≈Super Junior with Sebastian Mamoru : Oh Em Gee!≈

“Hihihihi”

Suara seorang wanita di ruang santai dalam sebuah dorm mewah terdengar agak nyaring. Gaya kuntilanaknya berbaur menjadi satu setiap kali jari jemarinya menyentuh keyboard.

“Ah! Dikit lagi” gumamnya mengetik dengan begitu lembut. Maklum saja—laptop pinjaman yang berhasil di rampok dari Seunghwan amat di jaga baik oleh Sebastian Mamoru—perempuan yang bersuara ala kunti tadi

Matanya memicing tajam—tidak peduli jika hari sudah terlalu larut. Di otak Sebas saat ini, yang terpenting ff dia harus tuntas sekarang juga! Jangan di tunda tunda! Nanti bisa di omelin reader dia, kekekeke~

Wait e minit! Kalian ngga mau tahu kenapa si Sebas bego bisa ada di dorm Suju? Padahal kerja dia sudah selesai? Dan why? Why??? *ngikutin lagu DBSK* laptop sang pria tertampan di bikini bottom dan di hati Sebas, bisa jadi sarana Sebas buat ngetik ff?

Yah kita terpaksa mundur beberapa jam yang lalu

*Flashback!*

“Gw harus pulang cepet!!!!” teriakan indah Sebas mengotori siang tenang milik para member suju yang sedang bersantai di ruang tengah

Kibum yang kebetulan pulang dari acara priemer nonton film langsung menoleh jengah, “kenapa lagi tuh Adjumma satu! Ribut aja!” dengusnya mengadu kepada Leeteuk yang ada di sebelah Kibum, “Hyung—suruh diem kek!”

Leeteuk menggeleng lelah, “gw capek banget Bum! Biarin aja dia ngoceh! Toh bentar lagi tuh Adjumma bakal pulang dan pergi dari sini hehehe”

Kibum tersenyum senang mendengarnya

“Eh tapi dia belum bersihiin kamar gw!” protes Shindong, “Adjumma!!! Jangan pulang dulu sebelum nguras sampah di dalam kamar gw!!!” teriaknya menyamai suara cempreng Sebas

Tidak ada jawaban.

Kibum, Leeteuk, Shindong, Donghae (yang lagi anteng mainin handphone barunya) saling bertukar pandangan

“Adjumma!!!!” kata Leeteuk dengan nada bertanya, “masih idup ngga lo??”

Hanya ada bunyi kresek kresek tidak jelas. Donghae udah deg deg-an—takut cemilannya di kuras habis oleh Sebastian, “Woi! Awas aja Adjumma berani ngambil makanan pemberian fansku!!! Andwe!!!”

Beberapa menit kemudian, kepala kecil Sebastian muncul dari dapur—wajahnya yang datar membuat beberapa member di lantai 12 terkejut

“ada apa Adjumma?” tanya mereka agak takut—soalnya Sebas kalo udah marah, lebih nyeremin ketimbang Seunghwan, manajer mereka

Sebas menekukkan bibirnya yang monyong, “Hue!! Pokoknya aku mau ijin pulang cepet!!!! Udah ah, aku mau ke atas dulu! Ketemu Seunghwan buat ngabarin ini” ucapnya sambil berjalan ke depan pintu

Ia sempat menangkap beberapa perkataan gosip yang di mulai dari Leeteuk

“Alah alesan!” gumam Leeteuk pelan tetapi masih bisa di tangkep oleh kuping Sebastian, “bilang aja mau ketemuan sama Seunghwan Hyung”

“Iya tuh” sahut member lain. Meski begitu Sebas hanya geleng geleng kepala dan memutuskan tetap pergi ke dorm bawah untuk menemui Seunghwannya

*Eits salah! Seunghwan-shi kekeke*

___

“Emang bener sih, kamu udah semester akhir ya” Seunghwan dengan begitu tampan mengelus dagunya seraya menampakkan wajah berpikir—aih gantengnya

*Author di hajar massa karena kebanyakan khayal*

Sebas mengangguk cepat

Kyuhyun yang sedang bermain starcraft dengan Sungmin berceletuk ria tidak pada tempatnya, “udahlah Adjumma, mending bikinin kita makan siang daripada pulang cepet. Palingan cuma tiduran doang kan di kost-an” sindirnya tajam *menurut ukuran Sebastian*

