≈I wanna Love You-Two≈

Yesung PoV

Aku mencintainya, teramat mencintainya…..

Setelah pengakuanku waktu itu, aku menepati janjiku untuk berusaha tidak mencari tahu apapun tentang Ryeowook. Aku juga sudah tidak menemui Kibum lagi. Semua hal yang berhubungan dengan dia—ku buang jauh jauh

Ya, kini aku adalah Yesung yang baru

Beberapa kali Tuhan menemukanku dengan wanita lain—ada yang lebih cantik dari Ryeowook, lebih pintar dari Ryeowook atau lebih sopan ketika berbicara denganku dan yang pasti wanita wanita itu jauh lebih menghargaiku

Tidak seperti Ryeowook

Namun, entahlah…..

Aku tidak tahu apakah karena dia bukan Ryeowook atau karena perasaan ini belum hilang. Aku terus menyia-nyiakan gadis gadis itu. Ya, semua ini salah—tidak seharusnya Ryeowook masih menjadi pusat duniaku. Dia milik orang lain! Yesung!

Ya Tuhan, kenapa kau memberiku cinta seberat ini…..

Apakah aku hamba yang berdosa berat hingga tidak pantas berbahagia dengan orang lain—dan kalau Kau mengijinkan,  orang itu adalah gadis yang membuatku jatuh cinta selama 6 tahun

Ryeowook-ah bagaimana kabarmu sekarang?pernahkah sedikit saja, terlintas namaku dalam benakmu?

___

“Hei bagaimana kalau kita mengundang Yesung?” celetuk Kibum ketika membantu Ryeowook di sebuah butik mewah

Ryeowook mendongak dari booklet, ia terlihat agak ragu, “apakah itu tidak terlalu kejam untuknya?”

“Kalau kau tidak mengundangnya—justru itu tindakan kejam” jelas Kibum sambil memutar kedua bola mata, “dia kan sudah tidak mengganggumu setahun terakhir ini—dia menepati janjinya…ayolah Ryeowook….kau akan merasa lega kalau dia datang”

“Aku…” Ryeowook masih menimbang nimbang, “aku akan menanyakan Siwon dulu”

“Hmm” Kibum mengerti posisi Ryeowook, “tidak masalah—kau memang harus mendiskusikan segala sesuatu sekarang bersama Siwon” tiba tiba suara Kibum terdengar jail, “kalian kan sebentar lagi akan menjadi suami istri, ehem…..” godanya

Wajah Ryeowook mendadak merah padam, “Aishh!! berhenti Kibum—aku jadi malu” katanya sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan

“Eh? Sudah mau menikah masih malu malu!!! Sudah sudah” Kibum menenangkan Ryeowook, “lebih baik kita memilih gaun pengantinmu ini supaya tidak membuang waktu” kata Kibum ikut tertarik melirik booklet di tangan Ryeowook. Sekejap pembicaraan tentang Yesung menguap begitu saja. Para Yeoja ini malah asyik mempersiapkan segala sesuatunya tentang pernikahan—sesuatu yang akan menjadi neraka kedua untuk Yesung

Beberapa hari kemudian, Kibum datang tepat di depan apartemen sederhana Yesung dengan sebuah undangan berwarna kuning gading. Meski sudah menyiapkan beberapa kalimat untuk menjelaskan semuanya tetap saja, Kibum memalingkan wajah saat Yesung bereaksi terhadap berita tersebut

Undangan di tangannya hampir jatuh ke lantai ketika matanya menangkap nama kedua mempelai berbahagia pada sampul depan.

Ryeowook dan Siwon

“Yesungie…” suara Kibum terdengar membujuk

Yesung tidak menjawab apapun. Ia menarik nafas dalam dalam dan berusaha menutupi kekecewaannya di depan Kibum

Tidak ada seorangpun yang boleh tahu jika hingga detik ini Yesung masih mencintai Ryeowook….

“Tidak apa apa, Kibum” ucap Yesung berbohong, “aku hanya kaget—itu saja. Aku tidak menyangka..yah..kau tahu…menikah….”

