaiknya aku juga pulang” kata Kyuhyun

“Oh” Wajah Sungmin memancarkan kekecewaan

Kyuhyun tersenyum melihatnya, Ia turun dari motor lalu mendekati Sungmin, “besok mau ku jemput?”

“Boleh, kalau tidak merepotkan” balas Sungmin senang

“tidak—tidak merepotkan” Kyuhyun menatap ke sekeliling daerah rumah Sungmin terburu buru, “disini sepi yah..” ucapnya agak gugup

Sungmin ikut menatap daerah rumahnya, “memang..jarang se—“ tiba tiba ucapannya terhenti

Oh My God

Aku melongo melihat pemandangan dihadapanku

Akhirnya……..

Kyuhyun berani mencium Minnie!!! Ia menciumnya secepat kilat saat memastikan tidak ada orang yang melihat mereka *aduh author ngga dianggep*

“Kyu” desah Minnie disela sela ciuman mereka,

“Kayaknya kita harus pacaran deh” sela Kyuhyun saat melepaskan bibirnya, Ia menatap sendu Sungmin, “Mau kan?” tanyanya seraya memegang wajah Minnie dengan kedua tangannya

Minnie hanya bisa mengangguk—sepertinya ia masih gugup gara gara dicium Kyuhyun hihihi—aku bisa dengar detak jantung mereka yang semakin memburu…

“Yess….sekarang kau pacarku, dan ingat jangan sampai kejadian tadi terulang lagi” Kyuhyun menghela nafas—lega, “huh..sekarang aku tahu kenapa aku begitu peduli terhadapmu tadi”

“Kenapa?” pancing Sungmin—tersenyum menggoda

“Karena aku mencintaimu” jawabnya, dan sekali lagi Kyuhyun mencium dengan lembut, Minnie membalasnya sambil memejamkan mata—larut dalam dekapan Kyuhyun.…

hmmm kayaknya mereka bakal lama berciuman..yah sebaiknya aku pergi dari sini—sekaligus memberi mereka privasi

Aku menatap keduanya dengan bangga—tugasku sudah selesai…sekarang aku harus kembali melapor ke atasan

©FLASHBACK END©

Nah gitu ceritanya….*cupid sudah menghabiskan 4 batang coklat dan 2 toples cookies* ngeselin kan??? Aduh aduh…..aku aja yang cerita ulang masih kesel apalagi kalian yang mendengarkan ceritaku ini

Aw, aku lupa lagi….sekarang aku harus kembali mengurus pasangan pasangan yang lainnya..

Kapan kapan lagi deh kita ketemu terus bercerita yah hehehehe…dan kalo bisa bawain cemilan lagi dong…lumayan buat upah ngomong ok?

Bye…salam cinta Cupid^^


THE END

30 responses to “≈ Behind the Scene of Love- {KyuMin}≈

  1. baby,huwwwwwaaa umma ru comment ne ff kalo di blog.
    he ff kesukaan umma.
    senang na msk blag baby gue…..^^

  2. hihihihi~ unyuuunyaaaaaaaa~

    sederhana, tapi ngena, hohoho~ aku udh pnrh baca nih FF, tapi dmna yah?!

  3. wuaaahhhh
    lucu bgt sich mereka…

    min ni aku nyumbang cookies jga wat cupid nya biar terus menjalankn tugas dgn baik…

  4. Mau pcrn aja ribet amat, ampe hrs dibnt cupit g pntng #dotabok# tp daebak!! Emang hrs da yg mndrng mrk. Untng ja dah jadian. Lnjt!

    Salam,

    Elle

  5. hahaha, ternyata panah cupid bisa membuat segalanya berubah. wkwk..
    tp ironis sekali, cupidnya minta upah cemilan biar mau buka mulutnya nyeritain pengalaman menyatukan cinta seseorang. ckckck..
    senyum2 gaje, pas kyu nembak. aneh bgt gitu lho. dan. hahaha,, dan minnie kamu koq super duper polos, mau2nya dimanfaatin sahabat sendiri. huft..

  6. COUPLE TERSAYANG GUE~😄

    aish sebas.. aku speechless sendiri jadinya mo bikin cerita KyuMin.. udah ah, aku jadi rader aja. jadi readernya kamu.

    cara appa *baca:kyu* nembak umma *baca:umin* LUCU~ main nyosor~ I LIKE IT~ terus aja Kyu.. tunjukkan sisi Evil mu itu.. nyuehehehehe… *ditabok umin*

    Cupid~ GOOD JOB~ tapi~ “=_= elu kok minta sogokan ga nanggung-nanggung sih? mana itu coklat kagak di bagi-bagi lagi..

  7. Huahah~ cara jadian yang aneh tpi disitu kok langsung dicium yak??? ahhaah gue suka gaya lo cupid keren abezzztpi disitu minnie nya lugu amat yah~~yg penting daebak lah~

  8. ahrghhhhhh so sweet…. heeboh sendiri bacanya… simple but kerasa feelnya….. itulah ffnya mitoen…. jujur kangen bgt sama ff2nya oenn…. aku dlu baca gak koment…. skarang baca lagi dan udah bisa koment makanya koment….
    kapan ada lanjutan hanchul…. fav aku itu…. ㅠㅠ

  9. huaaa huaaa thankyu cupid..
    aku kira ini masih ada hubungannya ama nolu ternyata beda ya? tapi tetep bagus kok ^^
    si minnie ga di nolu di ini tetep aja polos dan kyu juga tetep aja galak ^^v
    kyumin jadiannya lucu hahhaha
    si kyu mau nyium tapi basa basi dulu, ya sepi lah hahhaha
    hmm manisnya kyumin..

  10. cupidsnya aja gereget apalgi yg baca.. pengen bgt… cepat2 tarik kyu untuk blang cinta ama ming hahaha… kerenn… gomawo~

  11. yaaah thooor tumbeeen pendeeeek… huaaaa masih pengen baca lanjutan nya lagiiiii penasaraaaan..

    emangdeeh author kalo bikin ff pastii daebaak!!!

    keep writiiiing thooor😘😘😘😘

  12. ahaha…awalnya berantem….terus malu-malu kucing…ckck..

    kyu apaan lagi..masa nyatain cinta kya g2…g romantis… “kayanya kita harus pacaran deh”
    apaan itumah maksa….haha😀
    cute >_<

From my Wonderlander ♥

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s