“Ya! Kau!—

“Sudah sudah” lerai Seunghwan bijaksana. Dan ketika ia menoleh, wajah Sebastian spontan bercahaya—seperti menemukan mataharinya kembali

“Kamu boleh pulang, buat ngetik skripsi kan?” tebak Seunghwan masih dalam keadaan berada dalam khayalan sebastian

Sebastian mengerjapkan mata berkali kali—hampir saja ia menampar pipi kanannya hanya untuk memastikan ini semua bukan mimpi. Sejak kapan Seunghwan bersikap baik terhadap Sebastian?

“Ng itu—“ Sebas makin salah tingkah

“ada laptopnya ngga? Kalau ngga kamu boleh pinjam punya saya” tawar Seughwan begitu perhatian

Mendengar itu, reflek Sebastian memukuli wajahnya sendiri

AW! Sakit! Berarti ini semua bukan mimpi!

Jangan bilang sebentar lagi Seunghwan akan melamar dirinya?

*gw hampir mau pingsan ngebayangin itu*

“Hei” Tangan kekar Seunghwan melambai di depan Sebastian, “kamu mau ngga?”

Tanpa pikir panjang Sebastian langsung mengangguk bersemangat, “Mau!!!!” di ambilnya laptop mahal milik Seunghwan yang tidak mau di kira kira berapa harganya, yang pasti Sebastian harus kerja keras hari ini. Meski dia agak merasa bersalah karena laptop itu malah di gunakan untuk mengetik……

Langsung saja Sebastian menyalakan mp4nya—menyetel lagu yang selalu menjadi inspirasi dia. Di ambil dari album repackage ke 4 Super Junior

No Other

Ia mengetik dengan cepat tanpa menghindahkan semua orang di dalam dorm bawah. Bahkan seorang Seunghwan saja di jadikan patung asmat di depan Sebastian. Melihat pembantu dorm itu berkonstrasi tingkat dewa, Seunghwan mengangkat bahu lalu kembali masuk ke dalam kamar Yewook untuk menyusun jadwal mereka besok

10 JAM KEMUDIAN

“Sebas??”

Sebas dengan enggan melepaskan salah satu earphonenya, “Eh Seunghwan-shi” ucapnya malu malu karena malah asyik sama dunianya sendiri

Seunghwan tersenyum lelah, “ini sudah hampir malam—anak anak suju sudah pada tidur, kamu ngga mau pulang saja. Laptopnya di bawa dulu juga ngga apa apa” bujuknya setengah kasihan melihat Sebastian yang nekat mengetik berjam jam tanpa henti

“Ini sebentar lagi kok, pasti selesai dalam…” Sebastian melirik jam di atas kulkas dapur, “2 jam! Ya dua jam lagi!” katanya pasti

“Ya sudah, saya tunggu kamu di sini juga—kan kunci cadangan di pegang sama saya” jelasnya sambil duduk di sebelah Sebastian. Jelas saja, jika Sebastian cengo sesaat dengan wajah memerah—menyadari betapa dekat Seunghwan berada di sampingnya

“Liat apa kamu” tegur Seunghwan menghancurkan lamunan indah Sebastian, “lanjutin ngetik sana!”

“Eh iya” Sebastian merubah posisi kembali di depan laptop lalu mengetik dan terus mengetik

Hingga tidak sadar jika ia menghabiskan waktu lebih dari 2 jam untuk menyelesaikan chapter terbaru dari ff miliknya. Seunghwan saja sudah tertidur sejak beberapa menit sebelum Sebastian mengetik penutup kalimat terakhir

Matanya yang berat—mendukung Sebastian untuk menyandarkan kepalanya di atas meja lalu menyimpan dokumen sembarangan

“Akhirnya…” bisik Sebastian puas ketika melihat pekerjaannya sudah rapi terketik. Ia menguap lebar sekali lagi sebelum tersenyum manis ke arah Seunghwan kemudian tertidur pulas tanpa mematikan laptop yang terus menyala hingga keesokan harinya

*****

“Ck ck ck”

“Ini bisa jadi skandal internasional kalau Hyung beneran jadi artis”

“Iya, masa tidur dalam satu sofa sama Adjumma cerewet kayak dia lagi!”