Kibum berusaha membaca mimik wajah Yesung meski percuma—Yesung telah menjadi pemain sandiwara ulung. Ia bahkan telah membohongi dirinya setahun belakangan ini

“Hmm…mereka saling mencintai—apalagi yang kurang? Hehehehe” Kibum menunduk sambil memainkan kerikil di halaman depan dengan kakinya, “aku pulang dulu—Wookie membutuhkanku u—

“Aku mengerti” Yesung pura pura mendorong pundak Kibum, “sana bantu sang mempelai berbahagia!!! Bilang pada Ryeowook aku akan menunggu mereka di dalam gereja, memakai stelan yang membuat Ryeowook menyesal telah menolakku dulu” kelakarnya kepada Kibum

Kibum tertawa keras seraya beranjak dari tempat Yesung, “pasti!!! Akan kusampaikan” ia melambai hangat hingga membelok ke jalan raya. Meninggalkan Yesung seorang diri

Dan semua kembali seperti semula

Yesung meremas undangan itu dalam kepalan tangannya hingga tidak berbentuk lagi. Ia membanting pintu depan dengan keras lalu bersandar di dinding dengan perasaan hancur

Setelah bertahun tahun. Tahun yang menyedihkan. Meski menerima berbagai kenyataan pahit tentang perasaan aneh ini tidak sekalipun Yesung bersedih—dia akan selalu bangkit dan berusaha memulai hari kembali

Tetapi sekarang tidak, Yesung tidak tahan lagi

Ia menangis……menangisi semuanya secara bersamaan. Perasaannya, Ryeowook dan pernikahan itu

Hanya ada satu hal yang perlu di pertanyakan

Kapan ini semua akan berakhir?

***

Hari pernikahan

Siwon & Ryeowook

Yesung memakai stelan terbaiknya saat menjajaki depan gereja. Beberapa temannya semasa SMP dan SMA berada di sana. Ia menyapa mereka dengan enggan. Dan merasa semakin terluka ketika mereka menanyakan tentang perasaannya kepada Ryeowook

Yesung berusaha menghindar atau mengalihkan ke topik lain. Tidak terhitung berapa kali Yesung harus tersenyum dan bilang kalau dia ikut berbahagia dengan pernikahan Ryeowook

Tetapi ucapannya terpaksa ia telan dalam dalam ketika melihat Ryeowook dalam balutan busana pengantin sederhana yang malah menonjolkan kecantikannya.

Yesung hampir saja kehilangan akal sehat

Tidak dapat di pungkiri keinginan untuk membawa kabur Ryeowook dan menjadikannya hanya menjadi milik Yesung kembali menguat

Namun saat melihat pandangan Ryeowook hanya tertuju kepada Siwon, Yesung langsung tertunduk. Ia mengutuk diri berulang kali—merasa bodoh karena bidadarinya sebentar lagi akan menjadi milik orang lain.

“Ryeowook apakah kau akan berjanji mencintai Siwon sebagai suamimu seumur hidup hingga maut memisahkan kalian berdua?” tanya sang pendeta

Ryeowook mengangguk dengan anggun, “aku bersedia”

Pendeta beralih ke pasangannya, “apakah kau, Choi Siwon akan mencintai Ryeowook sebagai istrimu dan berjanjinya akan selalu ada untuknya dalam keadaan apapun?”

Siwon menatap penuh cinta kepada Ryeowook, “Ya aku berjanji”

Sang pendeta tersenyum gembira, ia menumpangkan tangan di atas kepada kedua mempelai seraya berkata, “dengan ini aku meresmikan kalian sebagai suami istri. Siwon silahkan mencium pasanganmu”

Siwon terkekeh sejenak sebelum mengangkat dagu Ryeowook yang terlihat malu malu. Wajah mereka berdua mendekat….

‘tidak!!!’ teriak Yesung dalam hati. Ternyata hatinya jauh lebih rapuh daripada yang ia perkirakan.

