≈Super Junior With Sebastian Mamoru≈

“Perhatian kalian semua berkumpul!!!” titah sang pujaan hati author…..eh salah deng, titah Seung Hwan—manajer Suju yang paling ganteng dan menawan *author di bunuh massa*

“Ada apa Hyung?” tanya Leeteuk yang sedang bersantai di dorm lantai 11. Seung Hwan sengaja mengumpulkan semua member Suju di sini untuk pengumuman yang amat sangat tidak penting

“Kalian sudah dapet, Adjumma baru yang membersihkan dorm dan memasak untuk kalian” Seung Hwan mempersilahkan aku untuk memperkenalkan diri

“Hai, aku Sebastian Mamoru, salam hangat” ucapku ngga nyambung, maklum gugup di liatin sama pujaan hati—Seung Hwan *di gampar lagi supaya waras*

“Ya elah Hyung, cuma gini doang pake ngumpulin kita, sibuk nih” celetuk Heechul dari belakang Leeteuk

“Iya, cuma pembantu baru doang” tambah Kyuhyun, ck ck emang mereka sehati banget urusan sindir menyindir

“Tapi” bela Seung Hwan tercinta *Di gampar berkali kali, sadar, sadar Mit!* “Susah loh milih pembantu, rata rata yang mendaftar itu ELF..cuma Sebastian yang lolos seleksi” jelasnya lebih lanjut

DEG

Mampus gw, padahal gw juga ELF. Gw bisa lolos karena emang ga punya bias jadinya biasa aja sama mereka, tapi kalau sama manajernya mah *nutup muka jijay*~

“Ya sudah sudah, sekarang kami harus ke strong heart buat ngisi acara nih” ucapan Eunhyuk menyadarkan kami semua

Eunhyuk, Leeteuk dan Shindong bersiap siap pergi sedangkan Sungmin dan Ryewook, Yesung naik ke kembali ke asramanya sedangkan Heechul kan ada siaran radio malam malam

“Kyuhyun, kamu mau kemana?” tanya Seung Hwan ketika melihat Kyuhyun juga membawa tas besar, “Aku kan ada latihan Dramus, Hyung”

“Oh iya, Hyung lupa” cengir Seung Hwan, manajer malah lupa jadwal artisnya, tapi ngga papa kamu tetap is the best untukku

*kayaknya gw beneran perlu di gampar deh wkwkwkw*

Donghae yang juga mulai mempelajari tahap reading untuk drama terbaru segera mengikuti Siwon dari belakang, “Hyuk aku pergi dulu” ucap Donghae

“Kok Eunhyuk doang, kita mana??” protes Leeteuk

Donghae menggaruk kepalanya, “Eh iya Hyung, hati hati ya” jawabnya sambil melambai, “Hyuk nanti sms aku!” Donghae mengingatkan

“Iya” jawab Eunhyuk tertunduk sambil mencuri pandang ke arahku

(Eunhae moment)

“Sebas” panggil Seung Hwan mesra #abaikan

“Yah” jawabku tak kalah mesranya, Seung Hwan mengibaskan tangannya ke wajahku, “kau kenapa? Cepat mulai beres beres” perintahnya

Aish, jadi tadi cuma khayalanku, huhuhu…Aku langsung membereskan semua bekas Potato dan remah remah dari makanan instan mereka. Ampun deh, namja berwajah tampan tapi joroknya sama kayak gw ck ck ck

Setelah selesai membereskan ruang santai aku beralih mencuci piring, membuang sampah dan memasukkan pakaian mereka ke laundry bawah, fuih cape juga

“Sudah selesai?” tanya Seung Hwan yang kembali sehabis mengantar Siwon dan Donghae, aku mengangguk semangat

“Ingat besok, kembali pagi pagi sekali, membuatkan mereka sarapan, menyortir hadiah para fans yang biasanya ada di pintu depan, lalu membereskan kamar satu persatu, mengerti?” jelasnya panjang lebar

“Mengerti” jawabku professional

Seung Hwan tersenyum, senyum yang bisa membuat seorang Sebastian terenyuh dan penuh dengan khayalan indah *aih kayaknya perlu di guyur air kembang tujuh rupa nih gw* ^//^