“Aishh, sudahlah daripada kita melihat mereka terus lebih baik. Kita membereskan  semua ini” ucap Sungmin memberi nasihat

Yesung dan Ryeowook mendorong tubuh Sebastian yang tertidur di sebelah kiri sofa ke sofa lainnya—begitu juga dengan Seunghwan. Biar tidak terjadi masalah serius di antara mereka—maklum anak anak Suju sudah hapal dengan sikap lebay Sebastian yang bisa kegeeran setengah mati kalau tahu semalaman ia tidur di sebelah Seungwhan

“Eh ini apa?” celetuk Kyuhyun melambaikan tangan ke arah Sungmin, Ryeowook, Yesung dan Eunhyuk supaya mendekat di depan laptop

“No Other Like U Chapter 45?” gumam mereka bersamaan membaca judul di sebuah file yang di ketik seharian kemarin oleh Sebastian. Sungmin men-scroll hingga ke bawah, “wiuh panjang amat—dia mau bikin novel atau riwayat pribadi sih!” ucapnya tidak sengaja malah membangkitkan keisengan member lain

Eunhyuk mulai tersenyum misterius, “gimana kalau kita baca? Mumpung jadwal kita baru di mulai nanti siang” ajaknya kepada yang lain

“Boleh boleh” Ryeowook mengangguk bersemangat, “siapa tahu ini bisa jadi senjata rahasia untuk ngerjain Adjumma kita itu”

Yesung, Kyuhyun dan Sungmin berpikir sejenak—tetapi mereka buru buru ikutan membaca saat mendapati Ryeowook sudah menggerakan kursor hingga ke beberapa kalimat pembuka

___

“Ngg…” Sebastian menggeliat dalam tidurnya, tetapi ternyata lengannya saja susah di gerakkan. Ia meremas kedua tangan, tetapi kenapa tubuhnya menjadi kaku seperti ini

“udah bangun” gumam Leeteuk dingin

Sebas memicingkan mata sebelum membukanya secara sempurna. Dan betapa terkejutnya ia, mendapati seluruh member telah berkumpul, berdiri tegak memanjang dengan tatapan setajam elang. Di tambah lagi, ternyata Sebastian sudah di ikat dalam satu kursi untuk di introgasi penuh oleh Super Junior

Dosa apa Sebastian sampai sampai idolanya melirik menggunakan aura membunuh seperti sekarang

“ada apa ya?” tanyanya ketakutan sambil mengedarkan pandangan kepada seluruh namja itu terkecuali Seunghwan yang ternyata masih tertidur di sofa

Pandangan Sebastian semakin ciut melihat Kyuhyun—sang magnae berjalan ke arahnya dan berdiri di samping Leeteuk. Mukanya merah karena marah, “Elo?!!! Elo yang bikin ff no other like u kan!!!” bentaknya bersuara tinggi

“EH?” Sebastian melongo. Di liriknya laptop Seunghwan yang kini telah berada di tangan Sungmin, “tidak!!!!” teriaknya geje. Pikiran Sebas sudah bisa terkoneksi dengan baik. Jangan bilang kalau semua member telah…..

“Kalian baca ya?” tanya Sebastian memelas.

Mereka mengangguk serempak

Pupus sudah harapan Sebastian hidup tenang sekarang. Lihat saja bagaimana si magnae bereaksi—aduh jangan bilang Sungmin juga marah kepadanya

“Su…Sungmin-shi??” panggil Sebastian pelan

Sungmin menatapnya kesal bercampur marah, Sebastian bahkan dapat bonus pelototan darinya pula

“Udah ke inti permasalahannya aja deh” potong Leeteuk cepat, “jujur aja ya—kita udah tahu kalau ELF suka bikin fanfic pairing antara member, tapi bisa ngga lo bukan termasuk di antara mereka!” ia memberi penekanan, “lo bisa lihat sendiri kan? kita tuh udah kayak saudara, bukan seperti apa yang lo tulis itu” tegurnya bernada halus namun tetap saja, Sebastian tertunduk bersalah. Padahal kalau boleh, Sebastian ingin membela diri—ia mengarang begitu kan atas dasar khayalannya semata. Imajinasi mana boleh di kekang, boss