Yesung tidak sanggup melihat mereka berdua lagi…

Sebelum acara pemberkatan selesai Yesung keluar secara diam diam dari gereja. Setibanya di luar, udara segar memberi kekuatan tersendiri untuk Yesung. Ia menarik nafas panjang sambil memejamkan mata. Tangannya merogoh saku celana depan, ia menimbang nimbang sebuah kotak kecil sebagai hadiah pernikahan Ryeowook. Yesung harus bertahan hingga memberikan hadiah itu. Lalu pergi—pergi selamanya dari kehidupan mereka berdua

Semua berjalan begitu cepat bagi Yesung. Selang beberapa jam, Ryeowook dan Siwon sudah berada di depan panggung dekat gereja—mereka mengadakan pesta resepsi selesai pemberkatan. Pasangan berbahagia itu sedang melakukan dansa pertama mereka sebagai suami istri

Bahkan Yesung harus mengakui mereka memang serasi. Ia berusaha membayangkan kalau yang di cium oleh Ryeowook itu adalah dia—Yesung malah tertawa sendirian. Tidak. Tidak cocok.

Ryeowook benar, ia tidak pantas mendampinginya…..

Pemikiran semacam itu membuat hati Yesung semakin lega. Bertahun tahun mencintai Ryeowook, akhirnya dia belajar sesuatu. Cinta itu sempurna ketika orang yang kau cintai berbahagia—tidak peduli sekalipun dia bahagia bukan bersamamu

Ya, Yesungpun merasakan hal yang sama. Asal Ryeowook bahagia, itu sudah cukup untuknya

“Yesung!” panggil Ryeowook bersemangat. Ia masih dalam dekapan Siwon ketika menghampiri Yesung, “kau datang!! Terima kasih” ucap Ryeowook gembira. Benar kata Kibum, Ryeowook merasa lebih bahagia dengan kehadiran Yesung—seolah olah bebas tanpa beban. Dan Ryeowook bisa melihat Yesung berubah banyak. Ia terlihat lebih tinggi dan dewasa. Jauh berbeda dengan Yesung sewaktu SMA dulu

“tidak masalah” Yesung tersenyum tulus, ia mengedarkan pandangan ke arah Siwon dan Ryeowook, “selamat! Aku turut berbahagia” katanya—Yesung terkejut sendiri. Ternyata setelah semua kenyataan pahit ini, ia masih bisa berkata jujur dari dalam hati

“terima kasih” balas Siwon dan Ryeowook serempak. Mereka benar benar kelihatan bahagia.

“Oh ya ini—aku ada hadiah untukmu” Yesung mengambil kotak kecil dari kantung celana kemudian memberikannya kepada Ryeowook, “bukalah” pintanya

Meski ragu, Ryeowook membuka kotak kecil itu. Sebuah bros cantik bertahtakan emas sederhana dengan dua huruf besar yang saling mengait satu sama lain. Ryeowook dan Siwon terpaku melihat simbol itu, “Yesung….” gumam Ryeowook tertahan

Yesung tersenyum—reaksi mereka berdua jauh lebih baik daripada bayangannya, “Huruf R dan S dalam penulisan latin….Ryeowook dan Siwon….aku meminta pengrajin membuatnya khusus untuk kalian berdua”

“Aku..” Ryeowook benar benar kehilangan kata kata—ini kesekian kali ia sudah salah menilai Yesung

Mendadak Siwon memeluk tubuh Yesung.. Erat dan bersahabat

“terima kasih..dan maaf karena waktu itu aku sempat menghajarmu” bisik Siwon sepelan mungkin

Yesung membalas pelukan Siwon, “pukulan itu menyadarkanku…..berjanjilah padaku satu hal Siwon”

“apa?”

“Bahagiakan dia….” Yesung spontan melirik Ryeowook yang tersenyum ke arah mereka berdua, “aku terlalu mencintainya tetapi….dia milikmu…jadi…”

Sejenak Siwon memeluk erat Yesung sekali lagi sebelum melepaskan diri, ia langsung merangkul pinggang Ryeowook dalam dekapannya, “aku berjanji kepadamu Yesung” katanya tegas

“hanya itu yang ku pinta” Yesung menarik nafas dalam dalam, “sebaiknya aku pergi—selamat sekali lagi”

Tidak ada drama apapun. Yesung melambaikan tangan ke arah belakang tanpa menunggu satu katapun dari kedua mempelai tersebut

Dan kali ini Yesung tidak bisa berbalik lagi

Ia harus mencari cinta baru meski terlampau sulit

***

12 responses to “≈I wanna Love You-Two≈

From my Wonderlander ♥

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s