“kau boleh pulang” celetuknya

Aku miris mendengarnya, ya elah ajak makan bareng kek, kayaknya dia bawa bungkusan enak tuh ck ck , dari pada ilang harga diri mendingan pulang dengan hormat

“besok aku akan kembali” aku memakai kembali jaket yang tergantung di balik pintu dan keluar dengan senyum lebar yang terukir indah

Aku elf paling beruntung di dunia

***

Tetapi keesokkan hari aku baru sadar ucapanku salah besar

Pagi pagi aku sudah tiba di depan pintu dorm lantai 11 terlebih dahulu

TOK TOK

Tidak ada jawaban

TOK TOK

“Aduh jangan bilang mereka belum bangun” ucapku gelisah, memang sih ini baru jam 6 pagi—tetapi kalau tidak di buka juga bagaimana aku bisa memasak untuk mereka

TOK TOK

Ku ketuk lebih kencang! Berhasil, pintu terbuka, kepala Donghae yang baru bangun tidur menyembul dari balik pintu, “siapa?” tanyanya setengah sadar

“Aku, pengurus baru di sini” jawabku jelas

“Oh” Donghae membukakan pintu lalu masuk kembali ke dalam kamar, aku segera melanjutkan tugasku, ku masakkan mereka roti panggang dan susu hangat. Setelah selesai aku mengambil hadiah dari fans di depan pintu, memilah milah mana untuk Donghae, Leeteuk, Heechul dan Shindong

“Wuuihh, IPAD!!!!” pekikku tidak tahan, “teruntuk Donghae dari Elfish Korea” Ck ck aku sesak nafas seketika,,,Ipad…..oh em gee…..gw udah nyuri kucing tetangga berkali kali tetep ngga kebeli nih barang hueeeeee

“To Special One…this is for u..with love from ELF” Aku membuka bungkusan besar itu, melihat isinya aku langsung ambruk ke sofa *untung banget, coba lantai*

“Celengan singa bertahtakan emas asli!!!!!!!” aku melotot, tanganku bergetar memegang hadiah yang tidak terbayangkan berapa jumlahnya dalam rupiah

“Mana harga emas lagi tinggi tingginya akibat inspeksi..bla bla” stop bahan kuliah keuangan gw, jangan di bahas di sini

“Kalau buat Heechul apa ya?” aku mengutak atik kado yang bertuliskan huruf HEE dalam aksara China, “WOW!!!!”

Aku benar benar tidak percaya, aku tahu fans Heechul rata rata orang kayak di bandingkan fans member lain

*ini kenyataan, udah terkenal banget tuh Petals sama Undead suka ngasih hadiah glamour ke Heechul*

“Kamera 3D!!!! milik Sony Ericsson yang belum ada di pasaran!!!” aku menangis sekarang, bukan…bukan karena terharu…tapi ck bayangin aja, setahu gw nih kamera masih liris di amerika doang karena takut pangsa pasar di negara lain tidak sanggup untuk membelinya!!! TV 3d ada di Indo cuma bisa di beli 3 orang, Bakrie group, Presiden sama pemilik Indo group

*info dikit hehe*

“Sekaya apa sih ELF itu, kok di bandingkan sama gw, miskin amat” bisikku meratapi nasib

*DIES*

Jangan mati dulu, lanjutin kerjamu Mita!!!!

“Eh iya” aku menggaruk garuk dinding, muka pengen. Tuhan andai salah satu dari mereka ngga sadar kadonya gw curi, doaku dalam hati

Tapi jangan ah, bikin malu Seung Hwan ntar *kagak ada hubungannya!*

“Eh, kirain ada siapa” Heechul keluar dengan muka sembab dan rambut pirang yang berantakan, aih harusnya gw foto terus gw kasih liat petals, pasti pada nangis darah minta aslinya hahahaha

“Pagi” sapaku ramah, “aku sudah membuatkan sarapan dan sudah menyortir hadiah para fans, sekarang aku ke dorm atas dulu ya, mau bersih bersih” jelasku tidak penting buat Heechul *dan reader lain hahaha*

Heechul mengucek ngucek mata dengan imut, beneran—lain kali gw harus bawa kamera, ck ck, “sana gih…kalo bisa jangan balik lagi” kata katanya mengena di hati—mengusir diriku…aku….siapa aku??? *mulai gila*

“Iya iya” jawabku cuek, mendingan ke dorm atas deh—siapa tahu orangnya lebih normal dari ini.