“maaf..” ucap Sebastian tulus—masih belum mengangkat wajahnya

Beberapa member saling bertukar pandangan lalu mereka menghela nafas panjang—hendak memvonis hukuman apa yang tepat buat orang seperti Sebastian

“Ok Elo—“

“Eh tunggu!” celetuk Heechul ketika Leeteuk mau buka mulut, “sorry Teuki, sebelum dia di hukum, gw mau tanya satu hal dulu nih” kening Heechul berkerut menjadi satu, “kenapa di sini lo pairing gw sama Kibum? Bukannya biasa gw sama Hangeng ya?” tanyanya polos

Sebastian mengangkat sebelah alisnya, “ng—iseng aja, hehehehe” ia nyengir geje

“terus kenapa gw bisa hamil!” tanya eh salah bentak Sungmin tidak terima, “gw kan namja—mana bisa hamil coba!!!”

Keringat dingin mulai membanjiri wajah Sebastian, “Itu….gw…..ngubah……lo jadi cewek” makin lama suara Sebastian makin kecil—tambah takut berhubung Sungmin aslinya kuat setengah mati. Bisa bisa, dia di tendang keluar dari sini

“ELO?!” teriak Sungmin marah namun cepat cepat Leeteuk menghalau dongsaengnya maju ke depan, “udah hentikan Sungmin! Biar Hyung aja yang memberi hukuman sama dia” lerai Teuki sambil berbalik badan menghadap Sebastian, “maaf—tapi sepertinya lo harus kita berhenti kerja di sini”

Bahu Sebastian terkulai lemas, yah dia udah bisa menduga sih kalau begini jadinya. Meskipun sedih, Sebastian harus bisa menerima resiko ini, “baiklah—aku akan pergi” ucapnya pasrah, “tapi sebelum itu” ia melirik laptop yang masih di pegang oleh Sungmin, “boleh ngga gw minta dokumen ff gw? Soalnya gw mau ngeshare cepet cepet, hehehe”

“Aishhh! Dasar cewek tidak tahu diri” sindir Kyuhyun kejam

Sebastian tidak peduli—mau dikatain muka tembok kek, yang penting tuh data bisa di minta balik. Gila aja ngetik capek capek, ketahuan, di usir pula tapi ga bisa dapetin data itu balik mah sama saja Sebastian bunuh diri di tempat

“Ya udah mana flashdisk lo?” tanya Eunhyuk yang berdiri tak jauh dari Sungmin. Sebastian mengeluarkan sebuah benda kecil dari kantung celana jinsnya dengan susah payah lalu di ambil Eunhyuk untuk di colokkan ke dalam laptop

Sementara ia bekerja, semua member masih memandangi Sebastian seolah olah mereka telah berhasil menangkap pelaku teroris no 1 abad ini. Tak di anyal, air mata Sebas hampir tumpah. Siapa coba yang mau di benci oleh Idolanya sendiri? Tahu begini mending, Sebastian tidak pernah menulis tuh ff dari awal

“Udah!” kata Eunhyuk memberikan kembali flashdisk ke atas pangkuan Sebastian, “sekarang secepatnya lo keluar deh dari dorm kita” gumamnya seraya melepaskan ikatan tali dari tangan Sebastian di bantu juga oleh Shindong

“Baiklah, makasih..dan sekali lagi…aku minta maaf” Sebastian menundukkan kepalanya dalam dalam sebelum pergi keluar rumah. Ia bahkan belum mengucapkan selamat tinggal kepada Seunghwan tercinta

******

Sehabis Sebastian keluar, mereka semua menghela nafas lega.