Dorm lantai 12

TOK TOK

CKELKKK

Hanya dengan sekali ketuk, pintu terbuka—tuh kan bener, penghuni di sini lebih ramah dari yang bawah, pikirku

Kepala Ryeowook keluar, saat matanya bertemu denganku, ia tersenyum, “ah Adjumma, silahkan masuk” ucapnya ramah

What??? Adjumma??? Hei,,umur gw jauh jauh lebih muda dari kalian semuuaaaaa, tapi apa daya..mana berani aku memarahi mereka—bisa bisa di pecat gw

“Pagi, aku akan membuatkan sarapan buat kalian” aku mulai pergi ke dapur, tidak kulihat tangan Wookie yang mau mencegahku

“Oh! Wow?” aku tercengang ketika sarapan nasi goreng hangat terpampang jelas di atas meja makan, rupanya Ryeowook berinisiatif memasak sendiri

“Mianhe, aku memang biasa memasak untuk mereka, apalagi—

“Wookie, masakannya udah siap?” suara tenor Yesung membahana masuk ke meja makan, ia tersenyum lembut ketika melihat makanan sudah siap santap, “gomawo Wookie” Yesung mengelus kepala Ryeowook sayang, “Ne..Hyung” Wookie tersenyum malu malu Heebum *kucing Heechul* di puji oleh Hyungnya

Tunggu dulu, kok sikap mereka seperti…pengantin baru sih, aku mendelik curiga—sekarang aku menjadi penontonnya. Ryeowook menyedok bagian Yesung, mengambil air minum lalu ikut makan sambil berbincang kecil. Gw beneran cuma jadi pajangan dinding yang keberadaannya tidak di anggap

(Yewook moment)

“Aku menyortir hadiah saja” ijinku keluar dari situ, tetapi lagi lagi ucapanku tidak di dengar. Ryeowook sekarang sibuk mengusap ujung mulut Yesung yang belepotan nasi, “aih..jangan bilang…ah tidak mungkin…kan mereka emang suka gitu” pikirku sambil memilah milah hadiah di lantai 12

KREKKKK

“Hyung…ayo kita sarapan” Kyuhyun keluar dengan mata tinggal 2 watt, tetapi karena takut kehabisan sarapan dia menarik tangan Sungmin keluar untuk bergabung dengan Yewook yang sudah setengah jalan makan

“Ck kok nasi goreng lagi” protes Kyuhyun sambil berkacak pinggang, “pasti ini permintaan Yesung Hyung!”

“Sudah sudah, kalau kau tidak suka suruh saja Adjumma di depan situ, buat masak ramen atau apalah” ucap Yesung dari arah belakangku, bagus semua orang panggil gw adjumma aja! Umur gw lebih muda dari magnae kalian tahu!!!!! Jeritku dalam hati

“Adjumma!” panggil Kyuhyun

“Ya?” aku memutar bola mata—pasrah deh, “iya akan saya masakkan—

“tidak perlu” Sungmin bersiap siap merebus air di panci dapur, “biar aku saja yang masak buat Kyu, Adjumma selesaikan membereskan kado” ucapnya sambil tersenyum

“Makasih” ucapku terharu, tumben ada yang masih baik sama gw huhuuhu

Selesai sarapan mereka mulai pergi untuk memulai jadwal pagi hari. Aku? Tentu saja membereskan kamar mereka satu persatu—dan salah satu kamar yang paling rapi yah hanya Eunhyuk—aku bahkan tanpa sadar sudah ingin mengambil koleksi buku bukunya, tetapi langsung kubalikkan ketika sadar apa isi buku tersebut

“ck bukan rumor kalo Eunhyuk pecinta Yadong ternyata” ujarku

Aku membereskan kamar Kyumin. Beda banget!!! kasur satu rapi bukan main tapi bercorak pink dan banyak botol wine di pajang rapi di dekat jendela, sedangkan kasur satu lagi berantakan—laptopnya masih hidup, cuma di stand by, dan buang buang listrik. Kabel kabel bertebaran di mana mana, aku tidak heran jika Kyuhyun mati terlilit kabel suatu hari nanti

*gw di bunuh sparKyu*

Kalau kamar si Yewook mah ga usah di tanya, rapi!! Tapi aku curiga, jangan jangan Yesung juga menyuruh Wookie untuk membereskan kamarnya—ck ck Hyung ngga mau rugi tuh

CKELKKKK

“Selesai satu lantai, sekarang balik ke bawah” aku menggotong sampah dari atas menuju ke dorm bawah. Karena cuma satu lantai kuputuskan untuk turun pake tangga aja daripada nunggu lift, lama

Pekerjaan di dorm bawah juga tidak memakan waktu lama, hanya kamar Shindong yang lebih berantakan ketimbang kamar Heechul dan DongTeuk

“Huh capek!!!” aku merenggangkan pinggang

Andai saja aku tidak hidup jauh dari jakarta, mengambil beasiswa jurusan manajemen keuangan di Korsel, pasti aku tidak akan bekerja sekeras ini untuk sesuap nasi #author curhat

Hmm, semoga saja mereka puas dengan hasil kerjaku sehingga memperkerjakanku terus menerus hehehe.

TING TONG

“siapa tuh, masa mereka cepet banget baliknya” aku mengecek jam di dinding, masih setengah 12 kok. Eh jangan jangan itu Seung Hwan?!

Aku langsung berdiri, membetulkan jaketku dan rambutku yang awut awutan, maklum mau ketemu sama calon suami hyaaaaaaaa #PLAKKK

TING TONG

“sebentar sayang” lirihku pelan

*gw yakin reader udah pada muntah baca ff gw ini hahahaha*

Aku membuka pintu depan, yah bukan Seung Hwa. Badannya tertutup jaket tebal dan kepalanya memakai topi yang menutupi seluruh wajah, siapa yah?

“Hyung?” ucap namja ini

“Eh? Aku bukan Hyungmu, aku Adjumma baru di sini” aku membenarkan ucapannya. Ia terkejut—untuk memastikan pria ini membuka topi yang di pakai

OH My…

“Kibum?” kataku tidak percaya

Killer Smile ini tersenyum ramah seraya membungkukkan diri, “salam kenal” Aku mempersilahkannya masuk—duduk di ruang santai yang telah rapi selesai kubersihkan, “Hyung Hyung yang lain, belum pulang?” tanyanya lagi

Aku menggeleng sambil membuatkan minum untuk Kibum, “Mereka semua sudah keluar karena ada jadwal, kenapa kau tidak menelepon mereka untuk memberitahu kalau kau mampir kemari?” tanyaku panjang lebar—jelas saja sebagai ELF aku senang melihat hubungan Kibum yang masih terjalin baik….andai pangeran China di sana bisa melakukan hal yang sama…

“Terima kasih” Kibum langsung menghirup teh hangat yang kuberikan—udara memang sedang dingin akhir akhir ini, “aku bukan hanya mau mampir, tapi tuh..” Kibum menunjuk benda berat di depan pintu, koper?

“aku akan tinggal lagi di sini, sekamar sama Heechul Hyung” ucapnya sumringah

“Ha? Kau tinggal lagi????? Hyaaaaaa??!!!!” aku mengeluarkan tanduk asli. Kibum cengo melihat cewek gila yang joget joget ngga jelas memutar ke seluruh ruangan

“Yee….kau kembali” aku bernyanyi tidak jelas seperti orang gila yang kebanjiran uang berjuta juta *yah pantesan gila,,,gw sih pasti kena serangan jantung malah kalau dapat uang segitu*