“Untung aja—iih! Gw merinding bayangin kalau tuh ff masih di lanjutin sama cewek jejadian itu!” kata Kyuhyun tajam

“Emang! Beneran ngeri! Iih~” sambung Yesung menggelengkan kepalanya, “kayak ngga ada artis yeoja aja yang bisa dia pairingin sama salah satu di antara kita”

“Hehehehe” suara tertawa khas milik Eunhyuk membuat semua member Suju menoleh ke arahnya, “napa lo Hyukkie?” tanya Donghae bingung melihat soulmatenya malah ketawa ketiwi ngga jelas

“Gw tadi sengaja meng-copy datanya Sebastian dan lo tahu apa itu?” Eunhyuk memindahkan laptop milik Seunghwan ke atas meja agar semua orang bisa melihatnya kecuali Seunghwan yang dari tadi tidur ngga bangun bangun

Dan sekali lagi suara protes dan geram terdengar di antara namja namja tampan itu, “No other lagi?? aishhh—kurang kerjaan banget si lo hyuk” sindir Shindong kesal

“Eits! Jangan begitu dong Shindong Hyung” elak Eunhyuk mencoba menjelaskan tindakannya itu, “kita harus tahu apa yang di tulis sama Adjumma kurang kerjaan kayak Sebastian! Siapa tahu dia nulis hal aneh aneh—jujur, gw sendiri penasaran ceritanya dari awal. Hyung Hyung mau pada baca ngga?” tawarnya sambil menengadah ke atas di mana Leeteuk, Heechul, Yesung, Shindong juga Sungmin berada dalam posisi berdiri sementara dirinya, Donghae, Kibum, Kyuhyun, Ryeowook dan Siwon duduk di atas sofa mengelilingi laptop itu

Heechul dan Leeteuk bertukar pandangan dan berkomunikasi lewat tatapan baru setelah itu mengangguk pelan, “jujur gw sendiri mau tahu sejak kapan ada pairing gw sama Kibummie, aneh kan?” celetuknya ringan

Kibum hanya tersenyum lebar, “bukankah kita memang dulunya pasangan Hyung” godanya menjahili Heechul

“Ya!! Kau ini!!” balas Heechul baru mau menyemprotkan kata kata ‘indahnya’ ketika mendengar protes dari para dongsaeng

“Udah Hyung!! Ini kita kapan bacanya!! Teriak Eun, Won, Hae, Wookie bersamaan sementara Sungmin udah baca doa panjang lebar dalam hati—berusaha menguatkan diri buat baca ff aneh tersebut. Secara! Dia sama Kyuhyun jadi main castnya! Aduh kalau ceritanya ngaco, bisa bisa hubungan dia sama dongsaeng kesayangannya itu bisa hancur berantakan

*apa hubungannya coba? T_T*

“Iya iya” Heechul memutar kedua bola matanya, “mari kita membaca~”

Semua terdiam dan membiarkan Eunhyuk mengklik sebuah judul yang sama namun pada chapter berbeda….

Chapter One

-Sungmin Mistake-


Seminggu kemudian

“Hmm, harus cari kerja sambilan lagi” gumam Sebastian sambil mencoret beberapa baris halaman iklan pekerjaan dalam surat kabar Korea. Ia menggeleng ketika melihat salah satu iklan lalu beralih pada iklan lainnya.

Sudah satu minggu mencari kesana kemari, namun Sebastian belum mendapatkan pekerjaan yang pas. Aishh, padahal uang saku makin menipis dan keperluan kampus semakin banyak.

“Apa yang harus kulakukan” gumamnya ketika bersandar di kursi mungilnya

Ddrrtttt

Sebastian spontan menoleh ketika mendengar bunyi getaran dari handphonenya, “Halo?”

‘Halo, Sebastian?’

“Iya, betul—ini siap—“

‘Saya Seunghwan, ini nomorku yang baru dan aku ada keperluan mendesak denganmu, sekarang juga!’ kata suara dari seberang sana

Sebenarnya Sebastian sudah nyengir lebar ketika mendengar Seunghwan masih menyimpan nomor handphonenya namun raut wajahnya berubah karena alasan Seunghwan meneleponnya

Keperluan mendesak? Ada apa?

“Kalau boleh tahu, ini—“

“Sudah jangan banyak tanya!” kata Seunghwan keras, “ini semua salahmu!”

“Salah? Saya salah apa??” meski ini yang ngomong Seunghwan—bukan berarti, Sebastian terima terima aja di pojokin kayak gini

“Makanya kamu sekarang ke dorm!!! Lantai 12!!! Semua member sedang berkumpul!! Cepat!!!!”