BUAKKKK

“Aw” aku meringis sambil memegang kepala yang kesakitan, “Kau kenapa sih?! aneh banget jadi cewek!” Heechul ternyata bersama Donghae sudah kembali dari pekerjaannya. Dan baru saja dia memukulku menggunakan kardus tebal—mungkin isinya barbel 3 kg, berat banget soalnya

“Ini Hyung, si Kibum mau tinggal di sini lagi!!” pekikku tidak peduli jika Heechul memukulku sekali lagi, “Kibum? Itu benar?” tanya Heechul dan Donghae bersamaan

Kibum tersenyum simpul sambil menganggukkan kepala

Heechul melepaskan kotak berat itu *syukurlah* Ia kelihatan gembira dan mulai terpekik sama sepertiku, “Hyaaa Kibum kembali!!!!” sekarang giliran Heechul yang menari ala girlband

Ck ck ck

Donghae yang kalem duduk di sebelah Kibum, mengacak acak rambutnya sayang, “kau kembali” bisiknya ulang

Kibum berkata pelan, “aku kan sudah pernah janji, dan sekarang aku tepati janji itu” jawabnya

Aku tersenyum lebar melihat kegembiraan mereka—ah SuJu…aku bahagia ketika kalian bahagia

“Ya! Adjumma, jangan diam saja! Sana buatkan kami makanan dan taruh koper Kibum di kamarku!” titah sang cinderella, huh kayaknya gw deh yang jadi cinderella sekarang *reader : ngga cocok, sebas lebih baik jadi nenek sihir!!*

“Hyung!! Pulang lebih cepat yah, sekalian bawa Soju, kita berpesta semalaman, Kibum balik! Ya! Ini orangnya kalau tidak percaya! Ya..bilang juga sama Siwon Hyung, ok” Donghae menutup sambungan telepon, Heechul duduk di sofa sebelah sambil memulai pembicaraan

“Ini kado ulang tahun ke 5 yang paling indah untuk Super Junior” ucap Heechul dengan bijak *tumben*

Eh? Ultah ke 5? Kok gw bisa lupa! Tanpa sadar aku menjedotkan kening ke tembok, untung tidak berdarah, aih aku memang bukan ELF yang baik. Tapi mau kasih apa ya ke mereka? Kado? Ampun….mana bisa gajiku yang kecil menyaingi hadiah para ELF tadi pagi, apa ya??

“ADJUMMA!!! Lama banget bikin teh doang!!” teriak Heechul tidak sabar

“maaf” Aku terburu buru membawa nampan penuh bergelas gelas teh hangat, “ini semua untuk siapa?” tanya Donghae bingung, “kan yang lain mau pulang, jadi aku buatkan sekalian” aku memberi alasan

“Oh, tumben kali ini kau pintar” sindir Heechul

Aku menatapnya malas, “aku pulang dulu, semua tempat sudah rapi” pamitku—mendingan balik, wong ngga ada Seung Hwa juga, batinku kecewa

“tunggu” Kibum menahanku, “tolong taruh pakaianku di lemari dong” sebenarnya aku bisa saja menolaknya tapi melihat senyumnya mematikan? Daripada gw mati beneran, mendingan di turuti aja deh

“Baik” ucapku pasrah, aku menyeret koper besar itu sendirian tanpa ada seorangpun yang membantu, huhuhu. Aku membuka satu persatu kancing koper, melepas plastik baju yang terkerat lalu menaruhnya hati hati di lemari samping Heechul

Karena begitu banyak, aku sampai tidak sadar jika hari sudah larut dan semua member telah berkumpul di ruang tengah, canda tawa mereka membahana di seluruh ruangan hingga ke kamar Heechul. Aku senang sekali karena menjadi ELF pertama yang tahu akan kembalinya Kim Kibum ke SUJU,,,jadi ngga sabar nunggu album terbaru mereka, pikirku sendirian

“Beres, aku bisa pulang” Aku keluar dari kamar, menutupnya perlahan. Sesampai di ruang santai, aku lihat mereka menertawai lelucon mereka sendiri tanpa sadar akan kehadiranku, tapi yang membuatku kecewa Seung Hwan tidak ada di sana