“Iya iya! saya ke sana sekarang” karena rasa penasaran, Sebastian nekat berkunjung kembali ke dorm Super Junior walaupun ada rasa sungkan karena terbayang perpisahan mereka yang kurang mengenakan

Tak sampai setengah jam, Sebastian sudah datang. Ia memencet bel dorm berulang kali

TING TONG

CKLEK

“Hai Se….” Sebastian tidak jadi menyapa sang pujaan hatinya. Ia sendiri tercengang melihat wajah perang yang tertera dalam diri Seunghwan

“Masuk ke dalam” perintah Seughwan tenang tapi menghanyutkan

Dengan buru buru, Sebastian masuk ke dorm setelah melepaskan sepatunya. Ia menarik nafas panjang—berusaha bersikap normal untuk bertemu lagi dengan seluruh member

“Permisi” kata Sebastian ketika memasuki ruang tengah

Tetapi tidak ada yang menjawab

Sebastian memicingkan mata tajam tajam ketika melihat Eunhyuk dan Donghae lewat di depannya sambil berbincang bincang

“Hae, kamu mau punya anak kembar ngga?” tanya Eunhyuk tersenyum malu malu

Donghae membalas senyuman Eunhyuk lalu menggengam tangannya erat erat, “mau banget Hyukkie!!” ia menengadah ke arah sudut ruangan di mana Kyuhyun dan Sungmin sedang bercengkrama satu sama lain, “aku juga ngga keberatan kalau nama anaknya tuh Kyuhyun”

EH? WHAT THE??

Sementara Sebastian berteriak dalam hati, Seunghwan tiba tiba sudah berada di sebelahnya. Matanya penuh tuduhan menatap Sebastian, “ini gara gara kamu! tahu ngga!!”

Sebastian yang masih menganga lebar segera menoleh ke arah Seunghwan, “mereka…..”

“Ya, mereka baca fanfic buatan kamu” kata Seunghwan membenarkan tebakan Sebastian

“Tapi bukannya gara gara ini saya di pecat jadi pembantu??” tolak Sebastian mentah mentah, “mereka membenci ff saya!”

Seunghwan terdiam sejenak namun tetap mendorong tubuh Sebastian agar berdiri di tengah tengah kekacauan yang ia timbulkan tanpa sengaja

“kalau begitu kenapa reaksi mereka malah sebaliknya” Seunghwan menyuruh agar Sebastian menoleh ke seluruh ruangan. Di mana……

Kibum dan Heechul duduk di sofa. Mereka tertawa riang sambil sesekali terdiam dan menatap dalam dalam seorang kepada yang lain

“aishh, kenapa aku tidak pernah berbicara lama denganmu yah selama ini, hehehehe” ujar Heechul riang

“Tidak apa apa Hyung, aku juga rindu saat saat dulu di mana kita berdua main drama bareng” Kibum menopang kepalanya menggunakan tangan kiri untuk melihat Heechul lebih dekat, “itu luka di wajahmu belum sembuh Hyung?” tanya Kibum mengelus luka itu perlahan

Heechul mengangguk sedih, “tapi tenang aja. Kata dokter akan sembuh secepatnya kok, hehehe”

“Tidak!!!!!” Sebastian mencengkram kepalanya erat erat. Tetapi percuma, hanya Seunghwan yang langsung menjauh beberapa meter mendengar teriakan Sebastian sedangkan semua member masih asyik dalam dunia masing masing

“Eits! Itu belum seberapa, lihat saja member lainnya”

Yesung sedang berebut telepon dengan Siwon di dekat jendela. Mereka saling mendominasi agar bisa berbicara lewat saluran tersebut

“Aku duluan Yesung hyung!!! Aku mau berbicara dengan Zhoumi!!!” kata Siwon menarik dengan tenaga kudanya melawan Yesung

Yesung melotot kepada dongsaengnya itu, “Eh! Aku juga mau bicara sama Mochi!!! Ikh, kau mengganggu saja!! Ngalah dikit kek sama yang tua!!!”