“Jangan jangan mereka mabuk semua” gumamku pelan. Semua member masing masing memegang gelas berisi Soju di tangannya, aku melengos tidak peduli—lebih baik aku pulang sekarang

“He, kalian tahu tidak, Adjumma yang menjadi pengurus baru di sini” kelakar Leeteuk tak sadarkan diri. Sadar namaku di bawa bawa, aku berhenti melangkah keluar

“Tau Hyung, Cewek aneh itu kan, kerjanya ngomong sendirian terus hahahaha” timpal Eunhyuk di sebelah Donghae, tangannya menggapai leher Donghae seakan akan itu tempatnya pegangan

Wajahku mengkerut, biasanya orang mabuk suka bicara jujur, tapi kok ini malah menyakitkan ya hueeeee

CKELKKKKK

“Kau masih ada di sini?” suara seseorang—seseorang yang begitu kurindukan, Seung Hwan

*reader ngelempar gw pake batu, biar sadar dari lamunan*

“Er, iya, tadi aku habis membereskan pakaian Kibum di kamar Heechul” jelasku sambil menundukkan kepala, “ini mau pulang, saya balik dulu” ucapku buru buru pergi namun lagi lagi celetukan mereka membuatku terdiam

Sekarang Shindong yang berbicara, “cewek itu kelihatan banget naksir sama Seung Hwan Hyung, hahaha..matanya tidak bisa berbohong tuh” yang lain tertawa mendengarnya, “Iya Hyung, liat aja mukanya kecewa pas Seung Hwan Hyung keluar mengantarku dan Siwon Hyung” kali ini Kyuhyun ikut membuatku malu

Balik badan ngga ya, ah jangan…pasti sekarang Seung Hwan udah mundur tiga langkah kalau percaya betul sama ucapan mereka hueeeee…sial banget gw hari ini

Aku melangkah perlahan, membuka pintu tanpa suara dan keluar dengan berlari cepat, “SUJU rese!!! Tega amat bongkar rahasia gw huaaaaa” pekikku kencang

***

Esoknya

Aku datang dengan muka pedih tak terhingga. Untung saja kali ini manajer super duper ganteng itu belum datang, jadi aku masih membereskan semua pekerjaan tanpa rasa malu.

“ah daripada mikirin Seung Hwan, mendingan mikirin kado buat ultah Suju nih, apa ya?” aku berpikir sambil mengambil penyedot debu. Sekarang aku membereskan lantai 12 dulu, takut kalau Ryeowook yang memasak lagi, ngga enakkan udah di gaji tapi tugasnya masih di kerjakan sama member lain

“Apa kue ulang tahun aja?” pikirku, toh itu ngga mahal mahal…..yah bisa di bilang aku juga bisa buat sendiri, jadi bisa menekan budget dong hehehe

“Kau sudah datang? Pagi sekali?” itu ucapan seseorang yang masuk ke dorm tanpa ku ketahui, maklum kebanyakan melamun nih otak

“Seung Hwan-shi, ah iya..aku memang sengaja datang lebih pagi, ada kuliah siang soalnya” aku memberi jawaban bohong, tadinya aku sengaja supaya nanti ngga ketemu dia, eh malah di pertemukan juga, apa kami berjodoh #ngarep

“Aku membangunkan member dulu” Seung Hwan yang ganteng masuk ke dalam kamar secara bergantian. Lenguhan pelan dan protes keras dari Kyuhyun terdengar hingga keluar

“Hyung aku masih mau tidur” sanggah Kyuhyun kencang

“Bangun Kyu!! Ngapain juga kamu pindah ke tempat tidurku, sempit tahu!” protes Sungmin

“Aku kedinginan semalam Hyung” balas Kyuhyun dengan suara memelan, “Kedinginan sih kedinginan, tapi jangan meluk! Sesak Kyu!!” kata Sungmin

(Kyumin moment)

“Sudah sudah, pada bangun, tuh udah ada Adjumma yang membuatkan sarapan” lerai Seung Hwan

Adjumma??? What aku juga di kira Adjumma sama Seung Hwan tercinta???? Tidakkkkkkkkkkk