Mungkin kalau ada malaikat pencabut nyawa di sini, dia pasti bisa melihat berapa kadar dosa Sebastian bertambah karena telah membuat semua member menjadi orang aneh begini. Belum ia selesai mengurut dada agar bisa tenang, tiba tiba dia mendengar suara tangisan dari seberang meja di mana Leeteuk sedang menangis kejer

“Hhuaaaaaaa….Kangin!!! bogoshipo!!! Huaaaa, kamu ayah yang baik ya!!! Huaaaa” Leeteuk mengelap kedua air matanya dengan tissu yang sudah bertebaran di mana mana memenuhi sekitar bangkunya

Rasa rasanya, Sebastian mau menenggelamkan diri di laut antartika sekarang juga. Ia tidak menyangka jika selain reader, ada juga yang terkena efek Nolu

Cast dia sendiri—Super Junior…

Sebelum Sebastian berbalik ingin kabur dari tempat ini sekarang juga, sebuah suara berhasil menghentikan langkahnya kembali

“Hangeng Hyung, kenapa ngga balik ke Suju” Ryeowook menelepon dengan suara kecil, “Oh—aku tahu alasannya….Hyung memang tidak membenci kami, tapi apa tidak bisa berkunjung sesekali kemari atau paling tidak meneleponku—kan Hyung punya nomorku dan Siwon” ia mendengus sesekali sambil memajukkan bibirnya dengan imut, “tapi aku kangen Hyung!!!! Eh Hyung tahu fanfic tidak? Aku baru saja membaca fanfic Nolu—

“Hyaaaaa, aku tidak kuat lagi” kata Sebastian sudah menjambak rambutnya sendiri hingga tidak berbentuk. Seunghwan saja sampai mundur beberapa langkah karena takut melihat Sebastian yang 11 12 mirip sama anaknya Kunti

“Kau tidak kuat apalagi aku!!!” sindir Seunghwan menusuk, “sekarang kamu lihat bagaimana Kyuhyun dan Sungmin jadinya—mereka kan main cast ff kamu!”

“tidak…tidak” Sebastian benar benar hampir pingsan ketika melirik Kyumin yang sedang berduaan di sudut bersebrangan dengan Yewon yang masih berebut telepon

“aku lapar” celetuk Sungmin kepada Kyuhyun. Segera sang magnae pergi ke dapur tanpa menyadari kedatangan Sebastian lalu kembali dengan sebuah soup hangat untuk Sungmin

Sungmin tersenyum penuh terima kasih sebelum memulai meyuapi satu persatu ke dalam mulutnya, “Ass..” ia mengipasi mulutnya yang kepanasan karena tidak meniup soup itu terlebih dahulu

“Hyung sih! sini biar aku saja” Sekarang Kyuhyun mengambil mangkuk dari tangan Sungmin kemudian meniupkan pelan pelan sebelum menyuapi Sungmin dari depan

“enak tidak?”

“enak Kyu”

Kyuhyun tersenyum sekali lagi sambil mendekatkan kursi ke arah Sungmin, “pokoknya Hyung ga boleh capek lagi, nanti kan kita ada promo di Taiwan—Hyung harus berada di sebelahku terus, ok? Aku akan membantu sebisanya” kata Kyuhyun dengan sangat lembut

“Baiklah” jawab Sungmin tertunduk malu

Mereka melanjutkan acara suap suapannya. Sesekali Kyuhyun mengelap sudut bibir Sungmin yang belepotan makanan atau kalau tidak memberikan air mineral agar Hyung kesayangannya itu tidak cekukan

Begitu perhatian, begitu manis. Hampir sama seperti….

Adegan di fanfic Nolu

“Aku beneran mau bunuh diri” gumam Sebastian kehilangan separuh nyawanya tanpa sengaja, Kenapa coba si Kyuhyun memperlakukan Sungmin kayak beneran hamil. Udah gitu, Eunhae? Leeteuk? Ryeowook? Dan Yesung serta Siwon???

HUAAAA

“Jadi gimana Sebastian?” suara Seunghwan yang begitu jernih membuat nyawa Sebastian kembali berkumpul, “saya sudah mencoba menjalankan jadwal seperti biasa tapi kau tahu apa? Kyumin malah terlihat mesra di publik sementara Leeteuk menyebutkan nama Kangin 235 kali dalam acara radio sukira!!  Dan Yesung malah berusaha menyelinap masuk ke dalam bagasi pesawat agar bisa ikut ke Taiwan bersama SUJU M. Tidak tidak bisa!!!”

“terus saya harus gimana dong?” tanya Sebastian lirih

“Yah kamu tamatin aja tuh fanfic NOLU—

Dan semua terjadi bersamaan

Ketika Seunghwan menyebutkan kata sandinya. Semua member spontan menoleh, wajah mereka berubah cerah saat mendapati Sebastian telah kembali ke dalam dorm.

Dengan serempak mereka semua berkata

“Sebastian!!! Masih ada ngga lanjutan Nolunya??? Kami mau baca!!!”

Hyaaaaa…..untuk kedua kalinya, Sebastian pingsan dengan sukses di depan Super Junior

Di tempat yang tidak di ketahui orang, Shindong menangis dalam kesendiriannya

“Hyaa….kenapa jatah gw di fanfic selalu dikit—apa sekarang si Adjumma pilih kasih ya sama member member yang tampan tampan…huaaa gw juga main di Nolu bareng Nari!!!!!!” curhatnya kepada rumput yang bergoyang

THE END

17 responses to “≈Super Junior with Sebastian Mamoru : Oh Em Gee!≈

  1. Huwaaa… Ga kebayang semua cast jadi kaya gitu. Terus ga kebayang kalo yang dibaca para member suju FF yang ini. Bisa ikutan gila si Seung Hwan.😄

  2. wkwkwk~

    iseng2 baca ulang dan hasilnya astaga, ngakak pagi2 buta alias subuh2 gini.. untung ketawa Vio ga mengundang miss hantu Indo yg terkenal itu

    astaga Yeppa mau nyelip di bagasi *ada2 aja ide nya eonni*

  3. hahahahahhaha .. . .
    Member super junior jadi Korban NOLU, , hahahah
    Yeppa sampe segitunya pengen ketemu Mochi . .
    kalo ini beneran kejadian sama member suju. .. ..
    Kyaaa ,, nggal bisa di bayangin ,,

  4. hyaaaaaaa!! numpang baca ya chingu ^^
    sumpah, saya ngakak pontang-panting #parah
    baca ini FF, gak tau kenapa, tapi sumpahhh LUCUUUUUUUUU!!! wkwkwkwkwkwkwkwkwk =D

  5. Wkakakakakak xD
    Ending’e lucu min wkakakaka
    Perut’u sakit >< xD

    G is bayangin kalau q jd admin wkt diposi" kaya gt xD
    Dah gt suju blg'e pd polos lg emg msh ad lanjutannya?
    Wkakakakka xD

    Q bc in g berhenti ketawa ap lg yg terakhir hehehe
    Btw maaf min br bc skr soal'e br tw blog admin akhir" in
    Maaf y min (╥﹏╥)

  6. Sumpah eonnie ngakak abezz~kirain pertamanya buru2 pulang mw ada apa eh ternyata mau buat ff lanjutan NOLU~ampe mereka pda ngopyin ff NOLU n dibaca sumpah ngakak bangte ngeliat hasilnya setelah bca ff NOLU mrka langsung jdi kyk yg di ffnya ~ahahah daebak min~

  7. LOL
    Aduh sakit perut guling-gulingan baca fanfic ini …
    Mana abis itu awalnya member pada ngebenci fanfic dan akhirnya malah jadi cinta bahkan berdampak sama kehidupan aslinya muahahahahaa

    engga hanya reader aja yg nagih NOLU bahkan member SJ pun begitu juga wkwkwkwk

    ngakak dimana Yesungie maksa nyelinap masuk bagasi pas SJM mau ke Taiwan huahahahahahaa

  8. hahahahahahaha…. LOL… ngakak gila ngebayanginnya.. otak u kepikiran aja sie sebas.. hahaha… mending qlo baca NOLU g ngebayangin sungmin,, eunhyuk,, leeteuk,, ryeowook,, heechul jd cewe,, lah ini skrg mreka smua sama2 cowo.. hahaha… ngakak sumpa.. lucu bgt ngebayanginnya… keren bgt dah sebas,, bikin imajinasi g bekerja dgn baik gr2 ngebayangin ff lo.. haha..

  9. ahahahahaha
    fcf ini lucu bznget sumpahhhh
    kasian seunghwan oppa sm sebas and shindong
    turut sedihhhh yaa ahahahaahah

From my Wonderlander ♥

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s