Sekarang pasangan Kyumin keluar, tak lama Yewook dan terakhir Eunhyuk bergabung di meja makan bersama Seung Hwan, aku mengambil jaket dan tas kecil yang selalu kubawa kemana mana, “aku ke dorm bawah dulu” ijinku cepat—masih sakit hati di katain Adjumma sama orang yang di cintai *author lebay*

“Kau tidak makan bersama kami?” tawar Seung Hwan ramah, ya hanya sekedar ramah tidak lebih, “tidak” jawabku malas

Semenjak kejadian semua member membocorkan rahasia terdalamku dan sikap Seung Hwan yang tidak menganggapku lebih dari Adjumma, aku menjaga jarak, walaupun sekarang mereka semua sudah lebih sopan terhadapku

-Author PoV end-

The Day, Anniversary 5th Super Junior

“Adjumma, cepat bawakan makanan!!!” teriak Kibum kencang

Tidak ada jawaban

“kenapa Kibum?” tanya Leeteuk yang sedang bersiap siap pergi ke konser perayaan debut mereka selama 5 tahun.

“Ini Hyung, aku mau makan sebelum kita pergi, eh si Adjumma tidak ada juga” jawab Kibum kesal sambil membetulkan dasinya yang miring

“Mungkin dia sudah pulang” Heechul melongo keluar kamar—pakaian putih bertengger rapi di tubuhnya, “masa sih? sepagi ini? kan masih jadwalnya?” Kibum pergi ke dapur untuk mencari tahu. Ia terkejut ketika melihat sebuah kue tart sederhana di atas meja makan

“Hyung kemari!!!” panggil Kibum masih terpaku dengan Kue itu

Ada note di bawahnya

Hai kalian semua

Masih ingat sama saya ^^ hehe Adjumma kalian yang aneh

Mungkin kalian belum tahu, kalau aku juga fans berat kalian, aku adalah ELF

ELF yang bersembunyi supaya bisa melihat kalian lebih dekat, merasakan kebersamaan kalian…ah apakah aku terlalu banyak berbohong? Kurasa tidak

Aku ELF yang miskin hehe, jadi tidak ada yang bisa kuberikan selain kue tart ini, jangan liat bentuknya yang sederhana, tetapi lihatlah betapa banyak cinta yang kuberikan di dalamnya

Aku hanya ingin kalian tahu, bahwa aku, dan ELF yang lain, akan selalu ada di belakang kalian. Mendukung kalian, melindungi kalian, hingga seluruh langit tertutupi blue sapphire kebanggaan kita

Kami akan tetap ada, meskipun kalian tinggal

12

11

10

Atau bahkan tinggal satu orang…

Kami akan tetap ada, jika satu orang itu dengan bangga meneriakkan nama Super Junior di atas panggung

Kami akan selalu ada, karena kamilah Everlasting Friend =)

Happy Anniversary SuJu, We Love u

Semua member yang membaca itu terenyuh, mereka mengusap air mata yang jatuh tanpa di sadari

“Adjumma, kembali!!!!” teriak mereka serempak

Di sebuah Universitas

“Huatchim!!!” pekik salah satu yeoja di dalam kelas, ia mengelap lendir akibat udara dingin Seoul yang tidak menentu sambil berkonsentasi mengisi lembar ujian Akutansi Biaya

Sebastian Mamoru tidak sadar jika ada serombongan namja yang datang ke kampus membawa seseorang. Namja namja tersebut membuat heboh satu kampus—teriakkan terdengar hingga ke dalam kelas Sebastian

“adakah Adjumma yang bernama Sebastian Mamoru di sini?” pertanyaan bodoh terkuar dari bibir Siwon salah satu member Super Junior

Sebas yang duduk di paling belakang mendongak namanya di sebut sebut. Yesung menarik naik tangan member lain ketika tatapan mereka bertemu, “Liat itu Adjumma!!” teriaknya dengan merdu

“Aishh ngapain mereka di sini!!” balas Sebastian kesal

Leeteuk memberi aba aba, “1…2…3….ADJUMMA KEMBALILAH!!!!” teriak 11 orang dengan penuh semangat

Dosen dan mahasiswa lain tercengang tidak berdaya. Sebastian yang malu langsung berdiri dan menghampiri mereka

“Ya!! Aku sedang ujian tahu!” hardiknya marah

Wajah Sungmin membulat polos, “Adjumma bukannya mau pergi meninggalkan kami?”

“tidak, aku pergi cepat dan menaruh kue itu karena takut tidak sempat, makanya aku memberi note,,,kalian ngapain kemari??” tanya Sebastian gusar

“Kami kira kau marah karena sikap kami akhir akhir ini, makanya..” Heechul menarik seorang namja yang di ikat paksa, tersembunyi di belakang Shindong

“Seung Hwan-shii?” Sebastian benar benar terkejut

“Kami sengaja menyeretnya kemari untukmu hehehe” cengir Ryeowook lebar

“Haa~”

Sebastian pingsan dengan sukses

THE END

Gw ngga menyalahi aturan loh hehehe, meskipun gw numpang eksis di sini tapi gw bukan jadi pairing siapa siapa kecuali Seung Hwan…hahahahaha…ini gw buat ngebut,,,mian kalo jelek…tapi yang pasti ini untukmu

15 keajaiban dalam hidupku

Membuatku tahu apa itu sahabat, cinta, dan ikatan dalam waktu yang bersamaan

Mungkin kalian tidak mengenalku, tapi ketahuilah aku mengenal kalian…dan begitu mendukung kalian dari jauh

I love u Super Junior^^

-I’m proud to be ELF-

20 responses to “≈Super Junior With Sebastian Mamoru≈

  1. Ahahaha… Lucu adjumma.*dicekek onni*
    Lain kali buat sekuelnya aja onni. Kan lucu tuh jadi pembantu terus.😀

  2. buahahahah~ nagaka abis,
    eh waktu baca yg pesan eonni malah jadi berkaca2 ni mata
    benar tu 15 orang yang secara ga langsung mengajarkan beberapa hal termasuk kegilaan dan kekonyolan mereka wkwkwk~

  3. wahhhhhahhahaha
    kak mita eh sebas unni…haduh…ketauan kakak ngefans ama seunghwan jg >.<

  4. hahahha . .
    ADJUMMAAH SEBAS #teriiak gaje *dabakar eonnie sebas
    gokil nih FF ,,
    hahahahahha ..
    keren ,, keren eonnie. . .kkkkkkkkkkk

  5. Hahahahahahahahahahahahaha
    andai ini nyata, saya rela sogok seung hwan buat jadi pembantu disana dan dipanggil ajumma deh hahaha😄 *tapi, kagak rela kalo dipanggil heolmoni*
    nyahahahaha, gokil bnget chinguu ^^
    sumpeh, likeee it dehhh ^^

  6. Hahaha.. Jadi sebas unni jadi adjuma disini??😀 kalau begitu adjuma *dibantai*, aku bener bener penasaran siapakah biasmu di SUJU??><
    *frustasi karna authornya lebih mencintai seunghwan*

  7. Sangat telat untuk komen? Mianhe eonnie :((( bener2 telat bacanya karena baru cari2 ff buatan eonnie lainnya selain nolu hehehe :3

    Kesan pertama? Cengo abis! KEREN! Ah eonnie bener deeh keren banget! Pengen nangis😥 quote nya keren bangetT.T 64 jempol buat eonni! *jempol tangan dan kaki aku + suju*😀

    Eonnie HWAITING!!!!!!!!

  8. mau juga dong kerja di dorm mereka.. walau jd pembantu sekali pun.
    yang penting ketemu suju terutama min.
    unn kerja di lantai bawah dan aku lantai atas gimana?? hehehhehe🙂

  9. Muahahahahaha diamdiam member suju care juga ternyataaa…
    Tapi pas udah ngebahas Kibum diatas rasanya TAT
    Gue kangen kibum kangen bangetbangetbanget BUMMIEEEEE kapaaan baliknya hweeeeeeeeeee kangen mereka disaat 13 lengkap hwaaaaa gue hondong sebasss garagara baca ini hweeeeee tnggung jawab T____T

From my Wonderlander ♥

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s